Bab 2 Pertunangan

Asha dan Aelfraed tidak berbicara sama sekali selama berjalan menuju ke ruang makan, saat memasuki ruang makan kedua orang tua Asha terlihat sangat terkejut dan menatap dengan tatapan berbinar-binar ke arah putrinya yang berjalan berdua pergi ke ruang makan bersama duke muda, keduanya terlihat begitu serasi.

Karena berjalan bersama tapi di hati Asha sama sekali tidak ada ketenangan karena dia sama sekali tidak ingin terlibat dengan duke muda yang suatu hari nanti akan membunuh dirinya.

"Nona muda Edelstein, apakah anda suka dengan tuan muda kami? Jika anda suka bagaimana kalau kalian bertunangan?" ucap asisten Aelfraed dengan tatapan berbinar-binar dan berharap ke arah Asha

Asha tentu kebingungan ingin menanggapi orang di depannya dengan ekspresi apa tapi saat ini dia terkejut.

"Aku tidak membenci ataupun memiliki suka kepada tuan muda Aelfraed dan juga tuan muda Aelfraed terlihat memiliki hati untuk seseorang yang harus di cintanya,"

"Jadi, aku tidak tertarik untuk bertunangan dengannya," ucap Asha dengan senyuman lembut dan polos seperti anak kecil, akan tetapi ucapannya yang dewasa di umurnya saat ini membuat semua orang di sekitarnya menatapnya dengan terkejut

Setelah ucapan dari Asha, laki-laki di depannya tersenyum kecil menatap dirinya dan sarapan pagi dilanjutkan dengan pembicaraan yang membosankan untuk Asha. Setelah sarapan Asha Memutuskan untuk pergi ke taman untuk menikmati waktunya sendirian, tapi tidak di duga malah dia bertemu dengan orang yang paling tidak ingin ditemuinya. Walaupun Asha membalikkan badan dan berjalan menjauhinya, laki-laki itu tetap berjalan mengikutinya sampai Asha memutuskan untuk menyerah kepada laki-laki itu dan beristirahat di sebuah gazebo di dekat sana.

"Nona Edelstein, sepertinya anda sengaja menghindar dari saya,"

"Padahal anda melihat saya berada di belakang anda tapi anda malah terus berjalan tanpa melihat ke arah belakang dan semakin cepat saya menyusul anda juga semakin cepat berjalan,"

"Terlihat kalau anda benar-benar tidak menyukai saya, saya sangat sedih," ucap Aelfraed dengan raut wajah yang sedih seperti korban membuat Asha merasa bersalah dengan orang yang ada di depannya

"Aku tidak bermaksud menghindari dirimu, hanya saja aku tidak melihat dirimu berada di belakangku,"

"Lagipula kenapa anda di taman tuan Aelfraed?" ucap Asha dengan dingin berusaha seperti orang dewasa yang menghadapi anak kecil

"Saya ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan nona Edelstein karena kita adalah teman saat ini bukan? Dan juga saya merasa tertarik dengan ucapan yang anda katakan di saat sarapan tadi," ucap Aelfraed dengan seringaian dan tatapan tajam ke arah Asha membuat Asha menjadi berpikir kalau dia harus menjaga ucapannya dengan baik, supaya tidak asal ceplos sampai ditanyakan oleh laki-laki yang terlihat teliti di depannya.

"Mungkin saja tapi saya tidak menganggap anda sebagai teman karena pada dasarnya anda adalah tamu, ucapanku tadi karena aku tidak ingin menikah dengan orang yang aku cintai,"

"Aku hanya merasa kalau cinta itu adalah hati yang harus saling terhubung satu sama lain," ucap Asha dengan tatapan dingin tanpa menatap ke arah Aelfraed yang entah saat ini memperlihatkan ekspresi seperti apa kepada Asha yang berbicara

Kesunyian tiba-tiba terjadi diantara Aelfraed dan Asha, karena menurut Asha tidak ada lagi pembicaraan yang ingin dia bicarakan atau dia dengar, dia memutuskan untuk pergi dari tempat itu.

"Apakah dia mengingat kejadian itu hingga saat ini dia berubah?"

