Chapter 04 -Raja Iblis

"Jadi.. kau kemari karena kau sudah libur sekolah?" ucap Rafa. Ia bersama dengan Leon dan Nevan saat ini berada di ruang tamu.

"Iya, karena itulah aku di sini. Sudah lama aku tidak mengunjungimu ke rumah ini. Biasanya kau yang akan berkunjung ke rumahku, tapi sudah lama sekali kau tidak ke sana. Karena itu, di libur sekolah ini aku mengunjungimu," balas Nevan.

"Lalu saat aku kemari, ada anak kecil di rumah ini. Aku jadi curiga. Kau tidak melakukan hal yang macam macam 'kan?" lanjut Nevan dengan tatapan menyelidik.

Rafa melemparkan bantal di sofa pada wajah Nevan hingga tubuh pemuda itu terbanting ke sandaran kursi, "Kau ini..!! Jangan berpikir negatif! Aku hanya tidak sengaja bertemu dengannya kemarin. Dia tidak bersama siapapun dan dia juga baru saja kehilangan ingatannya. Bagaimana bisa aku meninggalkannya sendirian?"

"Memangnya apa yang sudah terjadi?" Nevan melemparkan bantal ke meja, lalu menaikkan sebelah alisnya.

"Ceritanya panjang. Aku sedang malas. Yang pasti dia akan tinggal di sini untuk sementara waktu sampai aku bisa menemukan orang tuanya."

"Bagaimana caramu menemukan orang tuanya bila dia saja hilang ingatan?"

Rafa membungkam mulutnya. Ia sendiri masih belum melakukan apapun untuk menemukan orang tua Leon.

"Haish.. kau ini.. setidaknya kau harus memberitahukan hal ini pada ayah. Bahkan kau tidak memberitahuku apapun," Nevan mendengus dengan ekspresi kesal.

"Baiklah, aku salah. Aku lupa mengatakannya. Ini sangat tiba tiba untukku, sampai aku lupa mengabari paman. Tapi aku akan mengatakan padanya nanti. Jadi kau jangan mengatakan hal ini padanya. Aku tidak mau bila dia mendengarnya dari kau terlebih dahulu," balas Rafa.

"Terserah kau saja, siapa namanya?"

"Namaku Leon," Sebenarnya Leon sudah sejak tadi memperhatikan apa yang mereka katakan. Ia mengerti dengan apa yang dibicarakan. Namun ia memilih diam dan baru berbicara sekarang.

Nevan memperhatikan Leon dari atas hingga bawah. Ia mengangguk angguk dan berbicara dalam hati, "Sepertinya dia bisa kusuruh suruh selama di rumah ini. Dengan begitu aku bisa bermalas malasan sepenuhnya, hihihi.."

"Namaku Nevan. Aku adalah saudara Rafa. Ekhem.. aku ingin bertanya padamu, apa kau benar benar tidak mengingat apapun? Apa kau hanya mengingat namamu?"

"Aku hanya mengingat nama," jawab Leon.

"Entah hanya perasaanku saja atau.. saat kuperhatikan dengan baik dia terlihat sedikit berbeda dibandingkan kebanyakan orang," batin Nevan.

"Aku akan membuatkan minuman terlebih dahulu. Kalian diam'lah di sini," Rafa berdiri dari duduknya dan berjalan menuju ke dapur. "Lalu untukmu Nev, kau harus segera membereskan kekacauan ini. Kalau tidak, aku akan mengusirmu dari sini."

"Padahal aku baru sampai di sini, kenapa aku yang harus membereskannya? Aku terlalu lelah untuk itu," keluh Nevan.

Rafa berhenti ketika mendengar ucapan Nevan dan menengok ke belakang, "Kau yang sudah membuatnya berantakan! Apa perlu alasan lain agar kau tidak membersihkan tempat ini?"

"Oke.., oke.., baiklah, jangan menatapku seperti itu."

