EPISODE KEDUA

"Kenapa Lo diem aja pas si Anton mulai bertingkah nge-bully Elo?"

Ali tahu, reaksi Firman pasti akan seperti ini.

Dia-lah teman sejati Ali.

"Biarinin ajalah. Toh apa yang Anton bilang emang bener, Man!"

"Yassalam! Andai malam itu gue juga ada disitu, gue pastiin bakalan ada duel maut tuh antara gue sama si Cong*r Anj*ng itu!"

"Hehehe...! Gue ga ngelawan karena semua yang dia bilang itu kenyataan, Bro!"

"Kenyataan tapi bukan berarti jadi bahan candaan bullyan kayak gitu. Dia itu udah playing victim sama Lo! Dan gilanya lagi, yang laen ga ada yang berani lawan padahal jelas-jelas tu orang ngelakukan kesalahan!"

"Udahlah! Anton cuma pengen suasana reuni kali ini berbeda mungkin! Dan gue bersyukur kalo kali ini gue-lah yang jadi pemeran utama. Hehehe..."

"Sakit Lo ya? Sakit berobat. Mental Lo udah tumpul tuh kepekaannya!" sungut Firman kesal. Dia hanya bisa ngedumel melihat reaksi Ali yang pasif.

"Lo dengerin nih sumpah gue, Li! Mulai hari ini, gue bersumpah. Ga akan lagi mau ikutan reuni SD. Apaan itu reuni 'sampah'! Ngebully kemiskinan temen dianggap candaan semata! Bullshiiit itu!"

"Hahaha..., Lo ga sadar Man! Lo sendiri nyebut reuni 'sampah'. Itu apa namanya? Bully sampah juga kan Lo? Hahaha..."

"Ehh? Ih, bukan gitu maksud gue! Anjirrrr gue masuk perangkap gue sendiri! Hahaha... Sori, sori! Lo faham maksud gue, Li?"

Ali menggelengkan kepala kuat-kuat. Sengaja menggoda Firman yang mukanya merah bagaikan lampu lalu lintas di perempatan jalan raya.

Tawa mereka menggema. Mengumandang kalau kemiskinan tidak jadi penghalang kebahagiaan. Sampai tiba-tiba...

"Assalamualaikum!"

Mereka menoleh serempak ke arah suara lembut nan memikat dan menjawab salamnya.

"Waalaikum salam!"

Laila Purnama.

Ali dan Firman saling bertatapan.

"Laila? Sini, sini La! Kita lagi ngobrol santai. Sini gabung!"

Laila Purnama. Sebenarnya Ali dan Laila tinggal bertetangga. Dan sebenarnya pula, mereka bertiga itu bersahabat karib. Bedanya, Laila anak perumahan depan yang rumahnya gedong mentereng.

Sementara rumah kontrakan Ali berada di ujung berung perkampungan kumuh tepat di belakang perumahan elit Laila.

Mereka bersahabat sejak lima tahun lalu tanpa ada teman SD yang mengetahui keakraban yang terjalin diantara mereka.

Laila adalah Cinderella.

Laila benar-benar seperti Laila Majnun.

Dan Ali, hanya bisa terpesona oleh keindahan cahayanya dalam diam.

Oh mungkinkah diri ini

Dapat merubah buih

Yang memutih

Menjadi permadani

Seperti pinta

Yang kau ucap

Dalam janji cinta

^^^Juga mustahil bagiku^^^

^^^Menggapai bintang di langit^^^

^^^Siapakah diriku^^^

^^^Hanya insan biasa^^^

^^^Semua itu^^^

^^^Sungguh aku^^^

^^^Tiada mampu^^^

Sepenggal lagu yang kembali viral setelah direcycle. Seperti itulah perasaan Ali pada Laila dan juga kesadaran diri Ali menilai sisi lemahnya.

Basecamp mereka adalah rumah pohon yang ada di belakang rumah kontrakan Ali.

Rumah bambu sederhana buatan almarhum Bapaknya yang dibuat di atas ketinggian sepuluh meter dan dibangun dengan menopang ke batang besar pohon sengon yang sudah berpuluh-puluh tahun tumbuh dan hidup bersama.

Awalnya Bapak iseng membuat rumah kayu itu untuk tempat bermain Ali karena halaman sekitar rumah penuh dengan barang rongsokan.

