Fakta

Happy Reading 🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

"Sarkoma jaringan lunak adalah tumor ganas yang bermula di jaringan lunak. Tumor ini dapat tumbuh pada jaringan lunak di bagian tubuh mana pun, tetapi umumnya muncul di area perut, lengan, dan tungkai. Jaringan lunak adalah jaringan yang menunjang dan menghubungkan struktur di sekeliling tubuh. Jaringan yang termasuk ke dalam jaringan lunak antara lain lemak, otot, pembuluh darah, saraf, tendon, tulang, dan sendi," jelas Andika.

Pedho terdiam. Seluruh tubuhnya terasa membeku seketika. Saat mendengar penjelasan Andika.

"Apakah bisa disembuhkan?" tanya Pedho.

Pedho mungkin berhasil menunjukkan wajah dingin nya pada Leona. Namun jauh didalam hatinya, ia sungguh peduli pada adik iparnya itu. Saat mendengar penjelasan Andika ia benar-benar merasakan kecemasan yang berlebihan. Meski ia tahu, tak seharusnya ia mengkhawatirkan adik iparnya itu karena Leona memiliki suami. Namun, Pedho tak bisa membohongi perasaannya bahwa ia panik dan khawatir.

"Belum pernah ada yang benar-benar sembuh secara total Ped. Tapi aku akan melakukan beberapa tindakan untuk menangani penyakit Leona," jelas Andika sambil menghela nafas panjang.

"Sejak kapan?" tanya Pedho.

"Dua bulan yang lalu," jawab Andika. Andika menatap hal yang tidak biasa dari wajah Pedho.

"Siapa-siapa saja yang tahu kalau Leona sakit?" tanya Pedho lagi.

"Tidak ada. Selain aku," jawab Andika singkat.

"Kenapa?" kali ini wajah Pedho terlihat emosi. Bagaimana bisa penyakit separah ini tapi tidak ada yang tahu

"Leona melarang aku mengatakan pada siapapun. Termasuk suami nya," jelas Andika.

Pedho memejamkan matanya sejenak. Pedro, apa saja kerja lelaki itu? Ia bahkan tak tahu jika istrinya sedang sakit.

"Ped, aku mencurigai rumah tangga adik mu dan Leona. Mereka tampak tak baik-baik saja," ucap Andika. Sebenarnya Andika sudah lama curiga karena setiap kali menanyakan tentang Pedro, Leona seperti sengaja mengelak.

"Aku sedang menyelidiki nya," jawab Pedho.

"Ayo kita lihat Leona," Andika berdiri dari bangku kebesaran nya.

Keduanya keluar dari ruangan Andika. Leona sedang dipindahkan keruangan rawat inap karena kondisinya yang terlihat memburuk.

"Leona," lirih Pedho. Hatinya teriris melihat wanita itu terbaring lemah diatas ranjang.

"Bagaimana kondisi nya?" tanya Pedho sambil duduk dikursi dekat ranjang Leona.

"Dia sudah melewati masa kritisnya. Sebentar lagi dia siuman," kata Andika.

'Leona, aku tak menyangka dibalik wajah ceriamu. Kamu menderita penyakit berbahaya. Leona, kenapa kamu menyembunyikan ini semua? Ada apa antara kamu dan Pedro? Harusnya kamu menceritakan semuanya pada Pedro, agar ia membantu mu melawan penyakit ini,' batin Pedho.

Bulu mata Leona mengerjab-ngerjabkan. Perlahan mata wanita cantik itu terbuka sempurna. Ia menatap langit-langit kamar yang terasa asing baginya.

"Leona," panggil Pedho dan Andika bersamaan.

Leona menatap kedua lelaki itu. Ia sedikit meringgis saat merasakan hidungnya dipasang oksigen. Orang-orang tidak tahu, betapa sakitnya saat oksigen itu dipasang, ada rasa pedas dan perih ke ulu hati.

"Kak, bolehkah oksigen nya dibuka? Aku tidak sesak nafas Kak," pinta Leona. Ia langsung melepaskan oksigen itu dari hidung nya.

"Iya Leona," Andika membantu Leona melepaskan oksigen itu.

