Bab 7. Saya Akan Membuat Xiao Wangfu Bersinar

"Seberapa besar tekad anda untuk menjadi Wangfei benwang?"

Entah ada angin dari mana, Xiao Muqing bertanya seperti itu. Huang Mingxiang yang sedang menyeruput teh hangat yang baru saja dibawakan oleh pelayan hampir tersedak karena terkejut.

Dengan tenang Huang Mingxiang menaruh cangkir teh-nya, kemudian menjawab,"Wangye, tidakkah tindakan saya yang barusan sudah cukup untuk membuktikan keseriusan saya?"

"Hal kecil seperti itu?" balas Xiao Muqing, membuat Huang Mingxiang terbelalak.

Pria di hadapannya ini benar-benar tidak mempunyai hati, Huang Mingxiang rela memasang badan untuk melindungi dirinya, namun malah disepelekan seperti itu.

"Baiklah, saya tidak masalah jika Wangye menganggap hal itu adalah hal kecil. Tetapi seharusnya anda telah merasakan ketulusannya bukan?" ujar Huang Mingxiang.

"Tidak."

"Jahat!" Huang Mingxiang mengerutkan keningnya dalam, dia benar-benar kesal. Xiao Muqing terlalu sering menembakkan kata-kata pedas terhadap dirinya, membuat ketebalan kesabarannya semakin menipis.

"Sinjie." Xiao Muqing menoleh dan memanggil Gu Sinjie yang berada di belakangnya.

Gu Sinjie kemudian maju, lalu meletakkan satu buku besar yang tebal di atas meja tempat Huang Mingxiang dan Xiao Muqing berbincang.

Huang Mingxiang menatap penasaran ke arah buku besar dan tebal yang ada di atas meja, kemudian dengan cepat bertanya,"Apa ini, Wangye?"

"Catatan keuangan Xiao Wangfu. Keluar dan masuknya harta Xiao Wangfu, dicatat di sini. Termasuk catatan pendapatan dan modal bisnis senjata milik Wangye." Gu Sinjie menjawab untuk mewakili Xiao Muqing.

Huang Mingxiang mengangkat alis kirinya, untuk apa pria itu menunjukkan buku seperti ini padanya?

"Anda berkata ingin menjadi seorang Wangfei? Maka kelola harta yang ada di Xiao Wangfu ini dengan baik," ujar Xiao Muqing, membuat mata Huang Mingxiang kembali terbelalak.

Kelola harta yang ada di Xiao Wangfu? Gila! Apa dia sudah mendapatkan pengakuan dari Xiao Muqing?

"Buktikan keseriusanmu dari mengurus masalah kecil seperti ini," sambung Xiao Muqing, membuat anggapan Huang Mingxiang mengenai keberhasilannya mendapatkan kepercayaan Xiao Muqing patah, hancur total.

Ah ... ternyata ini salah satu prosesnya, bukan hasil akhirnya. Huang Mingxiang salah paham.

Huang Mingxiang mengangguk, kemudian mengambil buku catatan keuangan Xiao Wangfu. "Mingxiang mengerti, Wangye tidak perlu khawatir. Xiao Wangfu akan saya buat bersinar!"

Itulah yang Huang Mingxiang katakan setelah menerima buku catatan keuangan Xiao Wangfu tadi pagi, sekarang saat dia kembali ke kediamannya dan mulai memperhatikannya satu persatu, Huang Mingxiang terdiam.

Bagaimana tidak? Keuangan Xiao Wangfu sama sekali tidak stabil, ada lubang besar. Xiao Muqing seharusnya tidak membiarkan ini terjadi.

Uang dari istana memang terus mengalir, tidak ada yang kurang atau hilang. Tetapi, pendapatan Xiao Wangfu atas bisnis senjata mereka. Setiap bulannya Xiao Wangfu selalu mengeluarkan modal sebesar lima ratus tael emas, tetapi bagaimana bisa yang kembali ke dalam Xiao Wangfu hanya tiga ratus tael emas? Bukankah itu rugi besar?

Toko senjata 'Chuan Wuqi' milik Xiao Muqing cukup ramai dan banyak peminatnya, sangat tidak masuk akal dengan keuntungan yang Xiao Wangfu dapatkan dari hasil penjualan senjata.

Huang Mingxiang menarik napas dalam, menutup buku catatan keuangan, lalu melirik Su Mama.

"Su Mama."

"Nubi, Wangfei."

