BAB 6. MIMPI BURUK

Maghala sakha memendar pandangan ke luas angkasa, kala burung besi membawanya kembali menuju Jakarta. Bayang wajah murung Janu ketika dia menceritakan awal mula kisah hidup setelah tersingkir dari klan Magenta kembali melintas.

"Aku gak bisa, Ashadiya menungguku. Dia istriku, Kek. Hidupnya masih bergantung padaku," ujar Ghala menolak ajakan Janu.

"Kamu menikah diam-diam Ghala?" tanya sang kakek.

"Aku punya alasan untuk itu," ucap Ghala, lalu menceritakan kisahnya. Lelah mendera fisik, membuat Maghala perlahan terpejam. Ingatan empat tahun silam pun kembali melintas dalam benak alam bawah sadar.

...*...

Maghala baru saja mengambil ijazah kelulusan sekolah menengah atas dengan predikat siswa terbaik di jurusan yang dia ambil, akuntansi perdagangan.

Saat dia memasuki Mansion, ayah dan kakeknya sedang bersitegang dengan Maharani. Kemunduran Mahananta dari pucuk pimpinan Magenta grup sebab kondisi kesehatan yang terus menurun, membuat Janu memutuskan Madaharsa naik takhta tanpa melalui prosedural resmi perusahaan.

Sikap Janu menuai konflik, alasan tetua memilih Madaharsa hanya karena dia seorang pria, lulusan perguruan tinggi ternama di Singapura sehingga dinilai mampu mengampu tanggung jawab sebagi pimpinan.

Maharani mengeluarkan segala kemarahan yang dia tahan sekian lama. Perusahaan suaminya bangkrut hingga membuat kepala keluarga itu meninggal akibat stres, ketiga anak mereka masih sangat kecil dan membutuhkan biaya tak sedikit.

Putri bungsu Janu murka, harapan sang ayah akan menunjuknya sebagai pimpinan sebab pelimpahan hak setelah Mahananta, luput dari genggaman. Maharani harus puas menjabat sebagai penasehat perusahaan sebab dinilai Janu dia memiliki pengalaman.

"Papa gak adil, harusnya aku yang menggantikan Mahananta bukan malah menunjuk Mada! jika begini, kapan anakku dapat mencicipi kursi hangat Magenta grup? Mahananta memiliki dua putra!" protes Maharani berapi-api.

"Kamu lebih cocok di belakang layar, mendukung Mada saja. Ini keputusan mutlak!" jawab Janu.

Mahananta tak banyak berkomentar. Dia sangat sesak, dada kirinya mulai terasa sakit. Dia melihat Maghala dari pintu kamarnya akan tetapi tak kuasa memanggil sebab kisruh akan kian menjadi jika Ghala masuk.

Mahananta tahu, Ghala pasti akan menunjukkan hasil kelulusan hari ini. Dia antusias menyambut sang putra bungsu yang kerap terabaikan tapi situasi saat ini tak tepat baginya.

Maghala melihat senyum sumringah sang ayah tertuju untuknya. Ghala pun sudah cukup merasa bahagia, meskipun kakek juga saudara lain mengacuhkan kehadiran seorang Maghala akan tetapi Mahananta sangat membebaskan pilihan untuk dia jalani.

"Kalau begitu, aku gak mau lihat Maghala di rumah ini lagi. Usir dia atau coret dari ahli waris, maka aku akan diam menerima nasib. Ini adalah bayaran yang harus Papa lakukan atas keputusan tadi," pinta Maharani, berlalu pergi.

Dhuar.

Maghala menyaksikan konflik keluarga yang menyeret namanya untuk pertama kali. Dia melihat tatapan Maharani teramat benci padanya.

"Bukan salahku. Jika kau butuh kambing hitam, salahkan Papa, kakekmu yang telah berlaku tidak adil!" bisik Maharani kala melewati Maghala.

Mendengar Maharani berkata demikian, membuat Mahananta terkena serangan jantung. Mantan CEO Magenta grup itu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Beberapa jam setelah itu, Maghala resmi menyandang status yatim piatu. Ayahnya berpulang ke pangkuan ilahi.

Mendapat berita duka secara mendadak, Janu pun kolaps. Kolesterol pria paruh baya itu mendadak melonjak tajam. Maharani kian mendesak Ghala untuk pergi.

