Bab 10 Anak kecil

Ucapan dari Asha membuat suasana di sekitar menjadi sunyi seketika, kedua orang tua Asha memandang keduanya dengan kebingungan. Teman-temannya memandang ke arah lain saat Ehan menatap ketiga orang yang berada di belakang Asha, karena tidak bisa ketiganya memberikan alasan dengan kebohongan.

"Aku tadi ada bisnis dengan seseorang di dekat wilayah ini  dan aku pikir untuk mampir sebentar sebelum aku pulang,"

"Tapi aku malah di ajak makan malam bersama dengan tuan Edelstein saat aku berada di pintu gerbang yang kebetulan ayahmu baru pulang sepertinya dari rapat," ucap Ehan dengan senyuman kaku karena bingung untuk memberikan alasan apa hingga dia bisa menemui Asha

Menurut Ehan sedetik saja dia tidak melihat Asha dunianya tidak ada artinya, entah itu pengaruh masa lalu atau memang murni perasaannya tapi adanya perasaan kehilangan dan kekosongan hati begitu dirasakan ketika dia meninggalkan Asha. Karena menurut Asha itu adalah jawaban yang cukup masuk akal maka dia yang merasa puas dengan jawaban itu, langsung berjalan ke tempat kursi yang kosong di ikuti oleh ketiga temannya.

Makan malam berlangsung dengan suara riang kelimanya karena telah berkumpul kembali.

"Asha, sebentar lagi pendaftaran akademi akan dibuka,"

"Apakah kamu akan ikut belajar di akademi?" tanya Grace dengan tatapan penasaran ke arah Asha yang berada di sebelahnya

"Asha tidak berniat bahkan tidak tertarik untuk belajar di akademi sama sekali, dia mengatakan itu hanya menghabiskan waktunya,"

"Itu karena dia sejak di umur tiga tahun telah belajar hal-hal dasar yang seharusnya di pelajari di umur empat tahun dan ketika dia enam tahun dia telah belajar secara privat dengan guru-guru di akademi,"

"Walaupun sebenarnya para guru di akademi enggan mengajarkannya karena mengingat umurnya masih sangat muda dan Asha telah lulus di umur sepuluh tahun setelah guru akademinya mengatakan kalau tidak ada lagi yang bisa di ajarkan kepada Asha,"

"Orang-orang mengatakan bahwa Asha jenius tapi dia adalah orang yang takut kalau dia harus mewarisi gelar keluarga lebih muda," ucap sang Ayah dengan seringai mengejek tapi itu membuat semua orang di sekitarnya memandang Asha dengan tatapan terbelalak karena seharusnya di usia seperti itu bukankah anak kecil harusnya bermain-main tapi dia malah belajar

"Asha, kamu tidak mengatakan kalau kamu ternyata sudah lama lulus?"

"Dan kamu ternyata seorang jenius padahal tidak pernah terlihat," ucap Grace dengan tatapan datar tidak percaya karena selama ini, Asha terlihat seperti orang yang tidak tertarik apa pun atau malas mengerjakan sesuatu

"Memang memiliki tanggung jawab besar setelah orang tua telah tiada karena kita harus mengurus masalah wilayah yang begitu besar, tapi di usia itu bukankah terlalu muda Asha,"

"Ayahku pernah mengatakan untuk mencontoh sikap rajinmu, tapi aku tidak tau apa yang dimaksud karena kamu selama ini terlihat begitu santai,"

"Ternyata kamu adalah salah satu lulusan muda di akademi," ucap Ian dengan tatapan suram karena baru mengetahui fakta tersebut

Bagi Asha hal ini mungkin sangat biasa, karena dengan ingatan di masa lalunya, dan pemikiran dewasanya pembelajaran di akademi yang seharusnya sangat sulit bisa di selesaikan dengan mudah, itu dikarenakan semua yang dia pelajari di akademi adalah materi-materi yang tidak jauh berbeda dengan kehidupannya sebelumnya kecuali sihir sebab di dunianya dahulu tidak ada yang namanya sihir, yang membuat dirinya harus belajar dua kali lebih keras.

