Bab 12 Dirindukan

Sepulangnya Asha dari menara sihir terlihat semua teman-temannya telah tertidur lelap di ruangan mereka kumpul, terlihat keempatnya seperti anak kecil yang lelah bermain di taman. Tidak tega membangunkannya Asha menyelimuti mereka semua, tapi ketika dia ingin menyelimuti Ehan yang sedang tertidur, tangannya di tarik ke pelukannya.

"Aku merindukanmu," gumam Ehan cukup membuat Asha terkejut dengan gumam yang begitu pelan, perlahan Asha keluar dari pelukan yang cukup membuat wajahnya menjadi merah tapi karena dia mendengarkan gumaman itu

Dia merasa bukan dirinya yang sebenarnya dirindukan atau tepatnya memang tidak mungkin untuk mereka berdua menjadi pasangan. Karena cukup dengan pertunangan tanpa cinta yang dia miliki untuk kehidupan bebasnya, dibandingkan dia harus menggila dengan yang namanya racun cinta itu akan membuatnya lebih menderita dibandingkan kematian yang dilakukan dalam sekejap mata.

"Semoga gadis yang kamu cintai bisa segera menemukanmu," Gumam Asha dengan senyuman pahit sambil membelai pelan kepala laki-laki itu, tidak lama kemudian Asha meninggalkannya

Ehan tentu juga mendengarkan gumam Asha, karena dia tidak tidur sejak awal Asha kembali ke mansion. Karena Asha kembali dia hanya merasa tidak mungkin bisa banyak berbicara dengannya, dimata Asha dia adalah orang yang memiliki harga diri tinggi hingga membuatnya jauh dari Asha.

Hari-hari berlalu dengan cepat setelah kejadian itu, Asha menganggapnya seolah tidak pernah terjadi begitu juga dengan Ehan yang menganggap semuanya hanya mimpi belaka, semuanya begitu mulus tapi begitu jauh. Sampai sebuah surat yang akan mengawali kisah sebenarnya di mulai, surat dengan cap istana kerajaan tempat seorang pangeran yang sebentar lagi menuju ke usia dewasa.

Semua bangsawan diharuskan untuk pergi ke acara pesta itu, karena ini termasuk hari yang penting untuk sang pemilik pesta walaupun tidak ada hubungannya dengan Asha.

"Asha, kamu sudah tentukan akan pergi dengan siapa? Apakah tunanganmu akan datang?" tanya Grace dengan tatapan berbinar-binar

"Tidak, dia saat ini sedang di timur tengah melakukan perdagangan,"

"Aku tidak ingin mengganggu dirinya, tapi mungkin aku akan pergi sendirian," ucap Asha dengan senyuman tipis sambil memandangi cangkir teh yang terisi penuh oleh teh

Bagi para bangsawan ini adalah pesta yang akan menunjukkan jati diri mereka di pesta tapi bagi Asha ini adalah pesta dimana perubahan takdirnya harusnya terlihat karena pemeran utama akan hadir di pesta ini untuk bertemu dengan Ehan.

"Bagaimana kalau kita semua pergi bersama-sama? Aku juga tidak akan bisa hadir ke tengah ruangan aula pesta sendirian, karena aku bisa merasakan tatapan tajam dimana-mana dari para gadis bangsawan," ucap Ian dengan tatapan suram yang dianggapnya dunia akan segera berakhir dengan cepat jika itu terjadi

"Aku rasa itu ide bagus,"

"Karena aku juga belum memiliki tunangan, dan surat-surat ajakan pergi ke pesta isinya hanya gula-gula yang bisa membuatku diabetes," ucap Grace dengan senyuman kaku mengingat isi surat yang membuatnya merinding saat membacanya

Terlihat mereka begitu depresi menghadapi pesta besar yang akan di adakan oleh kerajaan, dimana mereka tidak bisa mendapatkan tempat untuk beristirahat sebelum acara inti dimulai. Semua isi ruangan di dalam istana nantinya hanya akan berisi para perempuan bangsawan yang bergosip saja jadinya mereka tidak mungkin bisa mendapatkan tempat khusus untuk mereka.

