bab 9. Sugar Baby

Kasih tersentak seketika saat membaca perjanjian kontrak tersebut. Yang benar saja Arga ingin menjadikan dirinya wanita simpanannya atau jaman sekarang disebut sugar baby.

Memang usia Kasih dan Arga memang cukup jauh. Kasih yang baru berusia 25 tahun dan Arga sudah 33 tahun.

"Ta_tapi.. Bagaimana mungkin anda mau menjadikan saya.." Kasih tak mampu meneruskan ucapannya.

"Terserah jika kamu menolak. Tinggal kembalikan uang sebanyak seratus juta sebagai gantinya. Saya mau cash. Bukan dicicil" ucapan Arga dengan tenangnya.

Kasih benar-benar dibuat bingung. Bagaimana bisa dia mengganti uang sebanyak itu. Tapi dia juga tidak mungkin melakukan hal yang sangat dianggapnya hina.

Menjadi wanita simpanan suami orang? Tentu dia akan dicap sebagai perusak rumah tangga.

"Bagaimana? Saya tidak punya banyak waktu" ujar Arga yang membuat Kasih semakin terintimidasi.

Kasih menarik nafas lalu menghembuskannya kasar. Dengan tangan gemetar dia mulai memegang pena dan membubuhkan tanda tangan di lembaran kontrak tersebut.

Arga pun tampak tersenyum miring melihat Kasih yang akhirnya menyetujui kontrak tersebut.

"Gitu dong, kan kita sama-sama enak" ujar Arga.

"Tapi bagaimana dengan istri mas Arga?" tanya Kasih ragu.

"Tidak perlu kamu memikirkannya. Yang penting jalani saja kontrak itu. Selama lima bulan kedepan kamu layani saya sesuai dengan isi kontrak tersebut. Saya juga akan tetap mencukupi kebutuhan sehari-harimu" ujar Andra.

Kemudian pria itu bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Kasih. Dia mengangkat dagu Kasih hingga menatap wajahnya.

"Tidak sekarang, besok saat saya menginginkannya" ujar Arga dengan suara lebih pelan. Namun justru hal itu membuat Kasih semakin gemetaran dibuatnya.

Melihat wajah Arga yang menatapnya tajam membuat Kasih semakin gelisah dan takut.

Tak disangka dirinya harus terjun ke dalam lubang ini. Merelakan harga dirinya sendiri.

Hah, biakan saja kini Kasih terlalu pusing memikirkan nasib dirinya. Kini dia ikuti saja skenario yang ada.

Kasih saat ini ibarat berada di tengah-tengah. Ibarat Hidup enggan mati tak mampu. Jiwanya seolah sudah mati namun raganya harus tetap menghadapi kerasnya dunia.

Perasaannya yang kemarin masih bahagia dan baik-baik saja runtuh seketika saat Felix mengusir dan menolaknya.

Cinta yang terpupuk selama ini langsung runtuh seketika.

Kasih yang sedang melamun langsung tersentak saat Arga tiba-tiba mencium bibirnya. Kasih berusaha menghindari Arga namun tangan pria itu menahan tengkuknya agar tetap pada posisi semula.

Cukup lama dia berciuman me ma gut bibir ranum itu. Kasih yang terkejut hanya bisa pasrah saat lidah Arga yang menyapu bibirnya hingga wanita itu mulai kehabisan nafas.

Kasih menepuk dada Arga karena nafasnya hampir habis. Barulah Arga melepaskan ciumannya.

"Hhahh.. Hahh.." nafas Kasih tersengal.

"Ayo kita makan. Saya lapar" ujar Arga langsung menarik Kasih ke meja makan.

Mau tak mau Kasih harus kembali menuruti pria itu.

Sampai di meja makan Kasih mengambil duduk di depan Arga. Namun segera Arga menarik kusi sampingnya lebih dekat dengan dirinya.

"Come here.." ucap Arga sembari menepuk kusi sebelahnya.

