Ekor Siapa Yang Terbakar?

🍷🍷🍷

Begitu mereka kembali ke Mansion, Ia disambut dengan Alfa Romeo 8C 2900B keluaran tahun 1939, yang terparkir apik di halaman Mansion.

Mobil lama ini kini harganya sangat fantastis di pasaran. Mata bulat Rose berbinar menatapnya, seakan alarm uang sudah berdering keras di kepalanya.

"Ini Mobil siapa, Dorothy?" Rose dengan tidak sabaran menunggu respon dari Dorothy.

"Sepertinya ini Mobil Tuan George Fernandez." Sahut Dorothy.

Rose mengerutkan keningnya, "George Fernandez itu siapa?"

"Dia sahabat, Tuan Samuel."

"Oh, begitu ya." Rose menganggukkan kepalanya mengerti. "Apa dia juga Vampir?"

"Benar, Nona."

Sontak saja Rose merangkul Dorothy agar Gadis itu mempercepat langkahnya memasuki Mansion, Ia penasaran betul dengan visual George Fernandez.

Pembicaraan dua Pria itu terhenti begitu Rose dan Dorothy memasuki ruang tamu.

Dorothy menundukkan sedikit tubuhnya, untuk menunjukkan sikap hormatnya pada dua Pria di hadapannya.

"Salam untuk Tuan Samuel Nathaniel Browne dan Salam untuk Tuan George Fernandez, Semoga keberkahan Red Moon selalu menyertai. Saya permisi Nona." Dorothy melangkah cepat memasuki Dapur.

Rose yang bingung pun, mengikuti gerakan Dorothy. Namun Ia tidak mengucapkan salam panjang lebar seperti yang Dorothy ucapkan.

Menurutnya itu terlalu berlebihan, memangnya Sam dan George seorang Raja dan Perdana menterinya?

"Nona, Anda sangat menawan."

Rose menengadah menatap wajah Pria yang barusan saja memujinya. Rambutnya semerah darah, manik matanya hitam kelam, kulitnya putih pucat. Astaga! Kenapa kalangan Vampir semuanya tampan?

"Terima kasih, Saya tersanjung mendengarnya." Sahut Rose sembari tersenyum.

Sam yang memperhatikan interaksi keduanya hanya bisa berdecih sinis. Gadis itu saat bersamanya tidak semanis ini, Dia seperti singa betina yang mengamuk jika bersamanya.

"Tuan, Apa Saya boleh melihat-lihat Mobil Anda? Kebetulan Saya sangat tertarik dengan jenis Mobil-Mobil lama."

"Tentu, Mari. Kita bisa berkeliling dengan Mobil Saya."

"Sungguh?" Rose menatap George penuh antusias.

"Tentu."

George dan Rose berjalan beriringan menuju pintu keluar, namun sebelum itu George sempat-sempatnya menoleh ke belakang lebih tepatnya pada Sam.

"Hak milikmu sepertinya sebentar lagi akan berpindah tangan." Lirih George seraya tersenyum mengejek.

Tapi, karena pendengaran Vampir sangat tajam. Sam dapat mendengarnya dengan jelas. Pria itu hampir saja tidak bisa menahan diri untuk menghantamkan tubuh George ke dinding.

Ia menggertak 'kan giginya, menahan diri. "Jangan harap bisa mencari-cari kesempatan dengan Milikku." Cetus nya dingin.

Dengan langkah lebarnya Sam mengikuti keduanya ke halaman Mansion.

"Apa kau suka mengoleksi Mobil-Mobil lama?" Tanya Rose tanpa menatap George, tangannya aktif mengelus Mobil merah menyala itu.

"Ya, Saya kebetulan memiliki hobi semacam itu."

"Lain kali, Aku boleh melihat semua koleksimu?"

"Tentu saja, Nona. Anda bisa mengandalkan Saya."

Rose jadi tidak sabar ingin melihat semua koleksi George, pasti semuanya memiliki harga yang terlampau tinggi.

Rose kini menatap George, "Oh ya. Apakah mengoleksi Mobil-Mobil lama seperti ini, tidak membuatmu bangkrut? Semuanya 'kan pasti memiliki nominal yang tidak sedikit.

"Saya tidak mengeluarkan uang banyak untuk mengoleksi mereka. Nona pasti tahu, Saya ini abadi. Jadi Saya mengoleksinya langsung dari eranya."

"Wow.. Kau Vampir paling cerdik yang Aku temui, Tuan." Ujarnya kagum.

"Apa maksudmu, Vampir paling cerdik yang kau temui? kau 'kan baru bertemu denganku saja selain George. Kau secara tidak langsung mengatakan Aku ini bodoh. Begitu?" Sam tiba-tiba datang dan langsung menyela pembicaraan mereka.

"Kau yang bilang, bukan Aku." Sahut Rose dengan tampang polos.

"Kau tidak tau saja, Aku ini lebih dari segalanya. Jangan bandingkan aku dengan cecunguk ini." Tanpa mengalihkan wajahnya, Sam menunjuk tepat di wajah George di akhir kalimatnya.