Bapak Ali adalah pria yang sangat menyayangi anak dan istrinya. Meskipun beliau tidak mampu membahagiakan dengan harta, tapi hati Ali telah dipenuhi memori kenangan indah bersama Bapak juga Ibu.

Sempat depresi dan terpuruk sendiri ketika virus mematikan membuat seluruh penduduk Indonesia terisolasi dalam rumah sendiri. Hingga Bapak Ibu Ali turut serta terpapar dan terkontaminasi lalu meninggal dunia kena Virus corona 19. Masa-masa sulit yang hampir membuat Ali gila.

Berbekal dari harta emas perhiasan milik Ibu dan beberapa aset barang berharga Bapak, dua tahun Ali lanjutkan hidup berkat dorongan support Firman dan Laila.

Bekerja serabutan apapun itu selagi halal, pasti Ali lakukan demi menyambung hidup.

Firman dan Laila, lebih dari sekedar teman. Lebih dalam dari sebatas sahabat. Hubungan mereka, sangat dekat laksana saudara sedarah.

Tapi baik Ali maupun Firman sepertinya punya perasaan yang sama.

Sama-sama mendamba cinta Laila.

Berbeda dengan gadis imut itu. Laila justru pure murni menyodorkan tali persahabatan menjadi tali persaudaraan.

Senyumnya yang manis semanis madu, tawanya yang renyah serenyah wafer Tango yang berapa lapisan, ratusan. Semuanya terlihat polos tanpa beban.

Bagaimana bisa, seorang putri raja cantik jelita bergabung dan bermain selalu bersama dua orang miskin yang tidak punya taji untuk bergaul luas dengan mereka yang lebih berpunya.

Ini adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan pada Ali dan juga Firman.

Ayah Firman adalah seorang kuli bangunan. Ibunya seperti ibu Ali, hanya Ibu rumah tangga biasa yang kerjanya mengurus anak dan rumah.

Bedanya, Ali anak tunggal. Sementara Firman sulung empat bersaudara.

Dia kesal kalau belajar dirumahnya karena suara berisik adik-adiknya. Hingga lebih sering menghabiskan waktu belajar dan bermain dengan Ali, walaupun harus menempuh perjalanan kaki sekitar satu kilometer dari rumahnya yang milik pribadi meski hanya sepetak.

"Gue ga nyangka, akhirnya Lo mau juga datang ke acara reuni SD kita!" kata Laila dengan mengulum senyum dan duduk dilantai kayu rumah pohon yang mulai rapuh dimakan usia.

"Hehehe..., akhirnya gue hadir setelah kalian berdua selalu cerita si ini cerita si itu, begini begitu bla bla bla!" tambah Ali membuat Firman menyeringai.

"Tapi begonya Elo, mau aja jadi bahan bullyan temen-temen semua tanpa perlawanan!" sungut Firman.

"Maaf, Li! Gue ga bisa menolong! Gue juga pecundang ya, Man? Ga ada nyali buat bela teman!"

"Laila itu perempuan! Lagian gue ga marah sama Laila. Gue marahnya sama si Ali! Bodohnya dia diem aja dibully teman sekelas pas baru pertama kali reunian!"

"Hhh... Keonaran mereka semakin kompak! Gue juga bodoh. Cuma bisa diam melihat dan menyaksikan kelakuan mereka tanpa berani membela teman sendiri!"

"Kegoblokan yang hakiki!" cetus Firman lagi.

"Boleh ga kita ganti topik?" lerai Ali yang mulai jengah dengan obrolan yang menyesakkan dada.

"Topik mau diganti siapa? Ganti sama Bonge' apa Dylan cepmek?"

"Hahaha... Hahaha, Firman ish! Hahaha bisa aja deh Lo!"

Seperti biasa, Firman selalu bisa membuat Laila tertawa ngakak. Dan mereka berdua hanya bisa terpukau terpesona dengan keindahan alami natural ciptaan Tuhan.

Tuhan... Cantik nian Laila Purnama. Cantik secantik nama dan juga budi pekertinya. Bolehkah aku memiliki cinta dan perhatiannya walau sekali saja?

Oh tidak. Ali tidak boleh lupa pada janji persahabatan yang kami ucapkan tiga tahun lalu. Ia mulai mengingat masa-masa sulit persahabatan tiga serangkai. Kala itu usia mereka enam belas tahun dan sama-sama duduk di kelas dua SMA.

