EPISODE KESEPULUH

Malam kian beranjak.

Suara katak, jangkrik dan serangga liar diluar rumah besar warisan Ali terdengar begitu berisik.

Kwong kwong kwong

Kriiiik kriiiik kriiiik....

Rrrrzzzz rrrrzzzz rrrrzzzz...

Kian malam kian gaduh.

Tapi Ali justru merasa terhibur dan nyaman karena suara-suara hewan di luar sana seperti sengaja menemani malamnya yang hanya berdua dengan si Hitam di dalam kamar.

Malam benar-benar terasa syahdu.

Malam pertama di kampung kelahiran Bapaknya.

Kamar yang luas. Sangat luas bahkan satu ruangan itu lebarnya bisa lima kali lipat dari rumah kontrakan Ali di Jakarta.

Ali tidur di atas ranjang besar dengan kasur busa original asli buatan Eropa. Walau belum sempat ia bersihkan dengan benar, hanya dibuka lembaran kain putih lebar yang menutupi permukaannya.

Hari ini Ali terlalu antusias bermain dengan teman baru, yaitu Keti dan Pak Setan.

Awal pertemuan mereka lumayan menyeramkan. Namun setelah mengenal lebih jauh, Ali merasa kalau baik Keti juga Pak Setan adalah orang-orang baik. Seperti biasa, orang desa selalu tampil lugu dan apa adanya. Walau dipandangan Ali, mereka agak misterius memang.

Malam perlahan beranjak meninggalkan kegelapannya.

Menjelang pagi, suasana sekitar rumah sepi sekali. Bahkan tak terdengar azan Subuh yang berkumandang seperti ketika Ali tinggal di Ibukota. Walaupun bukan seorang muslim yang amat taat beribadah, tapi Ali selalu semangat bangun pagi dan subuhan di masjid. Setelah itu, sebungkus nasi uduk lengkap Mpok Romlah mengawali harinya yang keras.

Tapi di kampung ini, semua itu musnah. Hanya perut yang keroncongan karena belum makan sejak kemarin.

Ponselnya juga sepi tak ada chat yang masuk.

"Pantas saja, baterenya lowbat. Hm... Ternyata kini hape ini beneran ga ada guna!" gerutu Ali sembari memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas ransel.

"Meooong..."

Ali menoleh pada si Hitam yang tidur di bawah ranjangnya dengan hamparan kain putih penutup ranjang.

Ali tersenyum. Ia bangun, kemudian berusaha meraih kucing yang menurutnya sangat sopan hingga benar-benar tidur di lantai tanpa berani beranjak dan naik ke atas ranjang tidur mencari kehangatan.

Tapi anehnya si Hitam malah menggeliat meloncat dari dekapan tangannya.

"Hei, kenapa Hitam?"

Ali tertawa kecil, Hitam mengibaskan ekornya dengan gaya seperti seorang betina yang malu-malu kucing.

"Hahaha...! malu-malu kucing ya!?"

Ali bangkit dari tempat tidur. Meregangkan semua ototnya hingga terdengar bunyi kretek yang membuat Hitam menatap Ali lama.

"Cari sarapan yuk?" kata Ali pada si Hitam.

"Meooong..."

Kucing hitam itu sangat pintar. Ia seperti mengerti apa yang Ali ucapkan dan meresponnya cepat.

Ali berjalan menuju pintu belakang. Tujuannya adalah kolam mata air.

"Mandi yuk?" tutur Ali sambil meraih tubuh si Hitam.

"Meong meong meong, rrrrrrggg..."

Si Hitam meloncat dari dekapan Ali. Seperti emosi dan marah, kucing itu mengeong juga meraung kecil.

"Hahaha...! Kamu ini kucing betina ya? Koq sering banget marah-marah mirip cewek? hahaha..."

Ali tertawa bahagia. Apalagi ketika wajahnya sudah terkena air kolam yang segar dan menyejukkan. Energinya seperti baterai yang baru diisi. Semangat hidupnya meninggi lagi.

