BAB 15. UPAYA SADE

Di dalam ruang kerja itu, dua orang berpikiran picik mulai menyusun rencana. Mereka menunggu Maghala lengah.

Suami Ashadiya kembali masuk ke kamar. Dia memilih langsung menjatuhkan diri di sofa panjang, menutup wajah hingga memejam.

"Asha, maaf ya. Aku ingin sendiri dulu," gumam Ghala.

Ashadiya iba melihat Maghala, dia merasa menambah beban pria itu. Meski awalnya membenci tapi tak dipungkiri hanya Maghala yang peduli, hingga hati pun perlahan luluh dan menerima kehadiran lelakinya.

"Kamu lelah lahir batin ya, Ghala. Dan aku tidak bisa menjadi teman untuk melepaskan letih," gumam Asha, melihat suaminya dari kejauhan.

Asha ikut memejam, dia merasa aman bila tidur di temani Ghala meski jarak mereka membentang.

Seruan Adhisty pada salah satu maid, meminta menantu babu nya itu untuk menyiapkan kudapan bagi mereka, membuat Maghala terpaksa bangun dari rebahan nyaman yang baru dia jelang.

"Den, diminta buat chicken wrap pastry oleh nyonya juga juice wortel, apel dan strawberry untuk tamu," kata maid membangunkan Ghala.

"Ehm, nanti aku ke sana. Lima menit lagi," jawab Ghala masih dalam mode kantuk.

Maid pun tak beranjak hingga Ghala merasa risih dan memilih segera bangkit, mencuci mukanya dan bergegas ke dapur.

Di saat inilah. Bahaya mulai datang.

Adhisty membawa beberapa benda berharga miliknya lalu mengajak Sade menuju suatu tempat. Handle pintu kamar Asha di tekan perlahan hingga panel itu membuka pelan. Adhisty lalu menyelinap masuk dengan Sade.

Wanita ayu tengah terlelap di ranjang. Wajah damai Asha membawa Sade pada sepenggal ingatan masa lalu. Dia pun menghampiri tempat tidur Ashadiya.

Adhisty menuju sofa, menarik laci meja, tempat Maghala menyimpan sesuatu. Dia meletakkan beberapa benda berharga di sana. Menutupi dengan tumpukan kertas yang tak dia pahami.

Pemimpin perusahaan Cyra lalu mengangguk pada sang pria yang sudah bersama Asha di atas ranjang. Adhisty lalu keluar kamar putri bungsunya itu menuju lantai dua.

Setelah kepergian Adhisty, Sade menatap kemolekan tubuh Asha yang terlihat jelas. Dia membelai pelan perut yang mulai membuncit.

Asha, menggeliat. Tubuhnya merespon sentuhan. Melihat sang wanita tak terjaga, Sade mulai melanjutkan aksinya. Dia mulai mencium pipi Ashadiya.

Sebab terbawa perasaan iba pada Maghala sebelum tidur tadi, dalam alam bawah sadar, Asha merasakan sentuhan lembut juga kecupan di beberapa bagian tubuhnya. Asha mengira bahwa Maghala hendak meminta apa yang telah lama menjadi haknya. Dia membiarkan hal itu, khawatir jika membuka mata, Ghala akan mengurungkan niat.

Lambat laun, Asha mulai tidak nyaman. Dia memberanikan diri mengintip dari celah mata. Betapa terkejutnya Ashadiya kala melihat sosok yang dia takuti tengah berada di atas tubuhnya.

"Aaahh! pergi! Ghalaaaaa! Ghaa-la-aaa!" teriak Asha, akan tetapi mulutnya di sumpal Sade.

Asha menangis, memberontak kasar hingga perutnya terasa kram. Namun rasa itu dia tepis, sebisa mungkin harus lepas dari cekalan Sade.

Dari dapur, Maghala samar mendengar teriakan Asha. Hatinya mengatakan harus melihat sang istri yang saat dia tinggalkan masih terlelap di atas ranjang.

Brak! Ghala membuka pintu kamarnya kasar.

Betapa terkejutnya dia kala mendapati lelaki asing tengah menindih tubuh istrinya. Ghala terbakar amarah.

Dia berlari menghampiri ranjang lalu menarik tubuh pria yang menyentuh istrinya. Bluk. Sade terjatuh keras.

"Kurang ajar!" teriak Maghala, menyeret Sade agar berdiri.

