BAB 18 Bukti

Kediaman Keluarga Jansen

Seorang wanita berusia 50 tahun berdiri di balkon kamar lantai dua. Menghirup udara segar, dan merayakan kemenangan yang kini ada di depan mata. “Kena kalian. Kasihan sekali.” Ucapnya sangat jelas menghina.

Diam-diam Debby memerintahkan orang untuk menguntit Alana dan Lewis. “Kasihan kakak tiriku, bagaimana perasaanya kalau mengetahui istri mudanya selingkuh dengan putranya sendiri? Aku tidak banyak permintaan, James meninggal dunia sudah cukup.” Imbuh Debby Jansen begitu bahagia dan ingin menggelar pesta mewah.

Dia tersenyum penuh kemenangan melihat bukti kedekatan keponakan dan ibu sambungnya. Dalam foto dan video dinilai bahwa Alana lebih dulu menarik simpatik seorang Lewis Jansen.

BRAK

Pintu terbuka, Patricia berlari masuk, terisak menangis sembari menunjukan betapa romantisnya Lewis Jansen bersama Alana Pattinson, ibu tirinya.

“Mommy. Mom, ini apa-apaan? Kenapa ada foto ini? Ini pasti rekayasa, benar kan Mom?” tanya Patricia masih tidak percaya, kakak sepupu, pria yang dicintainya menjalin hubungan terlarang bersama Ibu tiri.

“Pakai mata kamu, ini rekayasa, lagipula apapun yang terjadi kamu harus tetap menjadi istri Lewis Jansen. Paham ya Patricia? Dengan menikahi Lewis, maka seluruh asetnya bisa kita kuasai, sayang.” Debby Menghasut putrinya yang masih kuliah, dia tidak ingin bekerja sendirian untuk berfoya-foya.

“Iya mom iya tapi Lewis sangat dingin, menatap mukaku saja malas. Huh” Keluh Patricia memberengut, bertahun-tahun mengejar kakak sepupunya tapi sama sekali tidak pernah mendapat sedikitpun perhatian.

Dia juga ingin tahu rencana selanjutnya, bertanya kepada Maya, “Lalu, setelah ini apa yang Mom lakukan? Jangan sampai membuat Lewis-ku terluka.”

Debby hanya diam dan tertawa puas, berhasil mendapatkan senjata sekaligus amunisi. Kehidupan Alana diujung tanduk, setelah bercerai dari James, dipastikan nasib Patt Group yang baru bernapas akan kembali hancur tak tertolong.

Wanita itu menghubungi seseorang yang akan membantunya melakukan tugas terakhir hari ini.

“Kau, serahkan semua video dan foto kepada kakakku, Tuan James Jansen pemilik JSN Group.” Debby mengirimkan bukti kepada James, berharap kakak tirinya itu menceraikan Alana dan mengusirnya.

“Sekarang giliran kita sayang, kamu harus membantu Mom. Paham? Ini hanya awal membuat Lewis terluka tapi kalau dia cerdas pasti tidak terbuai pada itik buruk rupa itu, Lewis akan meninggalkan Alana.” Debby sangat membenci Alana, dia pun berencana menyingkirkan keponakannya.

Lebih baik Lewis Jansen hidup mengasingkan diri daripada menjadi batu sandungan. Padahal perusahaan pribadi yang didirikannya juga tak kalah menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Apa yang harus aku lakukan?” tanya Patricia, dia menginginkan Lewis menjadi miliknya. Demi cinta buta kepada kakak sepupu, apapun Patricia lakoni.

Debby mendekati putri tunggalnya, duduk di sisi Patricia, membisikkan sesuatu.

Ya Debby dan Patricia bersama-sama menyebarkan isu mengenai Alana yang menggoda sang pewaris JSN Group. Berita memalukan itu menjadi santapan publik, seantero negeri kini mengetahui kabar menjijikan keduanya.

Semua memberi tuduhan bahwa Alana haus akan belaian, sebab James tidak bisa memberikan haknya, karena sudah tua serta sakit-sakitan.