"Dan, untuk kau." Sam beralih menatap George yang berkedip kebingungan. "Jangan seenaknya bawa Dia pergi dari sini. Dia Istriku."

Setelah menandaskan kalimatnya, Sam berbalik pergi. Memasuki Mansion dengan tangan yang terus mengipas-ngipasi wajahnya. Seakan cuaca tengah kemarau, padahal di sekitar sini sebentar lagi akan memasuki musim salju.

Rose termenung sejenak di tempatnya, begitu pula dengan George.

"Dia kenapa?" Tanya Rose masih menatap kepergian Sam.

"Pernah dengar istilah. 'Cemburu membuat ekor terbakar' tidak?"

Rose menggeleng, "Tidak. Aku belum pernah mendengarnya, memangnya siapa yang menciptakannya?"

"Saya yang menciptakannya. Dulu Saya ini penyair hebat di era monarki, tapi meskipun begitu, Saya tidak bisa membuat karya jika tidak mendapat inspirasi. Kejadian barusan sangatlah menginspirasi Saya, Nona."

Rose hanya bisa tertawa, untuk menutupi momen awkward yang tercipta. "Lebih baik jangan menerbitkannya, Aku khawatir Kau akan mengalami nasib yang sama seperti si Ekor dalam pepatah mu."

...🍷💋🍷...

Menghabiskan waktu yang cukup lama dengan berbicara santai bersama George sangat mengasyikkan. Ya, walaupun harus kecewa karena tidak jadi berkeliling dengan Alfa Romeo 8C 2900B.

Pria itu memiliki sikap yang humble, dan yang terpenting Dia memiliki pengetahuan luas tentang Mobil-Mobil yang dikeluarkan belasan tahun lalu.

Rose tersenyum, kapan lagi bisa menemukan orang yang memiliki hobi yang sama dengannya.

"Senang sekali ya."

Rose terperanjat, Ia menatap Sam dengan mata melebar. "Sejak kapan kau ada di situ?"

Bagaimana tidak terkejut, saat akan berbalik pergi meninggalkan pintu utama yang baru ditutup. Tiba-tiba saja, Sam sudah duduk di Sofa ruang tamu dengan wajah angkuhnya.

"Itu tidak penting. Kemari lah."

Rose menghembuskan nafasnya, pasrah saja. Ia melangkah menuju Sofa. Duduk di salah satu Sofa yang tidak jauh dari posisi Sam.

"Siapa bilang kau boleh duduk?"

Sabar Rose.. Kau tidak boleh terpancing emosi, lawan mu ini bukan Steven yang mudah di bully.

Rose bangkit dari Sofa. "Ada apa?"

"Mendekat lah.."

"Sebenarnya kau--"

"Rupanya kau lebih memilih jadi hidangan malam ku, ya?"

Ancaman itu langsung membuat Rose bergerak cepat mendekati Sofa yang diduduki Sam.

"Sudah,"

Sam berdecak merasa kurang puas. Tanpa peringatan Ia menarik pergelangan tangan Rose hingga si empunya goyah dan akhirnya jatuh terduduk di pangkuan Sam.

Rose mengerjap merasa terkejut, "A-apa yang kau lakukan!?"

Sam tidak menanggapi protesan nya, Dia justru kembali melakukan hal yang membuat Rose ingin membenturkan kepalanya.

Seenaknya Pria itu melingkarkan kedua lengan kekarnya ke pinggang ramping Rose.

"Lepaskan! Dasar Vampir cabul!!" Rose terus bergerak tak nyaman.

Geraman rendah dari Sam menghentikan pemberontakan yang dilakukan Rose. Manik mata Pria itu berubah menjadi semerah darah, tatapan Sam mengunci pandangan Rose.

Cup!

"Hmph.."

Hisapan kuat yang Ia rasakan di bibirnya membuat Rose melotot tidak percaya. Sam menciumnya!!

Pria itu ******* habis bibirnya, seakan baru saja menemukan oasis di gurun pasir. Entah kenapa dadanya terasa berdesir, tapi Ia merasa kalau perasaan ini familiar.

Tersadar dengan apa yang terjadi, Rose berusaha mendorong dada bidang Pria itu dengan sekuat tenaga hingga membuat ciuman mereka terlepas.

Rose menatap tajam Sam, Ia membuka mulut berniat memprotes. Sayangnya kesempatan itu digunakan Sam untuk kembali membungkam bibirnya.

"Hmphh!"

Sam menahan tengkuk Rose agar Gadis itu tidak bisa melepaskannya lagi.

Saking lamanya Sam melakukan ciuman sepihak nya itu, pasokan nafas Rose mulai habis. Tapi, Sam tidak menyadari itu, Ia sibuk mengeksplor isi mulut Rose.

Karena terdesak, Rose tanpa aba-aba menggigit bibir Sam hingga Pria itu melepaskan tautan bibirnya.

"Aku membencimu!"

Plak!!

Tamparan keras dilayangkan ke wajah Sam membuat wajahnya tertoleh ke samping. Ia terdiam beberapa saat, matanya menatap punggung kecil Rose yang perlahan menjauhinya.

Tak lama bibirnya menyunggingkan senyum. "Aku juga mencintaimu."

🍷🍷🍷

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!