Bab 17 Perempuan Yang Masih Dicintai Wisnu

Satu jam sudah Wisnu pergi untuk berolah raga. Agendanya kali ini bukan saja olah raga, melainkan membina siswa. Sambil memasak Sofia mencoba menghubungi Azlan, akan tetapi tidak diangkatnya. "Duhhh, kemana Kak Azlan, kok tidak diangkat?" tanya Sofia sedikit kecewa. Dua kali mencoba menghubungi, namun tetap saja tidak diangkat.

"Ihhhh, Kak Azlan ini giliran adiknya ada perlu malah susah dihubungi, apakah Kak Azlan lembur hari Minggu ini? Bukankah kalau sudah jadi Supervisor tidak ada lembur lagi?" gerutunya mempertanyakan keberadaan Azlan dengan kesal. Lalu Sofia kepikiran dengan Dara, dia ingin menghubungi Dara sekalian ingin mengorek kembali siapa sebenarnya cinta pertamanya Dara, sekalian menanyakan kabar baby Zla keponakan kesayangannya.

Namun niat Sofia justru dibayang-bayangi pengakuan Wisnu, karena cinta pertama dan di masa lalunya adalah Dara. Jadi dalam hati Sofia kini ada perasaan kesal dan kadang-kadang menjadi benci pada Dara yang dulu begitu sangat saling mengasihi dan mendukung.

"Sofia sayang Yuk Dara, Sofia tahu Yuk Dara sayang juga sama Sofia. Tapi kini kasih sayang Sofia ke Yuk Dara terhempas oleh pengakuan A Wisnu, bahwa cinta pertama A Wisnu adalah Yuk Dara dan A Wisnu belum bisa melupakan Yuk Dara. Salahkah jika kini Sofia ada perasaan benci sama Yuk Dara?"

**

"Ya salah dong, Dek. Kalau kau membenci Dara bini Kakak. Sebab Ayuk kau itu tidak ada perasaan sayang yang lebih selain sayang kepada seorang kakak. Apalagi Ayuk kau tidak pernah tahu kalau suami kau, Wisnu, mencintai Yuk Dara. Jadi mulai detik ini kau jangan salahkan Ayuk kau. Dia tidak pernah tahu dari suami kau atau dari Kakak tentang perasaan suami kau ke dia. Kakak ingatkan lagi, kau jangan benci Yuk Dara!" peringat Azlan, ketika kini Hpnya bisa dihubungi kembali dan diangkat.

"Ngomong-ngomong kau tahu dari mana bahwa Wisnu sebenarnya masih mencintai cinta pertama sekaligus cinta masa lalunya?" lanjut Azlan lagi penasaran, masih dalam saluran telepon.

"Sofia tahu dua bulan yang lalu saat Sofia pulang ke rumah Ibu mertua tanpa memberi tahu siapapun. Sofia pulang diam-diam dengan maksud memberi surprise pada mereka. Namun saat Sofia sampai di rumah Ibu, Sofia malah mendengar obrolan serius mereka di dapur saat itu. Dan terbongkarlah siapa sebenarnya cinta pertama dan lama A Wisnu yang rupanya masih dicintai A Wisnu sampai sekarang, sejak itu hubungan kami sering tegang, terlebih jika Sofi mengungkit hubungan A Wisnu sama Yuk Dara," jelas Sofia panjang lebar.

"Nah itu dia Dek, mulai dari sekarang jangan lagi ungkit cinta pertama masa lalu suamimu, jika kau memang benar-benar mencintainya. Berikan terus cinta dan perhatian yang tulus tiap saat padanya supaya Wisnu bisa melupakan Dara, dan bisa mencintaimu. Dan yang terpenting kau harus segera hamil biar Wisnu merasa terikat dan mencintaimu. Cinta itu akan hadir seiring waktu jika kau pupuk terus-menerus dengan kasih sayang dan perhatian yang tulus, buktinya Kakak bisa menaklukan Ayukmu padahal dia awalnya menyukai Rian sohib Kakak satu pabrik kala itu," terang Azlan memperingatkan Sofia.

"Ok deh Kak, Sofi sudahi saja sambungan telponnya ya. Ngomong-ngomong Kakak ini sedang lembur ya?"

"Kakak tidak lembur, cuma ngecek barang sebentar. Kebetulan ini lagi di store, dan sebentar lagi balik. Ya sudahlah, Dek, Kakak tutup, ya? Ingat, kau jangan banyak pikiran jelek tentang Ayukmu, Dara. Kau fokus saja dengan hubungan kau bersama Wisnu. Pupuk terus cinta dan kasih sayangmu pada Wisnu, supaya dia menyadari kalau kau mencintainya tulus," peringat Azlan seraya menutup sambungan teleponnya di pagi menjelang siang itu.

Sofia pun menyimpan HPnya di meja makan. Dia masih kepikiran dengan omongan Kakaknya bahwa Dara dalam hal ini tidak salah. Dan Sofia tidak boleh membenci dan marah pada Dara. Buktinya Dara selama ini hanya menyayangi Wisnu sebagai Kakak saja dan tidak lebih. Bahkan Dara tidak tahu bahwa Wisnu mencintainya.

Sofia menghela nafas kasar. Rasanya hatinya belum plong jika dia belum bicara sama Dara. Ingin dia memastikan kembali apakah benar Dara tidak ada perasaan lain selain rasa sayang adik terhadap kakak semata pada Wisnu?