Kasih langsung berdiri dan duduk di kursi samping Arga. Tangan pria itu langsung merangkul pinggang Kasih dan menariknya agar lebih dekat dengan dirinya.

Kasih mengambil piring untuk Arga dan mengisinya dengan masakan yang sudah tersedia. Entah kapan dan siapa yang menyediakannya. Mungkin tadi saat dirinya tertidur.

"Kamu juga harus makan baby, supaya cepat pulih dan saya bisa pakai kamu" suara Arga yang begitu dekat dengan telinganya terasa sangat menggelitik.

"Mengerti?" ujar Arga kembali.

"i-,iya.. Mengerti.." lidah Kasih terasa kelu sangat mengatakannya.

Bagi Kasih, Arga sangatlah asing untuk dirinya. Namun tiba-tiba pria itu membuat perjanjian yang benar-benar diluar dugaannya tentu membuatnya harus menerima semua perlakuan yang dia lakukan.

Arga menyantap makanan nya dengan sesekali menciumi Kasih. Sementara Kasih hanya mengaduk makanan tersebut.

"Dimakan dong Baby.." ucap Arga.

Kasih hanya bisa menghela nafas. Bagaimana bisa dia menelan makanan jika pria itu terus mengge_rayangi bagian sensitif tubuhnya.

Selesai makan Arga bersiap untuk pergi.

"Aku ada urusan jadi harus pergi. Tak apa kan aku tinggal sendiri?" ujar Arga.

Sementara Kasih hanya bisa mengangguk pelan. Semakin cepat Arga pergi semakin lega dirinya.

"Jika butuh sesuatu kamu bisa menghubungiku atau Alvin." Arga mengecup bibir Kasih sekilas kemudian pria itu menghilang dari balik pintu.

Kini Kasih kembali sendirian di apartemen itu. Entah ini suatu keberuntungan atau justru kemalangan. Namun setidaknya dia bisa beristirahat dengan nyaman. Berada di tempat yang layak bukan di teras kios seperti bayangannya.

Memang sebelumnya Kasih sempat berpikiran bahwa dirinya akan menjadi gelandangan dan tidur di sembarang tempat, mengingat semua orang terdekatnya tak ada yang mau menerima dirinya.

Sekarang dia mendapat tempat tinggal dengan fasilitas yang bisa dibilang lebih baik dari kediamannya dengan Felix dulu.

Namun satu hal yang membuat dirinya terus kepikiran adalah kontrak itu. Bagaimana bisa Arga langsung kepikiran kontrak dan menjadikan Kasih sebagai wanita pemuas untuknya selama lima bulan.

Bukankah Arga memiliki seorang istri yang cantik. Lalu mengincar gadis seperti Kasih yang dia temukan di jalanan rasanya sedikit janggal.

Dan juga status Kasih yang baru saja bercerai serta mengalami keguguran. Ketampanan serta kemapanan Arga bisa bahkan sangat bisa menggaet gadis lain yang masih Available.

Namun entahlah. Hanya Arga yang tahu alasannya. Kini Kasih hanya bisa menjalaninya. Menyerahkan tubuhnya untuk melunasi hutang-hutangnya.

...****************...

Arga sengaja membuat perjanjian kontrak itu kepada Kasih. Dia tahu dengan melakukan ini Kasih tidak akan bisa pergi darinya.

Dengan begitu dia bisa menggunakan Kasih untuk membalaskan dendamnya kepada Bramantyo.

Tak dipungkiri juga bahwa Arga sebenarnya tertarik dengan Kasih sejak awal dia bertemu.

Setidaknya gadis itu masih muda dan cantik untuk Arga yang selama ini sangat kesepian.

Statusnya menjadi seorang suami namun tak pernah mendapatkan haknya sebagai suami.

Felicia sama sekali tak pernah mau dia sentuh. Bahkan selama tida tahun pernikahannya dia belum pernah merasakan hangat tubuhnya sang istri.

Alhasil Arga hanya bisa menyalurkan nafsunya seorang diri. Semua dia lakukan demi menjaga perasaan Papanya.