"Tapi syukurlah dia menggunakan kalung itu," gumam Aelfraed dengan sedih dan senyuman pahit menatap langit yang begitu cerah

Setelah pembicaraan itu sampai pada saat makan malam tidak ada pembicaraan antara kedua orang itu, Asha juga terlihat tidak peduli dengan Aelfraed yang menatapnya terus.

Sampai pada saat Asha tidur, dan melihat sebuah mimpi dimana ada sosok seorang laki-laki dan seorang perempuan yang berlutut di hadapannya memohon-mohon cinta dan kasih sayang kepada sosok laki-laki itu.

"Asha, aku sudah mengatakan berulang kali kepadamu kalau perasaanmu hanyalah obsesi bukan cinta,"

"Jika kamu masih bersikukuh menganggap itu adalah cinta maka matilah untuk diriku,"

Sosok perempuan itu mati dengan kepala terpenggal dan menggelinding ke kaki laki-laki itu dengan penuh senyuman. Perasaan Asha saat ini terasa sakit dan sesak tercabik-cabik, dia menyadari sosok laki-laki itu adalah Aelfraed yang akan membunuhnya di masa depan tapi kenapa dia yang merasakan sakit dan seolah-olah pernah berada di posisi perempuan itu.

Apakah di kehidupan pertama atau di kehidupan keduanya dia pernah menjadi Asha? Namun dia hanya ingat kalau dia telah bereinkarnasi lima kali dengan lima kehidupan berbeda dan hanya ingatan terakhirnya saja yang benar-benar berada di kepalanya saat ini. Asha tidak mengetahui kenapa dia bersikap begitu sakit ketika melihat sosok laki-laki yang dingin itu, tidak lama setelah itu dia terbangun dengan air mata dan sapu tangan yang berada di sisinya.

Asha tidak mengetahui siapa sosok orang yang begitu peduli dengannya, dan seperti menjaga dirinya di malam itu, tapi dia merasa sedikit senang jika laki-laki itu begitu baik setiap dia tidur dan memberikan hadiah kepadanya.

Sejak pertemuan dengan tamu dari Duke selatan, Aelfraed selalu datang ke mansion dan bermain bersama Asha, walaupun Asha tidak menanggapi laki-laki itu dan hanya berbicara ketika di tanya. Di setiap malam, dia selalu mendapatkan hadiah yang beranekaragam tidak di ketahui siapa yang mengirimkannya tapi dia yakin kalau orang tersebut peduli kepadanya. Kedua orang tua Asha selalu khawatir dengan putrinya yang bersikap dingin dan bahkan mendadak meminta pembelajaran menggunakan pedang di usia yang begitu muda, sampai bertahun-tahun kemudian Asha berusia lima belas tahun dan tumbuh dengan cantik.

Banyak laki-laki yang mengirimkan surat undangan pertunangan kepada Asha dan juga semuanya di tolak oleh Asha tidak terkecuali keluarga Duke selatan yang telah mengirimkan surat pertunangan berulang kali dan berulang kali Asha merobeknya sampai di ketahui oleh ibunya yang melihat kelakuan buruk putrinya.

"Asha, kamu sudah dimasa harus bertunangan jadi kamu harus menerima salah satu surat pertunangan yang di ajukan,"

"Apalagi keluarga Duke selatan sampai mengajukan beberapa kali dan kamu telah merobeknya berulang kali bukan?" ucap sang ibu dengan tatapan khawatir kepada putrinya yang sama sekali tidak tertarik dengan pertunangan ataupun pernikahan

"Aku tidak tertarik bertunangan dengan siapapun ibu lagipula ayah juga tidak melarangku tidak ingin menikah," ucap Asha dengan tatapan dingin sambil memasukkan kertas yang dia bakar ke dalam perapian namun ditarik oleh sang ibu

"Baiklah, ibu tidak akan melarangmu,"

"Tetapi bawa laki-laki yang kamu inginkan untuk bertunangan dengan dirimu, jika tidak ibu akan memilihkan pertunangan untuk dirimu,"

Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée

Terpopuler

Comments

Frando Kanan

Frando Kanan

apa mungkin bch ini reinkarnasi?