Kekuatan ibu jari warga internet sangat menguntungkan Debby. Bahkan dalam kurun waktu satu jam, beberapa media informasi menunggu di area lobi kantor. Mereka menunggu Alana; Presiden Direktur JSN Group, angkat bicara dan konfirmasi mengenai kebenaran.

“Bagus, semua berjalan sangat cepat. Melebihi dugaan. Tidak apa lah, semakin cepat juga baik. Bila perlu James terkena serangan jantung.” Imbuh Debby bangga akan kerja kerasnya selama ini. Tidak sia-sia membayar mahal jasa mata-mata.

Hahaha

Suara tawa Direktur Operasional menggema di dalam ruangan. Membuat bulu kuduk merinding, isi kepala Debby penuh rencana jahatnya terhadap Alana.

Berita menyebar dengan cepat tanpa sepengetahuan dua sejoli yang kini di mabuk cinta.

“Nikmati lah waktu kalian berdua, karena sebentar lagi pasti berpisah. Kasihan sekali keponakanku itu.” Sindir Debby, meluruskan kaki pada sofa, menikmati dunia dalam genggaman.

**

Singapore

Lewis dan Alana yang tengah berjalan-jalan di negeri tetangga masih santai. “Lewis ini bagus kan? Kamu juga harus pakai satu. Aku yang traktir.” Ujar Alana menunjukkan jam tangan couple di depannya.

Seolah bumi dan segala sesuatu di galaxy ini milik berdua, pasangan tanpa status itu sangat bahagia menikmati waktu senggang.

Lewis melangkah mantap, mendekati Alana. Mengulurkan tangan kirinya untuk di pasang jam tangan. “Selera Nyonya sangat bagus. Tapi di mana kita menggunakan ini Alana?” tanya Lewis dalam hati. Tidak bisa kah menunjukkan pada dunia kalau Alana miliknya? TIDAK.

“Kita ke mana lagi? Berapa dollar yang kamu habiskan? Rupanya Uang Bu Presdir sangat banyak.” Kelakar Lewis, tersenyum. Lekukan di sudut bibirnya mengembang. Sungguh Alana sangat menyukai situasi ini, melihat kebahagiaan di wajah tampan putra sambungnya.

“Aku lapar. Boleh kita makan dulu kan? Kamu sering ke sini? Tempat makan apa yang enak?” Alana memukul pelan bahu kekar Lewis, pertanyaan seberapa dollar yang dihabiskan terdengar menggelikan.

Pria itu lebih banyak mengeluarkan uangnya hari ini. Sepatu kets yang digunakan keduanya pun merupakan edisi terbatas salah satu brand ternama, dikhususkan untuk pasangan.

Lewis mencoba merangkul, tubuh Alana benar-benar berpadu pas dengannya. Kejadian malam itu kembali berputar.

“Argh, Alana kau memang membuatku gila.” Batin Lewis menjerit, kalau saja wanita disisinya ini bukan ibu tirinya, sudah pasti detik ini juga Lewis mengurung Alana di hotel.

“Lewis, kenapa sedekat ini? Mendadak aku memiliki sakit jantung.” Alana kikuk, menempel erat tak berjarak satu senti pun dengan putra suaminya.

“Lewis lepas, tidak baik seperti ini.” Cicit Alana, menyingkirkan tangan kanan pria itu dari bahunya.

“Oh ok.” Tanggapan Lewis dingin. Dia tidak menyukai bentuk penolakan apapun. “Apa kamu teringat James? Pulang lah Alana! Kembali lah kepada James.” Marah Lewis dalam hati.

Keduanya menyambangi street food terkenal di Singapore, menjajal makanan satu per satu. Bibir Alana penuh makanan, tapi tak segan sedikitpun Lewis membersihkan noda saus yang menempel di bibir.

Semula perhatian Alana tercurah kepada Lewis, tapi dering ponsel di atas meja sangat merusak suasana. “Alvaro?” gumam Alana, seketika hatinya dilanda cemas.

