EPISODE KEDELAPAN

Tentu saja Ali ketakutan bukan kepalang.

Njirrr! Ini kampung aneh banget!!! Makinya dalam hati sembari mengayuh sepeda gunungnya dengan kecepatan tinggi.

"Saya memang SETAN! Kamu tidak percaya?"

Terngiang kembali jawaban Bapak paruh baya tadi ketika Ali menanyakan kembali namanya.

Tentu saja Ali memilih ambil langkah seribu daripada harus terus melanjutkan obrolan dengan bapak SETAN.

"Hosh hosh hosh!"

Nafasnya tersengal. Keringat mengucur deras ketika kakinya berhenti mengayuh karena sepedanya telah sampai di gerbang rumah warisan.

"Ya Allah ya Tuhanku! Hadeuh... Kenapa siiih gue bisa dapet warisan diujung Berung beginiii!??" umpatnya kesal dengan teriak kencang.

Baru saja Ali menghela nafas panjang agar kewarasannya terjaga, tiba-tiba matanya melihat sesosok perempuan bermain di lapangan depan rumah warisannya.

"Ehh???"

Ali berusaha fokus memandang.

Dadanya bergemuruh kencang. Khawatir kalau perempuan bertubuh tinggi, langsing dan berambut panjang itu ternyata juga golongan setan.

Tapi, tapi ini masih siang cuy! Ga mungkin khan siang-siang setan bergentayangan??? Kecuali..., kecuali...

Ali mulai was-was.

Keringatnya mengucur semakin deras.

Diliriknya jam di tangan. Pukul lima belas dua puluh dua menit. Masih siang menjelang sore.

Jangan-jangan..., ini..., ini kampung setan!!!

Ali terkesiap.

Gadis berambut panjang itu menoleh padanya.

Gadis cantik! Matanya juga begitu indah!!!

Yang lebih membuat Ali terpana ialah ketika gadis itu melambaikan tangannya seolah mengenal Ali.

Seketika Ali menoleh ke arah kanan kiri juga ke belakang tubuhnya. Ia tidak mau berfikir kalau sang gadis memang memanggilnya.

Tapi, ga ada siapa-siapa!?!

Ali menunjuk dadanya.

Gadis itu mengangguk sambil kembali lambaikan tangan. Seolah mengajak Ali untuk main bersama.

I_ini beneran? Itu cewek beneran khan? Bukan memedi di siang bolong?

Ali menghela nafasnya lagi.

Kali ini Ia beranikan diri turun dari sepeda, lalu menaruh sepedanya di pinggir gerbang.

Ali memilih untuk gentleman berjalan menuju gadis cantik itu.

"Kamu, panggil Saya?" tanya Ali setelah mendekat dan berjarak sekitar dua meter dari gadis itu.

Sang Gadis mengangguk.

"Kamu cucunya Mbah Jangkung?" tanyanya. Ternyata suaranya begitu imut membuat Ali menelan ludah merasakan gelenjar-gelenjar aneh menjalari tubuh.

Ali mengangguk.

"Kenalkan, namaku Keti. Kamu?"

Ali menatap mata Keti yang seperti familiar. Mata yang berwarna hitam berkilau kehijauan. Seperti mata orang bule. Ingin sekali bertanya apakah Keti keturunan blasteran, tapi urung karena menganggap pertanyaannya terlalu sensitif. Mereka baru saja kenalan, jadi Ali hanya akan berbasa-basi sekedarnya saja.

"Aku Ali Akbar. Senangnya punya teman baru! Betewe rumahmu dimana? Disekitar sini soalnya begitu sepi. Bahkan tidak ada hunian lain selain rumahnya Mbah Toro!"

"Itu. Rumah orang tuaku ada diujung jalan situ." Keti menunjuk ke arah kiri.

Syukurlah. Biarpun nama ni gadis rada aneh juga, karena keti dalam bahasa gaul artinya ketek. Tapi setidaknya bukan Kunti atau mayit seperti namanya tukang warung di ujung jalan sebelah kanan yang bernama Setan..

"Oh, hehehe... Maaf ya, Aku agak nervous tinggal beberapa jam di kampung ini! Kampung yang aneh. Beneran, deh! Bikin sport jantung parah. Hehehe..."

"Kamu pasti kaget ya pas masuk desa kami ini?"

"Iya. Kaget banget!"

"Selamat datang di desa Kandut. Hehehe...! Semoga kamu betah ya, tinggal di sini!"

Gimana gue mau betah, kalo kampungnya aneh begini bentukannya!? Nama pemilik warung diujung sana namanya SETAN. Apa orangtuanya ga kepikiran nama lain gitu selain 'setan'? Di kota, ada orang tua yang menamai anak mereka dengan nama yang indah meskipun kerjanya hanyalah pemulung sampah daur ulang. Apalagi nama itu kan bisa jadi doa dan pengharapan orang tua! Hadeuh, bikin gue insecure kan jadinya!

"Kamu sedang apa di sini?" tanya Ali melihat kantong plastik yang dipegang Keti.

