EPISODE KETUJUH BELAS

Ali pamit pulang setelah perutnya kenyang.

Ia malu hati, belum mandi tapi sudah makan singkong rebus banyak sekali.

Sungguh pagi yang indah, karena memiliki tetangga lain selain Pak Setan dan Bu Susanah juga Keti.

Si Hitam masih setia mengekornya. Namun seketika Hitam melonjak pergi ketika Ali membuka pakaiannya satu persatu.

Sontak Ali tertawa.

"Kamu malu ya, Hitam? Lihat Aku bug++ begini! Hahaha...! Ya sudah, mainlah sana. Kalau bisa, pulang nanti bawa pasangan!" kekeh Ali bergurau layaknya sesama manusia.

Ali mandi dan berganti pakaian. Tubuhnya telah segar dan semangatnya full hari ini.

Meskipun perutnya kenyang, tapi Ali ingin mengunjungi warung kecil milik Pak Setan.

Lilinnya telah habis, otomatis Ia harus prepare untuk persediaan nanti malam. Ali takut juga kalau gelap-gelapan. Secara rumah besar ini sudah ditinggalkan belasan tahun lamanya.

Konon cerita orang-orang, rumah yang dibiarkan lama kosong pasti akan dihuni makhluk halus. Dan itu bukan mitos.

Meskipun begitu, Ali tidak mau larut dalam ketakutan. Bagaimana mungkin Ia takut, sedangkan hidupnya sendiri sudah jauh lebih menakutkan orang-orang terdekat. Bahkan satu persatu teman pergi meninggalkan dirinya.

Sisir kecil menjadi sentuhan pamungkas Ali di rambutnya.

Meskipun tak ada cermin besar di balik pintu lemari seperti tempo hari, tapi masih ada cermin kotak kecil miliknya yang dibawa dari ibukota. Bisa dipakai meskipun kecil saja.

Wajah gue makin terlihat keren. Apa cuma halusinasi apa emang beneran sih? Ali bergumam dalam hati sembari mematut diri.

Anehnya sejak tinggal di kampung, kulit Ali perlahan seperti lebih putih dan tubuhnya juga tampak padat berisi.

Padahal jika dipikir-pikir pola makannya masih sama seperti ketika di Ibukota. Pagi makan, siang malam menahan lapar.

Tapi memang sejak mengenal Pak Setan dan Bu Susanah, Ia jauh lebih sering makan. Sama saat dirinya di Ibukota yang akrab berteman dengan Firman dan juga Laila.

Laila... Apa kabarmu? Kuharap engkau baik-baik saja di Lombok sana. Pastinya sekarang sudah lupakan aku karena banyak teman, bukan?

Ali termenung sendiri.

Ia menghela nafas panjang. Sedih dan lesu.

Tringgg

Tringgg

Tringgg

Ali terkesiap.

Suara itu lagi!!!

Ia mencari-cari dari mana datangnya suara seperti kaca yang terpantul.

Ali melihat pantulan lampu kristal kuno yang menggantung di kamar menyala lalu mati. Seperti ada aliran listrik yang tersendat membuat Ali meremang bulu kuduknya.

Tringgg

Tringgg

Tringgg

Kali ini suaranya jauh lebih keras. Berasal dari pintu lemari.

Ali bergerak cepat ke arah lemari dan membuka satu daun pintunya.

Sringg...

Terlihat cermin besar itu jelas sekali.

Ali menelan air ludahnya. Antara takut tapi penasaran.

Berarti yang semalam itu bukan mimpi! Berarti..., berarti cermin ini adalah cermin ajaib!!!

Ali mendekat.

Terlihat pantulan dirinya dengan jelas di cermin itu. Gagah dan tampan. Berdiri tegap dengan postur tubuh yang nyaris sempurna.

Ali benar-benar terpana melihat dirinya sendiri di cermin itu.

"Cermin ajaib..." gumamnya tak berani berkedip.

Ali juga melihat deretan pakaian bagus yang terbungkus plastik bening sehingga terlindung dari debu lemari yang lumayan tebal.

Lampu kristal kamar kembali menyala dan mati. Seperti sedang dimainkan seseorang membuat Ali menoleh ke arah stopkontaknya.

Ini masih pagi. Mana mungkin setan berani mengajak bercanda padahal baru pukul delapan pagi. Aneh!

Ali kembali menoleh ke arah cermin.

Matanya terbelalak.

Cermin itu telah hilang!!!

"Anjirrr!!!" pekiknya kaget.

Ia membolak-balikkan daun pintu lemari. Berharap melihat kembali cermin ajaib itu. Namun... raib.

"Ya Allah ya Tuhanku! Apa ini? Ada apa ini? Apa Aku yang sudah berubah gila? Atau hanya halusinasi!? Apakah karena Aku miskin jadi punya pikiran aneh padahal Aku sama sekali tidak mengkhayal?" pekiknya khawatir dengan kejiwaannya sendiri.

Ali berlari keluar kamar.

Ia bergegas keluar lagi lewat pintu belakang. Hendak menuju rumah Mbah Marsinah.

"A_apa???"

Matanya melotot.