Kisah itu bermula...

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Sarah ajha

Sarah ajha

Cinta itu yah...

2023-05-31

0

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

langsung like and fav ❤️

2023-04-03

0

ɳσҽɾ

ɳσҽɾ

Ini novel ciri khas Bubun banget, semongko

2023-04-01

2

lihat semua
Episodes
1 EPISODE KESATU
2 EPISODE KEDUA
3 EPISODE KETIGA
4 EPISODE KEEMPAT
5 EPISODE KELIMA
6 EPISODE KEENAM
7 EPISODE KETUJUH
8 EPISODE KEDELAPAN
9 EPISODE KESEMBILAN
10 EPISODE KESEPULUH
11 EPISODE KESEBELAS
12 EPISODE KEDUA BELAS
13 EPISODE KETIGA BELAS
14 EPISODE KEEMPAT BELAS
15 EPISODE KELIMA BELAS
16 EPISODE KEENAM BELAS
17 EPISODE KETUJUH BELAS
18 EPISODE KEDELAPAN BELAS
19 EPISODE KESEMBILAN BELAS
20 EPISODE KEDUA PULUH
21 EPISODE KEDUA PULUH SATU
22 EPISODE KEDUA PULUH DUA
23 EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24 EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25 EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26 EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27 EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28 EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29 EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30 EPISODE KETIGA PULUH
31 EPISODE KETIGA PULUH SATU
32 EPISODE KETIGA PULUH DUA
33 EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34 EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35 EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36 EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37 EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38 EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39 EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40 EPISODE KEEMPAT PULUH
41 EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42 EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43 EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44 EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45 EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46 EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47 EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48 EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49 EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50 EPISODE KELIMA PULUH
51 EPISODE KELIMA PULUH SATU
52 EPISODE KELIMA PULUH DUA
53 EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54 EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55 EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56 EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57 EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58 EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59 EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60 EPISODE KEENAM PULUH
61 EPISODE KEENAM PULUH SATU
62 EPISODE KEENAM PULUH DUA
63 EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64 EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65 EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66 EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67 EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68 EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69 EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70 EPISODE KETUJUH PULUH
71 EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72 EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73 EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74 EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75 EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76 EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77 EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78 EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79 EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80 EPISODE KEDELAPAN PULUH
81 EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82 EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83 EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA
Episodes

Updated 83 Episodes

1
EPISODE KESATU
2
EPISODE KEDUA
3
EPISODE KETIGA
4
EPISODE KEEMPAT
5
EPISODE KELIMA
6
EPISODE KEENAM
7
EPISODE KETUJUH
8
EPISODE KEDELAPAN
9
EPISODE KESEMBILAN
10
EPISODE KESEPULUH
11
EPISODE KESEBELAS
12
EPISODE KEDUA BELAS
13
EPISODE KETIGA BELAS
14
EPISODE KEEMPAT BELAS
15
EPISODE KELIMA BELAS
16
EPISODE KEENAM BELAS
17
EPISODE KETUJUH BELAS
18
EPISODE KEDELAPAN BELAS
19
EPISODE KESEMBILAN BELAS
20
EPISODE KEDUA PULUH
21
EPISODE KEDUA PULUH SATU
22
EPISODE KEDUA PULUH DUA
23
EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24
EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25
EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26
EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27
EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28
EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29
EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30
EPISODE KETIGA PULUH
31
EPISODE KETIGA PULUH SATU
32
EPISODE KETIGA PULUH DUA
33
EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34
EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35
EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36
EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37
EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38
EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39
EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40
EPISODE KEEMPAT PULUH
41
EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42
EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43
EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44
EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45
EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46
EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47
EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48
EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49
EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50
EPISODE KELIMA PULUH
51
EPISODE KELIMA PULUH SATU
52
EPISODE KELIMA PULUH DUA
53
EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54
EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55
EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56
EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57
EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58
EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59
EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60
EPISODE KEENAM PULUH
61
EPISODE KEENAM PULUH SATU
62
EPISODE KEENAM PULUH DUA
63
EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64
EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65
EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66
EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67
EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68
EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69
EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70
EPISODE KETUJUH PULUH
71
EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72
EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73
EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74
EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75
EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76
EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77
EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78
EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79
EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80
EPISODE KEDELAPAN PULUH
81
EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82
EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83
EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!