Salah paham.

Ketika Inka sedang meminta maaf kepada pengunjung wanita yang makanannya di rusak olehnya. Tiba-tiba ada yang mencolek pantatnya membuat Inka langsung menoleh ke arah belakang, tepat di belakangnya ada pria yang memang sedang duduk.

Tanpa berpikir panjang, Inka pun menampar pria itu dengan penuh amarah yang memuncak.

"Dasar kurang ajar! Beraninya kau menyentuh bokong ku!" seru Inka membuat pria itu sangat terkejut.

"Apa-apaan ini? Bukan aku yang memegang bokong mu, tetapi pria ...?" ucap pria itu sambil melihat pemuda yang mencolek bokong Inka menghilang.

"Mana? Kau pasti sengaja mengambil kesempatan dalam kesempitan, dasar pria mesum!" teriak Inka.

Wanita yang bersama pria itu tidak terima, jika pacarnya di tuduh oleh Inka sebagai pria berotak mesum.

"Beraninya kau menyebut pacar ku seperti itu!" seru wanita itu.

"Dia telah memegang bokong ku, apa itu bukan kurang ajar namanya!" kemarahan Inka membuat semua pelanggan yang sedang menikmati makanan itu langsung melihat Inka berkelahi dengan seorang wanita.

Pak Jo, selaku menager resto merasa ada keributan di restonya, langsung keluar dari ruangannya. Dirinya terkejut melihat Inka pegawai barunya sedang berkelahi dengan seorang wanita.

"Astaga ada apa ini?" gerutu Pak Jo.

Pak Jo langsung turun ke lantai bawah untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

"Ada apa ini? Hentikan semuanya!" seru Pak Jo.

Melihat Inka saling jambak menjambak antara satu dengan yang lainnya, Jo pun langsung meleraikan perkelahian itu, saat tangannya akan memisahkan mereka berdua, tidak di sengaja kaki Inka menendang bagian vital Jo membuatnya langsung terdiam dan terjatuh.

Inka yang menyadari pak Jo terjatuh langsung menghentikan perkelahiannya bersama wanita itu, dan langsung menolong pak Jo.

"Astaga pak Jo!" seru Inka.

Pak Jo yang merasakan sakit di bagian vitalnya hanya misa memandam kesal wajah Inka, tak mampu mengatakan apapun karena rasa malunya di kelilingi banyak orang.

Dengan cepat pertugas ke amanan membawa Inka dan wanita itu ke kantor polisi, karena mereka masih terus berkelahi membuat salah satu karyawan yang bekerja di resto milik pak Jo, terpaksa menghubungi pihak berwajib.

Mereka berada di dalam kantor polisi langsung di introgasi oleh petugas polisi yang sedang berjaga hari itu.

"Apa kau yang bernama Inka Pioni?" tanya Polisi.

"Iya pak," jawab Inka.

"Apa kau bernama Lela?" tanya Polisi.

"Dia ini yang merusak pesanan ku pak, dan menuduh pacar ku melakukan pelecehan, aneh sekali dasar wanita gila," kata Lela.

"Enak aja, pacar mu itu yang kegantelan tiba-tiba memang pantat saya. Dasar pria mesum!" sahut Inka.

Keributan di mulai membuat polisi itu akhrinya memisahkan mereka agar tidak saling jambak menjabak.

"Diam semuanya! Ini kantor polisi buka taman bermain!" teriak polisi itu membuat mereka langsung terdiam.

"Anda benar pak, ini memang kantor polisi," sahut Inka.

"Diam kau! Saya sedang serius!" seru polisi.

"Sejak kapan bapak bermain-main?" celetuk Inka.

"Kau ini menjawab terus!" seru polisi.

Saat semuanha hening, Nina datang ke kantoe polisi mencari keberadaan Inka yang sedang debat dengan polisi.

Inka yang melihat Nina celingukan, langsung melambaikan tangannya dan memanggil namanya dengan sangat keras.

"Nina!" teriak Inka melambaikan tangannya.

Polisi yang ada di sekitar Inka langsung menoleh. Tetapi Nia masih kebingungan.

"Nina! Menoleh ke belakang, aku ada di sini!" teriak Inka.

Inka pun menoleh dan melihat sahabtanya sedang duduk di jaga2 polisi, Ia langsung mendekati Inka.

Akhirnya perdebatan dengan polisi pun selesai, mereka semua di bebaskan karena ketidak sengajaan dan kesalah pahaman yang membuat mereka berkelahi. Inka dan Nina berjalan keluar dari kantor polisi.