Gubuk Mbah Marsinah pun raib. Tidak ada. Bahkan hanya kebon yang dipenuhi tumbuhan rumput ilalang liar yang tinggi tak terurus bertahun-tahun.

"Apa ini??? Ya Allah ya Tuhan!!!" jerit Ali ketakutan.

"Hitaaam!! Hitaaam!!!" teriaknya keras memanggil kucing yang tadi mengekornya.

Ali berlari ke dalam. Mengambil sepedanya dan keluar lewat pintu depan. Membuka gerbang dan menggowes sepedanya kencang.

Ia tertengah-engah tapi bersyukur dalam hati. Warung kopi Pak Setan masih berdiri tegak pertanda pak Setan dan Bu Susanah bukanlah makhluk jadi-jadian seperti Mbah Marsinah.

Ali turun dari sepeda. Tak sadar sampai sepedanya jatuh karena belum di standar.

Ali duduk di teras warung Bu Susanah. Nafasnya turun naik, jantungnya berdentum tak karuan.

"Ini gila! Ini benar-benar gila!!!" gumamnya setelah agak lebih tenang.

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Esther

Esther

vote like comment

2023-04-18

0

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

top 👍

2023-04-14

0

Kang Anto

Kang Anto

kwakwak di prank sama cermin ajaib

2023-04-13

1

lihat semua
Episodes
1 EPISODE KESATU
2 EPISODE KEDUA
3 EPISODE KETIGA
4 EPISODE KEEMPAT
5 EPISODE KELIMA
6 EPISODE KEENAM
7 EPISODE KETUJUH
8 EPISODE KEDELAPAN
9 EPISODE KESEMBILAN
10 EPISODE KESEPULUH
11 EPISODE KESEBELAS
12 EPISODE KEDUA BELAS
13 EPISODE KETIGA BELAS
14 EPISODE KEEMPAT BELAS
15 EPISODE KELIMA BELAS
16 EPISODE KEENAM BELAS
17 EPISODE KETUJUH BELAS
18 EPISODE KEDELAPAN BELAS
19 EPISODE KESEMBILAN BELAS
20 EPISODE KEDUA PULUH
21 EPISODE KEDUA PULUH SATU
22 EPISODE KEDUA PULUH DUA
23 EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24 EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25 EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26 EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27 EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28 EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29 EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30 EPISODE KETIGA PULUH
31 EPISODE KETIGA PULUH SATU
32 EPISODE KETIGA PULUH DUA
33 EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34 EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35 EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36 EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37 EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38 EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39 EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40 EPISODE KEEMPAT PULUH
41 EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42 EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43 EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44 EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45 EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46 EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47 EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48 EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49 EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50 EPISODE KELIMA PULUH
51 EPISODE KELIMA PULUH SATU
52 EPISODE KELIMA PULUH DUA
53 EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54 EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55 EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56 EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57 EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58 EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59 EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60 EPISODE KEENAM PULUH
61 EPISODE KEENAM PULUH SATU
62 EPISODE KEENAM PULUH DUA
63 EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64 EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65 EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66 EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67 EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68 EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69 EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70 EPISODE KETUJUH PULUH
71 EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72 EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73 EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74 EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75 EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76 EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77 EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78 EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79 EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80 EPISODE KEDELAPAN PULUH
81 EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82 EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83 EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA
Episodes

Updated 83 Episodes

1
EPISODE KESATU
2
EPISODE KEDUA
3
EPISODE KETIGA
4
EPISODE KEEMPAT
5
EPISODE KELIMA
6
EPISODE KEENAM
7
EPISODE KETUJUH
8
EPISODE KEDELAPAN
9
EPISODE KESEMBILAN
10
EPISODE KESEPULUH
11
EPISODE KESEBELAS
12
EPISODE KEDUA BELAS
13
EPISODE KETIGA BELAS
14
EPISODE KEEMPAT BELAS
15
EPISODE KELIMA BELAS
16
EPISODE KEENAM BELAS
17
EPISODE KETUJUH BELAS
18
EPISODE KEDELAPAN BELAS
19
EPISODE KESEMBILAN BELAS
20
EPISODE KEDUA PULUH
21
EPISODE KEDUA PULUH SATU
22
EPISODE KEDUA PULUH DUA
23
EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24
EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25
EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26
EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27
EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28
EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29
EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30
EPISODE KETIGA PULUH
31
EPISODE KETIGA PULUH SATU
32
EPISODE KETIGA PULUH DUA
33
EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34
EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35
EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36
EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37
EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38
EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39
EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40
EPISODE KEEMPAT PULUH
41
EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42
EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43
EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44
EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45
EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46
EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47
EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48
EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49
EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50
EPISODE KELIMA PULUH
51
EPISODE KELIMA PULUH SATU
52
EPISODE KELIMA PULUH DUA
53
EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54
EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55
EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56
EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57
EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58
EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59
EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60
EPISODE KEENAM PULUH
61
EPISODE KEENAM PULUH SATU
62
EPISODE KEENAM PULUH DUA
63
EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64
EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65
EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66
EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67
EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68
EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69
EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70
EPISODE KETUJUH PULUH
71
EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72
EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73
EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74
EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75
EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76
EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77
EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78
EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79
EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80
EPISODE KEDELAPAN PULUH
81
EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82
EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83
EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!