Bab 20. Kemarahan Arga

Sepanjang perjalanan pulang baik Arga maupun Kasih sama-sama diam. Arga hanya fokus menyetir meski saat ini pikirannya sedang carut marut.

Ucapan Papanya seolah menjadi tamparan keras untuknya. Dia tahu betul Papanya adalah sosok pria yang sangat setia terhadap pasangan juga sangat menyayangi keluarga.

Bahkan sejak istrinya meninggal Pak Wijaya sama sekali tidak kepikiran untuk menikah lagi.

Lah tapi ini, Arga yang hanya di uji dengan pernikahannya sendiri malah sibuk bermain api dengan Kasih.

Sekilas dia menatap gadis yang sedang duduk di sampingnya. Dia memang tampak lugu dan penurut. Jelas saja ini bukan kesalahan Kasih.

Arga sendiri yang menginginkan hubungan kontrak itu. Bahkan dia memanfaatkan kesusahan Kasih untuk kepentingannya sendiri tanpa memikirkan perasaan Kasih.

Sejenak dia berpikir untuk menghentikan perjanjian kontrak itu. Dia ingin seperti ayahnya yang fokus bekerja saja dibanding menuruti saran sialan dari Alvin.

Sampai di apartemen mereka langsung masuk. Sementara Arga hanya mengantar Kasih setelah itu dia bilang ingin pulang ke rumahnya.

Tentu saja Kasih tak mungkin menahannya. Dia tahu Arga memiliki seorang istri di rumah yang harus diurus.

Mengingat fakta itu Kasih kembali merasa bersalah. Statusnya kini sebagai orang ketiga, perusak rumah tangga orang lain. Kasih dibuat frustasi karenanya.

...****************...

"Ahhh.. Sam.. Iyaahhh aku suka honey.. Teruskan..." suara sahut sahutan itu terdengar nyaring di rumah yang sudah beberapa hari ini tidak ada yang menempati.

Ya, rumah Arga. Felicia dan Samuel tengah memadu kasih di kediaman itu. Kediaman yang tampaknya jarang sekali Felicia datangi namun kali ini dia memilih tempat itu untuk bercocok tanam.

Tak lain tujuan Felicia sebenarnya adalah untuk membuat Arga meradang. Terlebih pria yang tengah menidurinya itu adalah Samuel, sahabat Arga dan mendiang Arka semasa kuliah dulu.

Semua itu dia lakukan hanya untuk membalaskan dendamnya kepada Arga yang telah memanipulasi keluarganya agar mau menerimanya menikahi Felicia.

"aku tidak akan biarkan kamu bahagia saat bersamaku Arga, jika kau licik maka aku bisa lebih licik darimu" gumam Felicia dalam hati.

Bagi Felicia cintanya kini telah mati terkubur bersama Arka.

Dia melakukan hubungan dengan beberapa laki-laki hanya untuk pelampiasan emosinya saja yang tanpa sadar sebenarnya hal itu justru merusak dirinya sendiri.

Namun selama tiga tahun ini pula Arga masih saja sabar menghadapi Felicia bahkan dia sama sekali tak ingin menceraikannya.

"Fel, ini beneran gak papa kita main di kamar Arga? Kalo dia tahu gimana?" tanya Samuel yang masih menggenj*ti Felicia.

"Enggaakk.. Gausah dipikirin.. Ahh" balas Felicia.

Felicia sempat gelisah karena Arga belum juga pulang ke rumah. Apa jangan-jangan pria itu tidak pulang?

Namun kegelisahannya tak berlangsung lama setelah mendengar suara mobil yang pasti milik Arga.

"Honey.. semakin keras Ahhh.. Faster..." suara Felicia dia buat lebih kencang.

Arga baru saja masuk ke dalam rumah. Namun dia dibuat heran melihat sepasang sepatu yang asing untuknya. Tidak mungkin milik Felicia karena ukurannya milik laki-laki. Daripada penasaran akhirnya Arga mencari tahu ke dalam. Namun saat berjalan di dekat kamarnya dia mendengar suara perempuan dari dalam.