Tekad Asha untuk menghindari kematian dan menjadi gadis yang bisa bekerja adalah targetnya. Di kerajaan sangat sedikit dan sulit perempuan yang mendapatkan pekerjaan sebagai seorang pegawai, tapi jika kamu mampu lolos seleksi maka dijamin hidupmu akan sejahtera sampai hari tua. Itulah pikir Asha jika keluarganya bangkrut atau mengalami kejatuhan, hidup yang telah di rencanakan sejak masih bayi dan masuk ke dunia ini.

Pembicaraan malam itu di meja makan ternyata penuh kejutan dari masa lalu Asha sejak masih kecil, karena mereka yang mengenal Asha ketika di umur sepuluh tahun jadi mereka hanya tau Asha sejak dia berusia sepuluh tahun dan kisah di bawah sepuluh tahun yang baru terungkap saat membuat mereka merasa ini adalah pembicaraan yang sangat menarik untuk di dengar.

Pembicaraan itu sampai larut malam, yang membuat mereka dipaksa untuk tidur terutama Asha yang mendapatkan surat permintaan datang ke menara sihir, karena Asha masih harus menjenguk anak kecil itu maka Asha memohon dengan sangat kepala ibunya untuk mengizinkannya, tidak banyak pilihan orang tua Asha setuju dengan keinginan putrinya di ikuti oleh teman-temannya.

Terlihat anak kecil itu seperti malu-malu atau terlihat seperti penakut berada di atas kasur dan menggenggam selimut dengan erat. Asha tentu heran bagaimana bisa anak yang lucu ini bisa menjadi seorang laki-laki yang kejam di masa depan apalagi menangkap dirinya.

"Aku tau kamu pasti sulit untuk menyesuaikan diri di sini,"

"Apalagi jika seorang perempuan bangsawan yang memungut dirimu,"

"Pasti kamu berpikir kalau aku akan menjadikan dirimu budak atau mainan bukan?" ucap Asha dengan terang-terangan karena anak kecil di depannya lebih tau tentang dunia bawah yang kejam jadi mustahil kalau dia mengatakan kalau dia memungutnya karena perasaan kasihan atau khawatir, pastinya ada maksud dari dipungutnya dia oleh seorang bangsawan

"Tapi tidak perlu khawatir aku tidak akan membuat dirimu menjadi budak ataupun mainan karena aku hanya tertarik dengan aliran sihir yang ada di dalam tubuhmu,"

"Aku akan menjadi sponsor dirimu, kalau kamu mau menjadi bawahanku,"

"Semua yang kamu inginkan akan aku penuhi selama masih berada dibatas kemampuanku," ucap Asha dengan tatapan tajam ke arah anak itu, membuat anak kecil di depannya mempertimbangkannya

Saat ini anak kecil di depan Asha tidak mengingat semua identitas aslinya karena ramuan yang diberikan oleh orang-orang yang akan menyingkirkannya, tetapi pada saat laki-laki itu melihat sebuah lambang keluarga yang tidak asing untuknya maka di hari itu juga dia akan mengingat semua identitas dirinya dan menyingkirkan semua keluarga yang hanya menginginkan kekuasaan dan harta orang tuanya. Setelah selesai dia membalaskan dendam orang tuanya dan dirinya, dia kembali ke menara memangku jabatan sebagai kepala menara sihir dan masuk ke dalam akademi sebagai teman pemeran utama laki-laki.

'Aku yakin dia pasti akan lupa kepadaku ketika aku memasukkan dirinya ke menara sihir nanti,'

'Karena dia sendiri mengetahui dirinya adalah seorang kepala menara sihir lewat sebuah surat wasiat dari masternya,' ucap Asha di dalam hatinya sambil memandangi anak kecil yang berada di depannya karena menunggu sebuah jawaban, tapi karena merasa terlalu lama anak kecil di depannya berpikir, dia sampai menguap.

