Berbisnis dengan Desa Nemma telah berhasil.
"Open Status!" ucap Leon.
Ting! Status: 1.300 poin buah.
Jumlah Uang: 3.200 koin emas.
Buah Apel Merah: Bermanfaat untuk menyegarkan stamina (1.500 buah)
Buah Mangga: Bermanfaat untuk menyembuhkan luka luar (900 buah)
Buah Stroberi: Bermanfaat untuk kesehatan kulit (1.000 buah)
"Status jumlah uang juga ditampilkan?" tanya Leon.
Karena, Master menyimpannya di tas ruang. Jadi sekalian saja saya tampilkan!
"Kalau bisa buat catatan riwayat pemakaian karena bisa memudahkan diriku untuk mengetahui apa saja yang digunakan," ucap Leon.
Baik Master!
Leon menyaksikan penduduk Desa Archi lagi memetik buah-buahan seperti stroberi, mangga dan apel merah. Mereka bekerja dengan sepenuh hati sehingga buah yang dipetik dapat terjaga kualitasnya. Leon sangat senang karena mempekerjakan Meylin sebagai asistennya selain Fey.
Menjaga buah, cara memetik dan segalanya yang diajarkan langsung Meylin arahkan kepada penduduk. Akan tetapi, Leon sudah bosan melihat tiga buah karena dia ingin menanam lebih banyak buah dari Bumi. Leon duduk santai sambil mencari buah yang akan ditanamnya, tetapi penaikan 3x lipat membuat poin buah menjadi sangat mahal.
"Sistem kasih buah rekomendasi sesuai tujuan berikutnya, yaitu Desa Hanme." Ucap Leon bingung memilih buah karena tidak tahu manfaatnya.
Saya lebih mengharapkan Master mau bertanya kepada mereka yang telah menjadi rekan. Saya akan menyimak dan membantu dari belakang!
Leon tersenyum lega. "Aku menyukai saranmu."
Meylin bersama ayahnya datang ke gudang atap rumah kincir yang merupakan tempat Leon berada. Meylin melaporkan hasil panen, sedangkan ayahnya melaporkan daerah keamanan lahan pertanian. Laporan Meylin berupa 300 apel merah, 400 mangga dan 500 stroberi.
Even melaporkan daerah keamanan. "Hutan belakang lahan pertanian sangat aman karena Fenrir membuat monster lainnya tidak berani mendekat."
Sistem menerima laporan!
Buah Apel Merah: 1.800 buah
Buah Mangga: 1.300 buah
Buah Stroberi: 1.500 buah
"Terima kasih atas kerja kerasnya," ucap Leon.
Meylin melihat ekspresi Leon seperti bingung. "Perlu bantuan?"
Leon terkejut ketika Meylin mengajukan bantuan. "Beritahu aku mengenai Desa Hanme!"
Meylin dan ayahnya hanya sedikit mengetahui tentang Desa Hanme tiba-tiba Retou datang di waktu yang sangat tepat.
Retou berkata, "Salah satu desa yang paling maju di bidang medis adalah Desa Hanme, bahkan Kerajaan Estonia sering datang ke sana untuk berobat."
"Beritahu aku tentang pengobatan Desa Hanme." Ucap Leon dengan rasa penasarannya.
"Maaf Leon kalau soal itu saya kekurangan informasi mungkin Tuan Jenix tahu," ucap Retou.
"Aku akan segera ke sana. Meylin kuserahkan pertanian buah padamu," ucap Leon sambil pergi memakai teleportasi.
Meylin sangat senang karena Leon mengandalkannya. Penggunaan teleportasi tidak memakan waktu lama sehingga Leon tiba di Desa Rekka hanya 5 detik saja. Leon cukup terkejut melihat perkembangan Desa Rekka seperti penjaga terlihat lebih mirip kesatria.
Salah satu penjaga melihat kedatangannya Leon seketika mereka bergegas menyambut dengan hormat. Jenix datang dengan cepat setelah diberitahu penjaganya kalau Leon mengunjungi Desa Rekka.
Leon sedikit bertanya mengenai penjaga desa kepada Jenix. "Mereka kenapa bisa sejauh ini?"
Jenix menjawabnya, "Semua karena buah apel merah. Sebelumnya, saya belum memberitahumu soal Desa Rekka. Leon ketika datang ke desa adalah anugerah untukku jika kita tidak bertemu maka Desa Rekka sudah kehabisan harapan. Desa kami adalah tambang bijih besi yang mengutamakan penghasilan dari pandai besi untuk distribusi ke Kerajaan Estonia.