"Baiknya kamu pergi! ada di sini pun percuma saja. Kemampuanmu tak sebanding denganku atau putri sulungku nanti jika Madaharsa lengser. Apa guna seorang lulusan es-em-a. Yang kamu tahu hanya mengaji dan melukis huruf aneh," cibir Maharani setelah pemakaman Mahananta.

Maghala hanya diam, dia lalu menuju kamar sang kakak. Bukan pembelaan yang dia dapat melainkan tuduhan sama atas kematian ayah mereka.

"Andai kamu perempuan, mungkin keluarga kita tidak akan berebut kekuasaan seperti ini. Tante sangat menginginkan memimpin perusahaan. Baiknya memang kamu pergi, sebab tiada celah bagimu di sini. Kamu tak akan mengerti bagaimana cara memimpin," ujar Madaharsa, bahkan dia tak memberi kesempatan Maghala bicara.

Senyum samar terlukis di wajah tampan keturunan Mahananta, miris. Maghala pun keluar dari kamar Mada dan kembali masuk ke biliknya.

Setelah mencurahkan isi hati pada Tuhan pemilik alam. Maghala memilih mundur demi keutuhan keluarga. Bukan sebab kekuasaan, dia hanya tak ingin Janu kian di desak publik karena tak memiliki alasan kuat menaikkan Madaharsa.

Hanya surat yang dia tinggalkan, sebab jika pamit langsung tentulah akan membuat Janu dilema.

"Bye Magenta grup. Aku pergi."

Maghala muda, meninggalkan kemewahan yang tak pernah dia cicipi. Melangkah menuju kediaman sahabat karib, ingin belajar berdagang bersama ayahnya yang seorang penjual angkringan.

Satu tahun di Semarang mempelajari detail urusan resep, akhirnya Maghala ikut merantau ke Jakarta bersama Karim, sang kawan penolong guna membuka cabang angkringan di kawasan belakang Taman Mini.

Malam berdagang, pagi hingga siang Maghala mencoba kuliah di universitas terbuka dengan biaya yang terjangkau olehnya. Dobel aktivitas ini dia lakukan selama tiga tahun hingga lulus menyandang gelar sarjana manajemen bisnis.

Karim sakit parah hingga dia pulang ke Semarang membuat Maghala kelimpungan seorang diri menyiapkan semua jenis bahan makanan.

Sudah satu bulan dia berjualan tanpa Karim, juga dalam kurun waktu tersebut, dagangan Maghala selalu ludes tak bersisa.

Suatu malam. Hujan deras tak membuat pembeli surut membeli semua menu khas di angkringan, hari itu Maghala menjadi sangat lelah. Saat mendorong gerobak di gang menurun, cekalan tangannya tak sengaja melemah hingga membuat gerobak pun meluncur cepat.

"Innalilahi. Jangan ada yang melintas ya Allah. Ujung gang ini adalah jalan raya," pekik Ghala mengejar laju gerobak yang kian cepat.

Hatinya mencelos manakala suara benturan menggema di pagi buta. Maghala menahan sesak saat mendapati gerobak angkringan hancur berkeping di tabrak sebuah mobil dengan kondisi sama mengenaskan.

"Tolong!" teriaknya membuat warga mendekat dan melakukan evakuasi.

Akibat kecerobohannya, Maghala harus bertanggung jawab atas kondisi fisik seseorang yang menjadi cacat. Demi menyelamatkan martabat seorang gadis, meminimalisir depresi, maka Ghala bersedia menikah dengan putri keluarga Cyra, sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Maghala sakha menceritakan segala kisah hidupnya pada Janu secara lengkap. Lelaki renta itu kian murung. Sang kakek juga ternyata mengetahui perlakuan semena-mena keluarga Cyra terhadap cucunya.

"Jangan Kek, jangan balas mereka. Biar aku saja yang menghadapinya," kata Ghala, memohon pada Janu.

Tanpa terasa, keringat sebesar jantung muncul di dahi Maghala. Bola mata yang memejam itu mulai bergerak cepat, kepalanya menggeleng samar ke kanan dan kiri seakan dia tengah bermimpi buruk.

"Asha, kasihan Asha. Keluarganya seperti itu. Asha ... Asha!" gumam Maghala mulai gelisah.

Tiba-tiba.

"ASHA!" seru Maghala, terhenyak bangun dari tidurnya.

"Tuan muda, apa Anda baik saja?" tanya Hilmi melihat Maghala panik dengan nafas memburu.