"Leona," lirih Pedho. "Apa ada yang sakit?" tanya nya lembut. Baru kali ini ia berbicara ramah dan selembut ini dengan Leona.

"Kak Dika, apa Kak Pedho sudah tahu?" Leona menatap Andika kecewa. Padahal dia tidak ingin keluarga nya tahu bahwa ia sedang sakit parah saat ini.

"Maaf Leona. Tapi Pedho perlu tahu penyakit kamu," jelas Andika. Andika pikir tak selamanya Leona bisa menyembunyikan penyakit nya.

"Leona kenapa kamu menyembunyikan penyakit kamu pada semua orang termasuk Pedro?" tanya Pedho tak habis pikir.

"Kak," mata Leona berkaca-kaca. Apakah saatnya orang tahu betapa buruknya kehidupan rumah tangga mereka.

"Saya akan memberitahu Pedro tentang ini. Supaya dia bisa menemani kamu," jelas Pedho.

"Kak, jangan." Leona menggeleng.

"Iya Leona. Pedho benar, kamu tidak bisa menyembunyikan penyakit kamu pada suami kamu sendiri. Ini penyakit serius dan kamu butuh dukungan dari orang-orang yang ada didekat kamu. Termasuk kedua orang tua kamu," jelas Andika ikut menimpali.

"Kak." Leona hendak duduk. Secepat nya kedua pria itu membantunya. "Terima kasih Kak," ucap Leona menyeka air matanya.

"Saya akan segera menghubungi Pedro. Supaya dia datang kesini," Pedho mengambil ponselnya.

"Kak," Leona menahan tangan Pedho.

"Kenapa?" kali ini Pedho menatap dalam mata Leona.

Leona menggeleng. Ternyata air mata nya memang tak bisa ditahan lagi. Sekian lama menahan semua beban yang ia tanggung sendiri didalam dadanya. Apakah kali ia harus mengatakan yang sesungguhnya, agar Pedho tak menghubungi suaminya. Percuma, semua takkan mengubah perasaan Pedro terhadap nya.

Namun, Tuhan seperti memang memberi waktu kepada Leona, memberi apa yang disanggupi oleh wanita itu. Sudah sekian lama memendam kepahitan dalam rumah tangganya dan ia sanggup bertahan selama lima tahun tanpa ada yang tahu betapa tersiksanya ia saat lelaki yang ia cintai mendambakan wanita lain. Jika kini ia lelah, barangkali itu juga cara Tuhan memberi waktu untuk berhenti atau menikmati beda, menjauh sejenak. Ia tidak pernah benar-benar sanggup berhenti mencintai Pedro.

"Kenapa Leona? Katakanlah, jangan takut," tangan Pedho terulur mengusap pipi adik iparnya itu.

"Kak, hubungan ku dan Pedro tak pernah baik-baik saja. Kami tidak sebaik yang kalian lihat, Kak. Kami...." Leona terisak seolah tak sanggup menceritakan keretakan rumah tangganya dengan Pedro.

"Sejak menikah Pedro tak menerimaku sebagai istri nya. Kami hanya menikah diatas kertas demi nama baik orang tua. Dia.., dia..." Leona memukul dadanya berulang kali menghilangkan sesak yang menghambat disana ketika pasokan udara didalam sana mulai menipis.

Sedangkan Pedro dan Andika membiarkan wanita itu menangis, karena terkadang seseorang menangis bukan karena ia lemah hanya saja hatinya sudah lelah dan ingin menyerah.

"Dia mencintai Tasya dan sampai sekarang dia masih menjalin hubungan dengan Tasya, Kak," sambung Leona.

"Brengsek," pekik Pedho dengan tangan yang mengepal. "Aku harus menemui Pedro dan menceritakan semua perbuatannya pada Papa dan Mama," ucap Pedho dengan emosi.

"Kak." Leona menggeleng. "Jangan katakan apapun pada Papa dan Mama. Aku tidak mau melukai hati mereka Kak," mohon Leona. "Aku tidak apa-apa. Aku mencintai Pedro. Aku tidak keberatan dia mencintai wanita lain, asal dia masih hidup bersamaku."