"Apa yang sebernya terjadi? Kenapa bisa sampai berkelahi?" tanya Nina.

"Ceritanya sangat panjang, aku lapar. Kita makan dulu," sahut Inka.

Mereka berdua mencari resto terdekat dan langsung memesan makanan, saat Inka sedang menikmati makanan itu, terlihat gairahnya seperti orang yang sangat kelaparan.

"Apa kau bekerja sangat keras hari ini?" tanya Nina.

"Kau benar sekali, aku hampir saja pingsan karena kelelahan dan kelaparan. Kaki ku terasa mau patah, aku berjalan sejalan hari demi melayani pengunjung resto," jelas Inka.

"Tunggu dulu, kau bilang pelayan? Bukan kah kau hari ini bekerja di toko pakaian?" tanya Nina.

Inka menarik napasnya dalam-dalam, membuat nya malas untuk menceritakan kejadian yang sangat menyebalkan.

"Aku sempat di interview di toko itu, tetapi pemilik toko itu mata keranjang dan aku hampir mencelakainya karena reflek, aku memang ceroboh," jawab Inka.

"Sudah tenang, mungkin bukan rejeki mu di sana, masih banyak pekerjaan yang membutuhkan orang seperti kita," sahut Nina.

"Aku harap begitu," ucap Inka.

"Terus bagai mana cerita mu di resto itu," tanya Nina.

"Kesalah pahaman dan kecerobohan ini kembali terjadi, aku malas untuk menceritakannya," ucap Inka.

"Sudah jangan bersedih ada aku," kata Nina.

"Jadi saat aku melihat ada lowongan pekerjaan di resto itu aku langsung masuk ke dalam dan di hari ini juga aku di terima kerja, aku bekerja sebagai pelayan, tak lama resto itu benar-benar di padati pengunjung, membuat ku sangat kelelahan sampai akhirnya ada seseorang yang sengaja menyilangkan kaki nya membuat ku terjatuh menimpah wanita yang sedang makan bersama pasangannya. Dan kau tahu, saat aku meminta maaf, dengan sengaja ada yang memegang bokong ku, sontak aku langsung terkejut dan aku menoleh ke arah belakang. Aku melihat ada pria yang sedang berdiri tepat di belakang ku. Aku mengira dia yang melakukan itu, makanya aku langsung menamparnya. Ais ... ini sangat menyebalkan, hari sial selalu mewarnai hari ku," jelas Inka.

"Aku rasa kau di jebak," kata Nina.

"Entah lah, siapa yang menjebak ku. Aku sesungguhnya anak yang baik, tapi nasib ku sangat memprihatinkan," ucap Inka.

"Apa karena karena kecantikan mu? Membuat mu selalu sial?" tanya Nina.

"Ternyata menjadi cantik tidak enak, menjadi jelek apalagi, tambah tidak enak," sahut Inka.

Inka dan Nina kembali menemui Pak Jo yang masih dalam keadaan syok, saat Ia masuk ke dalam menemui Pak Jo yang sedang di rawat di IGD.

"Bagaimana keadaan Bapak?" tanya Inka.

"Kau ini membuat onar saja, kau tidak liat aku hampir mati gara-gara kau menendang masa depan ku, ini sangat menyakitkan," jawab Jo.

"Maafkan saya ya Pak, saya tidak sengaja. Saya akui saya salah, tapi bukan sepenuhnya kesalahan saya, kejadian kemarin membuat saya marah karena ada yg menyentuh pantat saya. Jadi saya marah lah pak, kurang aja dia yang menyentuh saya tanpa ijin, biadab!" jelas Inka.

"Kenapa kau yang jadi marah?" ucap Jo.

"Ini bisa menjadi pelecehan Pak, jadi saya harus menjunjung tinggi harga diri seorang wanita, benar kan Pak yang salah lakukan," kata Inka.

Inka pun terkejut dan sedih mendengar jawaban dari Pak Jo yang membuatnya harus meninggalkan IGD.

BERSAMBUNG....

