Bab 13: Kandungan Buah Jeruk dan Surat Permohonan dari Retou

Jumlah poin buahnya sesuai dengan kandungan manfaat buah jeruk. Master harus semangat untuk mengumpulkan poin buah jika menginginkan buah tersebut!

"Mari lanjut ke jenis obat yang Des—" (terpotong karena seseorang berpakaian baju zirah memasuki rumah pembuatan obat)

"Di mana kepala desa!" teriaknya tanpa sopan santun.

Loufi melihat lambang Kerajaan Estonia dan berbisik dekatnya Leon, "Dia adalah Kesatria Kerajaan Estonia."

Kaela membungkuk sambil berkata, "Mohon maaf saya permisi dulu."

Kaela menghampiri kesatria dengan meminta penjelasan mengenai kedatangannya. Namun, kesatria menjawabnya dengan marah karena pelayanan Desa Hanme sangat lambat. Dia menginginkan semua dokter yang ada di Desa Hanme untuk mengobati pasukannya yang terluka.

"Cepat keluarkan seluruh dokter!" teriaknya dengan ekspresi marah

Kaela menolak dengan lembut, "Maaf, Desa Hanme hanya menyembuhkan luka dalam bukan luka luar."

"Apa? Jangan bercanda! Pasukan kami sudah melewati tiga hari untuk sampai di tempat bau busuk ini. Sebaiknya, tanggung jawab dengan harga setimpal karena sudah membuang waktu kami!" teriaknya dengan tatapan licik.

"Maaf, kenapa kami harus bertanggung jawab?" tanya Kaela dengan ekspresi marah.

"Berani melawan Kesatria Kerajaan Estonia!" teriaknya sambil menarik tangannya Kaela.

Loufi beraksi cepat untuk menolong sahabatnya, tetapi Leon lebih dulu berada di belakang kesatria lalu membantingnya ke lantai. Kesatria bangun dengan ekspresi marah sambil menyerang Leon memakai tangan kosong. Namun, Leon dapat menghindari pukulan lurus dari kesatria lalu membalasnya dengan pukulan kuat menembus baju zirah sehingga mengenai ulu hati.

Kesatria kesakitan dan berkata, "Ka—mu!"

Dia menghunuskan pedang seketika Leon memperkuat lengan dengan sihir dan menghancurkan pedang tersebut tepat di hadapannya. Dia memasang ekspresi terkejut sambil mundur dua langkah ke belakang, sedangkan Leon menatap rendah sosoknya.

"Jangan anggap dirimu seorang kesatria!" sindir Leon.

"Apa bocah sepertimu mau menjadi musuh seluruh Kesatria Kerajaan Estonia!" teriaknya dengan marah besar.

"Silakan, jika mau reputasimu hancur karena anak kecil membuatmu kewalahan!" balas Leon dengan tatapan tajam.

Kesatria pergi dengan raut wajah kesal bersama pasukannya. Kaela sangat berterima kasih kepada Leon karena sudah diselamatkan. Loufi segera memeluk sahabatnya dengan perasaan khawatir dan Kaela membalas pelukan tersebut. Leon tidak menyangka Kesatria Kerajaan Estonia tidak memiliki etika lalu Kaela menjelaskan bahwa kebanyakan kesatria bersikap semena-mena.

Kaela melanjutkan penjelasan jenis obat sampai tidak sadar sudah malam hari sehingga Leon memilih untuk menginap. Leon meminta kepada Sistem untuk membuka toko buah dan ternyata buah jeruk membutuhkan 1.000 poin buah.

"Tukar!" teriak Leon dengan mata tertutup.

Leon sangat membenci penaikan 3x lipat untuk penukaran di toko buah. Akan tetapi, semangatnya untuk terus menanam berbagai buah di dunia sihir masih membara. Keesokan harinya, Leon tidak mau terburu-buru pulang karena mau menawarkan Magic Fruit.

Kaela ingin sekali buah mangga karena sangat dibutuhkan untuk penyakit luar. Desa Hanme membeli 300 buah mangga dengan total harga 120 koin emas. Sistem memberikan 150 poin buah untuk prestasi penjualan. Leon menunggu dengan sangat sabar melalui penjualan buahnya di empat desa.

Magic Fruit menjadi langganan di setiap bulannya sehingga Leon kewalahan untuk mengumpulkan stok buah. Leon bekerja keras menanam lebih banyak dan memperluas lahan pertaniannya sembari menjalankan bisnis. Perlahan demi perlahan poin buah terkumpul dari hasil penjualan buah.

5 tahun berlalu.