“Halo Al ada masalah apa di kantor? Minggu depan aku pulang. Pekerjaan di sini lancar.” Tukas Alana mengakhiri sambungan telepon. Tapi Alvaro mengucapkan sesuatu.

 “Baca lah pesanku dan hati-hati.”

Satu pesan masuk dari Alvaro mengabarkan jika salah satu klien penting JSN membatalkan kerjasama.

“Kenapa tiba-tiba? Padahal proyek hampir selesai.” Lirih Alana menatap sedih layar ponselnya.

Selain itu James memberi perintah kepada Alvaro, untuk mempersiapkan segala akomodasi kepulangan Tuan Muda Jansen dan Alana.

“Tuan James juga mengatur jadwal pulang lebih cepat. Sebenarnya ada apa ini? Begitu rancu.” Gumam Alana, rasanya melakukan tugas dengan benar tetapi klien membatalkan begitu saja.

“Ada apa Alana? Kau sakit?” Lewis takut terjadi sesuatu dengan ibu sambungnya.

TBC

***

jempolnya ku tunggu yaaaa

terima kasih 🙏🤗

 

Episodes
1 BAB 1 Satu Bulan Pernikahan
2 BAB 2 Sosok Arogan
3 BAB 3 Tidak Menerima Perubahan
4 BAB 4 Tidak Gentar
5 BAB 5 Tragedi
6 BAB 6 Sikap Dingin
7 BAB 7 Tuduhan
8 BAB 8 Tuduhan Kedua
9 BAB 9 Jebakan Terhina
10 BAB 10 Jiwa Malaikat
11 BAB 11 Menghilangkan Efek Obat
12 BAB 12 Menghindar
13 BAB 13 Keputusan Yang Salah
14 BAB 14 Karena Pekerjaan
15 BAB 15 Aku Cemburu
16 BAB 16 Perdebatan Batin
17 BAB 17 Apa Artinya?
18 BAB 18 Bukti
19 BAB 19 Marah
20 BAB 20 Orang Itu Adalah Aku
21 BAB 21 Dugaan Hamil
22 BAB 22 Cintaku Karam Sebelum Berlabuh
23 BAB 23 Aku Kakak Yang Baik
24 BAB 24 Rindu Yang Menggebu
25 BAB 25 Menepati Janji
26 BAB 26 Ayah vs Anak
27 BAB 27 Belum Bisa Jujur
28 BAB 28 Bayarlah Semua Kesalahanmu
29 BAB 29 Ternoda
30 BAB 30 Tak Bisa Ku Gapai
31 BAB 31 Tidak Akan Menceraikanmu
32 BAB 32 Jangan Tinggalkan Aku
33 BAB 33 Kegiatan Pagi
34 BAB 34 Mengikuti Debby
35 BAB 35 Selalu Memabukkan
36 BAB 36 Membalik Keadaan
37 BAB 37 Seharusnya Aku
38 BAB 38 Bukan Lewis
39 BAB 39 Terbakar Api Tak Kasat Mata
40 BAB 40 Membantu
41 BAB 41 Maafkan Aku
42 BAB 42 Hati Ke Hati
43 BAB 43 Menghilang
44 BAB 44 Memenuhi Keinginan James
45 BAB 45 Pertemuan
46 BAB 46 Pertunangan
47 BAB 47 Menyedihkan
48 BAB 48 Kenyataan
49 BAB 49 Tiada Sebelum Diketahui
50 BAB 50 Mencari
51 BAB 51 Tidak Dihargai
52 BAB 52 Kembali Berjalan Sendiri
53 BAB 53 Menyingkirkan Masa Lalu
54 BAB 54 Bukti
55 BAB 55 Cinta itu Merusak
56 BAB 56 Tidak Sebaik Yang Kau Kira
57 BAB 57 Sama-sama Sakit
58 BAB 58 Penangkapan
59 BAB 59 Memohon
60 BAB 60 Lewis Menggila
61 BAB 61 Aku Tidak Menyesal
62 BAB 62 Kejamnya Dunia
63 BAB 63 Mengamati Dari Jauh
64 BAB 64 Belanja
65 BAB 65 Terbungkus Ego
66 BAB 66 Bertahanlah
67 BAB 67 Keras Kepala
68 BAB 68 Berpikir Jernih
69 BAB 69 Harapan
70 BAB 70 Memperbaiki Keadaan
71 SUAMI KECIL MILIK BU GURU
72 Istri Terlupakan Mr Casanova
Episodes

