Pengantin Baru Dadakan 2

"Terima kasih untuk Pak Abdul, sudah mengizinkan Divya menikah dengan Jefran."

Divya dan Bapak duduk menghadap Pak Ardi.

"Jujur, saya terkejut dengan kejadian hari ini. Semua sungguh di luar dugaan. Walau begitu, saya yang meminta Divya menikah dan sekarang Divya sudah menjadi menantu keluarga Wirata. Maka dari itu, Pak Abdul sudah bukan pekerja keluarga kami lagi. Saya nggak mau ada omongan buruk saya mempekerjakan besan saya di rumah."

Bapak dan Divya saling pandang. Ini yang dia takutkan sejak tadi. Di mana Bapak dan Nenek harus tinggal?

"Tidak usah bingung, Divya. Papa sudah menyiapkan tempat untuk Pak Abdul dan Bu Ira. Kamu nggak usah khawatir."

"Tempat apa, Pak? Eh Pa..." Divya agak canggung memanggil Pak Ardi dengan sebutan Papa.

"Sebagai ucapan terima kasih, Papa akan berikan rumah dan kebun. Pak Abdul bisa memulai bisnis florist di sana."

"Tidak perlu repot-repot, Pak Ardi. Saya dan Ibu akan pulang ke kampung saja." Bapak menolak dengan halus.

"Bapak mau tinggal dimana? Rumah kita di kampung kan udah nggak ada." Divya jadi cemas.

Ia ingat rumahnya di kampung sudah diratakan menjadi bendungan sejak 15 tahun lalu.

Dan selama ini kalau datang ke kampung mereka menginap di rumah Mamang Beben keponakan Nenek, saudara sepupu Bapak.

"Mohon diterima saja, Pak Abdul. Sebagai ucapan terima kasih dan hadiah kita sudah menjadi besan." Bujuk Pak Ardi.

Kebaikan Pak Ardi membuat Bapak tidak enak hati.

Lagi bicara begitu, Jefran turun tangga sudah mengenakan baju pergi, kemeja biru yang digulung sampai siku, dan celana jins hitam, sepatu kets putih.

"Pa, aku pergi dulu."

"Mau ke mana, Nak?"

"Ada urusan. Tolong bilang Mama ya, Pa." Jefran ngeloyor pergi membuat Pak Ardi geleng-geleng kepala.

"Anak itu benar-benar. Divya, ikut dengan suami kamu. Papa tidak mau dia aneh-aneh."

Divya mengangguk. "Baik, Pa. Pak, aku pergi dulu."

"Hati-hati, Nak."

Bergegas Divya menyusul Jefran.

***

"Ngapain kamu ikut?" Jefran heran Divya muncul.

"Kamu mau ke mana?"

"Bukan urusan kamu."

"Ya urusan aku dong. Pasti kamu mau nyari Fiona."

Jefran terdiam dan masih kesal Fiona pergi meninggalkannya.

Divya membuka pintu mobil. "Anter aku ke kost an."

"Ngapain?"

"Aku mau ambil barang-barangku."

"Pergi aja sendiri."

"Ya nggak apa-apa kalo nggak mau. Berarti kamu sekarang temenin aku belanja ke mal, karena aku nggak ada baju ganti."

Jefran benar dibuat tidak bisa bicara, akhirnya masuk mobil.

Sepanjang perjalanan menuju kost an, Jefran dan Divya tidak bersuara.

Tiba di kost an, Divya turun dari mobil.

"Mau nunggu di sini apa mau ikut masuk?" Tawar Divya.

"Masa' aku masuk kost an cewek?"

Divya mendengus sebal. "Ya kamu kan suami aku. Mau nginep di sini juga nggak akan digrebek." Ia melengos masuk kamar kost nya.

Jefran melepas seat belt. "Nasib apes gini sih, perawan tua gitu malah jadi istri gue." Ia turun dari mobil dan menyusul masuk kamar Divya.

Divya sibuk membereskan pakaian ke dalam tas. Jefran hanya duduk di kasur, sibuk dengan HP-nya.

Diam-diam Divya melirik Jefran yang cuek saja melihatnya beres-beres, nggak ada sedikitpun membantu. Takdir jadi istri berondong nyebelin, mau nggak mau harus aku terima, batinnya.

Divya membereskan alat jahitnya. Baru saja ia mau mulai membuat boneka, keahliannya sejak dulu, ia harus menikah dan menunda rencananya membuka online shop boneka Teddy Bear nya.

"Udah belum?" Tanya Jefran mulai bosan.

"Sedikit lagi." Divya masuk kamar mandi hendak membereskan alat mandinya.

HP Jefran berbunyi. Rion.

"Halo, Yon."

"Jef, gue baru nyampe Jakarta. Penerbangan delay jadi gue terlambat. Sorry nggak sempet dateng ke nikahan lo."

"Lo dimana sekarang?"

"Gue diajak clubbing sama Andre. Di tempat biasa."

"Gue ikut deh."

"Hah? Lo gila ya mau ikut? Ini kan malam pengantin lo. Lo malah mau ke club bareng gue."

"Ada hal yang nggak bisa gue jelasin di telepon. Nanti gue cerita. Oke. Gue on the way."

Begitu telepon ditutup, bertepatan Divya keluar kamar mandi.

"Aku ada urusan. Kamu pulang naik taksi aja."

Divya menatapnya tajam. "Kamu mau ke mana?"

"Ketemu temanku."

"Kalo gitu aku ikut." Kata Divya membuat Jefran kaget.

"Ikut? Nggak salah?"

"Kalo nggak boleh ikut, berarti kamu nggak boleh pergi."

"Berani ngelarang aku?"