"Katakan pada Wangye, bahwa aku ingin meminjam satu orang yang memiliki jiwa cekatan, jujur, dan bertanggungjawab," ujar Huang Mingxiang.

Su Mama yang mendengar ini pun mengangguk. "Baik, Wangfei."

Huang Mingxiang tersenyum tipis. Tikus-tikus yang merugikan Xiao Wangfu harus dimusnahkan.

Tak berselang lama, orang yang dipinjamkan oleh Xiao Muqing pun datang bersama Su Mama.

"Wangfei." Su Mama memanggil Huang Mingxiang, membuat wanita itu menoleh dan menatap wanita tinggi yang mengenakan baju serba hitam. Sepertinya dia bukan orang yang memiliki ilmu bela diri dan pengalaman rendah, Huang Mingxiang dapat merasakan itu melalui auranya.

"Salam, Wangfei. Perkenalkan, nama saya Yui. Saya adalah bawahan Wangye yang bertugas menjadi pengawal bayangan beliau." Yui, wanita itu memperkenalkan dirinya sambil membungkuk ke arah Huang Mingxiang.

Huang Mingxiang mengangguk, setelah itu tersenyum. "Baik, Yui. Senang bertemu denganmu."

"Sesuai perintah Wangye, saya akan memenuhi seluruh permintaan Wangfei," ujar Yui.

Huang Mingxiang mengangguk-anggukkan kepalanya puas, dia tidak menyangka Xiao Muqing akan mengirimkan orang-orangnya yang memiliki kualitas baik kepadanya.

"Ada satu tugas untukmu, Yui," ucap Huang Mingxiang, membuat Yui bergegas berlutut menghadap Huang Mingxiang.

"Kamu tentu mengetahui toko bisnis senjata Wangye, 'Chuan Wuqi'. Ada yang tidak beres dengan pengelolaan uangnya. Xiao Wangfu setiap bulan terus menerus mengalami kerugian yang tidak masuk akal, aku ingin kamu menyelidiki Han Hutou. Dia penanggung jawab bisnis ini bukan?" Huang Mingxiang berteriak terang agar Yui dapat mudah mengerti perintahnya.

"Benar, Wangfei. Baik, bawahan ini siap untuk menjalankan perintah Wangfei," jawab Yui tegas.

Huang Mingxiang tersenyum puas. "Kalau begitu kamu boleh pergi."

"Baik, bawahan ini pamit undur diri," jawab Yui sambil berlutut lebih dalam ke arah Huang Mingxiang.

Blush!

Dengan sangat cepat, Yui sudah menghilang dari pandangan Huang Mingxiang dan Su Mama.

Huang Mingxiang melirik ke arah jendela, langit sudah mulai menguning.

"Su Mama, apa kebiasaan Wangye di sore hari?" tanya Huang Mingxiang.

"Menjawab, Wangfei. Wangye biasanya tidak melakukan apa pun karena sakit di kakinya lebih sering kambuh pada sore hari." Raut wajah Si Mama terlihat sedih saat mengatakan ini.

Huang Mingxiang mengangguk, kemudian beranjak dari kursi dan meja kerjanya menuju keluar sambil berkata,"Su Mama, tolong siapkan minyak pijat. Saya akan memijat kaki Wangye."

Su Mama yang mendengar ini pun tertegun, kemudian mengangguk cepat. "Baik, Wangfei!" Bibirnya tersenyum.

Sampai di kediaman Xiao Muqing, Huang Mingxiang segera masuk ke dalam kamar Xiao Muqing. Biasanya dia akan berusaha ditahan jika masuk tanpa izin walaupun para penjaga itu tetap gagal menahannya seperti tadi pagi, namun sekarang ... mereka sama sekali tidak berusaha menahannya masuk.

Huang Mingxiang mengangkat kedua bahunya acuh, tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut.

"Wangye, Mingxiang datang mengunjungi anda." Huang Mingxiang sedikit membungkuk, kemudian menegakkan tubuhnya kembali. Matanya memperhatikan Xiao Muqing yang tengah duduk di atas kasur, lengkap dengan kelambu yang selalu mengelilingi kasurnya.

Samar-samar Huang Mingxiang melihat bahwa Xiao Muqing sedikit kesulitan menahan rasa sakit di kakinya. Kedua sudut alis pria itu yang menyatu terlihat jelas.

"Wangye, Wangfei ini membawakan minyak pijat untuk anda. Apakah--" Belum sempat Huang Mingxiang melengkapinya kalimatnya, Xiao Muqing sudah langsung memotong.