Entah polos atau memang sudah dibodohi oleh cinta, begitu lah kata yang cocok disematkan kepada Leona. Ia tak mempersalahkan Pedro yang tak mencintai nya, asal ia bisa hidup bersama lelaki itu meski tanpa adanya cinta dihati Pedro untuk Leona. Leona tak bisa melepas Pedro, ia sungguh mencintai lelaki itu lebih dari apapun.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Samsia Chia Bahir

Samsia Chia Bahir

Goblok looo leoni, 5 taon masih betahan 😫😫😫😝😝😝

2023-10-22

0

Yanti Turus

Yanti Turus

Lima tahun waktumu terbuang dg sia² Leona. Cinta boleh tp jgn jd bego dong. Yaelah bego kok di piara sih Naa, Lima thn lg, Hadeuhhhh

2023-06-15

1

Ilan Irliana

Ilan Irliana

yg pst nmah bodoh....Cinta g segitu'y x ach..

2023-05-25

0

lihat semua
Episodes
1 Kenyataan
2 Kondisi
3 Penasaran
4 Menikmati
5 Wanita kuat
6 Aku baik-baik saja
7 Berkunjung kerumah mertua
8 Kapan kalian punya anak?
9 Siapa
10 Hati yang tidak mungkin dimiliki
11 Ada yang hilang
12 Ada apa dengan Leona?
13 Fakta
14 Mencoba Ikhlas
15 Tentang rasa
16 Perasaan orang tua
17 Bayang-bayang
18 Pulang
19 Rindu yang tertahan
20 Tentang lelaki yang patah hati
21 Sahabat
22 Lepaskan
23 Bingung
24 Cinta harus memiliki
25 Poligami Hati
26 Hati yang kau dinginkan
27 Menolak
28 Keputusan Leona
29 Mengadu
30 Memilih pergi
31 Kehancuran
32 Kebenaran
33 Terlambat
34 Karma
35 Menyesal
36 Aku ikhlas melepasmu
37 Pulang ke rumah
38 Menolak untuk berpisah
39 Persidangan
40 Tidak ingin berpisah
41 Penyesalan Pedro
42 Menata hati yang baru
43 Rencana
44 Menenangkan
45 Jatuh cinta
46 Kecewa
47 Ungkapan
48 Masih mengejar
49 Wanita di masa lalu
50 Kemoterapi
51 Efek kemoterapi
52 Cinta lama
53 Cemburu
54 Terciduk
55 Kesal
56 Penyesalan orang tua
57 Cinta yang mulai tumbuh
58 Perasaan bersalah
59 Kaulah alasan
60 Wanita berkelas
61 Percaya
62 Penyesalan yang tak berujung
63 Berangkat keluar negeri
64 Seni Merayu Tuhan
65 Menyerah
66 Dua rubah licik
67 Separuh jiwa pergi
68 Kembali
69 Terima kasih sudah kembali
70 Menanti mu
71 Maafkan aku, bila hasrat ku keliru
72 Rasa sakit masa lalu
73 Terbangun dari tidur panjang
74 Eksekusi
75 Gugup
76 Melamar mu
77 Api Cemburu
78 Berubah
79 Wedding Day Pedho & Leona
80 Morning kiss
81 Demi aku
82 Lelaki kulkas
83 Memendam rasa
84 Impian Leona
85 Melarikan diri
86 Bahagia itu sederhana
87 Akhirnya
88 Gadis kecil.
89 Menerima kenyataan
90 Kembali ke Indonesia
91 Ikhlas.
92 Hamil
93 Mempertahankan
94 Menikmati proses nya.
95 Mengantar pulang
96 Tertangkap
97 Ultrasonografi
98 Kelahiran Triple Baby
99 Kembali lah
100 Bersyukur
101 Penyesalan Anjani
102 Triple Key
103 Kebahagiaan Leona
104 Mama muda
105 Tenang
106 Sekretaris baru
107 Kematian Adam dan Tessa
108 Memendam rasa
109 Kabur
110 Gadis ceroboh
111 Perhatian
112 Menerima mu apa adanya
113 Sekretaris bar-bar
114 Kekesalan Pedro
115 Menata hati