Maghala mengepalkan tangan, meraih kerah baju Sade dan melayangkan bogem mentah ke wajah lelaki durjana. Wajahnya merah padam, dua kali, tiga kali, Ghala membabi buta.

Bugh! Bugh!

"Apa! kami saling mencintai!" Bugh! Sade membalas pukulan Ghala tepat mengenai wajah, tuan muda Magenta pun terhuyung beberapa langkah. Dia menyeka sudut bibir yang terluka dengan tangan kirinya.

"Tapi Asha tidak! Asha, kau cinta pada pria brengs-eekk ini?" ujar Ghala, kembali menyerang, masih berusaha membalas pukulan.

"Enggak! enggak!" pekik Asha menggelengkan kepalanya cepat.

"Si-alan kau, Sade!"

Lelaki itu menghindar dari serangan, dia melangkah mundur. Pukulan Maghala meleset beberapa kali. Membuat peluang Sade membalas pun terbuka.

Buk! Sade berhasil memukul pinggang Maghala hingga desisan nyeri terdengar. Tuan muda Magenta, membalas dengan melepaskan tendangan tepat di tempurung lutut Sade. Duk.

"Aargh!" erang Sade jatuh kesakitan.

Keduanya sama kesakitan. Di saat inilah Adhisty masuk ke dalam kamar mereka dengan maid.

"Ada apa ini!" seru nyonya besar berpura.

"Dia ... kurang ajar pada Asha!" jawab Maghala, menunjuk pada Sade dengan nafas memburu.

"Kami saling mencintai. Asha juga mengandung anakku," jujur Sade lagi.

Maghala tertatih menghampiri sisi ranjang, dia memeluk wanitanya untuk pertama kali, menenangkan Asha yang menangis histeris akan tetapi bola matanya kosong tak memancarkan binar apapun.

"Asha, ini aku. Ini aku, lihat aku," bisik Ghala lembut, mengecup dan membelai kepala istrinya.

Asha perlahan membalas pelukan Ghala, menengadah kepala menghadap wajah suaminya.

"Aku enggak cinta dia, enggak!" tutur Asha menangis dalam pelukan dada bidang Maghala.

"Mama dengar, DENGAR TIDAK? ISTRIKU BUKAN MILIKNYA!" Maghala berteriak lantang, menunjuk Sade dengan tegas, matanya membelalak nyalang bagai siap menerkam mangsa.

"Pergi kalian. PERGI! ... dan kau, aku ingat perlakuanmu pada Asha. Ku pastikan kamu akan membayarnya!" seru tuan muda Magenta.

Adhisty terpana melihat murka Maghala, tatapan tajam hingga bola mata pun berwarna kemerahan menjadikan sosok Ghala sangat sangar. Wajah yang biasa lembut itu, menegaskan gurat kasar ditandai dengan otot leher yang menonjol hingga rahang mengetat.

Sade di papah oleh maid keluar ruangan sementara Adhisty mundur terhuyung dari kamar pasangan muda Cyra. Keduanya lantas masuk ke ruang kerja.

"Aku gak akan menyerah. Asha cinta sejati ku. Kami berjanji hidup bersama sehingga aku menitipkan benihku padanya, Tante," ucap Sade meyakinkan Adhisty.

"Kau tak lihat dia tadi? orang pinggiran itu terbiasa nekad," balas Adhisty, menggigiti kukunya sebab dia gemetar melihat murka Ghala.

"Asha sudah mencintai Ghala. Jika dia tak mau melepaskan, maka harus Asha yang meminta cerai darinya. Bagaimana, apa Tante masih akan melanjutkan rencana kita? tuduhan itu juga belum terlaksana bukan?" bujuk Sade lagi.

"Terserah kamu saja. Tante ikut," sahut Adhisty.

Otak Adhisty hanya berisi tentang bagaimana Sade harus segera mengucurkan dana sebab kondisi perusahaan kembang kempis akibat kebocoran dana fiktif, dengan terduga pelakunya adalah Alka.

Merasa mendapat lampu hijau, Sade mulai menyusun rencana cadangan dan akan segera di eksekusi. Kali ini, pancaran mata tuan muda Sadana, yakin takkan gagal seperti tadi.

...*...

Sementara di dalam kamar pasangan Cyra.

Beberapa menit kemudian, suasana kamar mulai lengang, isakan Asha kini lirih terdengar.

Maghala mengatur nafasnya seraya terus beristighfar. Dia masih berdiri di sisi ranjang, tak melepas pelukan terhadap Asha sebab dirinya butuh peredam amarah.