"Keluar."

Huang Mingxiang mengerutkan keningnya, walaupun dia diam-diam kesal, tetapi sebisa mungkin Huang Mingxiang menjaga intonasi suaranya.

"Tetapi Wangye, kaki anda harus dipijat. Dengan dipijat, maka nyeri anda akan berkurang." Huang Mingxiang berusaha membujuk Xiao Muqing.

"Bagaimana jika benwang tetap menolak?" Xiao Muqing masih bersikukuh menolak tawaran baik Huang Mingxiang.

"Maka saya memaksa. Ini demi kesehatan dan kenyamanan anda, Wangye," balas Huang Mingxiang.

Huang Mingxiang melihat tangan kiri Xiao Muqing berusaha mengambil cangkir yang berada di atas meja tempat tidurnya, tetapi mungkin karena tiba-tiba ada denyutan nyeri hebat di kakinya, Xiao Muqing spontan meremas cangkirnya dengan keras.

Prang!

Cangkir itu pecah, serpihannya jatuh ke lantai bersamaan dengan darah segar milik Xiao Muqing. Melihat ini, Huang Mingxiang dengan cepat berdiri dan berlari ke arah Xiao Muqing. Wanita itu dengan kasar menyingkap kelambu tidur Xiao Muqing.

"Wangye, tangan anda berdarah!"

Xiao Muqing terkejut. Pria itu tidak terkejut dengan pecahan cangkirnya, tetapi karena seruan dan raut wajah cemas Huang Mingxiang. Huang Mingxiang dengan hati-hati membersihkan pecahan cangkir Xiao Muqing, kemudian mengambil kotak obat dan membalut luka Xiao Muqing.

"Lengan anda belum sembuh, namun sekarang telapak tangan anda juga harus diperban. Jika sejak awal Wangye mengizinkan saya untuk memijat kaki anda, hal ini tidak akan terjadi," oceh Huang Mingxiang, raut wajah khawatirnya sungguhan.

Sedangkan Xiao Muqing, pria itu hanya diam sambil memperhatikan Huang Mingxiang yang terus mengomel. Sudah lama sekali dia tidak melihat raut wajah seperti ini dari seseorang untuknya.