Meregangkan tubuh di pagi hari sambil berkata, "Cuacanya sangat bagus!"

Leon sudah umur 12 tahun. Bisnis Magic Fruit berjalan stabil, bahkan mempunyai lahan pertanian sebanyak 40 petak. Desa Archi yang mempunyai 20 petak lahan pertanian dipegang Meylin, sedangkan di rumah yang memegang 20 petak lahan pertanian adalah Fey.

Leon hanya menyebarkan benih dan melakukan proses perawatan setelah itu mereka berdua bertindak mengawasi pertumbuhan dan menjaga kualitas buah. Masalah ekonomi sudah tidak perlu dikhawatirkan, bahkan ayah dan ibunya Leon bisa hidup nyaman. Namun, tempat tinggal keluarganya masih di luar kerajaan yang artinya masih belum dianggap bahagia.

Leon ingin membuat keluarganya hidup tentram di dalam Kerajaan Estonia. Pada akhirnya, tujuan baru di mulai dan Leon sudah menunggu lama dengan penuh kesabaran. Dia sudah mengumpulkan 12.000 poin buah dari hasil penjualan dan prestasi lainnya, bahkan selesai memetik 100 buah jeruk.

"Tukar sekarang!" teriak Leon dengan penuh semangat.

Evolusi Buah Jeruk telah berhasil!

"Open Status!" ucap Leon.

Ting! Status: 2.000 poin buah.

Buah Apel Merah: Bermanfaat untuk menyegarkan stamina (8.000 buah)

Buah Mangga: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka luar (7.500 buah)

Buah Stroberi: Bermanfaat untuk kesehatan kulit (8.500 buah)

Buah Jeruk: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka dalam (200 buah)

Leon memberikan buah jeruk pertama kepada ayahnya yang mempunyai penyakit dalam. Ayah memberitahu Leon bahwa penyakitnya sudah ada sejak berhenti bekerja sebagai petualang. Penyakit dalamnya tidak terlalu bahaya ketika periksa di Desa Hanme dan ternyata penyakitnya membuat sesak di dada.

Kaela menjelaskan bahwa penyakit ayahnya Leon tidak terlalu bahaya, tetapi obat biasa tidak akan bisa menyembuhkannya. Kaela sendiri masih membuat obat yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut.

Namun, Leon sudah mempunyai buah jeruk ketika ayah mencobanya tiba-tiba penyakit sesak di bagian dada langsung menghilang. Ayah memeluk Leon dengan sangat bahagia karena bisa bernapas lega tanpa kesakitan.

"Terima kasih sudah menyembuhkan ayah!" ucap ayah sambil menangis.

Fey bersama ibu sudah mendengar kesembuhan ayah seketika mereka berdua ikut lega. Leon memberikan buah jeruk untuk mereka nikmati.  Di situ sudah terlihat bahwa Fey tumbuh menjadi perempuan imut sehingga Leon terus memperkuat pelindung di sekitar adiknya.

Mereka ingin merayakan kesehatan ayah tiba-tiba Meylin datang ke rumah. Dia tumbuh menjadi perempuan cantik yang membuat Leon terpukau akan pesonanya. Namun, Meylin datang membawa sebuah kabar buruk yang sedang terjadi di empat desa secara bersamaan.

Sebuah surat diberikan kepada Leon yang berasal dari Retou, yaitu "Leon mohon maaf telah mengganggu waktumu, tetapi rapat empat desa sangat membutuhkanmu untuk berdiskusi. Kami sedang menunggu di Desa Hanme dan mohon segera datang jika telat maka akan memakan banyak korban jiwa karena wabah besar!"

"Akan ada pertemuan empat desa. Tuan Retou ingin kamu mengikutinya dan tidak ada alasan untuk menolak!" ucap Meylin dengan tegas.

Leon membaca ulang surat tersebut dan tidak punya pilihan selain datang karena Retou sendiri sangat membutuhkan kehadirannya. Namun, pembahasannya sangat serius karena berkaitan dengan wabah besar yang bisa memakan banyak korban jiwa.

Leon langsung sadar bahwa takdir seperti berjalan bersamanya karena kandungan manfaat buah jeruk pasti akan digunakan dalam kasus wabah besar tersebut. Leon menunda perayaan kesehatan ayahnya dengan membawa Meylin menuju Desa Hanme memakai teleportasi.

Saat tiba di Desa Hanme tiba-tiba Leon dapat merasakan semua penduduk mengalami sakit parah. Leon bergegas menuju rumah Kaela dan di tempat tersebut sudah ada empat kepala desa memasang ekspresi marah.

Bersambung...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!