Updated 72 Episodes

1
BAB 1 Satu Bulan Pernikahan
2
BAB 2 Sosok Arogan
3
BAB 3 Tidak Menerima Perubahan
4
BAB 4 Tidak Gentar
5
BAB 5 Tragedi
6
BAB 6 Sikap Dingin
7
BAB 7 Tuduhan
8
BAB 8 Tuduhan Kedua
9
BAB 9 Jebakan Terhina
10
BAB 10 Jiwa Malaikat
11
BAB 11 Menghilangkan Efek Obat
12
BAB 12 Menghindar
13
BAB 13 Keputusan Yang Salah
14
BAB 14 Karena Pekerjaan
15
BAB 15 Aku Cemburu
16
BAB 16 Perdebatan Batin
17
BAB 17 Apa Artinya?
18
BAB 18 Bukti
19
BAB 19 Marah
20
BAB 20 Orang Itu Adalah Aku
21
BAB 21 Dugaan Hamil
22
BAB 22 Cintaku Karam Sebelum Berlabuh
23
BAB 23 Aku Kakak Yang Baik
24
BAB 24 Rindu Yang Menggebu
25
BAB 25 Menepati Janji
26
BAB 26 Ayah vs Anak
27
BAB 27 Belum Bisa Jujur
28
BAB 28 Bayarlah Semua Kesalahanmu
29
BAB 29 Ternoda
30
BAB 30 Tak Bisa Ku Gapai
31
BAB 31 Tidak Akan Menceraikanmu
32
BAB 32 Jangan Tinggalkan Aku
33
BAB 33 Kegiatan Pagi
34
BAB 34 Mengikuti Debby
35
BAB 35 Selalu Memabukkan
36
BAB 36 Membalik Keadaan
37
BAB 37 Seharusnya Aku
38
BAB 38 Bukan Lewis
39
BAB 39 Terbakar Api Tak Kasat Mata
40
BAB 40 Membantu
41
BAB 41 Maafkan Aku
42
BAB 42 Hati Ke Hati
43
BAB 43 Menghilang
44
BAB 44 Memenuhi Keinginan James
45
BAB 45 Pertemuan
46
BAB 46 Pertunangan
47
BAB 47 Menyedihkan
48
BAB 48 Kenyataan
49
BAB 49 Tiada Sebelum Diketahui
50
BAB 50 Mencari
51
BAB 51 Tidak Dihargai
52
BAB 52 Kembali Berjalan Sendiri
53
BAB 53 Menyingkirkan Masa Lalu
54
BAB 54 Bukti
55
BAB 55 Cinta itu Merusak
56
BAB 56 Tidak Sebaik Yang Kau Kira
57
BAB 57 Sama-sama Sakit
58
BAB 58 Penangkapan
59
BAB 59 Memohon
60
BAB 60 Lewis Menggila
61
BAB 61 Aku Tidak Menyesal
62
BAB 62 Kejamnya Dunia
63
BAB 63 Mengamati Dari Jauh
64
BAB 64 Belanja
65
BAB 65 Terbungkus Ego
66
BAB 66 Bertahanlah
67
BAB 67 Keras Kepala
68
BAB 68 Berpikir Jernih
69
BAB 69 Harapan
70
BAB 70 Memperbaiki Keadaan
71
SUAMI KECIL MILIK BU GURU
72
Istri Terlupakan Mr Casanova

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!