Part 14

Sang petugas keamanan langsung mengijinkan Thalia untuk memasuki area rumah tersebut.

Thalia pun langsung di antar kan menuju ke dalam kediaman tersebut untuk bertemu sang pemilik rumah.

Thalia juga dipersilahkan masuk dan menunggunya di ruang tamu.Sambil menunggu pemilik rumah datang menemuinya.

Tak berapa lama,sang pemilik rumah pun datang menemui Thalia.

"Maaf anda siapa??Katanya anda ingin bertemu dengan ku?" tanya sang pemilik rumah pada Thalia.

Thalia langsung tersenyum dan beranjak bangkit dari duduknya.

"Halo,ibu tiri ku..Lama kita tidak berjumpa." sahut Thalia sambil mengulurkan tangannya.

Seketika membuat mata sang pemilik rumah yang tidak lain adalah Kamila sendiri.Sang ibu tiri yang setelah sekian tahun lamanya tidak bertemu dengan Thalia.

"Tha..Thalia.-" seru Kamila yang kaget dan syok saat melihat sosok Thalia.Gadis yang pernah berusaha ia ingin singkirkan secara tidak langsung.

"Yah,aku Thalia.Anak tiri dari suami mu Edward." jawab Thalia memperjelas dirinya.

"Ma..Mau apa kau kesini?" tanya Kamila langsung memasang wajah tidak senang dengan kedatangan Thalia.

"Wah,kenapa kau ketus sekali ibu tiri ku??Apa kau tidak merasa rindu padaku??Setelah sekian tahun lamanya kita tidak bertemu?Saat kau berusaha ingin menyingkirkan ku." tanya Thalia dengan nada santainya,yang seolah sedang menantang Kamila.

"Apa mau mu??Cepat pergi dari sini dan jangan coba mengusik hidup keluarga ku.!" pekik Kamila yang dengan sinis mengusir Thalia.

"Ya ampun,ternyata kau masih saja tidak berubah.Selalu berusaha ingin menyingkirkan ku dengan cara yang licik.Tapi sayangnya untuk kali ini kau tidak akan bisa ibu tiri ku." kata Thalia dengan sinis.

"Jangan pikir kau bisa mengusik keluarga ku perempuan sialan.!" pekik Kamila lagi mulai kesal.

"Tidak ibu tiri ku.Kau tenang saja,kali ini aku tidak akan mengusik keluarga mu.Karena tujuan ku sebenarnya ingin lebih dari mengusik mu.Menghancurkan keluarga mu secara perlahan dan merebut kembali apa yang sudah kalian ambil dari mendiang ibu ku."

"Dan ku pastikan kau akan menyesalinya bersama suami mu Edward."ucap Thalia panjang lebar dengan memberi peringatan pada Kamila.

Dan disela perdebatan mereka,sang anak bernama Kevin datang menghampiri mereka berdua.

"Ma,dimana sepatu ku?" sahut Kevin yang bertanya pada Kamila.

Membuat Thalia langsung menoleh.

Kevin pun ikut menoleh dan melihat Thalia dengan penasaran.

"Dia siapa ma?" tanya Kevin pada Kamila.

"Bukan siapa-siap -.!" jawab Kamila dengan nada sewot.

"Halo,aku Thalia kakak tiri mu ." sahut Thalia langsung mengulurkan tangannya sebelum Kamila menjawab pertanyaan Kevin secara lengkap.

Kevin yang tidak begitu mengingatkan Thalia 15 tahun yang lalu,dengan polosnya menerima uluran tangan Thalia untuk berjabat tangan.

"Kakak tiri??" tanya Kevin yang bingung saat memperhatikan Thalia saat masih berjabat tangan pada Thalia.

Melihat hal itu,Kamila dengan cepat menepis tangan Kevin dari tangan Thalia.

"Kevin,jangan menyentuh perempuan ini.!Cepat berangkat kuliah.!" sentak Kamila langsung menegur Kevin dan menyuruh Kevin untuk berangkat kuliah.

Kevin pun hanya bisa menuruti perintah Kamila dan tanpa bertanya tentang sosok Thalia.

Setelah Kevin meninggalkan mereka,kini Kamila menatap tajam ke arah Thalia.

"Dengar ya perempuan sialan,jangan kira dengan kedatangan mu kesini dan semua ancaman mu itu akan membuat ku takut.Enyah kau dari sini dan jangan coba muncul dihadapan ku..Paham.!" sahur Kamila yang membalas Thalia dengan peringatan juga.

