Besoknya Wisnu pulang ketika hari sudah beranjak malam, tepatnya jam 21.00 malam, Sofia mendengar deru Jeep milik Wisnu berhenti tepat di depan rumahnya. Belia yang baru saja menaiki ranjang, tersentak sekaligus bahagia akan kedatangan Wisnu. Sofia segera menuruni tangga.
Tiba di depan pintu, Sofia segera membuka pintu dan menyambut Wisnu dengan senyum mengembang. Akan tetapi Wisnu hanya melewatinya dan segera menaiki tangga. Sofia terkesima dengan sikap Wisnu. Dia kecewa sekaligus sedih.
"A, tunggu!" teriaknya sembari mengikuti Wisnu dari belakang menuju tangga. Sampai di depan pintu kamar Wisnu menutup kembali pintu kamar dengan kencang sehingga membuat Sofia terkejut.
"Astaghfirullah," ucap Sofia mengelus dada. Terpaksa Sofia menghentikan langkahnya dan duduk di ruang tengah loteng itu. Jantung Sofia berdebar lebih cepat, batinnya bertanya-tanya ada apa dengan suaminya pulang-pulang sikapnya sangat ketus dan tidak ramah sama sekali?
Beberapa menit kemudian Wisnu keluar kamar, sepertinya dia akan mandi, terlihat dari handuk yang disampir di pundaknya. Sofia berdiri dengan cepat bermaksud menghampiri Wisnu, namun Wisnu segera melangkah ke kamar mandi tanpa mempedulikan Sofia.
Gemericik air terdengar, menandakan Wisnu tengah mandi. Mungpung Wisnu masih mandi, Sofia beranjak ke bawah menuruni tangga dan menuju dapur. Sofia berniat membuatkan kopi untuk Wisnu dan menghangatkan lauk untuk makan malamnya.
Setengah jam Sofia berkutat di dapur, namun Wisnu belum ada tanda-tanda akan turun ke bawah. Lantas Sofia kembali ke loteng dan menghampiri pintu kamar. Sofia masuk, untungnya pintu kamar tidak dikunci.
Saat Sofia sudah ada di dalam kamar, rupanya Wisnu sedang berada di balkon. Dengan memberanikan diri Sofia membuka pintu balkon dan keluar dari kamar serta ikut berdiri di samping Wisnu dengan tangan menyangga pagar.
"A," sapa Sofia pendek bahkan sangat pendek. Untuk menyebutkan nama Wisnu saja Sofia seakan kaku karena sikap Wisnu yang terlalu dingin. Namun Sofia belum menyerah, dia masih berusaha meluluhkan sikap dingin Wisnu.
"A, ada apa? Maaf jika Sofia mengganggu?" ujar Sofia menyapa dengan ragu-ragu. Wisnu masih diam, sesekali dia menyesap sebatang rokok, asapnya membumbung tinggi ke udara.
Perlahan Wisnu memutar tubuhnya dan menghadap Sofia. Tatapannya tajam dan menusuk. "Aku tidak menyangka, kamu yang berpendidikan lebih tinggi dari Dara dan seorang Bidan lagi, punya hati yang dengki dan menyimpan kebencian hanya karena gara-gara Dara adalah perempuan di masa lalu aku yang masih aku cintai, lalu saat dia menghubungimu, kamu dengan tega tidak mau mengangkatnya. Rupanya dalam hatimu tumbuh dendam, padahal dia begitu menyayangimu sebagai adik ipar," tandas Wisnu keras, raut wajahnya berubah bengis. Wajah Sofia berubah ciut dan sangat terpukul dengan tekanan dari Wisnu.
"Maafkan Sofia A, Sofi tidak tahu ada telpon dari Yuk Dara," ucap Sofia sedih dan tentu saja alasannya ini bohong. Wisnu meraih pergelangan tangan Sofia lantas memegangnya kuat sebagai tanda marah Wisnu pada Sofia. Sofia mulai merintih karena sakit.
"Kamu itu berbohong," tuduh Wisnu membuat Sofia tersentak.
"Tidak, Sofia tidak berbohong," sangkal Sofia mulai berkaca-kaca.
"Aku tidak suka perempuan yang suka berbohong," pekik Wisnu kesal seraya menekan tangan Sofia.
"Maafkan Sofia, A. Tolong lepaskan tangan Sofia. Sofia sakittt," pekik Sofia akhirnya dan Wisnu melepaskannya sembari menghempasnya.
"Aku ingatkan sekali lagi, jangan limpahkan kekecewaan dan cemburumu pada Dara, sebab dia tidak tahu apa-apa. Jika kau lakukan itu maka hubungan kita lebih baik berakhir saja," tandas Wisnu dengan muka yang sangat kesal.
Setelah mengatakan itu, Wisnu masuk kamar dan meninggalkan Sofia yang masih menahan sakit di pergelangan tangannya akibat ditekan Wisnu tadi. Sofia meringis dan menatap sedih kepergian Wisnu yang masuk ke kamar.
Bersambung...
Edisi bab pendek...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
mom mimu
tiap mau baca karyamu ini, aku suka siapin hati dan emosi dulu kak Lin... selalu dan selalu gemes sama sikap Wisnu yang seenaknya Dewe sama Sofia... 😭😭😭😭 kasian banget Sofia, dia kan gak punya salah apa2...
2023-03-27
1
mom mimu
Belia/Sofia ✌🏻
2023-03-27
1
Ma Irsyad
lanjut Thor...
2023-03-25
1