Arga membuka pintu kamarnya dan apa yang telah dilihatnya benar-benar di luar dugaan.

"KALIAN..!!" Arga langsung berteriak ketika melihat Felicia yang ditunggangi sahabatnya sendiri.

Arga langsung mendekati mereka berdua. Samuel yang gelagapan langsung mendapat bogem mentah Arga hingga tersungkur di lantai.

Sementara Felicia yang masih berbaring dengan tubuh polosnya sambil menahan seringaiannya.

"Arga.. So-sorry. Gue gak maksud.."

"Halah... Parah lo Sam." Arga kembali melayangkan pukulannya.

"Pergi lo dari hadapan gue sebelum ancur disini" emosi Arga benar benar tak terbendung.

Kini Arga mendekati Felicia yang masih dalam posisi yang sama.

Dia beranjak naik ke atas tubuh Felicia. Sorot matanya sudah penuh dengan kobaran api emosi. Rahangnya yang mengerat kuat saat melihat istrinya itu.

"Mau apa? Nidurin aku sekalian? Sini mumpung aku juga lagi di puncak-puncaknya" ujar Felicia tanpa bersalah.

Dia bahkan berani meraih tangan Arga dan menempelkannya ke miliknya.

"Kamu selalu menginginkan lubangku kan? Ini.. Sekarang nikmati ini. Tapi sedikit becek karena cairan Samuel. Ups" Felicia tak berhenti menyindir Arga.

Arga segera menarik tangannya.

Kali ini dia langsung menekan leher Felicia dengan kuat. Mencengkeram hingga Felicia membuka mulutnya karena kehabisan nafas.

"Kau pikir aku mau tubuhmu yang bercampur banyak pria hah? Memang benar sekali ****** tetaplah ******" Arga terus mempererat cengkeramannya di leher Felicia.

Sementara Felicia kini wajahnya sudah memerah bahkan matanya telah mengeluarkan air mata. Tangannya yang mencoba untuk melepaskan cengkraman itu sama sekali tak berhasil.

"Kau sengaja kan? Kau gunakan kamarku untuk perbuatan kotormu? Kau mau apa? Cerai? Mati? Hah.." kini Arga baru melepaskan tangannya.

Felicia langsung terbatuk-batuk sambil tersengal mengambil nafas dalam-dalam.

Arga beranjak dari atas tubuh Felicia dan berjalan menjauhinya.

"Mulai sekarang kau bukan istriku lagi. Puas kau?" ujar Arga menahan kecewa.

"yaa.. Aku memang puas. Ini yang aku inginkan sejak dulu" Felicia menyeringai.

"Tapi jangan senang dulu. Jangan harap kau bisa menang dariku" Arga membuka ponselnya dan menunjukkan rekaman CCTV kamarnya.

Rupanya kamar itu ada CCTV tersembunyi. Felicia benar-benar tak tahu.

"Mas.. Jangan macam-macam kau" ujar Felicia panik.

"Tidak, hanya satu macam. Aku hanya akan menunjukkan ini kepada orang tuamu" ujar Arga yang berjalan keluar meninggalkan Felicia.

"Arga.. Jangan.. ARGAA..." teriakan itu tampaknya tak lagi dipedulikan oleh Arga.

Sementara Samuel kini telah kabur entah kemana. Dia benar-benar sangat malu dan bersalah karena telah jatuh pada rayuan Felicia.

Arga pergi meninggalkan rumah itu dengan keadaan kacau. Dia benar-benar marah dan kecewa. Selama ini memang membebaskan Felicia tapi saat melihatnya berhubungan dengan pria lain di atas ranjangnya itu benar-benar.

Arga tak habis pikir. Dia juga sangat bersalah kepada mendiang saudaranya.

Padahal Arka, saudara kembar Arga yang mengatakan sendiri untuk menjaga dan membahagiakan Felicia jika sewaktu-waktu dia pergi.