116 Nyaman
117 Sedikit membaik
118 Pergi
119 Wedding Day Andika & Yuna
120 Buah hati Pedho dan Leona
121 Pengumuman
122 Bab 1. Pedro dan Rere
123 02. Pedro & Rere
124 03. Pedro & Rere
125 04. Pedro & Rere
126 05. Pedro & Rere
127 06. Pedro & Rere (Wedding)
128 Akhir dari cerita (Luiz & Lea)
129 Salam hangat dari Author cantik.
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Kenyataan
2
Kondisi
3
Penasaran
4
Menikmati
5
Wanita kuat
6
Aku baik-baik saja
7
Berkunjung kerumah mertua
8
Kapan kalian punya anak?
9
Siapa
10
Hati yang tidak mungkin dimiliki
11
Ada yang hilang
12
Ada apa dengan Leona?
13
Fakta
14
Mencoba Ikhlas
15
Tentang rasa
16
Perasaan orang tua
17
Bayang-bayang
18
Pulang
19
Rindu yang tertahan
20
Tentang lelaki yang patah hati
21
Sahabat
22
Lepaskan
23
Bingung
24
Cinta harus memiliki
25
Poligami Hati
26
Hati yang kau dinginkan
27
Menolak
28
Keputusan Leona
29
Mengadu
30
Memilih pergi
31
Kehancuran
32
Kebenaran
33
Terlambat
34
Karma
35
Menyesal
36
Aku ikhlas melepasmu
37
Pulang ke rumah
38
Menolak untuk berpisah
39
Persidangan
40
Tidak ingin berpisah
41
Penyesalan Pedro
42
Menata hati yang baru
43
Rencana
44
Menenangkan
45
Jatuh cinta
46
Kecewa
47
Ungkapan
48
Masih mengejar
49
Wanita di masa lalu
50
Kemoterapi
51
Efek kemoterapi
52
Cinta lama
53
Cemburu
54
Terciduk
55
Kesal
56
Penyesalan orang tua
57
Cinta yang mulai tumbuh
58
Perasaan bersalah
59
Kaulah alasan
60
Wanita berkelas
61
Percaya
62
Penyesalan yang tak berujung
63
Berangkat keluar negeri
64
Seni Merayu Tuhan
65
Menyerah
66
Dua rubah licik
67
Separuh jiwa pergi
68
Kembali
69
Terima kasih sudah kembali
70
Menanti mu
71
Maafkan aku, bila hasrat ku keliru
72
Rasa sakit masa lalu
73
Terbangun dari tidur panjang
74
Eksekusi
75
Gugup
76
Melamar mu
77
Api Cemburu
78
Berubah
79
Wedding Day Pedho & Leona
80
Morning kiss
81
Demi aku
82
Lelaki kulkas
83
Memendam rasa
84
Impian Leona
85
Melarikan diri
86
Bahagia itu sederhana
87
Akhirnya
88
Gadis kecil.
89
Menerima kenyataan
90
Kembali ke Indonesia
91
Ikhlas.
92
Hamil
93
Mempertahankan
94
Menikmati proses nya.
95
Mengantar pulang
96
Tertangkap
97
Ultrasonografi
98
Kelahiran Triple Baby
99
Kembali lah
100
Bersyukur
101
Penyesalan Anjani
102
Triple Key
103
Kebahagiaan Leona
104
Mama muda
105
Tenang
106
Sekretaris baru
107
Kematian Adam dan Tessa
108
Memendam rasa
109
Kabur
110
Gadis ceroboh
111
Perhatian
112
Menerima mu apa adanya
113
Sekretaris bar-bar
114
Kekesalan Pedro
115
Menata hati
116
Nyaman
117
Sedikit membaik
118
Pergi
119
Wedding Day Andika & Yuna
120
Buah hati Pedho dan Leona
121
Pengumuman
122
Bab 1. Pedro dan Rere
123
02. Pedro & Rere
124
03. Pedro & Rere
125
04. Pedro & Rere
126
05. Pedro & Rere
127
06. Pedro & Rere (Wedding)
128
Akhir dari cerita (Luiz & Lea)
129
Salam hangat dari Author cantik.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!