Bab 8 Laki-laki bermuka datar

Asha dan Grace merasa aneh kenapa kedua orang laki-laki yang biasanya sering menghujat dan berbicara blak-blakan menjadi diam saat ini di depan Caius.

"Tidak biasanya kalian diam-diam, biasanya kalian suka berbicara blak-blakan," ucap Grace dengan tatapan tajam ke arah kiri dan kanannya, tapi keduanya menggelengkan kepala secara bersamaan

Hanya Grace dan Asha yang asik dalam pembicaraan sedangkan ketiga laki-laki itu tidak banyak berbicara, sampai Asha di ajak oleh Caius untuk keliling kota, Asha memandang ke arah ketiga yang mengisyaratkan kalau teman-teman tidak mungkin bisa di tinggalkan tapi ketiganya dengan kompak mengisyaratkan pergi saja, karena mereka sudah terbiasa bertindak seenaknya dirumah teman yang dikatakan anggap saja rumah sendiri.

Ketika Asha dan Caius keluar dari mansion, kiri dan kanan Grace baru menghela nafas panjang karena lega.

"Jadi apa yang terjadi kepada kalian berdua hingga sampai diam seperti itu?" tanya Grace dengan tatapan kebingungan ke arah kiri dan kanannya

"Aku tau tingkat kesadaranmu rendah oleh karena itu harus kamu ketahui, orang yang bertunangan dengan Asha adalah orang yang tidak ingin hadir hari ini ke mansion Edelstein walaupun kita menyeretnya," ucap Ian dengan tatapan suramnya karena tidak menduga yang terjadi

"Kamu tidak bercanda kan?"

"Dain, katakan kalau yang dikatakan oleh Ian adalah kebohongan,"

"Laki-laki itu selalu bermuka datar di hadapan kita semua bagaimana bisa dia sangat ingin bertunangan dengan Asha yang begitu imut?" ucap Grace dengan tatapan tidak percaya tapi ketika Grace mengingat-ingat kembali kejadian di pesta, dia akhirnya sadar kenapa laki-laki itu pernah tersenyum pada saat Asha membicarakan tunangannya yang perhatian

"Kalau begitu hanya Asha saja yang tidak sadar kalau Ehan adalah tunangannya?" tanya Grace dengan mata terbelalak karena baru mengerti

Ian dan Dain mengetahui kalau Ehan adalah tunangan Asha karena pada saat mereka masih berumur empat belas tahun mereka pergi ke festival secara diam-diam tanpa membawa pengawal untuk mengawal mereka, dan itu yang membuat mereka jadi harus menyamar tapi pada saat itu Asha mendadak demam jadinya dia tidak bisa ikut ke dalam festival yang di adakan, Grace pada saat itu hanya ikut setengah acara dari festival yang berlangsung karena setelah itu dia tertangkap oleh pelayan keluarganya pada saat berpisah dengan kedua orang itu. Pelayan keluarganya tau kalau Grace ada di festival karena Asha yang bergumam saat demam tinggi, tentu ini membuat para pemimpin kepala keluarga mencari keempat anaknya, tapi karena Grace khawatir dengan keadaan Asha yang sedang sakit dia memutuskan untuk menginap di mansion milik keluarga Asha supaya besok paginya dia bisa melihat kondisi keadaan Asha yang sakit.

Disisi lain Asha kini sedang berjalan berduaan di alun-alun bersama dengan Ehan, terlihat keduanya tidak saling berbicara karena bingung ingin berbicara apa dalam perjalanan, sampai Asha mendengarkan suara anak kecil bertengkar yang membuatnya langsung berjalan ke asal suara, walaupun tempatnya berada di gang yang sepi dan sempit dimana biasanya para perampok atau anak-anak jalanan yang tinggal.

"Asha, kamu tau kan kalau ini adalah tempat yang berbahaya?"