Ali jahil mencipratkan air ke tubuh si Hitam yang duduk menjauh di pojokan.

"Meooong... Grrrr.." Si Hitam makin menjauh kabur.

"Hahaha, mandi Hitam, ayo mandi! Air ini beneran seger, tau!"

Ali membuka seluruh pakaiannya. Ia ingin mandi walaupun masih sangat pagi dan airnya dingin sekali. Namun setelah mengena kulit wajah dan Ali merasakan kesegaran luar biasa, ia jadi tergoda untuk berenang-renang di air kolam yang kedalamannya tak lebih dari setengah meteran saja itu.

Jeburrr

Kecipak kecipak.

"Tem! Item! Tapi kalo item itu panggilan buat kucing laki-laki. Karena kamu kucing perempuan, baiknya kupanggil Hitam Manis aja deh!"

Ali seperti berbicara dengan dirinya sendiri. Lalu sibuk terbuai segarnya air kolam yang semakin menenangkan perasaannya.

Pemuda itu mengambil air dengan dua telapak tangannya dari pancuran kecil yang mengalir lewat celah-celah mata air yang terus memuncah. Kemudian meneguknya pelan.

"Hmmm... enaknya!" gumamnya lagi dengan suara mirip des+han.

Hampir setengah jam lebih, Ali nyebur di sana. Akhirnya Ia baru sadar kalau perutnya yang lapar semakin keroncongan minta di isi.

Ia bergegas naik dan mengenakan handuk kecilnya untuk menutupi bagian berharga tubuhnya.

"Aih!? Mana si Hitam Manis? Kabur duluan!"

Ali hanya bisa berdecak. Kucing hitam itu seperti biasa, kabur dan menghilang setiap kali Ia mandi.

Dengan semangat empat lima, pria muda yang pertengahan tahun ini akan menginjak usia dua puluh tahun itu bergegas ke warung Pak Setan.

Sepeda gunung kini menjadi tunggangan setianya mencari sarapan.

"Assalamualaikum!"

"Waalaikum salam!"

Seorang perempuan separuh baya keluar dari warung dengan jalan pincang. Cukup membuat perhatian Ali tertuju pada salah satu kakinya yang sepertinya agak panjang sebelah.

Kayaknya ini istrinya pak Setan, deh! Gumam hati kecil Ali.

"Bu, saya Ali. Boleh pesan nasi goreng ga?"

"Oh, Ali Akbar yang kemarin beli lilin?" katanya balik bertanya.

"Iya. Hehehe... Bu, Pak Setan kemana?"

"Dia lagi ke kebun dulu. Siang baru ada di rumah!"

"Oh gitu. Ngomong-ngomong dimana kebunnya? Jauh kah?"

"Dekat pemakaman desa."

Ali mengangguk pelan.

Pemakaman desa? Berarti dulu penduduk ini banyak dong ya? Coz ada pemakaman segala. Atau mungkin desa ini adalah desa pembuangan orang mati saja. Sementara yang hidup, ogah tinggal di desa ini!?

Ali hanya bisa menerka-nerka.

Dia menyantap nasi goreng bumbu kunyit buatan istri pak Setan.

"Ibu..."

"Ya?"

"Kenapa orang tuanya pak Setan beri nama bapak dengan nama SETAN?" tanya Ali kian penasaran.

"Itu karena Mbah Toro yang menyuruh."

"Aihh?!?" Sontak Ali berseru, dibuat kebingungan.

Apa? Mbah yang nyuruh? Lah? Emangnya Pak Setan itu anak siapa? Koq Mbah gue yang kasih nama? Ada hubungan apa antara Mbah Toro sama orang tuanya Pak Setan?Apa?

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

ExNiceBoy

ExNiceBoy

up lagi thor

2023-04-06

1

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

lanjut 😍

2023-04-06

0

Mom La - La

Mom La - La

Aih. mkin pnasaran z.

