9. Siapa Serena Sebenarnya?

Hillrich segera mendekat dan melihat keadaan Serena. Setelah diperiksa, tidak ada yang salah dalam tubuh serena. Yang berubah hanya aliran mana kekuatan sihir Serena yang semakin kuat. Hillrich bertanya apa yang terjadi? dan Serena menjawab kalau ia hanya mengeja pelan kata-kata yang tertulis pada sebuah kertas. Raphaelo menambahkan, jika sebelumnya telapak tangan Serena terluka karena goren pisau, dan setelah penampilannya berubah, luka itupun menghilang.

"Lady Serena, boleh saya meminjam tangan Anda?" tanya Hillrich.

Serena mengulurkan tangannya, "Silakan," jawab Serena.

Hillrich memecahkan gelas di atas meja dengan kekuatan sihir, dan tiba-tiba Hillrich meletakkan tangan Serena keatas pecahan gelas itu. Serena merintih karena merasakan sakit. Saat tangan Serena di angkat dan dibalik terlihat luka ditelapak tangan Serena perlahan memudar dan luka karena pecahan gelas tertutup dengan sendirinya. Alhasil, telapak tangan Serena kembali seperti semula, tidak ada luka ataupun bekas luka. Yang tersisa hanya bekas darah saja.

"Kalau seperti ini, saya perlu segera mengambil hasil penelitin ke kuil suci untuk memastikan identitas asli Anda. Hanya saintess dan keturunannya saja yang mampu memulihkan luka pada diri sendiri, selain memulihkan luka orang lain." kata Hillrich.

Serena menatap Hillrich, "Maksud Anda saya adalah keturunan Saintess? Dan kemampuan yang tadi adalah kemapuan penyembuh? lalu simbol di dahi saya ini?" tanya Serena tidak mengerti.

Hillrich menatap dahi Serena, ia mengerutkan dahinya berpikir keras. Dilihatnya simbol bulan sabit dan matahari di dahi Serena. Hillarich ingat, kalau simbol bulan sabit pernah ia lihat di buku sihir kuno yang pernah ia pelajari. Dan orang yang memiliki tanda bulan sabit ditubuhnya berarti memiliki ikatan darah atau merupakan garis keturuan langsung dari penyihir agung, yang juga merupakan pendiri menara sihir tempatnya tinggal. Sedangkan simbol matahari merupakan simbol cahaya yang dewa berikan pada saintess. Karena itu juga tongkat saintess juga memiliki lambang matahari sebagai simbol. Hillrich melebarkan mata dan berkata jika itu adalah simbol gabungan. Yang berarti Serena adalah keturunan dari penyihir agung dan Saintess.

Serena terkejut. Ia tidak percaya kalau ia adalah keturunan dua orang hebat seperti penyihir agung dan Saintess. Serena berkata, Hillrich terlalu melebih-lebihkan. Hillrich lantas berkata, kalau Serena ingin lebih yakin, Serena harus datang ke kuil suci untuk memeriksa tingkat pemurnian dari kekuatan suci yang dimiliki. Sekalian meliha hasil penelitian yang sebelumnya dilakukan Hillrich.

Karena penasaran, Serena pun mengiakan perkataan Hillrich. Serena bertanya, sesampainya di kuil suci, ia tidak akan ditahan di kuil suci dan dijadikan Saintess, kan? Serena berkata ia menolak mengunjungi kuil suci, kalau ia sampai ditahan di kuil suci. Serena mengatakan, kalau ia pernah dengar orang yang memiliki kekuatan suci dan penyembuhan harus tinggal di kuil suci.

Hillrich menegaskan, sebelum ke kuil suci, Serena harus datang dulu ke menara sihir untuk mengambil senjata rahasia penyihir agung. Kalau Serena menunjukkan ia juga  keturuan dari penyihir agung, maka menara sihir berhak atas diri Serena. Dengan kata lain Serena tak akan bisa ditahan.

"Menara sihir ada dibawah kekuasaan saya. Sedangkan saya tidak mungkin mengekang Lady untuk tinggal di menara sihir. Apa Anda mengerti maksud saya?" kata Hillrich.

"Hill ... " panggil Raphaelo.

"Ya? Ada apa? katakan," Jawab Hillrich.

"Kalau Serena adalah Duchess Kyloach, apa itu juga bisa dijadikan alasan Serena tidak harus tinggal di kuil suci?" tanya Raphaelo.

Hillrich kaget, "Apa maksudnya? Jangan katakan kalau kalian berdua ..." kata Hillrich.

