Dendam Pada Divya

Hampir tengah malam ketika Cinta baru selesai kerja.

Aldo mengantarnya pulang ke kost an.

"Gimana nih Mas? Cinta takut ketemu Kak Divya." Cinta belum turun dari mobil.

"Lagian kamu juga aneh-aneh. Dendam sama Divya cuma karena hal sepele."

Cinta kesal ketika ingin meminjam uang dari Divya teman sekamarnya itu tidak berikan. Padahal ia mau membeli tas dan jam tangan mahal, agar lebih modis kerja di hotel.

Setelah itu ia kesal Divya tidak meminjamkan uang, namun berbelanja barang mahal untuk diri sendiri.

Puncaknya, ia merasa terhina begitu Divya memberikan barang bekasnya. Tas dan jam tangan. Barang yang Divya gunakan hanya sekali, dan merasa kurang cocok jadi diberikan kepada Cinta.

"Cuma karena dia kasih kamu barang bekas, kamu sampe minta aku pura-pura dekat sama dia?" Aldo geleng-geleng kepala. Kalo bukan karena sayang sama gadis ini, ia tidak mau mempermainkan gadis baik seperti Divya.

"Itu penghinaan dong, Mas! Emang sih gaji Cinta nggak ada apa-apa nya sama penghasilannya. Tapi nggak gitu juga dong kasih barang bekas. Makanya Cinta mau balas Kak Divya. Biar dia rasain pacaran sama Mas Aldo lalu Mas Aldo tinggalin."

Aldo terdiam dan melihat ke arah lain. Sejujurnya, ia sudah sayang pada Divya. Hanya saja ia juga sayang pada Cinta yang sudah menjalin hubungan dengannya begitu ia berpisah dengan Sharon mantan istrinya 5 tahun lalu.

Merasa bersalah pada Divya?

Jelas.

Namun Cinta terlalu menguasai pikirannya.

"Jadi rencana kamu sekarang apa?" Tanya Aldo. "Kamu mau pindah kost an?"

Cinta menggeleng. "Cinta kan belum gajian, Mas. Mas juga nganggur. Mas Aldo udah nggak ada tabungan kan untuk biayain Cinta?"

"Kamu kan tau uangku habis untuk biaya persiapan pernikahanku dengan Divya? Walau batal, uangnya kan nggak bisa kembali."

Cinta mendengus kesal. Lupa memang ia yang menyarankan Aldo berbuat baik hingga Divya terlena. Begitu Divya sedang sayang-sayangnya pada Aldo, Aldo meninggalkannya.

"Ya udah, kamu temui dia aja dulu. Coba bicara. Biar nanti aku juga bicara sama dia. Kita harus terima resiko. Walau mungkin aku sampai ditampar, ya minimal kamu baikan sama dia."

Agak lama dibujuk, Cinta mau turun mobil. Begitu mobil Aldo melaju meninggalkan kawasan kost an, Cinta berjalan masuk menuju kamarnya.

Tante Eliana, pemilik kost, sudah menunggu di depan kamarnya.

"Lho, Tante?" Cinta agak bingung.

"Mana uang kost bulan ini sama bulan lalu?" Tagih Tante Eliana membuat Cinta kaget.

"Lho memang belum dibayar sama Kak Divya, Tante?" Cinta memang menyetor uang kost ke Divya untuk dibayarkan pada Tante Eliana.

"Divya bilang sekarang kamu sendirian yang sewa kamar. Bulan lalu juga belum dibayar."

"Belum dibayar??"

"Emang kamu nggak tau udah dua bulan ini Tante pergi ke luar kota? Makanya anak-anak kost juga bayar sekaligus dua bulan. Sekarang kamu bayar, total 2 juta sewa kamar 2 bulan."

2 juta???

"Bentar Tante, Kak Divya ke mana??"

"Divya udah pindah tadi sore. Dia pamit ke Tante dan bilang uang kost semua kamu yang nanggung."