2023-04-06

0

lihat semua
Episodes
1 EPISODE KESATU
2 EPISODE KEDUA
3 EPISODE KETIGA
4 EPISODE KEEMPAT
5 EPISODE KELIMA
6 EPISODE KEENAM
7 EPISODE KETUJUH
8 EPISODE KEDELAPAN
9 EPISODE KESEMBILAN
10 EPISODE KESEPULUH
11 EPISODE KESEBELAS
12 EPISODE KEDUA BELAS
13 EPISODE KETIGA BELAS
14 EPISODE KEEMPAT BELAS
15 EPISODE KELIMA BELAS
16 EPISODE KEENAM BELAS
17 EPISODE KETUJUH BELAS
18 EPISODE KEDELAPAN BELAS
19 EPISODE KESEMBILAN BELAS
20 EPISODE KEDUA PULUH
21 EPISODE KEDUA PULUH SATU
22 EPISODE KEDUA PULUH DUA
23 EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24 EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25 EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26 EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27 EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28 EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29 EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30 EPISODE KETIGA PULUH
31 EPISODE KETIGA PULUH SATU
32 EPISODE KETIGA PULUH DUA
33 EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34 EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35 EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36 EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37 EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38 EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39 EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40 EPISODE KEEMPAT PULUH
41 EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42 EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43 EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44 EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45 EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46 EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47 EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48 EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49 EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50 EPISODE KELIMA PULUH
51 EPISODE KELIMA PULUH SATU
52 EPISODE KELIMA PULUH DUA
53 EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54 EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55 EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56 EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57 EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58 EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59 EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60 EPISODE KEENAM PULUH
61 EPISODE KEENAM PULUH SATU
62 EPISODE KEENAM PULUH DUA
63 EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64 EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65 EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66 EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67 EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68 EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69 EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70 EPISODE KETUJUH PULUH
71 EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72 EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73 EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74 EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75 EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76 EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77 EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78 EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79 EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80 EPISODE KEDELAPAN PULUH
81 EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82 EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83 EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA
Episodes

Updated 83 Episodes

1
EPISODE KESATU
2
EPISODE KEDUA
3
EPISODE KETIGA
4
EPISODE KEEMPAT
5
EPISODE KELIMA
6
EPISODE KEENAM
7
EPISODE KETUJUH
8
EPISODE KEDELAPAN
9
EPISODE KESEMBILAN
10
EPISODE KESEPULUH
11
EPISODE KESEBELAS
12
EPISODE KEDUA BELAS
13
EPISODE KETIGA BELAS
14
EPISODE KEEMPAT BELAS
15
EPISODE KELIMA BELAS
16
EPISODE KEENAM BELAS
17
EPISODE KETUJUH BELAS
18
EPISODE KEDELAPAN BELAS
19
EPISODE KESEMBILAN BELAS
20
EPISODE KEDUA PULUH
21
EPISODE KEDUA PULUH SATU
22
EPISODE KEDUA PULUH DUA
23
EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24
EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25
EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26
EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27
EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28
EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29
EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30
EPISODE KETIGA PULUH
31
EPISODE KETIGA PULUH SATU
32
EPISODE KETIGA PULUH DUA
33
EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34
EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35
EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36
EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37
EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38
EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39
EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40
EPISODE KEEMPAT PULUH
41
EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42
EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43
EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44
EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45
EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46
EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47
EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48
EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49
EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50
EPISODE KELIMA PULUH
51
EPISODE KELIMA PULUH SATU
52
EPISODE KELIMA PULUH DUA
53
EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54
EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55
EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56
EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57
EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58
EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59
EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60
EPISODE KEENAM PULUH
61
EPISODE KEENAM PULUH SATU
62
EPISODE KEENAM PULUH DUA
63
EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64
EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65
EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66
EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67
EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68
EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69
EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70
EPISODE KETUJUH PULUH
71
EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72
EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73
EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74
EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75
EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76
EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77
EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78
EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79
EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80
EPISODE KEDELAPAN PULUH
81
EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82
EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83
EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!