Bab 7 Kemarahan Wisnu

"Assalamualaikum!" Sofia memberi salam walaupun Wisnu dalam keadaan marah. Sofia tidak berani melihat wajah Wisnu, dia menunduk bak pelaku kejahatan.

"Masuk!" titah Wisnu sembari memberi kode dengan telunjuknya. Sofia patuh, antara bingung dan merasa bersalah bercampur baur dalam dadanya. Setelah Sofia masuk, Wisnu segera menutup pintu dan menguncinya.

"Dari mana saja kamu, suami pulang kamu kelayapan. Aku tidak suka, ya, aku pulang kamu keluyuran. Mau jadi apa kamu, sudah jadi istri masih keluyuran bukannya ngurus suami dan menyambutnya?" tekannya membuat Sofia tersentak. Bukankah tadi dirinya pamit akan mencari pekerjaan pada Wisnu, tapi kenapa kini Wisnu seakan tidak tahu kalau tadi Sofia akan pergi.

"Tadi Sofia keluar, A, untuk mencari pekerjaan. Bukankah tadi Sofi sudah bilang ke Aa bahwa Sofia akan mencari pekerjaan ke Puskesmas terdekat," kilah Sofia masih menunduk.

"Keluar mencari pekerjaan? Kamu tidak lihat kalau di rumah ini tidak kurang pekerjaan, kenapa kamu mau cari kerjaan di luar? Ohhh aku tahu, kamu ingin dibayar sementara di rumah tidak, iya, kan?" sungut Wisnu penuh dengan tudingan. Sofia dengan cepat menggeleng, bukan seperti itu. Tuduhan Wisnu jelas salah besar. Dia mencari pekerjaan tidak lain hanya ingin mengamalkan ilmu kebidanan yang dia dapatkan selama ini, dengan dipraktekan pada pasien-pasiennya, terutama ibu hamil.

"Bukan begitu, A, Sofia hanya ingin mengamalkan ilmu yang Sofia dapatkan selama kuliah di kebidanan. Kan sayang, sudah cape-cape cari ilmu dan banyak biaya yang sudah dikeluarkan, tapi tidak bekerja dan diamalkan," kilah Sofia lagi membuat Wisnu meradang.

"Ohhh, begitu ya, jadi kamu lebih memilih mendedikasikan diri kamu untuk orang lain, karena merasa sudah sekolah tinggi-tinggi dan mengeluarkan biaya yang banyak, iya?" Lagi-lagi Sofia tersentak yang kedua kali mendengar tudingan Wisnu seperti itu.

"Tidak A, bukan itu alasannya. Sofia hanya ingin membantu ibu-ibu hamil dan mengamalkan ilmu kebidanan Sofia selama ini," alasan Sofia lagi sedikit mendongak.

"Ok, mulai besok kamu cari lagi lowongan pekerjaan itu sepuasnya sampai kamu dapat. Tapi dengan risiko hubungan pernikahan kita berakhir," tandas Wisnu sembari berlalu menyisakan hentakan keterkejutan dalam dada Sofia.

"Aaaa, bukan begitu maksud Sofia. Sofia hanya ingin memanfaatkan ilmu Sofia yang selama ini Sofia dapat dari perguruan." Sofia berusaha mengejar Wisnu yang kini menaiki tangga, lalu masuk kamarnya dengan membanting pintu sehingga terdengar dentuman yang cukup keras. Sofia menghela nafas kasar. Dia sedih dan kecewa dengan reaksi Wisnu. Padahal jika Wisnu tidak setujupun, harusnya Wisnu ngomong baik-baik. Sofia juga akan memahaminga. Tapi kenapa cuma begitu saja Wisnu marah?

Setelah Wisnu masuk kamar, Sofia kini termenung akan perkataan Wisnu yang terakhir yang sempat membuat jantungnya berdetak kencang. Sofia sama sekali tidak menduga pemikiran Wisnu sampai kesana, ke arah perpisahan. Sedangkan dalam kamus Sofia, tidak ada kata perpisahan setelah pernikahan kecuali kematian.

Sofia merasa sangat lelah dan ngantuk, walaupun dia sedih karena sikap Wisnu, tapi rasa kantuk lebih menguasainya. Sofia memasuki kamar sebelahnya yang kosong. Untuk meredam rasa kantuk, Sofia membaringkan tubuhnya di ranjang kamar itu, lalu tanpa disadarinya lamat-lamat Sofia tertidur.

Jam menunjukkan pukul lima sore, Wisnu keluar kamar setelah merasa tidak mendengar pergerakan dari Sofia. Saat Wisnu mendapati Sofia yang tengah tidur di kamar sebelah, tiba-tiba Wisnu menemukan sesuatu yang membuat dia sampai penasaran.

Terpopuler

Comments

@Kristin

@Kristin

Wisnu kok jadi sadis gitu cih...

2023-04-07

0

Erbanana

Erbanana

masya Allah si Wisnu, niat banget malas dendam.

2023-03-16

7

mom mimu

mom mimu

lanjut lagi kak Lin, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻

2023-03-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!