Kini dia gagal. Dia tidak bisa menjalani amanah itu. Harapannya menjadikan Felicia sebagai istri pertama dan terakhirnya kini telah pupus. Arga tidak kuat lagi.

Dia terus memacu mobilnya hingga berhenti di sebuah klub malam. Tempat yang sangat jarang sekali Arga datangi bahkan hanya beberapa kali jika ada teman yang mengajaknya.

Dia langsung memesan berbagai macam minuman beralkohol bahkan sejak di meja bar itu total sepuluh gelas berjajar dihadapannya.

Arga meminumnya satu persatu berharap pikirannya jadi teralihkan sebab kejadian tadi.

"Kau harus menanggung konsekuensinya Feli.. Kau telah mematahkan hatiku"

Terpopuler

Comments

Nur Lizza

Nur Lizza

sabar arga

2023-09-13

0

George Lovink

George Lovink

Selalu cerita novel baik aplikasi sebelah kalau kecewa lari keminuman keras...

2023-09-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Malam yang pahit
2 bab 2. Berat untuk mengungkapkan
3 bab 3. angkat kaki
4 bab 4. tak sadarkan diri
5 bab 5. Hamil
6 bab 6. Bertemu lagi
7 bab 7. Latar belakang
8 bab 8. Perjanjian Kontrak
9 bab 9. Sugar Baby
10 bab 10. rumah tangga Arga
11 Bab 11. Finally, i got you baby
12 Bab 12. perhatian
13 bab 13. masakan rumahan
14 Bab 14. pertemuan tak disangka.
15 Bab 15. Semakin memanas
16 Bab 16. Kakak laki-laki
17 Bab 17. curiga atau penasaran
18 Bab 18 pelukan hangat
19 Bab 19. kepergok Papa
20 Bab 20. Kemarahan Arga
21 Bab. 21 Bercerita
22 Bab. 22 Tak sanggup lagi
23 Bab. 23 pinjam bahumu sebentar
24 Bab 24. Kehangatan dan kenyamanan
25 Bab 25 Liburan
26 Bab 26 first club
27 Bab 27 Aku bersamamu
28 Bab 28 Sekedar afeksi
29 Bab 29 Cuek
30 Bab 30. Cemburu
31 Bab 31 Mengeraskan hati
32 Bab 32 Kemeja Arga
33 Bab 33 Berperang dalam hati
34 Bab 34 Iblis tampan
35 Bab 35 Takut kehilangan
36 Bab 36 Pacar?
37 Bab 37 Sabar untukmu
38 Bab 38 Hari pertama kerja
39 Bab 39 Tak terduga
40 Bab 40 Mau apa lagi?
41 Bab 41 berusaha tegar
42 Bab 42 Jangan buru-buru
43 Bab 43 Kasih diculik
44 Bab 44 Jangan ganggu
45 Bab 45 menebus rasa bersalah
46 Bab 46 foto bayi
47 Bab 47 pertemuan penuh haru
48 Bab 48 Bekerja lagi
49 Bab 49 Hangat pelukan ibu
50 Bab 50 Kedatangan Felicia
51 Bab 51 Makam orang tua
52 Bab 52 Pengakuan Alvin
53 Bab 53 Kebucinan Arga
54 Bab 54 Dinner yang kacau.
55 Bab 55 Talak
56 Bab 56 Dengarkan aku
57 Bab 57 Salah paham berujung kebencian
58 Bab 58 Saling merindukan sentuhan
59 Bab 59 Dari hati yang terdalam
60 Bab 60 Melindungimu
61 Bab 61 Pertikaian Arga dan Alvin
62 Bab 62 Serangan Felicia
63 63 Skandal
64 Bab 64 Penuh pengertian
65 Bab 65 Tentang masa depan
66 Bab 66 Kepergok
67 Bab 67 Malam yang indah