Rafa pun segera pergi ke dapur. Sementara Nevan mulai membersihkan tisu yang berantakan, bungkus cemilan dan makanan yang berserakan akibat ulahnya sendiri, "Kau juga harus membantuku. Jangan diam saja, kau 'kan menumpang di sini sekarang. Jadi kau harus membantu membereskan ini."

"Dia mengatakan kau yang harus membereskannya," balas Leon sambil mengalihkan pandangan ke arah lain.

Nevan merasa kesal ketika mendengar ucapan Leon, "Kau harus membantu. Jangan diam di sini tanpa melakukan apapun. Setidaknya kau harus membayar makanan dan tempat tinggal dengan membereskan ini."

"Aku tidak mau. Bersihkan saja sendiri."

"Anak ini.." Nevan mengepalkan tangannya dengan kesal. Sepertinya rencananya untuk bersantai sepenuhnya di rumah ini akan sulit.

"Apa kau sudah selesai dengan pekerjaanmu?" teriak Rafa dari dapur.

Nevan tersentak. Ia segera memasuk masukan sampah itu ke dalam keresek. Sesekali ia melemparkan pandangan kesal pada Leon yang hanya duduk dan memperhatikan.

Di suatu tempat, sebuah kastil yang berdiri dengan megah berubah menjadi lautan darah. Sejak 2 hari lalu, pertarungan terus terjadi di tempat ini. Atau lebih tepatnya, penyerbuan.

Banyak orang orang yang tergeletak di tanah tanpa nyawa. Pedang dan panah bergelimpangan dimana mana. Bau anyir menyeruak.

Di tempat yang sudah hampir hancur itu masih ada banyak orang yang berdiri dengan tegak. Mereka'lah yang sudah menyerbu tempat ini. 4 Raja iblis beserta pasukannya.

Iblis merupakan makhluk yang abadi. Mereka tidak akan mati kecuali dibunuh ataupun mati karena sakit. Mereka memiliki fisik yang lebih kuat dibandingkan manusia. Rupa mereka sama dengan manusia. Yang membedakan hanyalah telinga runcing dan tanduk di kepala.

Di dunia iblis ini ada 5 Raja iblis yang memimpin para iblis itu. Masing masing dari mereka memiliki kekuatan istimewa. Ralt, iblis yang memiliki kekuatan gravitasi. Silvia, iblis yang bisa menjinakkan monster. Flor, iblis yang bisa mengontrol darah.

Dan Stev adalah Raja iblis paling istimewa diantara mereka. Ia memiliki 3 kemampuan istimewa. Namun yang diketahui iblis lain, ia hanya memiliki 2 kemampuan. Yaitu racun dan membekukan air. Tidak ada yang tahu tentang satu kemampuannya yang lain.

Terakhir Leon, iblis paling kejam diantara iblis lainnya. Dia yang tanpa ampun dan disegani oleh 4 Raja iblis lain. Dirinya yang bisa menghancurkan banyak iblis sekali waktu tanpa menggunakan kekuatan istimewanya, membuat banyak iblis tidak mengetahui kemampuannya.

Selama ini jarang ada iblis yang berani menyerang Leon. Namun sekarang, secara terang terangan keempat Raja iblis dengan pasukannya menyerang dirinya beserta kastil hingga wilayah kekuasaannya sampai tempatnya kini hampir habis tak bersisa.

"Apakah kalian belum juga menemukannya?" Ucap Flor. Ia terlihat seperti manusia yang berumur 20an tahun. Hanya saja, dengan tanduk dan telinga runcing. Rambutnya berwarna putih dengan mata merah dan kulitnya yang sedikit gelap.

Pasukannya tidak berani untuk menjawab Raja mereka. Hal ini pun membuat Flor marah. Ia langsung membentak dengan suara keras, "APA AKU HARUS MENGULANGI PERTANYAANKU?! JAWAB!"