"Ada yang sakit?" bisik Ghala lembut. Asha menggeleng samar dalam pelukannya.

"Dia berlaku apa padamu? kau ingat? jangan takut, ada aku, oke?" bujuk Maghala, dia melihat kancing baju bagian atas Asha terbuka.

"Dia ... i-ini, di sini, dan juga i--," ucap Asha menunjuk pipi, leher dan bagian atas dadanya. Ashadiya kembali menangis.

Maghala memejam, giginya mengetat. Dia mengusap bahu Asha pelan, lalu meletakkan pipi di kepala sang istri.

"Maaf. Maafkan aku teledor, maaf ya, Asha," lirih Maghala. Satu bulir bening lolos dari ujung netra, jatuh di atas kepala Asha.

Degh.

"Ghala menangis karena aku?"

.

.

...___________________...

Terpopuler

Comments

Dhewi Nurlela

Dhewi Nurlela

bawa aja sha keluar dr rumah itu ghala

2024-07-24

0

Nurlaela

Nurlaela

penuh action...

2023-04-26

1

🍊🍾⃝ᴄʜͩᴀᷞɪͧʀᷠᴀͣ ғᴀᴊɪʀᴀ🅠🅛

🍊🍾⃝ᴄʜͩᴀᷞɪͧʀᷠᴀͣ ғᴀᴊɪʀᴀ🅠🅛

mom aku d buat nangis lagi😭😭😭
sade kMu tu yaa gk tau malu bnget, tenang ya asha gala pasti membuang jejak sade dari tubub kamu,

2023-04-26

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. TERPAKSA DEMI ASHA
2 BAB 2. HARGA DIRI MUSNAH
3 BAB 3. DITEMUKAN
4 BAB 4. MENEMUI JANU
5 BAB 5. MISI DARI JANU
6 BAB 6. MIMPI BURUK
7 BAB 7. RAHASIA ALKA
8 BAB 8. USAHA MAGHALA
9 BAB 9. MENGENALI WATAK CYRA
10 BAB 10. KETAKUTAN ASHA
11 BAB 11. BOOSTER
12 BAB 12. KECURIGAAN ADHISTY
13 BAB 13. TUNTUTAN
14 BAB 14. CURHAT
15 BAB 15. UPAYA SADE
16 BAB 16. PETAKA
17 BAB 17. MANISNYA PAGI
18 BAB 18. MURKA JANU
19 BAB 19. KISAH SURAM
20 BAB 20. TUDUHAN ADHISTY
21 BAB 21. KODE DARI GHALA
22 BAB 22. KECEMASAN
23 BAB 23. BANTUAN
24 BAB 24. PATRIANUSA
25 BAB 25. SAMA PENTING
26 BAB 26. HEART TO HEART
27 BAB 27. ANGGUN DIAZAE
28 BAB 28. TEMUAN
29 BAB 29. PHOBIA
30 BAB 30. SIASAT
31 BAB 31. RAHASIA ASHADIYA
32 BAB 32. JEBAKAN GHALA
33 BAB 33. IDENTITAS GHALA
34 BAB 34. DILEMA
35 BAB 35. BERUBAH ALIRAN MELUKIS
36 BAB 36. KRITIS
37 BAB 37. KEJUJURAN
38 BAB 38. KEJUJURAN (2)
39 BAB 39. MULAI TERBUKA
40 BAB 40. JUNGKIR BALIK
41 BAB 41. ITS ME
42 BAB 42. SANG MENANTU
43 BAB 43. PENEGASAN
44 BAB 44. AISEL ALMAAS
45 BAB 45. MADAHARSA TUMBANG
46 BAB 46. RAHASIA DARI MADA
47 BAB 47. SEBELUM GEBRAK MEJA
48 BAB 48. MAHARANI DWIPA
49 BAB 49. MENGURAI KISRUH SANG CEO
50 BAB 50. JELANG MEETING ESOK
51 BAB 51. HIBAH
52 BAB 52. ADIL
53 BAB 53. MY OWN HUMAIRA
54 BAB 54. MOMENT BAHAGIA
55 BAB 55. MISI BARU GHALA
56 BAB 56. DEMI SANG NYONYA SAKHA
57 BAB 57. UPAYA
58 BAB 58. PREPARE SEGALANYA
59 BAB 59. DEBUT
60 BAB 60. READY FOR BATTLE
61 BAB 61. ULAH SI ANU
62 BAB 62. DI AKUI ADHISTY
63 BAB 63. TANTANGAN
64 BAB 64. SETERU
65 BAB 65. AKHIR DARI LAYLA
66 BAB 66. TERSANGKA
67 BAB 67. DHUAR
68 BAB 68. PENSIUN
69 BAB 69. NEW DAY
70 BAB 70. KEINGINAN ADHISTY
71 BAB 71. PENGUKUHAN
72 BAB 72. KALUT
73 BAB 73. NGAJI RASA
74 BAB 74. VONIS
75 BAB 75. TUNAI
76 BAB 76. SYUKUR
77 BAB 77. PENGEMBALIAN
78 BAB 78. ALMOST
79 BAB 79. AKUISISI
80 BAB 80. HAPPINESS
81 BAB 81. DAMAI
Episodes