"Jadi, jangan mencoba-coba berjalan ke arah sana," ucap Caius sambil menggenggam pergelangan tangan milik Asha dengan erat supaya Asha tidak berjalan ke arah sana, tetapi Asha adalah orang yang lemah hatinya kepada anak kecil tentu dia tidak akan tega mendengarkan asal suara itu

"Aku tau itu tempat yang berbahaya tetapi aku ingin tau apa yang terjadi di sana,"

"Dan juga aku bisa melindungi diriku sendiri jadi jangan khawatir jika kamu tidak ingin menemaniku ke tempat itu," ucap Asha dengan gelengan pelan tidak setuju kepada Ehan

Entah karena Ehan sayang atau tidak ingin di benci oleh Asha, dia membiarkan Asha berjalan ke lorong itu dengan dirinya yang menjaganya di belakang. Terlihat di setiap mereka melewati lorong itu ada banyak orang-orang berpakaian compang-camping, orang-orang yang lemas menahan lapar, dan orang-orang yang berteriak-teriak tentang masalah mereka untuk bertahan hidup di hari itu. Miris rasanya bagi Asha yang melihat kejadian ini tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa walaupun dia berasal dari keluarga Duke karena jika dia membantu satu orang maka dia harus membantu semua orang yang berada di sana. Belum pasti kalau mereka akan berterimakasih atas pemberian yang diberikan oleh keluarga Duke, karena sebagian dari mereka adalah orang-orang yang mungkin tidak akan puas kepada hal kecil.

Terlihat anak kecil itu di pukuli oleh segerombolan anak-anak yang berada di depannya terlihat mereka saling memukul. Asha menyadari kalau laki-laki yang dipukuli itu tidak asing, dengan seseorang langsung menghentikan pertengkaran itu tapi tidak lama kemudian anak laki-laki itu pingsan.

"Hentikan, pertengkaran ini,"

"Dan kalian yang memukul anak ini segera tinggalkan tempat ini atau nyawa kalian juga akan hilang," ucap Asha dengan tatapan mengancam karena kalau tidak dia akan dianggap sebagai mangsa yang empuk oleh orang-orang yang berada di gang kecil itu

"Caius, gendong anak itu dan ingat jangan sampai dia tergores,"

"Aku menginginkan setiap tubuhnya mulus untuk di jual ke tempat perbudakan," ucap Asha dengan tatapan dingin membuat Caius terkejut tapi dia mengerti situasinya saat ini hingga dia mengikuti saja apa yang di inginkan oleh Asha

Sampai mereka keluar dari gang kecil itu, tidak seorangpun yang berani berbuat sesuatu kepada mereka. Ketika telah jauh dari gang kecil itu, Asha bisa bernafas dengan lega karena dia harus berusaha menjadi seperti orang yang haus darah jika di sedikit saja di tabrak.

"Caius, kita kembali ke mansion ya?" ucap Asha dengan senyuman lelah, walaupun belum terlihat mereka berdua bersenang-senang di sana di alun-alun

Caius yang mengerti dengan keadaan Asha yang lelah hanya mengangguk mengerti dan keduanya pulang ke mansion dengan seorang anak. Disana ada Grace yang menyambut keduanya, tapi tiba-tiba melihat anak itu Grace menjadi menatap curiga kepada keduanya.

"Kalian tidak mungkin punya anak duluan bukan? Dan menyembunyikannya selama bertahun-tahun," ucap Grace dengan tatapan curiga yang kemudian di getok kepalanya oleh Dain karena bersikap yang aneh-aneh

"Mana mungkin ada hal yang seperti itu,"

"Kalau memang itu anak mereka berdua, Asha dan tunangannya tidak mungkin membawa anaknya dengan keadaan kotor dan penuh dengan luka begitu,"

"Setidaknya dengan pakaian yang bagus dan rapi,"

Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée

Episodes
1 Bab 1 Reinkarnasi
2 Bab 2 Pertunangan
3 Bab 3 Caius Vil
4 Bab 4 Asha dan Caius
5 Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6 Bab 6 Teramat sopan
7 Bab 7 Edelstein
8 Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9 Bab 9 Menginap
10 Bab 10 Anak kecil
11 Bab 11 Menara sihir
12 Bab 12 Dirindukan
13 Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14 Bab 14 Dansa pertama
15 Bab 15 Gadis pelayan
16 Bab 16 Mimpi itu
17 Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18 Bab 18 Edelweiss
19 Bab 19 Negeri timur tengah
20 Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21 Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22 Bab 22 Hanya sebatas kertas
23 Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24 Bab 24 Negeri timur tengah
25 Bab 25 Afsanur Seyyal
26 Bab 26 Firasat buruk
27 Bab 27 Dia akan menyukai aku
28 Bab 28 Ehan dan Edel
29 Bab 29 Kamu tidak sadar
30 Bab 30 Pulang ke rumah
31 Bab 31 Pasangan
32 Bab 32 Lupakan segalanya
33 Bab 33 Bercerita
34 Bab 34 Akademi
35 Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36 Bab 36 Monster
37 Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38 Bab 38 Penyesalan
39 Bab 39 Penyelidikan
40 Bab 40 Putri keluarga Baron
41 Bab 41 Cermin
42 Bab 42 Penjara bawah tanah
43 Bab 43 Tidak layak di atas
44 Bab 44 Sosok yang di sesali
45 Bab 45 Tanpa aku sadari
46 Bab 46 Qi Lin
47 Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48 Bab 48 Persidangan
49 Bab 49 Di Istana atau keluar
50 Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51 Bab 51 Kunjungan
52 Bab 52 Kembali berteman?
53 Bab 53 Maaf
54 Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55 Bab 55 Calon menantu
56 Bab 56 Koki jujur
57 Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58 Bab 58 Tertidur karena menunggu
59 Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60 Bab 60 chapter special 1
61 Bab 62 Chapter special 2
62 Bab 63 Chapter special 3
63 Bab 64 Chapter special 4
64 Bab 65 Chapter special 5
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1 Reinkarnasi
2
Bab 2 Pertunangan
3
Bab 3 Caius Vil
4
Bab 4 Asha dan Caius
5
Bab 5 Calon pewaris setiap keluarga duke
6
Bab 6 Teramat sopan
7
Bab 7 Edelstein
8
Bab 8 Laki-laki bermuka datar
9
Bab 9 Menginap
10
Bab 10 Anak kecil
11
Bab 11 Menara sihir
12
Bab 12 Dirindukan
13
Bab 13 Memulai kisah dari novel ini
14
Bab 14 Dansa pertama
15
Bab 15 Gadis pelayan
16
Bab 16 Mimpi itu
17
Bab 17 Mustahil untuknya melupakan
18
Bab 18 Edelweiss
19
Bab 19 Negeri timur tengah
20
Bab 20 Diperlakukan layaknya antagonis
21
Bab 21 Kesempurnaan itu adalah kebohongan
22
Bab 22 Hanya sebatas kertas
23
Bab 23 Menantikan kebahagiaan dirimu
24
Bab 24 Negeri timur tengah
25
Bab 25 Afsanur Seyyal
26
Bab 26 Firasat buruk
27
Bab 27 Dia akan menyukai aku
28
Bab 28 Ehan dan Edel
29
Bab 29 Kamu tidak sadar
30
Bab 30 Pulang ke rumah
31
Bab 31 Pasangan
32
Bab 32 Lupakan segalanya
33
Bab 33 Bercerita
34
Bab 34 Akademi
35
Bab 35 Keluarga yang tidak waras
36
Bab 36 Monster
37
Bab 37 Kehidupan sebelumnya
38
Bab 38 Penyesalan
39
Bab 39 Penyelidikan
40
Bab 40 Putri keluarga Baron
41
Bab 41 Cermin
42
Bab 42 Penjara bawah tanah
43
Bab 43 Tidak layak di atas
44
Bab 44 Sosok yang di sesali
45
Bab 45 Tanpa aku sadari
46
Bab 46 Qi Lin
47
Bab 47 Sadar dari tidur panjang
48
Bab 48 Persidangan
49
Bab 49 Di Istana atau keluar
50
Bab 50 Diakui dalam dunia pertarungan
51
Bab 51 Kunjungan
52
Bab 52 Kembali berteman?
53
Bab 53 Maaf
54
Bab 54 Kontrak kepastian perasaan
55
Bab 55 Calon menantu
56
Bab 56 Koki jujur
57
Bab 57 Pembicaraan dengan raja
58
Bab 58 Tertidur karena menunggu
59
Bab 59 End Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
60
Bab 60 chapter special 1
61
Bab 62 Chapter special 2
62
Bab 63 Chapter special 3
63
Bab 64 Chapter special 4
64
Bab 65 Chapter special 5

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!