"Ini! Cari tutut!"

"Tutut?"

"Iya! Nih, lihat! Aku udah dapet banyak nih!"

Ali mengintip kantong plastik milik Keti.

Segerombolan hewan siput air itu sudah pasrah dalam kantong plastik hitam yang dipegang Keti.

"Mau diapakan hewan itu?"

"Dimasak lah! Buat lauk nasi nanti malam!"

"Oh, iya juga sih. Aku juga pernah makan tutut di tempat tinggalku yang dahulu!"

Keti tersenyum. Manis sekali.

Seketika Ali jadi teringat pada sahabat cantiknya, Laila Purnama yang sampai saat ini belum mengabarinya.

Ali juga seketika kangen Firman. Sahabat prianya yang selalu menempel sejak masih kanak-kanak. Tapi setelah Laila Purnama pindah, entah mengapa anak itu juga seolah ikutan pergi menjauh. Bahkan kini kerjanya juga dipindahtugaskan di wilayah barat ibukota.

Laila, Firman... semoga kalian berdua selalu dalam lindungan Tuhan. Dan semoga kelak kita bisa berkumpul lagi seperti dahulu.

Keti seperti merasakan kegundahan hati Ali.

"Boleh ya Keti jadi temannya Ali?"

"Tentu saja boleh! Ali senang sekali kalau Keti mau jadi temannya Ali!"

Mata Ali berbinar. Seperti kembali ke masa kanak-kanak, kata-kata yang barusan mereka ucapkan layaknya bahasa bocah cilik saja. Seketika Ali terkekeh geli mengingat ucapannya tadi.

"Ya ampun, berasa jadi bocil kita ya? Hehehe..."

"Sesekali berasa jadi bocil ga papa toh? Hidup itu hanya sekali, mati juga satu kali. Jadi, jangan dijadikan beban seolah kita tidak puas dengan ketentuan Tuhan!"

Ali merenungkan perkataan Keti.

Kalimat yang bagus dan penuh makna.

Kedua bola mata mereka saling berpandangan. Tapi Keti kalah kuat dan tundukkan kepala karena malu.

Hei! Kenapa gayanya Keti mirip si Hitam yang tadi menunduk ketika kutatap matanya saat Aku sedang mandi? Bola matanya juga, mirip sekali warnanya.

Wajah Keti merah padam.

Sontak dada Ali ikutan berdebar.

Ah! Pasti itu cuma kebetulan aja kan? Masa' cewek secantik ini disamain sama kucing! Hadeuh, mata gue udah siwer ini!

"Li, Keti pulang dulu ya? Kita ketemu lagi lain waktu!"

Gadis itu pamit membuat Ali mengangguk.

"Sampai jumpa lagi, Keti!"

Mereka saling lambaikan tangan. Keti berjalan dengan langkah yang menarik perhatian Ali. Jalan yang imut sekali dengan goyangan pinggul seperti seorang model catwalk.

"(Tuk tuk) Dasar otak mes+m! Ck... kenapa sih gue jadi berfikir hal gila tentang body perempuan!"

Ali memaki dirinya sendiri. Lalu melangkah pergi pulang kembali ke kediaman barunya yang layaknya istana.

BERSAMBUNG

Terpopuler

Comments

Manami Slyterin🌹Nami Chan🔱🎻

Manami Slyterin🌹Nami Chan🔱🎻

kucing hitam hiiii

2023-05-29

0

Mom La - La

Mom La - La

jgn2 keti jelmaan kucing htam?

2023-04-05

0

Mom La - La

Mom La - La

setuju..
usia boleh tua, tpi sekali2. berlagak kyk bocah jga nggak ap2

2023-04-05

1

lihat semua
Episodes
1 EPISODE KESATU
2 EPISODE KEDUA
3 EPISODE KETIGA
4 EPISODE KEEMPAT
5 EPISODE KELIMA
6 EPISODE KEENAM
7 EPISODE KETUJUH
8 EPISODE KEDELAPAN
9 EPISODE KESEMBILAN
10 EPISODE KESEPULUH
11 EPISODE KESEBELAS
12 EPISODE KEDUA BELAS
13 EPISODE KETIGA BELAS
14 EPISODE KEEMPAT BELAS
15 EPISODE KELIMA BELAS
16 EPISODE KEENAM BELAS
17 EPISODE KETUJUH BELAS
18 EPISODE KEDELAPAN BELAS
19 EPISODE KESEMBILAN BELAS
20 EPISODE KEDUA PULUH
21 EPISODE KEDUA PULUH SATU
22 EPISODE KEDUA PULUH DUA
23 EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24 EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25 EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26 EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27 EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28 EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29 EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30 EPISODE KETIGA PULUH
31 EPISODE KETIGA PULUH SATU
32 EPISODE KETIGA PULUH DUA
33 EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34 EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35 EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36 EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37 EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38 EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39 EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40 EPISODE KEEMPAT PULUH
41 EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42 EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43 EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44 EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45 EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46 EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47 EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48 EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49 EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50 EPISODE KELIMA PULUH
51 EPISODE KELIMA PULUH SATU
52 EPISODE KELIMA PULUH DUA
53 EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54 EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55 EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56 EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57 EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58 EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59 EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60 EPISODE KEENAM PULUH
61 EPISODE KEENAM PULUH SATU
62 EPISODE KEENAM PULUH DUA
63 EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64 EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65 EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66 EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67 EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68 EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69 EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70 EPISODE KETUJUH PULUH
71 EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72 EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73 EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74 EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75 EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76 EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77 EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78 EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79 EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80 EPISODE KEDELAPAN PULUH
81 EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82 EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83 EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA
Episodes