"Kenapa enggak? Kita suami istri sekarang. Suka nggak suka, mau nggak mau, kita ini udah menikah. Dan aku nggak mau kamu pergi sendiri."

Nada tegas Divya membuat Jefran mati kutu.

Masa' mau seneng-seneng di club diekorin istri perawan tua?

"Ya udah, ayo pergi." Nggak punya pilihan selain setuju Divya ikut.

Divya menahan mangkel begitu Jefran keluar kamar begitu saja tanpa membantu membawakan tas barang-barangnya.

Nasib emang nikah sama anak manja.

Divya mengangkat beberapa tas ke bagasi mobil.

Setelah berbicara sebentar dengan Mang Udin penjaga kost an, karena Tante Anna pemilik kost an tidak ada di tempat, Divya berpamitan akan pindah dari kost an.

Ia masuk mobil, dan Jefran langsung tancap gas meninggalkan lokasi kost.

***

Episodes
1 Gagal Menikah Kedua Kali
2 Kena Marah Nenek
3 Jefran si Berondong Nyebelin
4 Mencari Aldo
5 Calon Istri Jefran
6 Kecurigaan Divya
7 Ditikung Teman Sendiri
8 Dendam Pada Divya
9 Mendengar Rencana Jahat
10 Bimbang
11 Hari Pernikahan
12 Kacau
13 Tawaran Menikah
14 Menikah Dadakan
15 Pengantin Baru Dadakan 1
16 Pengantin Baru Dadakan 2
17 Ke Diskotik
18 Perjalanan ke Kampung
19 Di Desa 1
20 Di Desa 2
21 Jefran Sakit
22 Pindah ke Apartemen
23 Harapan Orangtua
24 Tetangga
25 Divya Mulai emosi
26 Belum Unboxing?
27 Jefran Mulai Romantis
28 Bayi?
29 Tes DNA
30 Malam Pengantin
31 Mulai Harmonis
32 Tante Melinda nya Ares
33 Tangisan Sakha
34 Kedatangan Aneth
35 Sikap Aneth
36 Sikap Aneth 2
37 Rahasia Hubungan Jefran
38 Aneth Berbohong
39 Jujur
40 Kehilangan
41 Duka Divya
42 Bertemu Tante Melinda
43 Kedatangan Fiona
44 Kedatangan Fiona 2
45 Kebohongan Ares
46 Divya Sakit Hati
47 Membujuk Divya
48 Malam Romantis
49 Terbongkar
50 Divya atau Fiona
51 Rencana Jahat Fiona
52 Fitnah Berujung Terusir
53 Kepergian Aneth
54 Ares Tertangkap
55 Disandera
56 Kepergian Fiona
57 Menyelesaikan Masalah
58 Sakhi
59 Hampa
60 Dua Bocah Tampan
61 Keluarga Kecil
62 Om Baik
63 Doa Ibu
64 Pertemuan
65 Memohon Maaf
66 Meluapkan Kerinduan
67 Divya Pergi
68 Mencari Divya
69 Divya Sakit
70 Janji Jefran
71 Sadar
72 Curi Kesempatan
73 Kembali ke Rumah
74 Mengincar Anak-anak
75 Sakha Diculik
76 Kejahatan Cinta
77 Cinta dan Kirana
78 Pernikahan Rion
79 Kehadiran Putri Cantik -End-
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Gagal Menikah Kedua Kali
2
Kena Marah Nenek
3
Jefran si Berondong Nyebelin
4
Mencari Aldo
5
Calon Istri Jefran
6
Kecurigaan Divya
7
Ditikung Teman Sendiri
8
Dendam Pada Divya
9
Mendengar Rencana Jahat
10
Bimbang
11
Hari Pernikahan
12
Kacau
13
Tawaran Menikah
14
Menikah Dadakan
15
Pengantin Baru Dadakan 1
16
Pengantin Baru Dadakan 2
17
Ke Diskotik
18
Perjalanan ke Kampung
19
Di Desa 1
20
Di Desa 2
21
Jefran Sakit
22
Pindah ke Apartemen
23
Harapan Orangtua
24
Tetangga
25
Divya Mulai emosi
26
Belum Unboxing?
27
Jefran Mulai Romantis
28
Bayi?
29
Tes DNA
30
Malam Pengantin
31
Mulai Harmonis
32
Tante Melinda nya Ares
33
Tangisan Sakha
34
Kedatangan Aneth
35
Sikap Aneth
36
Sikap Aneth 2
37
Rahasia Hubungan Jefran
38
Aneth Berbohong
39
Jujur
40
Kehilangan
41
Duka Divya
42
Bertemu Tante Melinda
43
Kedatangan Fiona
44
Kedatangan Fiona 2
45
Kebohongan Ares
46
Divya Sakit Hati
47
Membujuk Divya
48
Malam Romantis
49
Terbongkar
50
Divya atau Fiona
51
Rencana Jahat Fiona
52
Fitnah Berujung Terusir
53
Kepergian Aneth
54
Ares Tertangkap
55
Disandera
56
Kepergian Fiona
57
Menyelesaikan Masalah
58
Sakhi
59
Hampa
60
Dua Bocah Tampan
61
Keluarga Kecil
62
Om Baik
63
Doa Ibu
64
Pertemuan
65
Memohon Maaf
66
Meluapkan Kerinduan
67
Divya Pergi
68
Mencari Divya
69
Divya Sakit
70
Janji Jefran
71
Sadar
72
Curi Kesempatan
73
Kembali ke Rumah
74
Mengincar Anak-anak
75
Sakha Diculik
76
Kejahatan Cinta
77
Cinta dan Kirana
78
Pernikahan Rion
79
Kehadiran Putri Cantik -End-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!