Saat Kasih dirawat di rumah sakit diam-diam Arga meminta dokter untuk memeriksa kesehatan Kasih dan hasilnya gadis itu sehat dan bersih dari penyakit menular.

Tentu saja itu yang membuat Arga mempertimbangkan Kasih sebagai sugar baby nya.

Meski begitu Arga juga masih memiliki hati nurani. Dia tak langsung memakai Kasih. Dia masih menunggu tubuh Kasih agar siap mengingat gadis itu baru saja mengalami keguguran.

"Aku akan sabar. Satu minggu lagi setelah dokter memperbolehkan aku akan menjadikanmu pemuasku" gumam Arga sambil tersenyum miring.

Terpopuler

Comments

Nur Lizza

Nur Lizza

sabar y kasih ini untk ke baikn mu

2023-09-13

0

Eosha_shi

Eosha_shi

ntah bucin mampus 😂

2023-04-16

0

A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿

A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿

kok kamu gitu sih arga, awas aja ya nanti jadi bucin kamu lho

2023-04-10

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Malam yang pahit
2 bab 2. Berat untuk mengungkapkan
3 bab 3. angkat kaki
4 bab 4. tak sadarkan diri
5 bab 5. Hamil
6 bab 6. Bertemu lagi
7 bab 7. Latar belakang
8 bab 8. Perjanjian Kontrak
9 bab 9. Sugar Baby
10 bab 10. rumah tangga Arga
11 Bab 11. Finally, i got you baby
12 Bab 12. perhatian
13 bab 13. masakan rumahan
14 Bab 14. pertemuan tak disangka.
15 Bab 15. Semakin memanas
16 Bab 16. Kakak laki-laki
17 Bab 17. curiga atau penasaran
18 Bab 18 pelukan hangat
19 Bab 19. kepergok Papa
20 Bab 20. Kemarahan Arga
21 Bab. 21 Bercerita
22 Bab. 22 Tak sanggup lagi
23 Bab. 23 pinjam bahumu sebentar
24 Bab 24. Kehangatan dan kenyamanan
25 Bab 25 Liburan
26 Bab 26 first club
27 Bab 27 Aku bersamamu
28 Bab 28 Sekedar afeksi
29 Bab 29 Cuek
30 Bab 30. Cemburu
31 Bab 31 Mengeraskan hati
32 Bab 32 Kemeja Arga
33 Bab 33 Berperang dalam hati
34 Bab 34 Iblis tampan
35 Bab 35 Takut kehilangan
36 Bab 36 Pacar?
37 Bab 37 Sabar untukmu
38 Bab 38 Hari pertama kerja
39 Bab 39 Tak terduga
40 Bab 40 Mau apa lagi?
41 Bab 41 berusaha tegar
42 Bab 42 Jangan buru-buru
43 Bab 43 Kasih diculik
44 Bab 44 Jangan ganggu
45 Bab 45 menebus rasa bersalah
46 Bab 46 foto bayi
47 Bab 47 pertemuan penuh haru
48 Bab 48 Bekerja lagi
49 Bab 49 Hangat pelukan ibu
50 Bab 50 Kedatangan Felicia
51 Bab 51 Makam orang tua
52 Bab 52 Pengakuan Alvin
53 Bab 53 Kebucinan Arga
54 Bab 54 Dinner yang kacau.
55 Bab 55 Talak
56 Bab 56 Dengarkan aku
57 Bab 57 Salah paham berujung kebencian
58 Bab 58 Saling merindukan sentuhan
59 Bab 59 Dari hati yang terdalam
60 Bab 60 Melindungimu
61 Bab 61 Pertikaian Arga dan Alvin
62 Bab 62 Serangan Felicia
63 63 Skandal
64 Bab 64 Penuh pengertian
65 Bab 65 Tentang masa depan