"K-kami tidak menemukannya, Yang Mulia. Kami juga sudah menanyakannya pada iblis di sini. Namun walaupun kami sudah menyiksanya, mereka hanya mengatakan tidak mengetahuinya," ucap salah satu prajurit itu. Nadanya terdengar gemetar karena takut.

"Sepertinya dia melarikan diri ke suatu tempat yang jauh," ucap Silvia. Wanita itu terlihat seperti berumur 25 tahunan. Rambut panjang dan mata biru dengan kulit putih serta tahi lalat di bawah mata kanannya.

"Dia adalah iblis sombong yang tidak mungkin melakukan hal itu. Dia pasti ada di sekitar sini," balas Flor dengan ekspresi kesal.

"Pikirkan saja dengan logika. Apa dia akan tetap mempertahankan harga dirinya dengan melawan 4 Raja sekaligus dan mati konyol di sini? Tidak mungkin dia akan melakukannya," ucap Ralt dengan cuek. Ia terlihat berumur 25 tahun. Rambutnya berwarna hitam dengan pupil mata hijau.

"Dibandingkan kalian ribut seperti itu, lebih baik kita tanyakan pada tangan kanannya langsung," ucap Stev. Ia terlihat berumur 30 tahunan. Rambutnya coklat dengan pupil hitam.

Setelah Stev selesai mengatakannya, 2 orang prajurit segera mendekat pada keempat Raja iblis itu. Mereka membawa seorang pria yang sudah terluka parah. Bajunya kotor oleh darahnya sendiri.

Pria itu hanya bisa tertunduk karena tidak memiliki banyak tenaga yang tersisa. Namun mulutnya bergerak mengatakan sesuatu, "Percuma, aku tidak akan mengatakan apapun."

Kata katanya terdengar begitu lemah dan pelan. Namun itu masih bisa didengar oleh yang lain.

"Kita lihat saja nanti," balas Stev sambil tersenyum sesaat.