Updated 81 Episodes

1
BAB 1. TERPAKSA DEMI ASHA
2
BAB 2. HARGA DIRI MUSNAH
3
BAB 3. DITEMUKAN
4
BAB 4. MENEMUI JANU
5
BAB 5. MISI DARI JANU
6
BAB 6. MIMPI BURUK
7
BAB 7. RAHASIA ALKA
8
BAB 8. USAHA MAGHALA
9
BAB 9. MENGENALI WATAK CYRA
10
BAB 10. KETAKUTAN ASHA
11
BAB 11. BOOSTER
12
BAB 12. KECURIGAAN ADHISTY
13
BAB 13. TUNTUTAN
14
BAB 14. CURHAT
15
BAB 15. UPAYA SADE
16
BAB 16. PETAKA
17
BAB 17. MANISNYA PAGI
18
BAB 18. MURKA JANU
19
BAB 19. KISAH SURAM
20
BAB 20. TUDUHAN ADHISTY
21
BAB 21. KODE DARI GHALA
22
BAB 22. KECEMASAN
23
BAB 23. BANTUAN
24
BAB 24. PATRIANUSA
25
BAB 25. SAMA PENTING
26
BAB 26. HEART TO HEART
27
BAB 27. ANGGUN DIAZAE
28
BAB 28. TEMUAN
29
BAB 29. PHOBIA
30
BAB 30. SIASAT
31
BAB 31. RAHASIA ASHADIYA
32
BAB 32. JEBAKAN GHALA
33
BAB 33. IDENTITAS GHALA
34
BAB 34. DILEMA
35
BAB 35. BERUBAH ALIRAN MELUKIS
36
BAB 36. KRITIS
37
BAB 37. KEJUJURAN
38
BAB 38. KEJUJURAN (2)
39
BAB 39. MULAI TERBUKA
40
BAB 40. JUNGKIR BALIK
41
BAB 41. ITS ME
42
BAB 42. SANG MENANTU
43
BAB 43. PENEGASAN
44
BAB 44. AISEL ALMAAS
45
BAB 45. MADAHARSA TUMBANG
46
BAB 46. RAHASIA DARI MADA
47
BAB 47. SEBELUM GEBRAK MEJA
48
BAB 48. MAHARANI DWIPA
49
BAB 49. MENGURAI KISRUH SANG CEO
50
BAB 50. JELANG MEETING ESOK
51
BAB 51. HIBAH
52
BAB 52. ADIL
53
BAB 53. MY OWN HUMAIRA
54
BAB 54. MOMENT BAHAGIA
55
BAB 55. MISI BARU GHALA
56
BAB 56. DEMI SANG NYONYA SAKHA
57
BAB 57. UPAYA
58
BAB 58. PREPARE SEGALANYA
59
BAB 59. DEBUT
60
BAB 60. READY FOR BATTLE
61
BAB 61. ULAH SI ANU
62
BAB 62. DI AKUI ADHISTY
63
BAB 63. TANTANGAN
64
BAB 64. SETERU
65
BAB 65. AKHIR DARI LAYLA
66
BAB 66. TERSANGKA
67
BAB 67. DHUAR
68
BAB 68. PENSIUN
69
BAB 69. NEW DAY
70
BAB 70. KEINGINAN ADHISTY
71
BAB 71. PENGUKUHAN
72
BAB 72. KALUT
73
BAB 73. NGAJI RASA
74
BAB 74. VONIS
75
BAB 75. TUNAI
76
BAB 76. SYUKUR
77
BAB 77. PENGEMBALIAN
78
BAB 78. ALMOST
79
BAB 79. AKUISISI
80
BAB 80. HAPPINESS
81
BAB 81. DAMAI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!