68 Bab 68 Spend time with you
69 Bab 69 memperjuangkannya
70 Bab 70 kejutan romantis
71 Bab 71 tingkah konyol
72 Bab 72 Hubungan diam-diam
73 Bab 73 kenangan lama
74 Bab 74 Restu
75 Bab 75 Terus Berusaha
76 Bab 76 Pria itu
77 Bab 77 Luka lama
78 Bab 78 Kenyataan besar
79 Bab 79 perasaan dari hati
80 Bab 80 senang dan sedih
81 Bab 81 pertengkaran
82 Bab 82 instrospeksi diri
83 Bab 83 pusat perhatian
84 Bab 84 menebus kesalahan
85 Bab 85 Berendam
86 Bab 86 hadapi saja
87 Bab 87 maaf dan berdamai
88 Bab 88 Curhatan Alvin
89 Bab 89 kesalahan Ratna
90 Bab 90 pertemuan pertama
91 Bab 91 Restu dari Papa
92 Bab 92 kedatangan nenek dan Laura
93 93 Akan aku perjuangkan.
94 Bab 94 Bersabarlah sedikit lagi
95 Bab 95 menguras kesabaran
96 Bab 96 Akhirnya terungkap
97 Bab 97 Bicara dengan Papa
98 Bab 98 Panggil Papa
99 Bab 99 Rahasiakan dulu
100 Bab 100 ungkapan hati
101 Bab 101 Papa Aryo
102 Bab 102 Nervous
103 Bab 103 Jebakan untuk Kasih
104 Bab 104 Tersadar
105 Bab 105 pernikahan yang gagal
106 Bab 106 Maafkan aku
107 Bab 107 secuil kebahagiaan
108 Bab 108 hari pernikahan
109 Bab 109 Janji suci pernikahan
110 Bab 110 gelisah
111 Bab 111 malam tak terduga
112 Bab 112 Alvin dan Ratna
113 Bab 113 Aku suaminya
114 Bab 114 penuh kejutan
115 Bab 115 akhirnya ketahuan
116 Bab 116 memberontak
117 Bab 117 penjelasan
118 Bab 118 janji suci
119 Bab 119 Perhatian pengantin baru
120 Bab 120 bertemu calon mertua (Nova)
121 Bab 121 resepsi pernikahan
122 Bab 122 kedatangan orang dari masa lalu
123 Bab 123 memaafkan
124 Bab 124 sebuah kejutan
125 Bab 125 kehidupan baru
126 Bab 126 Bali
127 Bab 127 Bali 2
128 Bab 128 hari yang ditunggu
129 129 kabar baik
130 INFO KARYA BARU
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Bab 1. Malam yang pahit
2
bab 2. Berat untuk mengungkapkan
3
bab 3. angkat kaki
4
bab 4. tak sadarkan diri
5
bab 5. Hamil
6
bab 6. Bertemu lagi
7
bab 7. Latar belakang
8
bab 8. Perjanjian Kontrak
9
bab 9. Sugar Baby
10
bab 10. rumah tangga Arga
11
Bab 11. Finally, i got you baby
12
Bab 12. perhatian
13
bab 13. masakan rumahan
14
Bab 14. pertemuan tak disangka.
15
Bab 15. Semakin memanas
16
Bab 16. Kakak laki-laki
17
Bab 17. curiga atau penasaran
18
Bab 18 pelukan hangat
19
Bab 19. kepergok Papa
20
Bab 20. Kemarahan Arga
21
Bab. 21 Bercerita
22
Bab. 22 Tak sanggup lagi
23
Bab. 23 pinjam bahumu sebentar
24
Bab 24. Kehangatan dan kenyamanan
25
Bab 25 Liburan
26
Bab 26 first club
27
Bab 27 Aku bersamamu
28
Bab 28 Sekedar afeksi
29
Bab 29 Cuek
30
Bab 30. Cemburu
31
Bab 31 Mengeraskan hati
32
Bab 32 Kemeja Arga
33
Bab 33 Berperang dalam hati
34
Bab 34 Iblis tampan