Terpopuler

Comments

Norayolayora

Norayolayora

abadi tapi bisa mati😅

2023-05-03

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 -Awal dari segalanya
2 Chapter 02 -Es Krim
3 Chapter 03 -Nevan
4 Chapter 04 -Raja Iblis
5 Chapter 05 -Katly Dan Retakan
6 Chapter 06 -Berita
7 Chapter 07 -Lawan Pertama
8 Chapter 08 -Kematian Sementara
9 Chapter 09 -Sadar
10 Chapter 10 -Pasar Malam
11 Chapter 11 -Pasar Malam 2
12 Chapter 12 -Tangan Kanan Raja
13 Chapter 13 -2 Sifat
14 Chapter 14 -Pulang
15 Chapter 15 -Sakit
16 Chapter 16 -Pria Asing
17 Chapter 17 -Need
18 Chapter 18 -Need 2
19 Chapter 19 -Kedatangan
20 Chapter 20 -Need Dan Leon
21 Chapter 21 -Kepingan Informasi
22 Chapter 22 -Tidak Percaya
23 Chapter 23 -Ketidaktahuan
24 Chapter 24 -Teddy
25 Chapter 25 -Berbeda
26 Chapter 26 -Kevin Mati
27 Chapter 27 -Tidak Jadi Mati
28 Chapter 28 -Kedatangan Flynn
29 Chapter 29 -Kedatangan Flynn 2
30 Chapter 30 -Ke Rumah Sakit
31 Chapter 31 -Usir Leon?
32 Chapter 32 -Bertengkar
33 Chapter 33 -Permintaan
34 Chapter 34 -Pertemuan Kedua
35 Chapter 35 -Bertarung Lagi
36 Chapter 36 -Muak Dan Kematian
37 Chapter 37 -Bunuh Diri
38 Chapter 38 -Ash
39 Chapter 39 -Cemas
40 Chapter 40 -Permintaan Maaf
41 Chapter 41 -Perpisahan
42 Chapter 42 -Masing Masing
43 Chapter 43 -Melawan Belle
44 Chapter 44 -Belle Mati
45 Chapter 45 -Ingatan Kembali
46 Chapter 46 -Kematian Diva
47 Chapter 47 -Penjelasan Nevan
48 Chapter 48 -Antara Rafa Dan Nevan
49 Chapter 49 -Pengaruh Mutlak
50 Chapter 50 -Sudut Pandang
51 Chapter 51 -Kehadiran Melvin
52 Chapter 52 -Cara Untuk Masuk?
53 Chapter 53 -Menyusup
54 Chapter 54 -Ketahuan
55 Chapter 55 -Bertemu Iblis
56 Chapter 56 -Membunuh Iblis
57 Chapter 57 -Berkumpul Di Aula
58 Chapter 58 -Menuju Pertempuran Akhir
59 Chapter 59 -Need
60 Chapter 60 -Menuju Akhir
61 Chapter 61 -Menuju Akhir II
62 Chapter 62 -Leon Mati
63 Chapter 63 -Pohon Telah Tumbuh
64 Chapter 64 -Reinkarnasi
65 Chapter 65 -10 Tahun Kemudian
66 Chapter 66 -Masa Lalu Ralt
67 Chapter 67 -Ketiga
68 Chapter 68 -Terciptanya Need
69 Chapter 69 -POV Selesai
70 Chapter 70 -Berbaikan
71 Chapter 71 -Kebenaran
72 Chapter 72 -Kemungkinan
73 Chapter 73 -Kisah Teddy
74 Chapter 74 -Kembali Ke Dunia Iblis