Jadi, ada begitu banyak bandit liar yang sering kali menyerang sehingga penduduk tidak mau bekerja. Namun, kedatangan buah apel merah membuat penjaga terus berlatih. Setiap hari mereka manfaatkan apel merah untuk terus berlatih sampai bertambah kuat demi keamanan Desa Rekka. Bandit liar tidak lagi mengganggu sehingga tambang bijih besi menjadi minat penduduk untuk mencari penghasilan, bahkan lowongan penjaga lebih diinginkan."
"Begitu, aku senang karena buahku dapat membantu kalian. Tuan Jenix tadi aku bertanya soal Desa Hanme sama Tuan Retou dan katanya, Tuan Jenix lebih mengetahui pengobatan Desa Hanme. Jadi, bisa beritahu soal pengobatan Desa Hanme?" tanya Leon.
"Tentu saja Leon. Jadi, cara pengobatan Desa Hanme memakai organ dalam monster yang diawetkan lalu mengubahnya ke bentuk bubuk. Kebanyakan penduduk desanya profesi sebagai pembuat obat dan penyedia organ dalam monster. Penduduk di sana sangat pandai memilih organ dalam monster yang bisa dimanfaatkan sebagai obat." jawab Jenix.
Leon semakin penasaran dengan Desa Hanme. Ekspresi wajahnya langsung memberitahu Jenix bahwa Leon ingin melihat secara langsung cara pembuatannya.
"Loufi mengenal Kepala Desa Hanme, bahkan mereka berdua adalah teman baik." Ucap Jenix.
"Terima kasih banyak, Tuan Jenix. Aku pamit dulu, sampai jumpa lagi!" teriak Leon sambil memakai teleportasi menuju Desa Nemma.
Kedatangan Leon di rumah Kepala Desa Nemma mendadak di sambut dengan sopan dan hormat. Leon tidak mengira akan mendapatkan perlakuan seperti yang terjadi di Desa Rekka. Loufi segera pulang dan langsung memeluk Leon dengan ekspresi senang karena dapat bertemu.
Dua gunung kembarnya membuat Leon sulit untuk bernapas. "Nona Loufi, aku ingin meminta tolong!"
"Apa pun itu akan saya tolong," Ucap Loufi dengan tegas.
"Tolong antar ke Desa Hanme," ucap Leon.
Loufi dengan senang hati akan mengantarkan Leon karena dia sangat terbantu ketika insiden pencemaran sumber mata air panas. Mereka berdua berangkat memakai kereta kuda dengan memakan waktu 2 hari.
Sesudah 2 hari perjalanan menuju Desa Hanme.
Di sana Loufi bisa langsung bertemu Kaela yang merupakan Kepala Desa Hanme. Sosok perempuan dengan paras cantik membuat Leon sulit untuk menatapnya.
"Selamat datang Leon. Saya sudah mendengar banyak cerita mengenaimu. Jadi, kedatanganmu ingin melihat pengobatan Desa Hanme?" tanya Kaela dengan sikap sopan.
"Tidak perlu terlalu sopan, Nona Kaela. Aku memang ingin melihat pengobatannya jika Nona Kaela mengizinkannya," jawab Leon.
"Hmm, bagaimana jika kita berdua saling memperlihatkan seperti Magic Fruit yang sedang terkenal dengan pengobatan Desa Hanme?" tanya Kaela sangat penasaran dengan Magic Fruit.
"Tentu saja boleh!" jawab Leon dengan senyuman.
Leon memperkenalkan Magic Fruit ketika Kaela mencobanya tiba-tiba efek dari buah tersebut membuat dia sangat terkejut. Selesai memperkenalkan Magic Fruit kini giliran Kaela memperkenalkan pengobatan Desa Hanme. Di mulai dari proses pengawetan organ dalam monster. Leon sangat terkejut melihat cara prosesnya, bahkan Sistem sendiri bilang kalau pengawetan memang bisa menciptakan obat.
Master, beberapa obat memang ada yang bisa menyembuhkan penyakit dalam tubuh!
"Aku juga mengetahui karena tidak ada efek negatif ketika melihat obatnya," ucap Leon.
"Bagaimana? Apa ada kesalahan karena menggunakan organ dalam monster?" tanya Kaela.
"Sama sekali tidak ada. Cara pengawetan adalah langkah tepat untuk menciptakan obat. Nona Kaela dan penduduk Desa Hanme sangat hebat karena dapat menemukan cara tersebut!" jawab Leon.
Leon sangat ingin mempunyai buah yang bisa menyembuhkan penyakit dalam.
Master, buah jeruk bermanfaat menyembuhkan penyakit dalam!
Leon memeriksanya di toko buah dan ternyata poin buah yang dibutuhkan mencapai 10.000 untuk evolusi buahnya dengan syarat mencapai panen 100 buah jeruk.
"Astaga, berapa tahun untuk mengumpulkan 10.000 poin buah?" tanya Leon pada dirinya sendiri.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments
Pika
update lagi thor! seru!
2023-04-27
1