Cinta jadi geram dan panik. Uang dari mana 2 juta?

Gajinya bulan ini saja habis untuk membeli HP baru.

"Kalo kamu nggak sanggup bayar, besok pagi kamu harus pindah dari kost an ini. Tante buka usaha bukan buat amal."

Tante Eliana melengos pergi.

Cinta bergegas masuk kamar dan memeriksa lemari.

"Duhhh gawat, semua barang yang dikasih Kak Divya dibawa sama dia??"

Padahal Cinta berencana menjual tas dan sepatu dari Divya yang lumayan mahal. Walau bekas, tapi ada daya jual lumayan tinggi. Sekarang Divya membawa itu semua.

Bukan hanya itu, minibar pun dibawa pergi. Memang minibar itu dibeli oleh Divya. Namun sangat berguna untuk Cinta sendiri.

Tapi sekarang, Divya membalasnya dengan sangat mudah.

Menyadari tanpa Divya dia tidak punya apa-apa.

Ada surat di meja.

#Aku pindah kost an. Aku bawa semua barangku termasuk yang aku kasih ke kamu. Makasih udah jadi 'temen yang baik' buat aku selama bertahun-tahun kost di sini.#

Cinta meremas kertas kesal.

"Huhh.. aku jadi harus pindah kost an. Mana ada aku uang 2 juta untuk bayar..."

Ia melihat sesuatu di balik bantalnya.

Begitu diambil, ia terkejut.

Amplop tebal berisi uang 2 juta rupiah. Tulisan di depannya. 'uang kost 2 bulan'.

Mendadak Cinta amat merasa bersalah pada Divya.

Ia sudah begitu jahat, namun Divya masih baik mau membayar uang kost nya.

***

Sudah hampir sejam Aldo memandangi HP nya ingin menghubungi Divya.

"Kalau aja kamu tau, Div. Aku terpaksa permainkan kamu. Aku udah sayang sama kamu, tapi aku juga sayang sama Cinta. Astaga... kenapa aku bisa mencintai dua wanita sekaligus."

Aldo sungguh dilema melihat foto Divya yang begitu cantik.

Ia menyesal menuruti kemauan Cinta karena jadi terbawa perasaan pada Divya.

Divya perempuan yang baik, perhatian. Meski mandiri dan punya pekerjaan, Divya tetap perhatian padanya.

Bahkan Divya sering memesankan makanan kalau ia banyak pekerjaan hingga tak bisa keluar makan siang.

Perhatian itu melekat dan berbeda rasanya setiap bersama Cinta yang sangat bertolak belakang dengan Divya.

Cinta selalu banyak maunya. Meminta segala macam.

Berbeda dengan Divya yang mandiri dan sangat menjaga diri. Bahkan Divya tidak pernah mau dicium olehnya.

Entah kenapa Aldo menyesal melakukan hal itu pada Divya.

Namun ia yakin Divya tidak akan memaafkannya.