75 Chapter 75 -Memohon
76 Chapter 76 -Pergi Ke Dunia Iblis
77 Chapter 77 -Ayah Dan Anak
78 Chapter 78 -Kabar Kematian
79 Chapter 79 -Kawanan Beruang Berduri
80 Chapter 80 -Menyembuhkan
81 Chapter 81 -Kendala
82 Chapter 82 -Tekad
83 Chapter 83 -Nevan
84 Chapter 84 -Kite
85 Chapter 85 -Mayat Hidup
86 Chapter 86 -Mayat Hidup II
87 Chapter 87 -Bertemu Kembali
88 Chapter 88 -Flynn
89 Chapter 89 -Kekacauan
90 Chapter 90 -Mayat Hidup III
91 Chapter 91 -Kite II
92 Chapter 92 -Need Dan Leon II
93 Chapter 93 -Iblis Dan Blizt
94 Chapter 94 -Leon
95 Chapter 95 -Serangan
96 Chapter 96 -Tidak Terima
97 Chapter 97 -Hidup Kembali
98 Chapter 98 -Bercanda
99 Chapter 99 -Iblis Dan Blizt II
100 Chapter 100 -Pendapat
101 Chapter 101 -Menjadi Umpan
102 Chapter 102 -Silvia Dan Stev
103 Chapter 103 -Silvia Dan Stev II
104 Chapter 104 -Kedatangan Tak Terduga
105 Chapter 105 -Hidup Lagi
106 Chapter 106 -Pertarungan Berakhir
107 Chapter 107 -Antara Melvin Dan Radolf
108 Chapter 108 -Ken Pergi
109 Chapter 109 -Flashback
110 Chapter 110 -Ingatan Nevan Kembali
111 Chapter 111 -Mencari Makan
112 Chapter 112 -Mayat Hidup Ralt
113 Chapter 113 -Ken
114 Chapter 114 -Bukan Makhluk Hidup
115 Chapter 115 -Di Pihak Musuh?
116 Chapter 116 -Nevan Dan Ray
117 Chapter 117 -Ray
118 Chapter 118 -Osdont? Osnot? Osmond!
119 Chapter 119 -Oliver Dan Darah Campuran
120 Chapter 120 -Michael
121 Chapter 121 -Michael II
122 Chapter 122 -Masa Lalu, Masa Depan
123 Chapter 123 -Menyalahkan
124 Chapter 124 -Hubungan Kite Dan Felix
125 Chapter 125 -POV Ken
126 Chapter 126 -Kite Dan Michael
127 Chapter 127 -Kite Dan Michael II
128 Chapter 128 -Rafa= Oliver?
129 Chapter 129 -Oliver
130 Chapter 130 -Oliver II
131 Chapter 131 -Putra Ratu Silvia
132 Chapter 132 -Perang Akhir Dimulai
133 Chapter 133 -Perang Akhir Dimulai II
134 Chapter 134 -Perang Akhir Dimulai III
135 Chapter 135 -Rafa?
136 Chapter 136 -Identitas Ken
137 Chapter 137 -Perang Akhir Dimulai IV
138 Chapter 138 -Perang Akhir Dimulai V
139 Chapter 139 -Teddy II
140 Chapter 140 -Axelle
141 Chapter 141 -Axelle II
142 Chapter 142 -Kekejaman Michael
143 Chapter 143 -Leon II
144 Chapter 144 -Kenapa?
145 Chapter 145 -The End
146 Last
Episodes