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

ciee ciee ciee🥰🥰🥰🥰🥰🥰

2023-04-05

0

Shai'er

Shai'er

jurus andalan perempuan, "merepet" 👍👍👍

2023-04-05

0

Shai'er

Shai'er

orang keras kepala, harus dihadapi dengan orang kepala batu 👍👍👍

2023-04-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Dekrit Pernikahan Dengan Xiao Wangye
2 Bab 2. Xiao Wangfu Dikepung Pembunuh!
3 Bab 3. Mengunjungi Xiao Muqing
4 Bab 4. Meyakinkan Xiao Wangye
5 Bab 5. Bakpao Untuk Xiao Wangye
6 Bab 6. Pembunuh 2
7 Bab 7. Saya Akan Membuat Xiao Wangfu Bersinar
8 Bab 8. Hanya Orang-Orang Terpilih Yang Dapat Tinggal Di Xiao Wangfu
9 Bab 9. Apakah Anda Mencintai dan Menyayangi Wangye Dengan Tulus, Wangfei?
10 Bab 10. Berbincang-Bincang Dengan Huangtaihou
11 Bab 11. Menghina Huang Mingxiang, Sama Dengan Menghina Xiao Muqing!
12 Bab 12. Perasaan Xiao Jihuang, Sang Kaisar
13 Bab 13. Kalian Tidak Akan Bisa Membunuh Suamiku!
14 Bab 14. Rong Wangxia
15 Bab 15. Sudah Mengakui Keberadaannya Di Sini Sebagai Wangfei?
16 Bab 16. Perasaan Yang Ragu
17 Bab 17. Baili Ruyi Yang Ceria
18 Bab 18. Rencana Perjodohan Yang Telah Gagal
19 Bab 19. Mantan Tunangan Rong Wangxia?
20 Bab 20. Wangfei Menangis
21 Bab 22. Menjalani Semuanya Sendirian Memang Lebih Baik
22 Bab 22. Bunga Tua Terakhir Huang Fu
23 Bab 23. Menjalin Bisnis Dengan Wu Guifei
24 Bab 24. Patuhilah Seluruh Perkataanku, Xiang'er ....
25 Bab 25. Tradisi Memakan Buah Suci
26 Bab 26. Penolakan Para Bangsawan Terang-Terangan
27 Bab 27. Jika Wangfei Meminta Kekaisaran Ini Terbalik, Maka Wangye Akan Melakukan
28 Bab 28. Jika Ingin Menjadi Jahat, Maka Jadilah Jahat Sepenuhnya
29 Bab 29. Istana Tidak Akan Bisa Menjangkau Nyawanya, Bahkan Helai Rambutnya
30 Bab 30. Karena Anda, Wangfei
31 Bab 31. Saya Mencintai Anda, Wangye
32 Bab 32. Tenang! Aku Di Sini!
33 Bab 33. Pagi Yang Panas
34 Bab 34. Surat Wu Zeyuan
35 Bab 35. Wangfei Yang Sibuk
36 Bab 36. Bagaimana Jika Saya Mati?
37 Bab 37. Kekayaan Xiao Wangfu
38 Bab 38. Kesepakatan Bisnis Bersama Rong Wangxia
39 Bab 39. Salju Akhir Tahun Yang Dinanti
40 Bab 40. Sang Kunci
41 Bab 41. Perasaan Kacau Rong Xuan
42 Bab 42. Cinta Itu Buta
43 Bab 43. Menjadi Istri Xiao Muqing Yang Sesungguhnya
44 Bab 44. Menikah Denganku, Apalagi?
45 Bab 45. Pandai Memainkan Kondisi dan Kesempatan
46 46. Wangye Berjanji Akan Bertanggung Jawab
47 Bab 47. Keyakinan Hati
48 Bab 48. Peraturan Kecil Wajib Istana
49 Bab 49.Wanita Yang Dia Cintai dan Wanita Yang Memegang Masa Depan Kekaisaran-nya
50 Bab 50. Posisi Sulit Xiao Jihuang
51 Bab 51. Masa Lalu 1: Janji Menjadi Huanghou
52 Bab 52. Masa Lalu 2: Dekrit Pertunangan Xiao Jihuang dan Rong Xuan
53 Bab 53. Cerita Menarik Tuan Muda Rong Yang Patah Hati
54 Bab 54. Aku Tidak Memiliki Hati Untuk Melukaimu, Sayang
55 Bab 55. Entah Saya Yang Gila Atau Dunia Yang Sudah Gila
56 Bab 56. Perubahan
57 Bab 57. Salju dan Kita
58 Bab 58. Tikus-Tikus
59 Bab 59. Aku Akan Menghancurkanmu!
60 Bab 60. Hadiah Salju Akhir Tahun
61 Bab 61. Wanitanya
62 Bab 62. Melupakan Luka Lama
63 Bab 63. Pedang Legendaris Xiao Muqing
64 Bab 64. Dendam Yang Harus Terbayar!
65 Bab 65. Berhasil Mengurus Satu Badai Besar
66 Bab 66. Panas di Musim Dingin
67 Bab 67. Tekad
68 Bab 68. Jantung Tao Tie
