Bab 17 Mustahil untuknya melupakan

Asha menjalankan aktivitasnya seperti biasa, tetapi ada satu hal aneh untuknya di hari itu yaitu tunangannya tidak datang mengunjunginya di hari itu. Karena biasanya Caius selalu menemuinya setiap satu hari sekali, tapi karena tidak ada kunjungan dari Caius dia memutuskan untuk menulis surat karena mungkin saja laki-laki itu sedang dalam keadaan yang sulit untuk bertemu.

Beberapa hari telah berlalu tidak ada satupun surat-surat yang dibalas dari yang dikirim oleh Asha ataupun bertemu menyapa dirinya, seolah-olah laki-laki itu hanyalah sebuah mimpi untuk Asha karena menghilang dalam sekejap.

Asha merasa kalau ada yang aneh dengan laki-laki itu, akhirnya memutuskan untuk mendatangi tempat dimana dia bertemu dengan sosok laki-laki itu ingin tau apa alasan dari laki-laki itu tidak datang menemuinya lagi ataupun berkirim surat kepadanya.

Dengan menggunakan sebuah ramuan Asha merubah warna rambut dan warna matanya karena dia tau mungkin laki-laki itu tidak akan bertemu dengannya karena tau kedatangannya ke tempat itu. Sesampainya di depan pintu tempat dia bertemu dengan laki-laki itu, dia menghela nafas panjang dan menyusun kata-kata yang akan dia ucapkan saat dia akan bertemu nanti dengan sosok itu.

Kemudian dibukanya pintu itu dan terlihat sekali sosok laki-laki yang tidak terlihat sibuk sama sekali, karena kaki laki-laki itu berada di atas meja dengan santainya.

"Nona, bisakah anda mengatakan apa yang anda inginkan sampai datang ke asosiasi informasi kami? Saya yakin kalau saya bisa mengabulkan yang anda inginkan," ucap Caius dengan ramah dan senyum bisnis yang sopan tanpa mengetahui identitas perempuan yang ada di depannya

"Apapun?" tanya Asha dengan seringaian

"Tentu saja, apapun akan saya lakukan," ucap Caius meyakinkan orang yang ada di depannya karena itu adalah kepercayaan yang perlu dibangun

"Baiklah, tapi pertama-tama bisakah anda menggunakan alat anti sihir ini,"

"Karena saya yakin anda bisa kabur mendengarkan permintaan saya," ucap Asha yang menyerahkan sebuah gelang pengekang sihir yang hanya bisa di lepaskan oleh orang yang memasukkan kata sandi yang tepat untuk melepaskannya

"Humm..."

"Baiklah kalau begitu akan saya lakukan," ucap Caius dengan ragu, tapi karena ini adalah pelanggannya maka dia akan melakukannya dengan bodoh, setelah selesai memasang pengekangan sihir itu

"Pertanyaan saya sangat mudah untuk dijawab,"

"Kenapa anda tidak mengunjungi saya ataupun membalas surat yang saya tulis untuk anda?"

"Apakah anda mempermainkan pertunangan ini?" ucap Asha membuat Caius sadar kalau sosok di depannya adalah orang yang paling ingin dia hindari karena itu adalah saat ini masih belum ingin dia temui

"Emm..."

"Maafkan saya, karena masih ada pekerjaan jadinya sa-"

"Bohong, anda membohongi saya,"

"Karena anda bisa meletakkan kaki di atas meja dengan begitu santai tanpa beban, darimana kesibukan itu berasal?" potong Asha dengan tatapan yang telah berkaca-kaca membuat sosok laki-laki di depannya merasa bersalah karena membuat seorang perempuan menangis

Caius tidak akan bisa menjelaskan masalah pribadi yang dia miliki saat ini kepada Asha karena dia saat ini adalah seorang pemimpin Asosiasi informasi bukan seorang pemimpin wilayah, dan itu adalah masalahnya dengan pangeran keluarga kerajaan tidak mungkin bisa disangkutkan ke dalam masalah Asha.

Dengan mudahnya Caius membuat alasan kebohongan kepada Asha dan berjanji kalau dia akan mengunjunginya lagi, tapi bukan saat ini karena dia masih harus menyelesaikan sebuah masalah.