Episodes
1 Prolog.
2 Mencari pekerjaan.
3 Hari interview
4 Hari pertama kerja
5 Salah paham.
6 Gagal lagi
7 Lowongan pekerjaan baru
8 Tanpa Riasan
9 Training kerja
10 Bertemu sang CEO
11 Sekretaris atau Art
12 Pewangi ruangan
13 Lemari Celana dalam
14 Makan sup 2 Mangkuk
15 Sepotong Roti.
16 Kepanikan Inka
17 Asisten atau Sekretaris
18 Belahan Jiwa
19 Bapak Koki
20 Libur kerja
21 Sup untuk Bos
22 Mansion Naren
23 Pingsan di Halte
24 Karaoke di rumah
25 Kepantai
26 Dunia sempit
27 Kedatangan teman lama
28 Kesibukan yang hakiki
29 Hot News
30 Persiapan Ke Dubai
31 Ketakukan Naren.
32 Ayam goreng.
33 Silahturahmi bibir
34 Perasaan yang tak biasa
35 Aku Lapar
36 Terhempas ke lantai
37 Minta Izin
38 Jet Pribadi
39 Penuh Percaya diri.
40 Kedinginan
41 Tanda Kepemilikan Naren
42 Kepanasan
43 The Dubai Fountain
44 Makan malam.
45 Kepulangan Naren
46 Gosip baru
47 Desakan Nina.
48 Kedatangan Ludin
49 Kapan Nikah
50 Terpukau
51 Ledakan Bus
52 Ungkapan yang salah
53 Tiba-tiba di jodohkan
54 Ancaman sang ayah
55 Salah tingkah
56 Jenjang Karir
57 Bau-bau jatuh cinta
58 Gugup
59 Di perhatikan banyak orang
60 Salah Paham
61 Salah Paham 2
62 tiba-tiba anmesia
63 Aku mencintaimu
64 Patah hati Ludin
65 Kekasih Naren.
66 Kegigihan Alexa
67 Panggilan Sayang
68 Keegoisan seseorang
69 Perubahan sikap
70 Dunia Sempit
71 Siap bertarung
72 Kecewa
73 Malam yang penuh amarah
74 Kecelakaan kecil
75 Patah hati Luis
76 Gara-gara Magic Garden
77 Pesta dadakan
78 Imajinasi Naren
79 Kegelian Robi
80 Prepare
81 kelas platinum
82 Pencitraan
83 Tawa Naren.
84 Maha siswa baru
85 Pertahanan dan Kekuatan
86 Penyerangan
87 The End
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Prolog.
2
Mencari pekerjaan.
3
Hari interview
4
Hari pertama kerja
5
Salah paham.
6
Gagal lagi
7
Lowongan pekerjaan baru
8
Tanpa Riasan
9
Training kerja
10
Bertemu sang CEO
11
Sekretaris atau Art
12
Pewangi ruangan
13
Lemari Celana dalam
14
Makan sup 2 Mangkuk
15
Sepotong Roti.
16
Kepanikan Inka
17
Asisten atau Sekretaris
18
Belahan Jiwa
19
Bapak Koki
20
Libur kerja
21
Sup untuk Bos
22
Mansion Naren
23
Pingsan di Halte
24
Karaoke di rumah
25
Kepantai
26
Dunia sempit
27
Kedatangan teman lama
28
Kesibukan yang hakiki
29
Hot News
30
Persiapan Ke Dubai
31
Ketakukan Naren.
32
Ayam goreng.
33
Silahturahmi bibir
34
Perasaan yang tak biasa
35
Aku Lapar
36
Terhempas ke lantai
37
Minta Izin
38
Jet Pribadi
39
Penuh Percaya diri.
40
Kedinginan
41
Tanda Kepemilikan Naren
42
Kepanasan
43
The Dubai Fountain
44
Makan malam.
45
Kepulangan Naren
46
Gosip baru
47
Desakan Nina.
48
Kedatangan Ludin
49
Kapan Nikah
50
Terpukau
51
Ledakan Bus
52
Ungkapan yang salah
53
Tiba-tiba di jodohkan
54
Ancaman sang ayah
55
Salah tingkah
56
Jenjang Karir
57
Bau-bau jatuh cinta
58
Gugup
59
Di perhatikan banyak orang
60
Salah Paham
61
Salah Paham 2
62
tiba-tiba anmesia
63
Aku mencintaimu
64
Patah hati Ludin
65
Kekasih Naren.
66
Kegigihan Alexa
67
Panggilan Sayang
68
Keegoisan seseorang
69
Perubahan sikap
70
Dunia Sempit
71
Siap bertarung
72
Kecewa
73
Malam yang penuh amarah
74
Kecelakaan kecil
75
Patah hati Luis
76
Gara-gara Magic Garden
77
Pesta dadakan
78
Imajinasi Naren
79
Kegelian Robi
80
Prepare
81
kelas platinum
82
Pencitraan
83
Tawa Naren.
84
Maha siswa baru
85
Pertahanan dan Kekuatan
86
Penyerangan
87
The End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!