Updated 83 Episodes

1
EPISODE KESATU
2
EPISODE KEDUA
3
EPISODE KETIGA
4
EPISODE KEEMPAT
5
EPISODE KELIMA
6
EPISODE KEENAM
7
EPISODE KETUJUH
8
EPISODE KEDELAPAN
9
EPISODE KESEMBILAN
10
EPISODE KESEPULUH
11
EPISODE KESEBELAS
12
EPISODE KEDUA BELAS
13
EPISODE KETIGA BELAS
14
EPISODE KEEMPAT BELAS
15
EPISODE KELIMA BELAS
16
EPISODE KEENAM BELAS
17
EPISODE KETUJUH BELAS
18
EPISODE KEDELAPAN BELAS
19
EPISODE KESEMBILAN BELAS
20
EPISODE KEDUA PULUH
21
EPISODE KEDUA PULUH SATU
22
EPISODE KEDUA PULUH DUA
23
EPISODE KEDUA PULUH TIGA
24
EPISODE KEDUA PULUH EMPAT
25
EPISODE KEDUA PULUH LIMA
26
EPISODE KEDUA PULUH ENAM
27
EPISODE KEDUA PULUH TUJUH
28
EPISODE KEDUA PULUH DELAPAN
29
EPISODE KEDUA PULUH SEMBILAN
30
EPISODE KETIGA PULUH
31
EPISODE KETIGA PULUH SATU
32
EPISODE KETIGA PULUH DUA
33
EPISODE KETIGA PULUH TIGA
34
EPISODE KETIGA PULUH EMPAT
35
EPISODE KETIGA PULUH LIMA
36
EPISODE KETIGA PULUH ENAM
37
EPISODE KETIGA PULUH TUJUH
38
EPISODE KETIGA PULUH DELAPAN
39
EPISODE KETIGA PULUH SEMBILAN
40
EPISODE KEEMPAT PULUH
41
EPISODE KEEMPAT PULUH SATU
42
EPISODE KEEMPAT PULUH DUA
43
EPISODE KEEMPAT PULUH TIGA
44
EPISODE KEEMPAT PULUH EMPAT
45
EPISODE KEEMPAT PULUH LIMA
46
EPISODE KEEMPAT PULUH ENAM
47
EPISODE KEEMPAT PULUH TUJUH
48
EPISODE KEEMPAT PULUH DELAPAN
49
EPISODE KEEMPAT PULUH SEMBILAN
50
EPISODE KELIMA PULUH
51
EPISODE KELIMA PULUH SATU
52
EPISODE KELIMA PULUH DUA
53
EPISODE KELIMA PULUH TIGA
54
EPISODE KELIMA PULUH EMPAT
55
EPISODE KELIMA PULUH LIMA
56
EPISODE KELIMA PULUH ENAM
57
EPISODE KELIMA PULUH TUJUH
58
EPISODE KELIMA PULUH DELAPAN
59
EPISODE KELIMA PULUH SEMBILAN
60
EPISODE KEENAM PULUH
61
EPISODE KEENAM PULUH SATU
62
EPISODE KEENAM PULUH DUA
63
EPISODE KEENAM PULUH TIGA
64
EPISODE KEENAM PULUH EMPAT
65
EPISODE KEENAM PULUH LIMA
66
EPISODE KEENAM PULUH ENAM
67
EPISODE KEENAM PULUH TUJUH
68
EPISODE KEENAM PULUH DELAPAN
69
EPISODE KEENAM PULUH SEMBILAN
70
EPISODE KETUJUH PULUH
71
EPISODE KETUJUH PULUH SATU
72
EPISODE KETUJUH PULUH DUA
73
EPISODE KETUJUH PULUH TIGA
74
EPISODE KETUJUH PULUH EMPAT
75
EPISODE KETUJUH PULUH LIMA
76
EPISODE KETUJUH PULUH ENAM
77
EPISODE KETUJUH PULUH TUJUH
78
EPISODE KETUJUH PULUH DELAPAN
79
EPISODE KETUJUH PULUH SEMBILAN
80
EPISODE KEDELAPAN PULUH
81
EPISODE KEDELAPAN PULUH SATU
82
EPISODE KEDELAPAN PULUH DUA
83
EPISODE KEDELAPAN PULUH TIGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!