2023-04-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Reinkarnasi
2 Bab 2 Pertunangan
3 Bab 3 Caius Vil
4 Bab 4 Asha dan Caius
5 Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6 Bab 6 Teramat sopan
7 Bab 7 Edelstein
8 Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9 Bab 9 Menginap
10 Bab 10 Anak kecil
11 Bab 11 Menara sihir
12 Bab 12 Dirindukan
13 Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14 Bab 14 Dansa pertama
15 Bab 15 Gadis pelayan
16 Bab 16 Mimpi itu
17 Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18 Bab 18 Edelweiss
19 Bab 19 Negeri timur tengah
20 Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21 Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22 Bab 22 Hanya sebatas kertas
23 Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24 Bab 24 Negeri timur tengah
25 Bab 25 Afsanur Seyyal
26 Bab 26 Firasat buruk
27 Bab 27 Dia akan menyukai aku
28 Bab 28 Ehan dan Edel
29 Bab 29 Kamu tidak sadar
30 Bab 30 Pulang ke rumah
31 Bab 31 Pasangan
32 Bab 32 Lupakan segalanya
33 Bab 33 Bercerita
34 Bab 34 Akademi
35 Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36 Bab 36 Monster
37 Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38 Bab 38 Penyesalan
39 Bab 39 Penyelidikan
40 Bab 40 Putri keluarga Baron
41 Bab 41 Cermin
42 Bab 42 Penjara bawah tanah
43 Bab 43 Tidak layak di atas
44 Bab 44 Sosok yang di sesali
45 Bab 45 Tanpa aku sadari
46 Bab 46 Qi Lin
47 Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48 Bab 48 Persidangan
49 Bab 49 Di Istana atau keluar
50 Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51 Bab 51 Kunjungan
52 Bab 52 Kembali berteman?
53 Bab 53 Maaf
54 Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55 Bab 55 Calon menantu
56 Bab 56 Koki jujur
57 Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58 Bab 58 Tertidur karena menunggu
59 Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60 Bab 60 chapter special 1
61 Bab 62 Chapter special 2
62 Bab 63 Chapter special 3
63 Bab 64 Chapter special 4
64 Bab 65 Chapter special 5
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 Reinkarnasi
2
Bab 2 Pertunangan
3
Bab 3 Caius Vil
4
Bab 4 Asha dan Caius
5
Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6
Bab 6 Teramat sopan
7
Bab 7 Edelstein
8
Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9
Bab 9 Menginap
10
Bab 10 Anak kecil
11
Bab 11 Menara sihir
12
Bab 12 Dirindukan
13
Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14
Bab 14 Dansa pertama
15
Bab 15 Gadis pelayan
16
Bab 16 Mimpi itu
17
Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18
Bab 18 Edelweiss
19
Bab 19 Negeri timur tengah
20
Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21
Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22
Bab 22 Hanya sebatas kertas
23
Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24
Bab 24 Negeri timur tengah
25
Bab 25 Afsanur Seyyal
26
Bab 26 Firasat buruk
27
Bab 27 Dia akan menyukai aku
28
Bab 28 Ehan dan Edel
29
Bab 29 Kamu tidak sadar
30
Bab 30 Pulang ke rumah
31
Bab 31 Pasangan
32
Bab 32 Lupakan segalanya
33
Bab 33 Bercerita
34
Bab 34 Akademi
35
Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36
Bab 36 Monster
37
Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38
Bab 38 Penyesalan
39
Bab 39 Penyelidikan
40
Bab 40 Putri keluarga Baron
41
Bab 41 Cermin
42
Bab 42 Penjara bawah tanah
43
Bab 43 Tidak layak di atas
44
Bab 44 Sosok yang di sesali
45
Bab 45 Tanpa aku sadari
46
Bab 46 Qi Lin
47
Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48
Bab 48 Persidangan
49
Bab 49 Di Istana atau keluar
50
Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51
Bab 51 Kunjungan
52
Bab 52 Kembali berteman?
53
Bab 53 Maaf
54
Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55
Bab 55 Calon menantu
56
Bab 56 Koki jujur
57
Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58
Bab 58 Tertidur karena menunggu
59
Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60
Bab 60 chapter special 1
61
Bab 62 Chapter special 2
62
Bab 63 Chapter special 3
63
Bab 64 Chapter special 4
64
Bab 65 Chapter special 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!