"A-aku hanya mimpi buruk. Bayangan empat tahun silam melintas kembali. Juga ceritaku tentang penyebab semua ini pada beliau tadi siang, ikut muncul. Jangan biarkan kakek mencampuri urusanku di keluarga Cyra ya, Hilmi. Sampaikan pada beliau, aku akan menemukan solusi dan menepati janjiku menyelidiki ini," ujar Maghala menunjuk pada berkas di atas meja.

"Baik, Tuan muda." Hilmi mengangguk.

"Asha, maafkan aku ... ayah, apakah ini jalanku? mana yang harus ku selesaikan lebih dulu? Asha atau Magenta? ehm, dan kau kakak, aku akan pikirkan penawaran mu itu."

.

.

...__________________...

Terpopuler

Comments

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

top deh lanjut

2023-05-14

1

AlAzRa

AlAzRa

kuat kuat kuat, dan insyaallah bisa MasGha👍🏼

2023-04-19

1

Nurlaela

Nurlaela

maghala yang terusir mendapat emban yang rumit, disatu sisi dalam keluarga yang penuh ambisi disisi lain selalu lindungi Asha, ternyata masa lalu ghala tak diinginkan ya, tapi justru si anak ini yang dapat diandalkan ...ikuti hatimu mana yang dulu diselesaikan...ghala pasti bisa👍

2023-04-18

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. TERPAKSA DEMI ASHA
2 BAB 2. HARGA DIRI MUSNAH
3 BAB 3. DITEMUKAN
4 BAB 4. MENEMUI JANU
5 BAB 5. MISI DARI JANU
6 BAB 6. MIMPI BURUK
7 BAB 7. RAHASIA ALKA
8 BAB 8. USAHA MAGHALA
9 BAB 9. MENGENALI WATAK CYRA
10 BAB 10. KETAKUTAN ASHA
11 BAB 11. BOOSTER
12 BAB 12. KECURIGAAN ADHISTY
13 BAB 13. TUNTUTAN
14 BAB 14. CURHAT
15 BAB 15. UPAYA SADE
16 BAB 16. PETAKA
17 BAB 17. MANISNYA PAGI
18 BAB 18. MURKA JANU
19 BAB 19. KISAH SURAM
20 BAB 20. TUDUHAN ADHISTY
21 BAB 21. KODE DARI GHALA
22 BAB 22. KECEMASAN
23 BAB 23. BANTUAN
24 BAB 24. PATRIANUSA
25 BAB 25. SAMA PENTING
26 BAB 26. HEART TO HEART
27 BAB 27. ANGGUN DIAZAE
28 BAB 28. TEMUAN
29 BAB 29. PHOBIA
30 BAB 30. SIASAT
31 BAB 31. RAHASIA ASHADIYA
32 BAB 32. JEBAKAN GHALA
33 BAB 33. IDENTITAS GHALA
34 BAB 34. DILEMA
35 BAB 35. BERUBAH ALIRAN MELUKIS
36 BAB 36. KRITIS
37 BAB 37. KEJUJURAN
38 BAB 38. KEJUJURAN (2)
39 BAB 39. MULAI TERBUKA
40 BAB 40. JUNGKIR BALIK
41 BAB 41. ITS ME
42 BAB 42. SANG MENANTU
43 BAB 43. PENEGASAN
44 BAB 44. AISEL ALMAAS
45 BAB 45. MADAHARSA TUMBANG
46 BAB 46. RAHASIA DARI MADA
47 BAB 47. SEBELUM GEBRAK MEJA
48 BAB 48. MAHARANI DWIPA
49 BAB 49. MENGURAI KISRUH SANG CEO
50 BAB 50. JELANG MEETING ESOK
51 BAB 51. HIBAH
52 BAB 52. ADIL
53 BAB 53. MY OWN HUMAIRA
54 BAB 54. MOMENT BAHAGIA
55 BAB 55. MISI BARU GHALA
56 BAB 56. DEMI SANG NYONYA SAKHA
57 BAB 57. UPAYA
58 BAB 58. PREPARE SEGALANYA
59 BAB 59. DEBUT
60 BAB 60. READY FOR BATTLE
61 BAB 61. ULAH SI ANU
62 BAB 62. DI AKUI ADHISTY
63 BAB 63. TANTANGAN
64 BAB 64. SETERU
65 BAB 65. AKHIR DARI LAYLA
66 BAB 66. TERSANGKA
67 BAB 67. DHUAR
68 BAB 68. PENSIUN
69 BAB 69. NEW DAY
70 BAB 70. KEINGINAN ADHISTY
71 BAB 71. PENGUKUHAN
72 BAB 72. KALUT
73 BAB 73. NGAJI RASA
74 BAB 74. VONIS
75 BAB 75. TUNAI
76 BAB 76. SYUKUR
77 BAB 77. PENGEMBALIAN
78 BAB 78. ALMOST
79 BAB 79. AKUISISI
80 BAB 80. HAPPINESS
81 BAB 81. DAMAI
Episodes