"Nona, ada surat dari menara sihir," ucap seorang pelayan yang memberikan surat kepada Asha membuat semua orang yang terlihat suram menjadi penasaran apa isi dari surat yang diberikan kepada Asha

Dibukanya surat yang diterima betapa terkejutnya itu adalah surat dari anak yang dia sponsori, terlihat perkembangan tentang anak itu bersosialisasi sampai menggunakan sihir berkembang begitu cepat membuat Asha merasakan kalau perubahan nasibnya semakin memiliki peluang.

"Asha, sepertinya isi surat itu sangat berharga untukmu,"

"Terlihat sekali ekspresi wajahmu yang suram berubah menjadi cerah,"

"Apakah itu adalah surat dari guru anak yang kamu sponsori? Apakah kamu menyukai kedua laki-laki secara bersamaan?" tanya Dain dengan seringai menggoda ke arah Asha

"Aku dan dia hanyalah teman,"

"Kami telah berteman sejak kami berdua belajar dengan guru akademi privat yang sama, guruku membawanya ketika ingin mengajar ke mansion kami,"

"Karena mungkin kami berdua sama-sama memiliki pemikiran yang sama, jadinya kami menjadi teman dekat sampai sekarang,"

"Tapi dia laki-laki yang cukup bisa di bilang laki-laki yang tergila-gila dengan uang," ucap Asha dengan tatapan ngeri mengingat sifat buruk dari laki-laki yang mengirim surat kepadanya, tapi itu cukup membuat seorang laki-laki yang duduk tidak jauh darinya cemburu dengan bukti sebuah cangkir teh di pecahkan olehnya saat diangkat

Mereka berempat menjadi panik melihat pecahan teh yang pecah berhamburan dan darah yang menetes dari tangan laki-laki itu. Dain yang memahami arti dari pecahan cangkir teh itu, langsung keluar dari ruangan dengan alasan mencari pelayan untuk membereskan pecahan cangkir teh itu dengan Ian yang ikut di seret untuk menemaninya.

Asha masih tidak mengerti maksud dari pecahan cangkir yang dipecahkan oleh laki, laki-laki di depannya malah berpikir kalau cangkir itu sangat tipis dan tidak cocok untuk perjamuan teh. Entah tidak peka terhadap perasaan orang lain atau memang dia hanya berusaha berpikir positif terhadap keadaan yang sedang terjadi.

"Tanganmu terluka Ehan,"

"Lebih baik sekarang jangan banyak bergerak ketika aku meletakan obat,"

"Kalau tidak kamu tidak akan sembuh," ucap Asha yang sedang menekan-nekan luka itu dengan kapas yang telah dilumuri oleh obat

Terlihat Ehan merasakan perih dan sakit dari luka yang ditekan-tekan oleh Asha dengan kuat, tapi karena ingin menjadi laki-laki yang kuat sesuai dengan tipe Asha, dia berusaha sebaik mungkin menahan sakitnya dengan ekspresi yang dingin dan tajam.

"Jika sakit tidak perlu menahannya," ucap Asha yang sambil meniup-niup luka di tangan Ehan supaya sakitnya berkurang, setelah ditiup-tiup oleh Asha, dia tentu merasa kalau luka tidak terlalu sakit

Asha kemudian memperban lukanya, sampai dibuat pita yang manis. Memang akan terlihat lucu jika di lihat tetapi itu juga membuatnya merasa senang karena Asha orang yang khawatir kepada dirinya.

Hari pesta telah tiba, Asha dibangunkan oleh Grace yang menginap di mansion karena dia sangat sulit dibangunkan oleh para pelayan. Tentu Grace yang yakin kalau orang tua Asha akan meminta tolong, telah bersiap membawa semua barang-barangnya ke mansion Edelstein saat menginap. Bagi Grace, dia dianggap sebagai seorang pelayan juga tidak masalah karena baginya Asha merupakan seorang penyelamat dalam kehidupannya saat pertama kali bertemu dan Asha juga menurutnya orang yang harus bahagia karena sejak kecil Asha selalu membantu Grace.