66 Bab 66 Kepergok
67 Bab 67 Malam yang indah
68 Bab 68 Spend time with you
69 Bab 69 memperjuangkannya
70 Bab 70 kejutan romantis
71 Bab 71 tingkah konyol
72 Bab 72 Hubungan diam-diam
73 Bab 73 kenangan lama
74 Bab 74 Restu
75 Bab 75 Terus Berusaha
76 Bab 76 Pria itu
77 Bab 77 Luka lama
78 Bab 78 Kenyataan besar
79 Bab 79 perasaan dari hati
80 Bab 80 senang dan sedih
81 Bab 81 pertengkaran
82 Bab 82 instrospeksi diri
83 Bab 83 pusat perhatian
84 Bab 84 menebus kesalahan
85 Bab 85 Berendam
86 Bab 86 hadapi saja
87 Bab 87 maaf dan berdamai
88 Bab 88 Curhatan Alvin
89 Bab 89 kesalahan Ratna
90 Bab 90 pertemuan pertama
91 Bab 91 Restu dari Papa
92 Bab 92 kedatangan nenek dan Laura
93 93 Akan aku perjuangkan.
94 Bab 94 Bersabarlah sedikit lagi
95 Bab 95 menguras kesabaran
96 Bab 96 Akhirnya terungkap
97 Bab 97 Bicara dengan Papa
98 Bab 98 Panggil Papa
99 Bab 99 Rahasiakan dulu
100 Bab 100 ungkapan hati
101 Bab 101 Papa Aryo
102 Bab 102 Nervous
103 Bab 103 Jebakan untuk Kasih
104 Bab 104 Tersadar
105 Bab 105 pernikahan yang gagal
106 Bab 106 Maafkan aku
107 Bab 107 secuil kebahagiaan
108 Bab 108 hari pernikahan
109 Bab 109 Janji suci pernikahan
110 Bab 110 gelisah
111 Bab 111 malam tak terduga
112 Bab 112 Alvin dan Ratna
113 Bab 113 Aku suaminya
114 Bab 114 penuh kejutan
115 Bab 115 akhirnya ketahuan
116 Bab 116 memberontak
117 Bab 117 penjelasan
118 Bab 118 janji suci
119 Bab 119 Perhatian pengantin baru
120 Bab 120 bertemu calon mertua (Nova)
121 Bab 121 resepsi pernikahan
122 Bab 122 kedatangan orang dari masa lalu
123 Bab 123 memaafkan
124 Bab 124 sebuah kejutan
125 Bab 125 kehidupan baru
126 Bab 126 Bali
127 Bab 127 Bali 2
128 Bab 128 hari yang ditunggu
129 129 kabar baik
130 INFO KARYA BARU
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Bab 1. Malam yang pahit
2
bab 2. Berat untuk mengungkapkan
3
bab 3. angkat kaki
4
bab 4. tak sadarkan diri
5
bab 5. Hamil
6
bab 6. Bertemu lagi
7
bab 7. Latar belakang
8
bab 8. Perjanjian Kontrak
9
bab 9. Sugar Baby
10
bab 10. rumah tangga Arga
11
Bab 11. Finally, i got you baby
12
Bab 12. perhatian
13
bab 13. masakan rumahan
14
Bab 14. pertemuan tak disangka.
15
Bab 15. Semakin memanas
16
Bab 16. Kakak laki-laki
17
Bab 17. curiga atau penasaran
18
Bab 18 pelukan hangat
19
Bab 19. kepergok Papa
20
Bab 20. Kemarahan Arga
21
Bab. 21 Bercerita
22
Bab. 22 Tak sanggup lagi
23
Bab. 23 pinjam bahumu sebentar
24
Bab 24. Kehangatan dan kenyamanan
25
Bab 25 Liburan
26
Bab 26 first club
27
Bab 27 Aku bersamamu
28
Bab 28 Sekedar afeksi
29
Bab 29 Cuek
30
Bab 30. Cemburu
31
Bab 31 Mengeraskan hati
32
Bab 32 Kemeja Arga
33
Bab 33 Berperang dalam hati