Raphaelo menganggukkan kepala, "Ya, aku dan Serena akan menikah. Kalau mau pergi ke kuil suci, sebaiknya aku dan serena menikah dulu." kata Raphaelo.

Hillrich menatap Serena, "Lady, apa perkataan Raphaelo serius? Anda akan menikahi pria seperti ini?" tanya Hillrich meyakinkan pendengarannya.

Serena tersenyum, "Sebenarnya itu permintaan saya. Karena itu saya jauh-jauh datang dari wilayah selatan ke utara." kata Serena.

Hillrich kaget. Ia semakin bingung dengan situasi yang ada. Pada akhirnya Serena memberikan penjelasan singkat dan mudah dimengerti oleh Hillrich. Dan Hillrich paham akan penjelasan Serena. Hillrich menatap sekitar ruang rahasia, dan bertanya bagaimana bisa pintu ruang rahasia terbuka? padahal ia saja tidak bisa membuka. Hillrich bertanya siapa orang yang membuka ruang rahasia? Raphaelo menjawab, jika Serena lah orangnya. Raphaelo menjelaskan bagaimana Serena bisa membuka pintu. Hillrich keluar untuk memastikan segel berbentuk lingkarsn sihir yang tergambar di lantai. Ia baru tahu ada segel yang bisa dibuka dengan darah. Karena biasanya segel hanya dibuka dengan merapal mantra.

Serena menjawab, itu kerena segel yang dibuat adalah segel penelan jiwa. Yang mana saat pembutan segel, perlahabln jiwa pembuatnya tertelan secara tidak sadar. Hillrich mengangguk-angguk. Ia baru saja mendapatkan pelajaran baru. Ia mengatakan selama dua puluh tahu belajar sihir, ia juga baru tahu ada yang namanya segel penelan jiwa.

"Kalau menelan jiwa, bukankah artinya iti termasuk sihir terlarang?" tanya Hillrich.

"Bukan sihir terlarang. Itu dilakukan oleh kemauan sendiri. Segel yang dibuat pun adalah segel ciptaan sendiri, sehingga tidak akan ada yang bisa menirunya. Meski bisa meniru pun tetap akan berbeda. Dengan kata lain, segel ini dibuat untuk melindungi ruangan ini saja. Meksi nantinya kastel ini hancur, dan tertelan oleh tanah, tapi tidak dengan ruangan ini. Kalau menurut pendapat saya, ada sesuatu yang bersifat rahasia dan disembunyikan di sini." Jelas Serena.

Hillrich kagum, Serena bisa menjelaskan sedetail itu seolah-olah serena menyaksikan langsung apa yang terjadi. Serena baru sadar kalau ia sudah terlalu banyak bicara hal yang tak penting. Dan ia pun langsung diam menutup mulutnya rapat-rapat.

"Semoga saja mereka berdua tidak curiga. Di novel asli memang tidak dijelaskan sesuatu apa yang disembunyikan, tapi diceritakan dengan jelas kalau Duchess Kyloach membuat segel dan membiarkan jiwanya tertelan. Karena itu yang bisa membuka segel hanyalah darah. Dan tidak ads yang tahu akan hal itu kecuali si pembaca novel." batin Serena.

Pada akhirnya Serena, Hillrich dan Raphaelo mencari sesuatu apa yang disembunyikan Duchess Kyloach terdahulu. Sambil mencari, Hillrich bertanya bagaimana Serena tahu kalau membuka segel harus dengan darah? Dan bagaimana Serena tahu kalau ada ruang rahasia di kastel duku? Hillrich bahkan menebak kalau yang memberitahu Serena adalah Raphaelo. Serena menggelengkan kepala. Sekali lagi ia menegaskan, kalau ia tahu karena diberi petunjuk lewat mimpi.  Hillrich tidak sangka, ternyata Serena adalah orang yang begitu disayangi Dewa, sampai diberi mimpi petunjuk. Hillrich berterima kasih pada Serena. Berkat Serena ia tidak perlu lagi susah payah memecahkan simbol dan membuat mantra untuk membuka pintu. Hillrich bahkan mengaku, kalau ia sempat putus asa sampai tidak makan dan mengurung diri di dalam ruangannya sampai berhari-hari. Hillrich merasa bersalah pada Raphaelo. Sebagai teman, ia tidak bisa apa-apa.

Terpopuler

Comments

Puput Regina Putri

Puput Regina Putri

mantap ...otor imajinasi nya tinggi 😂

2024-05-22

0

Wasis Nanda Erna

Wasis Nanda Erna

selain pembaca tentunya yang lebih tahu adalah si author 😂😂😂

2023-05-22

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!