69 Bab 69. Anda lah Yang Pertama Kali Merusaknya!
70 Bab 70. Masa Lalu 3 Huang Mingxiang & Huang Liyue
71 Bab 71. Masa Lalu 4 Siapa Yang Akan Menjadi Istri Pangeran Kelima?
72 Bab 72. Masa Lalu 5 Awal Keretakan dan Kebencian
73 Bab 73. Cinta Yang Dewasa
74 Bab 74. Rahasia Kita Berempat
75 Bab 75. Tawa dan Senyum Bahagia
76 Bab 76. Bagaimana Jika Besok Saya Menghilang?
77 Bab 77. Persiapan Menuju Gunung Lang Tao
78 Bab 78. Menguji Cinta Mereka
79 Bab 79. Gunung Lang Tao
80 Bab 80. Latar Belakang Yui
81 Bab 81. Naga Shenlong
82 -VISUAL-
83 Bab 82. Manusia Pilihan Kesayangan Tuhan
84 Bab 83. Kebingungan Para Penduduk
85 Bab 84. Cinta Yang Tulus
86 Bab 85. Bunga Gold God dan Setengah Nyawa
87 Bab 86. Ucapan Cinta Yang Pertama Kali
88 Bab 87. Mengubah Target
89 Bab 88. Tanda Bukti Ketulusan
90 Bab 89. Berdebat di Istana
91 Bab 90. Tidak Akan Pernah Membenci Apa Yang Kamu Sukai
92 Bab 91. Demi Huang Mingxiang
93 Bab 92. Wanita Tercantik di Ibu Kota
94 Bab 93. Terus Menggigit
95 Bab 94. Aku Menyukai Wanita Sepertimu
96 Bab 95. Cantik Seperti Bunga
97 Bab 96. Akhir Yang Bahagia
98 Bab 97. Chen Taifei Agung
99 Bab 98. Air Mata Pertama Yang Diizinkan Muncul
100 Bab 99. Tangan Yang Memberikan Kasih Sayang
101 Bab 100. Perang Sesungguhnya Akan Segera Dimulai
102 Bab 101. Rong Lingxie
103 Bab 102. Ingin Menggunakan Orang Lain Untuk Bertarung Denganku?
104 Bab 103. Permaisuri-ku
105 Bab 104. Kamu Akan Berakhir!
106 Bab 105. Sidang Pengadilan
107 Bab 106. Tanda Cinta Pertama
108 Bab 107. Tunas Baru
109 Bab 108. BonChap: Rong Xuan
110 Bab 109. BonChap: Rong Xuan 2
111 Bab 110. BonChap: Rong Xuan 3
112 Bab 111. BonChap: Rong Xuan 4
113 TERIMA KASIH
114 THE NEXT OF PHOENIX
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Bab 1. Dekrit Pernikahan Dengan Xiao Wangye
2
Bab 2. Xiao Wangfu Dikepung Pembunuh!
3
Bab 3. Mengunjungi Xiao Muqing
4
Bab 4. Meyakinkan Xiao Wangye
5
Bab 5. Bakpao Untuk Xiao Wangye
6
Bab 6. Pembunuh 2
7
Bab 7. Saya Akan Membuat Xiao Wangfu Bersinar
8
Bab 8. Hanya Orang-Orang Terpilih Yang Dapat Tinggal Di Xiao Wangfu
9
Bab 9. Apakah Anda Mencintai dan Menyayangi Wangye Dengan Tulus, Wangfei?
10
Bab 10. Berbincang-Bincang Dengan Huangtaihou
11
Bab 11. Menghina Huang Mingxiang, Sama Dengan Menghina Xiao Muqing!
12
Bab 12. Perasaan Xiao Jihuang, Sang Kaisar
13
Bab 13. Kalian Tidak Akan Bisa Membunuh Suamiku!
14
Bab 14. Rong Wangxia
15
Bab 15. Sudah Mengakui Keberadaannya Di Sini Sebagai Wangfei?
16
Bab 16. Perasaan Yang Ragu
17
Bab 17. Baili Ruyi Yang Ceria
18
Bab 18. Rencana Perjodohan Yang Telah Gagal
19
Bab 19. Mantan Tunangan Rong Wangxia?
20
Bab 20. Wangfei Menangis
21
Bab 22. Menjalani Semuanya Sendirian Memang Lebih Baik
22
Bab 22. Bunga Tua Terakhir Huang Fu
23
Bab 23. Menjalin Bisnis Dengan Wu Guifei
24
Bab 24. Patuhilah Seluruh Perkataanku, Xiang'er ....
25
Bab 25. Tradisi Memakan Buah Suci
26
Bab 26. Penolakan Para Bangsawan Terang-Terangan
27
Bab 27. Jika Wangfei Meminta Kekaisaran Ini Terbalik, Maka Wangye Akan Melakukan
28
Bab 28. Jika Ingin Menjadi Jahat, Maka Jadilah Jahat Sepenuhnya
29
Bab 29. Istana Tidak Akan Bisa Menjangkau Nyawanya, Bahkan Helai Rambutnya
30
Bab 30. Karena Anda, Wangfei
31