Updated 146 Episodes

1
Chapter 01 -Awal dari segalanya
2
Chapter 02 -Es Krim
3
Chapter 03 -Nevan
4
Chapter 04 -Raja Iblis
5
Chapter 05 -Katly Dan Retakan
6
Chapter 06 -Berita
7
Chapter 07 -Lawan Pertama
8
Chapter 08 -Kematian Sementara
9
Chapter 09 -Sadar
10
Chapter 10 -Pasar Malam
11
Chapter 11 -Pasar Malam 2
12
Chapter 12 -Tangan Kanan Raja
13
Chapter 13 -2 Sifat
14
Chapter 14 -Pulang
15
Chapter 15 -Sakit
16
Chapter 16 -Pria Asing
17
Chapter 17 -Need
18
Chapter 18 -Need 2
19
Chapter 19 -Kedatangan
20
Chapter 20 -Need Dan Leon
21
Chapter 21 -Kepingan Informasi
22
Chapter 22 -Tidak Percaya
23
Chapter 23 -Ketidaktahuan
24
Chapter 24 -Teddy
25
Chapter 25 -Berbeda
26
Chapter 26 -Kevin Mati
27
Chapter 27 -Tidak Jadi Mati
28
Chapter 28 -Kedatangan Flynn
29
Chapter 29 -Kedatangan Flynn 2
30
Chapter 30 -Ke Rumah Sakit
31
Chapter 31 -Usir Leon?
32
Chapter 32 -Bertengkar
33
Chapter 33 -Permintaan
34
Chapter 34 -Pertemuan Kedua
35
Chapter 35 -Bertarung Lagi
36
Chapter 36 -Muak Dan Kematian
37
Chapter 37 -Bunuh Diri
38
Chapter 38 -Ash
39
Chapter 39 -Cemas
40
Chapter 40 -Permintaan Maaf
41
Chapter 41 -Perpisahan
42
Chapter 42 -Masing Masing
43
Chapter 43 -Melawan Belle
44
Chapter 44 -Belle Mati
45
Chapter 45 -Ingatan Kembali
46
Chapter 46 -Kematian Diva
47
Chapter 47 -Penjelasan Nevan
48
Chapter 48 -Antara Rafa Dan Nevan
49
Chapter 49 -Pengaruh Mutlak
50
Chapter 50 -Sudut Pandang
51
Chapter 51 -Kehadiran Melvin
52
Chapter 52 -Cara Untuk Masuk?
53
Chapter 53 -Menyusup
54
Chapter 54 -Ketahuan
55
Chapter 55 -Bertemu Iblis
56
Chapter 56 -Membunuh Iblis
57
Chapter 57 -Berkumpul Di Aula
58
Chapter 58 -Menuju Pertempuran Akhir
59
Chapter 59 -Need
60
Chapter 60 -Menuju Akhir
61
Chapter 61 -Menuju Akhir II
62
Chapter 62 -Leon Mati
63
Chapter 63 -Pohon Telah Tumbuh
64
Chapter 64 -Reinkarnasi
65
Chapter 65 -10 Tahun Kemudian
66
Chapter 66 -Masa Lalu Ralt
67
Chapter 67 -Ketiga
68
Chapter 68 -Terciptanya Need
69
Chapter 69 -POV Selesai
70
Chapter 70 -Berbaikan
71
Chapter 71 -Kebenaran
72
Chapter 72 -Kemungkinan
73
Chapter 73 -Kisah Teddy
74
Chapter 74 -Kembali Ke Dunia Iblis
75
Chapter 75 -Memohon
76
Chapter 76 -Pergi Ke Dunia Iblis
77
Chapter 77 -Ayah Dan Anak
78
Chapter 78 -Kabar Kematian
79
Chapter 79 -Kawanan Beruang Berduri
80
Chapter 80 -Menyembuhkan
81
Chapter 81 -Kendala
82
Chapter 82 -Tekad
83
Chapter 83 -Nevan
84
Chapter 84 -Kite
85
Chapter 85 -Mayat Hidup
86
Chapter 86 -Mayat Hidup II
87
Chapter 87 -Bertemu Kembali
88
Chapter 88 -Flynn
89
Chapter 89 -Kekacauan
90
Chapter 90 -Mayat Hidup III
91
Chapter 91 -Kite II
92
Chapter 92 -Need Dan Leon II
93
Chapter 93 -Iblis Dan Blizt
94
Chapter 94 -Leon
95
Chapter 95 -Serangan
96
Chapter 96 -Tidak Terima
97
Chapter 97 -Hidup Kembali
98
Chapter 98 -Bercanda
99
Chapter 99 -Iblis Dan Blizt II
100
Chapter 100 -Pendapat
101
Chapter 101 -Menjadi Umpan
102
Chapter 102 -Silvia Dan Stev
103
Chapter 103 -Silvia Dan Stev II
104
Chapter 104 -Kedatangan Tak Terduga
105
Chapter 105 -Hidup Lagi
106
Chapter 106 -Pertarungan Berakhir
107
Chapter 107 -Antara Melvin Dan Radolf
108
Chapter 108 -Ken Pergi
109
Chapter 109 -Flashback
110
Chapter 110 -Ingatan Nevan Kembali
111
Chapter 111 -Mencari Makan
112
Chapter 112 -Mayat Hidup Ralt
113
Chapter 113 -Ken
114
Chapter 114 -Bukan Makhluk Hidup
115
Chapter 115 -Di Pihak Musuh?
116
Chapter 116 -Nevan Dan Ray
117
Chapter 117 -Ray
118
Chapter 118 -Osdont? Osnot? Osmond!
119
Chapter 119 -Oliver Dan Darah Campuran
120
Chapter 120 -Michael
121
Chapter 121 -Michael II
122
Chapter 122 -Masa Lalu, Masa Depan
123
Chapter 123 -Menyalahkan
124
Chapter 124 -Hubungan Kite Dan Felix
125
Chapter 125 -POV Ken
126
Chapter 126 -Kite Dan Michael
127
Chapter 127 -Kite Dan Michael II
128
Chapter 128 -Rafa= Oliver?
129
Chapter 129 -Oliver
130
Chapter 130 -Oliver II
131
Chapter 131 -Putra Ratu Silvia
132
Chapter 132 -Perang Akhir Dimulai
133
Chapter 133 -Perang Akhir Dimulai II
134
Chapter 134 -Perang Akhir Dimulai III
135
Chapter 135 -Rafa?
136
Chapter 136 -Identitas Ken
137
Chapter 137 -Perang Akhir Dimulai IV
138
Chapter 138 -Perang Akhir Dimulai V
139
Chapter 139 -Teddy II
140
Chapter 140 -Axelle
141
Chapter 141 -Axelle II
142
Chapter 142 -Kekejaman Michael
143
Chapter 143 -Leon II
144
Chapter 144 -Kenapa?
145
Chapter 145 -The End
146
Last

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!