Updated 81 Episodes

1
BAB 1. TERPAKSA DEMI ASHA
2
BAB 2. HARGA DIRI MUSNAH
3
BAB 3. DITEMUKAN
4
BAB 4. MENEMUI JANU
5
BAB 5. MISI DARI JANU
6
BAB 6. MIMPI BURUK
7
BAB 7. RAHASIA ALKA
8
BAB 8. USAHA MAGHALA
9
BAB 9. MENGENALI WATAK CYRA
10
BAB 10. KETAKUTAN ASHA
11
BAB 11. BOOSTER
12
BAB 12. KECURIGAAN ADHISTY
13
BAB 13. TUNTUTAN
14
BAB 14. CURHAT
15
BAB 15. UPAYA SADE
16
BAB 16. PETAKA
17
BAB 17. MANISNYA PAGI
18
BAB 18. MURKA JANU
19
BAB 19. KISAH SURAM
20
BAB 20. TUDUHAN ADHISTY
21
BAB 21. KODE DARI GHALA
22
BAB 22. KECEMASAN
23
BAB 23. BANTUAN
24
BAB 24. PATRIANUSA
25
BAB 25. SAMA PENTING
26
BAB 26. HEART TO HEART
27
BAB 27. ANGGUN DIAZAE
28
BAB 28. TEMUAN
29
BAB 29. PHOBIA
30
BAB 30. SIASAT
31
BAB 31. RAHASIA ASHADIYA
32
BAB 32. JEBAKAN GHALA
33
BAB 33. IDENTITAS GHALA
34
BAB 34. DILEMA
35
BAB 35. BERUBAH ALIRAN MELUKIS
36
BAB 36. KRITIS
37
BAB 37. KEJUJURAN
38
BAB 38. KEJUJURAN (2)
39
BAB 39. MULAI TERBUKA
40
BAB 40. JUNGKIR BALIK
41
BAB 41. ITS ME
42
BAB 42. SANG MENANTU
43
BAB 43. PENEGASAN
44
BAB 44. AISEL ALMAAS
45
BAB 45. MADAHARSA TUMBANG
46
BAB 46. RAHASIA DARI MADA
47
BAB 47. SEBELUM GEBRAK MEJA
48
BAB 48. MAHARANI DWIPA
49
BAB 49. MENGURAI KISRUH SANG CEO
50
BAB 50. JELANG MEETING ESOK
51
BAB 51. HIBAH
52
BAB 52. ADIL
53
BAB 53. MY OWN HUMAIRA
54
BAB 54. MOMENT BAHAGIA
55
BAB 55. MISI BARU GHALA
56
BAB 56. DEMI SANG NYONYA SAKHA
57
BAB 57. UPAYA
58
BAB 58. PREPARE SEGALANYA
59
BAB 59. DEBUT
60
BAB 60. READY FOR BATTLE
61
BAB 61. ULAH SI ANU
62
BAB 62. DI AKUI ADHISTY
63
BAB 63. TANTANGAN
64
BAB 64. SETERU
65
BAB 65. AKHIR DARI LAYLA
66
BAB 66. TERSANGKA
67
BAB 67. DHUAR
68
BAB 68. PENSIUN
69
BAB 69. NEW DAY
70
BAB 70. KEINGINAN ADHISTY
71
BAB 71. PENGUKUHAN
72
BAB 72. KALUT
73
BAB 73. NGAJI RASA
74
BAB 74. VONIS
75
BAB 75. TUNAI
76
BAB 76. SYUKUR
77
BAB 77. PENGEMBALIAN
78
BAB 78. ALMOST
79
BAB 79. AKUISISI
80
BAB 80. HAPPINESS
81
BAB 81. DAMAI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!