Thalia pun langsung tersenyum miring.

"Bagus lah kalau kau tidak merasa takut,karena permainan ini akan segera di mulai.Dan kau akan mulai merasakan hidup yang tidak tenang karena selalu dibayangi dengan kehancuran.Termasuk dengan rumah tangga mu sendiri."

"Aku meragukan jika papa ku Edward akan selama nya setia padamu.Melihat dia sudah memiliki segalanya.Kapan saja dia bisa bermain api di belakang mu." ucap Thalia panjang lebar.

Mendengar hal itu,seketika membuat aliran darah Kamila mendidih emosi.

"Apa kau bilang perempuan sialan.!Berani nya kau mengatakan hal itu padaku.!" sentak Kamila yang langsung akan melayangkan sebuah tamparan pada wajah Thalia.

Tapi Thalia justru langsung menangkap tangan Kamila dan menahannya.

"Kau kira kau bisa menyentuh ku sedikit saja." kata Thalia langsung menghempaskan tangan Kamila secara kasar dan mendorong tubuh Kamila hingga terjatuh.

"Akh." lirih Kamila yang kesakitan.

"Mama .!!" seru Kania yang secara tidak sengaja melihat Kamila ibunya terjatuh.Dan dengan cepat Kania langsung menghampiri Kamila.

"Mama tidak apa-apa.?" tanya Kania yang langsung mengkhawatirkan Kamila dan membantunya untuk bangun.

Setelah Kamila berusaha bangun dan berdiri,Kania langsung menoleh tajam ke arah Thalia.

"Hei..Ja*ang sialan.! Apa yang sudah kau lakukan pada mama ku.?" bentak Kania yang bertanya dengan emosinya.

Melihat emosi Kania,Thalia kembali tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

"Ternyata buah jatuh tak jauh dari pohonnya.Sepertinya tabiat mu mirip sekali dengan ibu mu ya." sindir Thalia sambil memandang remeh pada Kania.

"Diam kau brengsek.!Memang nya siapa kau berani berurusan dengan orang tua ku?" bentak Kania lagi yang masih emosi.

"Kalau kau penasaran,silakan tanyakan langsung pada ibu mu itu.Lain kali kita akan bertemu lagi.Sampai jumpa." jawab Thalia langsung meninggalkan mereka dengan santai nya tanpa ingin lagi berdebat dengan Kamila atau pun Kania.

Melihat Thalia sudah pergi,Kania pun membantu Kamila untuk duduk di sofanya.

"Ma,memangnya siapa perempuan itu?Kenapa dia berbuat kasar sama mama?" tanya Kania penasaran.

"Dia bukan siapa-siapa.Kau tidak perlu mengetahuinya." jawab Kamila langsung bangkit dan meninggalkan Kania menuju kamarnya.

Kania pun hanya bisa menatap bingung dengan jawaban Kamila.

****************

Malamnya..

Devan mengajak Thalia untuk bertemu disebuah cafe yang cukup terkenal di kota tersebut.

Devan terlihat dengan sabarnya menunggu kedatangan Thalia.Ia sengaja mengajak Thalia bertemu,karena rasa rindunya yang ternyata ingin melihat Thalia.

Ia merasa Thalia sudah membuatnya selalu memikirkannya.Perasaan cinta yang sebelumnya sempat hilang karena melihat perubahan sikap Casey.Kini kembali muncul tapi dengan orang yang berbeda.Bukan karena Casey yang membuat perasaannya tumbuh kembali.Melainkan sosok Thalia,wanita yang sudah menggerakkan pintu hatinya untuk dibuka kembali.Dan menerima Thalia untuk masuk kedalam kehidupannya.Yang selama ini sempat hampa dan kosong.Walaupun ia masih memilik Casey sebagai wanita yang masih menjadi istrinya.

Tak berapa lama,wanita idaman yang sudah ditunggunya pun datang.Thalia yang datang dengan penampilan yang sangat cantik,dengan mengenakan sebuah dress mini pink yang manis.Menunjukkan bentuk lekuk tubuh Thalia yang langsing dan nyaris sempurna.Mampu menghipnotis kan pandangan Devan yang langsung tertuju padanya.

Terpopuler

Comments

Rosy

Rosy

pembalasan baru saja di mulai..semoga kamu tidak berakhir seperti mamanya thalia ya Kamila

2023-04-12

0

Uchi Hafiz

Uchi Hafiz

lanjut

2023-04-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!