***

Episodes
1 Gagal Menikah Kedua Kali
2 Kena Marah Nenek
3 Jefran si Berondong Nyebelin
4 Mencari Aldo
5 Calon Istri Jefran
6 Kecurigaan Divya
7 Ditikung Teman Sendiri
8 Dendam Pada Divya
9 Mendengar Rencana Jahat
10 Bimbang
11 Hari Pernikahan
12 Kacau
13 Tawaran Menikah
14 Menikah Dadakan
15 Pengantin Baru Dadakan 1
16 Pengantin Baru Dadakan 2
17 Ke Diskotik
18 Perjalanan ke Kampung
19 Di Desa 1
20 Di Desa 2
21 Jefran Sakit
22 Pindah ke Apartemen
23 Harapan Orangtua
24 Tetangga
25 Divya Mulai emosi
26 Belum Unboxing?
27 Jefran Mulai Romantis
28 Bayi?
29 Tes DNA
30 Malam Pengantin
31 Mulai Harmonis
32 Tante Melinda nya Ares
33 Tangisan Sakha
34 Kedatangan Aneth
35 Sikap Aneth
36 Sikap Aneth 2
37 Rahasia Hubungan Jefran
38 Aneth Berbohong
39 Jujur
40 Kehilangan
41 Duka Divya
42 Bertemu Tante Melinda
43 Kedatangan Fiona
44 Kedatangan Fiona 2
45 Kebohongan Ares
46 Divya Sakit Hati
47 Membujuk Divya
48 Malam Romantis
49 Terbongkar
50 Divya atau Fiona
51 Rencana Jahat Fiona
52 Fitnah Berujung Terusir
53 Kepergian Aneth
54 Ares Tertangkap
55 Disandera
56 Kepergian Fiona
57 Menyelesaikan Masalah
58 Sakhi
59 Hampa
60 Dua Bocah Tampan
61 Keluarga Kecil
62 Om Baik
63 Doa Ibu
64 Pertemuan
65 Memohon Maaf
66 Meluapkan Kerinduan
67 Divya Pergi
68 Mencari Divya
69 Divya Sakit
70 Janji Jefran
71 Sadar
72 Curi Kesempatan
73 Kembali ke Rumah
74 Mengincar Anak-anak
75 Sakha Diculik
76 Kejahatan Cinta
77 Cinta dan Kirana
78 Pernikahan Rion
79 Kehadiran Putri Cantik -End-
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Gagal Menikah Kedua Kali
2
Kena Marah Nenek
3
Jefran si Berondong Nyebelin
4
Mencari Aldo
5
Calon Istri Jefran
6
Kecurigaan Divya
7
Ditikung Teman Sendiri
8
Dendam Pada Divya
9
Mendengar Rencana Jahat
10
Bimbang
11
Hari Pernikahan
12
Kacau
13
Tawaran Menikah
14
Menikah Dadakan
15
Pengantin Baru Dadakan 1
16
Pengantin Baru Dadakan 2
17
Ke Diskotik
18
Perjalanan ke Kampung
19
Di Desa 1
20
Di Desa 2
21
Jefran Sakit
22
Pindah ke Apartemen
23
Harapan Orangtua
24
Tetangga
25
Divya Mulai emosi
26
Belum Unboxing?
27
Jefran Mulai Romantis
28
Bayi?
29
Tes DNA
30
Malam Pengantin
31
Mulai Harmonis
32
Tante Melinda nya Ares
33
Tangisan Sakha
34
Kedatangan Aneth
35
Sikap Aneth
36
Sikap Aneth 2
37
Rahasia Hubungan Jefran
38
Aneth Berbohong
39
Jujur
40
Kehilangan
41
Duka Divya
42
Bertemu Tante Melinda
43
Kedatangan Fiona
44
Kedatangan Fiona 2
45
Kebohongan Ares
46
Divya Sakit Hati
47
Membujuk Divya
48
Malam Romantis
49
Terbongkar
50
Divya atau Fiona
51
Rencana Jahat Fiona
52
Fitnah Berujung Terusir
53
Kepergian Aneth
54
Ares Tertangkap
55
Disandera
56
Kepergian Fiona
57
Menyelesaikan Masalah
58
Sakhi
59
Hampa
60
Dua Bocah Tampan
61
Keluarga Kecil
62
Om Baik
63
Doa Ibu
64
Pertemuan
65
Memohon Maaf
66
Meluapkan Kerinduan
67
Divya Pergi
68
Mencari Divya
69
Divya Sakit
70
Janji Jefran
71
Sadar
72
Curi Kesempatan
73
Kembali ke Rumah
74
Mengincar Anak-anak
75
Sakha Diculik
76
Kejahatan Cinta
77
Cinta dan Kirana
78
Pernikahan Rion
79
Kehadiran Putri Cantik -End-

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!