Bab 31. Saya Mencintai Anda, Wangye
32
Bab 32. Tenang! Aku Di Sini!
33
Bab 33. Pagi Yang Panas
34
Bab 34. Surat Wu Zeyuan
35
Bab 35. Wangfei Yang Sibuk
36
Bab 36. Bagaimana Jika Saya Mati?
37
Bab 37. Kekayaan Xiao Wangfu
38
Bab 38. Kesepakatan Bisnis Bersama Rong Wangxia
39
Bab 39. Salju Akhir Tahun Yang Dinanti
40
Bab 40. Sang Kunci
41
Bab 41. Perasaan Kacau Rong Xuan
42
Bab 42. Cinta Itu Buta
43
Bab 43. Menjadi Istri Xiao Muqing Yang Sesungguhnya
44
Bab 44. Menikah Denganku, Apalagi?
45
Bab 45. Pandai Memainkan Kondisi dan Kesempatan
46
46. Wangye Berjanji Akan Bertanggung Jawab
47
Bab 47. Keyakinan Hati
48
Bab 48. Peraturan Kecil Wajib Istana
49
Bab 49.Wanita Yang Dia Cintai dan Wanita Yang Memegang Masa Depan Kekaisaran-nya
50
Bab 50. Posisi Sulit Xiao Jihuang
51
Bab 51. Masa Lalu 1: Janji Menjadi Huanghou
52
Bab 52. Masa Lalu 2: Dekrit Pertunangan Xiao Jihuang dan Rong Xuan
53
Bab 53. Cerita Menarik Tuan Muda Rong Yang Patah Hati
54
Bab 54. Aku Tidak Memiliki Hati Untuk Melukaimu, Sayang
55
Bab 55. Entah Saya Yang Gila Atau Dunia Yang Sudah Gila
56
Bab 56. Perubahan
57
Bab 57. Salju dan Kita
58
Bab 58. Tikus-Tikus
59
Bab 59. Aku Akan Menghancurkanmu!
60
Bab 60. Hadiah Salju Akhir Tahun
61
Bab 61. Wanitanya
62
Bab 62. Melupakan Luka Lama
63
Bab 63. Pedang Legendaris Xiao Muqing
64
Bab 64. Dendam Yang Harus Terbayar!
65
Bab 65. Berhasil Mengurus Satu Badai Besar
66
Bab 66. Panas di Musim Dingin
67
Bab 67. Tekad
68
Bab 68. Jantung Tao Tie
69
Bab 69. Anda lah Yang Pertama Kali Merusaknya!
70
Bab 70. Masa Lalu 3 Huang Mingxiang & Huang Liyue
71
Bab 71. Masa Lalu 4 Siapa Yang Akan Menjadi Istri Pangeran Kelima?
72
Bab 72. Masa Lalu 5 Awal Keretakan dan Kebencian
73
Bab 73. Cinta Yang Dewasa
74
Bab 74. Rahasia Kita Berempat
75
Bab 75. Tawa dan Senyum Bahagia
76
Bab 76. Bagaimana Jika Besok Saya Menghilang?
77
Bab 77. Persiapan Menuju Gunung Lang Tao
78
Bab 78. Menguji Cinta Mereka
79
Bab 79. Gunung Lang Tao
80
Bab 80. Latar Belakang Yui
81
Bab 81. Naga Shenlong
82
-VISUAL-
83
Bab 82. Manusia Pilihan Kesayangan Tuhan
84
Bab 83. Kebingungan Para Penduduk
85
Bab 84. Cinta Yang Tulus
86
Bab 85. Bunga Gold God dan Setengah Nyawa
87
Bab 86. Ucapan Cinta Yang Pertama Kali
88
Bab 87. Mengubah Target
89
Bab 88. Tanda Bukti Ketulusan
90
Bab 89. Berdebat di Istana
91
Bab 90. Tidak Akan Pernah Membenci Apa Yang Kamu Sukai
92
Bab 91. Demi Huang Mingxiang
93
Bab 92. Wanita Tercantik di Ibu Kota
94
Bab 93. Terus Menggigit
95
Bab 94. Aku Menyukai Wanita Sepertimu
96
Bab 95. Cantik Seperti Bunga
97
Bab 96. Akhir Yang Bahagia
98
Bab 97. Chen Taifei Agung
99
Bab 98. Air Mata Pertama Yang Diizinkan Muncul
100
Bab 99. Tangan Yang Memberikan Kasih Sayang
101
Bab 100. Perang Sesungguhnya Akan Segera Dimulai
102
Bab 101. Rong Lingxie
103
Bab 102. Ingin Menggunakan Orang Lain Untuk Bertarung Denganku?
104
Bab 103. Permaisuri-ku
105
Bab 104. Kamu Akan Berakhir!
106
Bab 105. Sidang Pengadilan
107
Bab 106. Tanda Cinta Pertama
108
Bab 107. Tunas Baru
109
Bab 108. BonChap: Rong Xuan
110
Bab 109. BonChap: Rong Xuan 2
111
Bab 110. BonChap: Rong Xuan 3
112
Bab 111. BonChap: Rong Xuan 4
113
TERIMA KASIH
114
THE NEXT OF PHOENIX

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!