"Jika tidak bisa diputuskan saat ini tidak masalah,"

"Aku akan menunggu jawabanmu sampai besok,"

Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

Episodes
1 Bab 1 Reinkarnasi
2 Bab 2 Pertunangan
3 Bab 3 Caius Vil
4 Bab 4 Asha dan Caius
5 Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6 Bab 6 Teramat sopan
7 Bab 7 Edelstein
8 Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9 Bab 9 Menginap
10 Bab 10 Anak kecil
11 Bab 11 Menara sihir
12 Bab 12 Dirindukan
13 Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14 Bab 14 Dansa pertama
15 Bab 15 Gadis pelayan
16 Bab 16 Mimpi itu
17 Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18 Bab 18 Edelweiss
19 Bab 19 Negeri timur tengah
20 Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21 Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22 Bab 22 Hanya sebatas kertas
23 Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24 Bab 24 Negeri timur tengah
25 Bab 25 Afsanur Seyyal
26 Bab 26 Firasat buruk
27 Bab 27 Dia akan menyukai aku
28 Bab 28 Ehan dan Edel
29 Bab 29 Kamu tidak sadar
30 Bab 30 Pulang ke rumah
31 Bab 31 Pasangan
32 Bab 32 Lupakan segalanya
33 Bab 33 Bercerita
34 Bab 34 Akademi
35 Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36 Bab 36 Monster
37 Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38 Bab 38 Penyesalan
39 Bab 39 Penyelidikan
40 Bab 40 Putri keluarga Baron
41 Bab 41 Cermin
42 Bab 42 Penjara bawah tanah
43 Bab 43 Tidak layak di atas
44 Bab 44 Sosok yang di sesali
45 Bab 45 Tanpa aku sadari
46 Bab 46 Qi Lin
47 Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48 Bab 48 Persidangan
49 Bab 49 Di Istana atau keluar
50 Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51 Bab 51 Kunjungan
52 Bab 52 Kembali berteman?
53 Bab 53 Maaf
54 Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55 Bab 55 Calon menantu
56 Bab 56 Koki jujur
57 Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58 Bab 58 Tertidur karena menunggu
59 Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60 Bab 60 chapter special 1
61 Bab 62 Chapter special 2
62 Bab 63 Chapter special 3
63 Bab 64 Chapter special 4
64 Bab 65 Chapter special 5
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 Reinkarnasi
2
Bab 2 Pertunangan
3
Bab 3 Caius Vil
4
Bab 4 Asha dan Caius
5
Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6
Bab 6 Teramat sopan
7
Bab 7 Edelstein
8
Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9
Bab 9 Menginap
10
Bab 10 Anak kecil
11
Bab 11 Menara sihir
12
Bab 12 Dirindukan
13
Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14
Bab 14 Dansa pertama
15
Bab 15 Gadis pelayan
16
Bab 16 Mimpi itu
17
Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18
Bab 18 Edelweiss
19
Bab 19 Negeri timur tengah
20
Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21
Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22
Bab 22 Hanya sebatas kertas
23
Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24
Bab 24 Negeri timur tengah
25
Bab 25 Afsanur Seyyal
26
Bab 26 Firasat buruk
27
Bab 27 Dia akan menyukai aku
28
Bab 28 Ehan dan Edel
29
Bab 29 Kamu tidak sadar
30
Bab 30 Pulang ke rumah
31
Bab 31 Pasangan
32
Bab 32 Lupakan segalanya
33
Bab 33 Bercerita
34
Bab 34 Akademi
35
Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36
Bab 36 Monster
37
Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38
Bab 38 Penyesalan
39
Bab 39 Penyelidikan
40
Bab 40 Putri keluarga Baron
41
Bab 41 Cermin
42
Bab 42 Penjara bawah tanah
43
Bab 43 Tidak layak di atas
44
Bab 44 Sosok yang di sesali
45
Bab 45 Tanpa aku sadari
46
Bab 46 Qi Lin
47
Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48
Bab 48 Persidangan
49
Bab 49 Di Istana atau keluar
50
Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51
Bab 51 Kunjungan
52
Bab 52 Kembali berteman?
53
Bab 53 Maaf
54
Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55
Bab 55 Calon menantu
56
Bab 56 Koki jujur
57
Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58
Bab 58 Tertidur karena menunggu
59
Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60
Bab 60 chapter special 1
61
Bab 62 Chapter special 2
62
Bab 63 Chapter special 3
63
Bab 64 Chapter special 4
64
Bab 65 Chapter special 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!