"Asha, kita akan terlambat, kalau tidak bersiap dari pagi-pagi sekali,"

Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée

Episodes
1 Bab 1 Reinkarnasi
2 Bab 2 Pertunangan
3 Bab 3 Caius Vil
4 Bab 4 Asha dan Caius
5 Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6 Bab 6 Teramat sopan
7 Bab 7 Edelstein
8 Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9 Bab 9 Menginap
10 Bab 10 Anak kecil
11 Bab 11 Menara sihir
12 Bab 12 Dirindukan
13 Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14 Bab 14 Dansa pertama
15 Bab 15 Gadis pelayan
16 Bab 16 Mimpi itu
17 Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18 Bab 18 Edelweiss
19 Bab 19 Negeri timur tengah
20 Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21 Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22 Bab 22 Hanya sebatas kertas
23 Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24 Bab 24 Negeri timur tengah
25 Bab 25 Afsanur Seyyal
26 Bab 26 Firasat buruk
27 Bab 27 Dia akan menyukai aku
28 Bab 28 Ehan dan Edel
29 Bab 29 Kamu tidak sadar
30 Bab 30 Pulang ke rumah
31 Bab 31 Pasangan
32 Bab 32 Lupakan segalanya
33 Bab 33 Bercerita
34 Bab 34 Akademi
35 Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36 Bab 36 Monster
37 Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38 Bab 38 Penyesalan
39 Bab 39 Penyelidikan
40 Bab 40 Putri keluarga Baron
41 Bab 41 Cermin
42 Bab 42 Penjara bawah tanah
43 Bab 43 Tidak layak di atas
44 Bab 44 Sosok yang di sesali
45 Bab 45 Tanpa aku sadari
46 Bab 46 Qi Lin
47 Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48 Bab 48 Persidangan
49 Bab 49 Di Istana atau keluar
50 Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51 Bab 51 Kunjungan
52 Bab 52 Kembali berteman?
53 Bab 53 Maaf
54 Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55 Bab 55 Calon menantu
56 Bab 56 Koki jujur
57 Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58 Bab 58 Tertidur karena menunggu
59 Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60 Bab 60 chapter special 1
61 Bab 62 Chapter special 2
62 Bab 63 Chapter special 3
63 Bab 64 Chapter special 4
64 Bab 65 Chapter special 5
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 Reinkarnasi
2
Bab 2 Pertunangan
3
Bab 3 Caius Vil
4
Bab 4 Asha dan Caius
5
Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6
Bab 6 Teramat sopan
7
Bab 7 Edelstein
8
Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9
Bab 9 Menginap
10
Bab 10 Anak kecil
11
Bab 11 Menara sihir
12
Bab 12 Dirindukan
13
Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14
Bab 14 Dansa pertama
15
Bab 15 Gadis pelayan
16
Bab 16 Mimpi itu
17
Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18
Bab 18 Edelweiss
19
Bab 19 Negeri timur tengah
20
Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21
Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22
Bab 22 Hanya sebatas kertas
23
Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24
Bab 24 Negeri timur tengah
25
Bab 25 Afsanur Seyyal
26
Bab 26 Firasat buruk
27
Bab 27 Dia akan menyukai aku
28
Bab 28 Ehan dan Edel
29
Bab 29 Kamu tidak sadar
30
Bab 30 Pulang ke rumah
31
Bab 31 Pasangan
32
Bab 32 Lupakan segalanya
33
Bab 33 Bercerita
34
Bab 34 Akademi
35
Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36
Bab 36 Monster
37
Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38
Bab 38 Penyesalan
39
Bab 39 Penyelidikan
40
Bab 40 Putri keluarga Baron
41
Bab 41 Cermin
42
Bab 42 Penjara bawah tanah
43
Bab 43 Tidak layak di atas
44
Bab 44 Sosok yang di sesali
45
Bab 45 Tanpa aku sadari
46
Bab 46 Qi Lin
47
Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48
Bab 48 Persidangan
49
Bab 49 Di Istana atau keluar
50
Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51
Bab 51 Kunjungan
52
Bab 52 Kembali berteman?
53
Bab 53 Maaf
54
Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55
Bab 55 Calon menantu
56
Bab 56 Koki jujur
57
Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58
Bab 58 Tertidur karena menunggu
59
Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60
Bab 60 chapter special 1
61
Bab 62 Chapter special 2
62
Bab 63 Chapter special 3
63
Bab 64 Chapter special 4
64
Bab 65 Chapter special 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!