35
Bab 35 Takut kehilangan
36
Bab 36 Pacar?
37
Bab 37 Sabar untukmu
38
Bab 38 Hari pertama kerja
39
Bab 39 Tak terduga
40
Bab 40 Mau apa lagi?
41
Bab 41 berusaha tegar
42
Bab 42 Jangan buru-buru
43
Bab 43 Kasih diculik
44
Bab 44 Jangan ganggu
45
Bab 45 menebus rasa bersalah
46
Bab 46 foto bayi
47
Bab 47 pertemuan penuh haru
48
Bab 48 Bekerja lagi
49
Bab 49 Hangat pelukan ibu
50
Bab 50 Kedatangan Felicia
51
Bab 51 Makam orang tua
52
Bab 52 Pengakuan Alvin
53
Bab 53 Kebucinan Arga
54
Bab 54 Dinner yang kacau.
55
Bab 55 Talak
56
Bab 56 Dengarkan aku
57
Bab 57 Salah paham berujung kebencian
58
Bab 58 Saling merindukan sentuhan
59
Bab 59 Dari hati yang terdalam
60
Bab 60 Melindungimu
61
Bab 61 Pertikaian Arga dan Alvin
62
Bab 62 Serangan Felicia
63
63 Skandal
64
Bab 64 Penuh pengertian
65
Bab 65 Tentang masa depan
66
Bab 66 Kepergok
67
Bab 67 Malam yang indah
68
Bab 68 Spend time with you
69
Bab 69 memperjuangkannya
70
Bab 70 kejutan romantis
71
Bab 71 tingkah konyol
72
Bab 72 Hubungan diam-diam
73
Bab 73 kenangan lama
74
Bab 74 Restu
75
Bab 75 Terus Berusaha
76
Bab 76 Pria itu
77
Bab 77 Luka lama
78
Bab 78 Kenyataan besar
79
Bab 79 perasaan dari hati
80
Bab 80 senang dan sedih
81
Bab 81 pertengkaran
82
Bab 82 instrospeksi diri
83
Bab 83 pusat perhatian
84
Bab 84 menebus kesalahan
85
Bab 85 Berendam
86
Bab 86 hadapi saja
87
Bab 87 maaf dan berdamai
88
Bab 88 Curhatan Alvin
89
Bab 89 kesalahan Ratna
90
Bab 90 pertemuan pertama
91
Bab 91 Restu dari Papa
92
Bab 92 kedatangan nenek dan Laura
93
93 Akan aku perjuangkan.
94
Bab 94 Bersabarlah sedikit lagi
95
Bab 95 menguras kesabaran
96
Bab 96 Akhirnya terungkap
97
Bab 97 Bicara dengan Papa
98
Bab 98 Panggil Papa
99
Bab 99 Rahasiakan dulu
100
Bab 100 ungkapan hati
101
Bab 101 Papa Aryo
102
Bab 102 Nervous
103
Bab 103 Jebakan untuk Kasih
104
Bab 104 Tersadar
105
Bab 105 pernikahan yang gagal
106
Bab 106 Maafkan aku
107
Bab 107 secuil kebahagiaan
108
Bab 108 hari pernikahan
109
Bab 109 Janji suci pernikahan
110
Bab 110 gelisah
111
Bab 111 malam tak terduga
112
Bab 112 Alvin dan Ratna
113
Bab 113 Aku suaminya
114
Bab 114 penuh kejutan
115
Bab 115 akhirnya ketahuan
116
Bab 116 memberontak
117
Bab 117 penjelasan
118
Bab 118 janji suci
119
Bab 119 Perhatian pengantin baru
120
Bab 120 bertemu calon mertua (Nova)
121
Bab 121 resepsi pernikahan
122
Bab 122 kedatangan orang dari masa lalu
123
Bab 123 memaafkan
124
Bab 124 sebuah kejutan
125
Bab 125 kehidupan baru
126
Bab 126 Bali
127
Bab 127 Bali 2
128
Bab 128 hari yang ditunggu
129
129 kabar baik
130
INFO KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!