Episode 16

Safira diam tidak berani menjawab perkataan Naila. Dia tidak bisa berkata-kata lagi, rasa bersalahnya semakin meningkat di dalam dirinya.

"Aku tidak akan egois dan menjadi begitu pendendam. Aku maafkan kamu, tapi kita tidak bisa berteman seperti biasanya lagi. Setelah ini anggap saja kita tidak saling kenal satu sama lain!" ucap Naila dengan serius.

"Terimakasih Naila! kalau begitu aku pamit dulu!" ucap Safira.

Setelah Safira pergi, Erni menanyakan keadaan Naila. Namun Naila menjawab ,"Apa aku terlihat memalukan tadi? aku bahkan memarahi dia?".

"Tidak! yang kamu lakukan benar. Dia telah berbuat banyak kesalahan terhadapmu dan kamu baru sekali ini saja marah dengannya!" ucap Erni.

Naila merasa lega setelah mendengar pendapat dari temannya.

Beberapa saat kemudian, Naila menerima banyak sekali pesan yang masuk dari beberapa penjual produk. Mereka menawarkan kerjasama dengan Naila.

Naila menjawab satu persatu, peluang yang sangat bagus tentu saja Naila ingin mengambilnya. Namun Naila memiliki satu kesepakatan untuk di sampaikan kepada para penjual tersebut.

"Kenapa Nai?" tanya Erni yang melihat Naila tersenyum dengan sendiri.

"Ada banyak tawaran untuk aku promosikan produk dari beberapa perusahaan dan pedagang kecil. Bukankah ini kesempatan yang sangat bagus?" ucap Naila dengan senang.

"Wahhh! tentu saja itu bagus. Kamu bisa mendapat penghasilan dari sana dan followers kamu juga banyak. Terima saja Nia, nanti aku bantu kamu untuk edit video promosinya!" ucap Erni yang ikut senang dengan kabar yang di beritakan oleh sahabatnya.

"Iya Er, makasih ya!" ucap Naila.

Di sisi lain, Angkasa sepertinya sudah mengetahui beberapa informasi yang terjadi hari ini di kampusnya. Awalnya dia sangat marah karena penggemar Vania membuat rusuh, namun setelah dia melihat postingan Vania dan banyak hujatan Angkasa menjadi sangat senang.

"Naila! kamu hebat sekali, aku semakin menyukaimu. Tapi aku tidak bisa ungkapkan itu sampai isu tentang kita mereda," ucap Angkasa kepada dirinya sendiri.

"Eh Bro, gue cariin lo kemana-mana ternyata fi sini!" ucap Jonathan sahabatnya Angkasa.

Jonathan lalu duduk di samping Angkasa yang sedang memainkan handphonenya.

"Lagi apa lo?" tanya Jonathan penasaran dengan aktivitas Angkasa.

Angkasa dengan cepat menutup handphonenya karena dia tahu sahabatnya itu suka sekali mengintip isi handphonenya.

"Gitu amat sih lo, lagian kita sahabatan!" ucap Jonathan cemberut.

"Jangankan sahabat, pacaran pun perlu privasi!" ucap Angkasa.

Jonathan tak menghiraukannya, dia teringat dengan berita yang sempat dia baca di sosmed beberapa menit yang lalu.

"Eh lo tahu gak berita tentang Vania? Followers sudah turun!" ucap Jonathan yang ingin sekali bergosip dengan Angkasa.

"Jadi lo cari gue cuma karena mau gosip ini aja?" tanya Angkasa dengan raut wajah yang dingin.

"Kok lo gitu sih, ini kan berita yang sedang panas di kampus kita wajarlah kita gosip!" kata Jonathan.

"Gue sudah tahu, semuanya gue tahu. Lo pasti gak tahu kan kalau sekarang Vania sedang di tagih-tagih oleh beberapa penjual?"

"Enggak, lo cari berita di mana? kok gue gak nemu yang bagian itu?" tanya Jonathan.

"Gue gak cari dimana-mana. Gue pakai mata batin!" kata Angkasa sambil berbisik ke arah Jonathan.

Jonathan terkejut mendengar hal itu, dia percaya begitu saja dengan sahabatnya yang sering menjahilinya.

"Hahaha! lo percaya gue punya mata batin?" tanya Angkasa tertawa lepas.

Melihat Angkasa tertawa, Jonathan baru menyadari kalau dirinya telah di jahili oleh sahabatnya kembali.

"Ah gak asik lo Angkasa! gue cabut dulu dah, cari cewek-cewek yang suka gosip. Daripada sama lo," kata Jonathan lalu pergi meninggalkan Angkasa.

"Dasar kang gosip! Gak sadar apa dia itu cowok," gumam Angkasa sendirian.

Angkasa membuka handphonenya kembali, dia melihat foto Naila yang tersimpan di galeri miliknya. Kini cintanya sudah mulai tumbuh terhadap Naila, sejak dia bertabrakan dengan Naila dia melihat Naila tidak seperti wanita lainnya.

'Naila aku menyukaimu, semoga saja kamu juga suka sama aku,' batin Angkasa.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!