"Baiklah, aku mengerti dengan semua yang terjadi,"

"Kalau begitu aku akan kembali pulang dan terima kasih telah menjawabnya dengan jujur," ucap Asha yang kemudian mencium pipi laki-laki itu sebagai tanda perpisahan seperti yang dilakukan oleh laki-laki itu kepadanya setiap kali berkunjung

Ciuman perpisahan di pipi itu membuat Caius mematung karena tidak biasanya Asha mengambil inisiatif untuk lebih dulu menciumnya, awalnya dia sudah berpikir untuk mencoba tidak ikut campur lagi setelah mendengarkan ucapan dari pangeran itu. Akan tetapi sebuah ciuman dan senyuman lembut yang diterimanya dari sosok perempuan itu membuat Caius merasa kalau mungkin itu akan mustahil untuknya melupakan perempuan yang begitu baik memperlakukannya.

Baik di masa lalu maupun di masa saat ini untuknya dirinya tidak akan pantas untuk menerima sebuah ketulusan dari Asha, karena dia adalah orang yang membuatnya menderita dan sakit bertubi-tubi ketika dia kehilangan. Tetapi jika Asha begitu baik juga membuat dirinya ingin kembali memilikinya.

"Asha, kamu ada di alun-alun kota seperti ini, tidak biasanya kamu berada di tengah keramaian,"

"Apakah kamu habis bertemu dengan tunanganmu? karena dia adalah pedagang," ucap Grace yang tida jauh dari Asha jaraknya

'Kenapa perasaanku mengatakan kalau dia selalu berada di mana-mana?' ucap Asha di dalam hati dengan tatapan dingin

"Aku habis berkeliling kota saja karena itu adalah tugasku untuk memahami kota yang akan aku kelola di masa depan jadinya aku harus mengenal kota seperti apa yang akan aku pimpin,"

"Bukankah ini adalah wilayah keluargaku, kamu kenapa ada di kota, Grace?" ucap Asha dengan senyuman tipis dan tatapan kebingungan dengan keberadaan Grace yang sepertinya hampir di setiap tempat dia muncul

"Ah itu, aku habis mengambil senjata yang aku pesan untuk pertahanan diri,"

"Karena pandai besi wilayah Edelstein adalah yang terbaik," ucap Grace sambilan menunjuk ke arah kotak yang dipegang oleh pelayan dibelakangnya kemudian dijawab anggukan paham oleh Asha

Karena keduanya telah bertemu di alun-alun kota, mereka berdua memutuskan untuk makan siang bersama di restoran terdekat karena sudah hampir waktunya mereka makan siang. Didampingi oleh para pengawal mereka, mereka berdua makan siang bersama tetapi sambil menunggu makanan mereka tiba, Grace memulai gosip yang sedang panas di kalangan bangsawan.

"Asha, apakah kamu tau kalau ternyata pelayan yang kita temui adalah benar-benar seorang gadis dari keluarga bangsawan,"

"Saat ini dia telah kembali ke keluarganya dan menjadi bunga sosial di perkumpulan bangsawan,"

"Sikapnya yang polos dan baik ketika di hina terang-terangan itu membuatku curiga kalau itu bukan karena dia adalah seorang bangsawan, tapi karena memang dia menyebarkan dirinya kalau dia adalah seorang malaikat," ucap Grace dengan tatapan yang curiga dan penasaran karena itu adalah hal yang aneh, bagaimana bisa ada orang yang tidak marah ketika dirinya di hina walaupun telah pernah terjadi hal buruk kepadanya

Asha kemudian ikut berpikir mengenai isi yang berada di dalam novel tentang pemeran utama di dalam novel itu, memang tidak pernah diceritakan kalau dia pernah marah kepada siapapun seolah-olah itu adalah citranya sejak awal atau aktingnya sejak awal.

"Memang aneh, tapi kita sendiri tidak mengetahui apakah memang dia benar-benar baik atau dia hanya berpura-pura?"

Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée

Episodes
1 Bab 1 Reinkarnasi
2 Bab 2 Pertunangan
3 Bab 3 Caius Vil
4 Bab 4 Asha dan Caius
5 Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6 Bab 6 Teramat sopan
7 Bab 7 Edelstein
8 Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9 Bab 9 Menginap
10 Bab 10 Anak kecil
11 Bab 11 Menara sihir
12 Bab 12 Dirindukan
13 Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14 Bab 14 Dansa pertama
15 Bab 15 Gadis pelayan
16 Bab 16 Mimpi itu
17 Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18 Bab 18 Edelweiss
19 Bab 19 Negeri timur tengah
20 Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21 Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22 Bab 22 Hanya sebatas kertas
23 Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24 Bab 24 Negeri timur tengah
25 Bab 25 Afsanur Seyyal
26 Bab 26 Firasat buruk
27 Bab 27 Dia akan menyukai aku
28 Bab 28 Ehan dan Edel
29 Bab 29 Kamu tidak sadar
30 Bab 30 Pulang ke rumah
31 Bab 31 Pasangan
32 Bab 32 Lupakan segalanya
33 Bab 33 Bercerita
34 Bab 34 Akademi
35 Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36 Bab 36 Monster
37 Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38 Bab 38 Penyesalan
39 Bab 39 Penyelidikan
40 Bab 40 Putri keluarga Baron
41 Bab 41 Cermin
42 Bab 42 Penjara bawah tanah
43 Bab 43 Tidak layak di atas
44 Bab 44 Sosok yang di sesali
45 Bab 45 Tanpa aku sadari
46 Bab 46 Qi Lin
47 Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48 Bab 48 Persidangan
49 Bab 49 Di Istana atau keluar
50 Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51 Bab 51 Kunjungan
52 Bab 52 Kembali berteman?
53 Bab 53 Maaf
54 Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55 Bab 55 Calon menantu
56 Bab 56 Koki jujur
57 Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58 Bab 58 Tertidur karena menunggu
59 Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60 Bab 60 chapter special 1
61 Bab 62 Chapter special 2
62 Bab 63 Chapter special 3
63 Bab 64 Chapter special 4
64 Bab 65 Chapter special 5
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 Reinkarnasi
2
Bab 2 Pertunangan
3
Bab 3 Caius Vil
4
Bab 4 Asha dan Caius
5
Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6
Bab 6 Teramat sopan
7
Bab 7 Edelstein
8
Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9
Bab 9 Menginap
10
Bab 10 Anak kecil
11
Bab 11 Menara sihir
12
Bab 12 Dirindukan
13
Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14
Bab 14 Dansa pertama
15
Bab 15 Gadis pelayan
16
Bab 16 Mimpi itu
17
Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18
Bab 18 Edelweiss
19
Bab 19 Negeri timur tengah
20
Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21
Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22
Bab 22 Hanya sebatas kertas
23
Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24
Bab 24 Negeri timur tengah
25
Bab 25 Afsanur Seyyal
26
Bab 26 Firasat buruk
27
Bab 27 Dia akan menyukai aku
28
Bab 28 Ehan dan Edel
29
Bab 29 Kamu tidak sadar
30
Bab 30 Pulang ke rumah
31
Bab 31 Pasangan
32
Bab 32 Lupakan segalanya
33
Bab 33 Bercerita
34
Bab 34 Akademi
35
Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36
Bab 36 Monster
37
Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38
Bab 38 Penyesalan
39
Bab 39 Penyelidikan
40
Bab 40 Putri keluarga Baron
41
Bab 41 Cermin
42
Bab 42 Penjara bawah tanah
43
Bab 43 Tidak layak di atas
44
Bab 44 Sosok yang di sesali
45
Bab 45 Tanpa aku sadari
46
Bab 46 Qi Lin
47
Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48
Bab 48 Persidangan
49
Bab 49 Di Istana atau keluar
50
Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51
Bab 51 Kunjungan
52
Bab 52 Kembali berteman?
53
Bab 53 Maaf
54
Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55
Bab 55 Calon menantu
56
Bab 56 Koki jujur
57
Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58
Bab 58 Tertidur karena menunggu
59
Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60
Bab 60 chapter special 1
61
Bab 62 Chapter special 2
62
Bab 63 Chapter special 3
63
Bab 64 Chapter special 4
64
Bab 65 Chapter special 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!