34
Bab 34 Iblis tampan
35
Bab 35 Takut kehilangan
36
Bab 36 Pacar?
37
Bab 37 Sabar untukmu
38
Bab 38 Hari pertama kerja
39
Bab 39 Tak terduga
40
Bab 40 Mau apa lagi?
41
Bab 41 berusaha tegar
42
Bab 42 Jangan buru-buru
43
Bab 43 Kasih diculik
44
Bab 44 Jangan ganggu
45
Bab 45 menebus rasa bersalah
46
Bab 46 foto bayi
47
Bab 47 pertemuan penuh haru
48
Bab 48 Bekerja lagi
49
Bab 49 Hangat pelukan ibu
50
Bab 50 Kedatangan Felicia
51
Bab 51 Makam orang tua
52
Bab 52 Pengakuan Alvin
53
Bab 53 Kebucinan Arga
54
Bab 54 Dinner yang kacau.
55
Bab 55 Talak
56
Bab 56 Dengarkan aku
57
Bab 57 Salah paham berujung kebencian
58
Bab 58 Saling merindukan sentuhan
59
Bab 59 Dari hati yang terdalam
60
Bab 60 Melindungimu
61
Bab 61 Pertikaian Arga dan Alvin
62
Bab 62 Serangan Felicia
63
63 Skandal
64
Bab 64 Penuh pengertian
65
Bab 65 Tentang masa depan
66
Bab 66 Kepergok
67
Bab 67 Malam yang indah
68
Bab 68 Spend time with you
69
Bab 69 memperjuangkannya
70
Bab 70 kejutan romantis
71
Bab 71 tingkah konyol
72
Bab 72 Hubungan diam-diam
73
Bab 73 kenangan lama
74
Bab 74 Restu
75
Bab 75 Terus Berusaha
76
Bab 76 Pria itu
77
Bab 77 Luka lama
78
Bab 78 Kenyataan besar
79
Bab 79 perasaan dari hati
80
Bab 80 senang dan sedih
81
Bab 81 pertengkaran
82
Bab 82 instrospeksi diri
83
Bab 83 pusat perhatian
84
Bab 84 menebus kesalahan
85
Bab 85 Berendam
86
Bab 86 hadapi saja
87
Bab 87 maaf dan berdamai
88
Bab 88 Curhatan Alvin
89
Bab 89 kesalahan Ratna
90
Bab 90 pertemuan pertama
91
Bab 91 Restu dari Papa
92
Bab 92 kedatangan nenek dan Laura
93
93 Akan aku perjuangkan.
94
Bab 94 Bersabarlah sedikit lagi
95
Bab 95 menguras kesabaran
96
Bab 96 Akhirnya terungkap
97
Bab 97 Bicara dengan Papa
98
Bab 98 Panggil Papa
99
Bab 99 Rahasiakan dulu
100
Bab 100 ungkapan hati
101
Bab 101 Papa Aryo
102
Bab 102 Nervous
103
Bab 103 Jebakan untuk Kasih
104
Bab 104 Tersadar
105
Bab 105 pernikahan yang gagal
106
Bab 106 Maafkan aku
107
Bab 107 secuil kebahagiaan
108
Bab 108 hari pernikahan
109
Bab 109 Janji suci pernikahan
110
Bab 110 gelisah
111
Bab 111 malam tak terduga
112
Bab 112 Alvin dan Ratna
113
Bab 113 Aku suaminya
114
Bab 114 penuh kejutan
115
Bab 115 akhirnya ketahuan
116
Bab 116 memberontak
117
Bab 117 penjelasan
118
Bab 118 janji suci
119
Bab 119 Perhatian pengantin baru
120
Bab 120 bertemu calon mertua (Nova)
121
Bab 121 resepsi pernikahan
122
Bab 122 kedatangan orang dari masa lalu
123
Bab 123 memaafkan
124
Bab 124 sebuah kejutan
125
Bab 125 kehidupan baru
126
Bab 126 Bali
127
Bab 127 Bali 2
128
Bab 128 hari yang ditunggu
129
129 kabar baik
130
INFO KARYA BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!