Karena masih penasaran akhirnya Sofia berhasil menghubungi Dara, kakak iparnya.

"Apakah Yuk Dara tahu siapa cinta pertama di masa lalunya A Wisnu yang sampai sekarang masih dicintainya?" tanya Sofia saat sambungan telponnya diangkat Dara.

"Ayuk tidak tahu, Sof, siapa perempuan di masa lalu A Wisnu yang masih dicintainya sampai sekarang. Bahkan saat Ayuk mencoba mengorek keterangannya tentang siapakah perempuan di masa lalunya, A Wisnu tidak memberitahu. Kata A Wisnu, Ayuk tidak akan sanggup menghadapinya atau mengata-ngatainya kalaupun Ayuk mendatanginya dan memberi peringatan padanya bahwa A Wisnu sudah memiliki seorang istri. Sebab kata A Wisnu, perempuan di masa lalunya itu sekarang sudah menikah dan bahagia, bahkan sudah memiliki bayi," ujar Dara panjang lebar.

"Masa sih Ayuk tidak tahu siapa dia?" Sofia mengulang kembali rasa ingin tahunya karena masih penasaran. Sofia tidak percaya begitu saja siapa sebenarnya perempuan di masa lalu Wisnu yang masih dicintai Wisnu sampai sekarang.

"Sungguh, ayuk tidak tahu Sof, siapa dia. Sebab A Wisnu sama sekali tidak bercerita siapa dia," yakin Dara sungguh-sungguh membuat Sofia merasa yakin bahwa kakak iparnya itu tidak tahu siapa perempuan di masa lalu Wisnu yang masih dicintai Wisnu sampai sekarang.

"Tapi, seandainya Yuk Dara tahu siapa perempuan itu, apakah Yuk Dara akan tetap membela Sofi dan ada di pihak Sofi?" tanya Sofia mencoba meyakinkan kembali Dara.

"Ayuk akan tetap dukung kamu, Sof. Kamu istri sah A Wisnu. Lagipula perempuan di masa lalu A Wisnu kan sudah menikah dan bahagia, kenapa kamu masih takut? Tinggal kamu pupuk saja kasih sayang dan cinta yang tulus pada A Wisnu, Insya Allah seiring berjalannya waktu, A Wisnu akan mencintaimu juga, terlebih jika kamu segera hamil. Ayuk yakin A Wisnu akan bisa melupakan cintanya pada perempuan itu. Percaya deh sama kata-kata Ayuk." Dara masih dengan tulus memberikan keyakinan pada adik iparnya ini di ujung telpon. Sejenak Sofia menarik nafasnya panjang.

"Iya, Yuk. Sofia akan berusaha memupuk cinta dan kasih sayang yang tulus pada A Wisnu. Terimakasih Yuk, atas dukungan Ayuk, bahwa Ayuk masih akan mendukung Sofi walaupun A Wisnu masih mencintai cinta di masa lalunya."

"Iya, Sof tenang saja. Sekarang yang paling penting buat kamu adalah bersabar. Jika kamu terus memupuk cinta itu dengan ketulusan, maka ayuk yakin suatu saat A Wisnu akan mencintaimu dengan tulus juga. Catat omongan ayuk ini!" hibur Dara mencoba membesarkan hati Sofia. Sofia menarik nafasnya dalam saat mendengar pembicaraan Dara di telpon itu.

"Tapi Yuk, sebenarnya Sofi sudah tahu siapa sebenarnya perempuan itu. Saat itu Sofi tidak sengaja mendengar pembicaraan Ibu dan A Wisnu di dapur, saat Sofia pulang ke Bandung tanpa memberi tahu siapapun termasuk A Wisnu." Sofia berniat memberi tahu siapa sebenarnya perempuan di masa lalu Wisnu yang masih dicintai Wisnu sampai sekarang pada Dara.

"Jadi, kamu sudah tahu? Coba kamu katakan siapa orangnya Sof, apakah ayuk mengenalnya dan apakah perempuan itu tetangga dekat sama Ibu?" Di ujung telpon Dara merasa sangat penasaran siapa sebenarnya perempuan yang dimaksud Sofia tersebut.

"Iya, Yuk. Perempuannya dekat dengan Ibu. Bahkan Ayuk juga kenal dekat dengannya?" ujar Sofia membuat Dara penasaran.

"Siapa, Sof? Coba katakan!" mohon Dara penasaran. Sofia sampai membayangkan bagaimana ekspresi Dara saat penasaran dan ekspresi saat Dara tahu siapa sebenarnya perempuan itu. Alangkah terkejut pastinya Dara.

"Akan Sofia katakan, tapi Ayuk jangan shock ya!" tekan Sofia mengingatkan.

"Tidak, ayuk tidak akan shock. Paling kaget," balas Dara menunggu dengan cemas ucapan Sofia selanjutnya.

"Ayo, katakanlah, Sof!" mohon Dara tidak sabar.

"Baiklah akan Sofia katakan. Sebenarnya perempuan itu adalah Da ...." Belum sampai Sofia melanjutkan ucapannya tiba-tiba Hpnya ada yang merebut. Siapakah kira-kira yang merebut? Wisnukah atau Bu Endah? Ikuti lanjutannya...

Terpopuler

Comments

🤗🤗

🤗🤗

sabar sofia. buat Wisnu bucin tingkat langit

2023-04-16

1

mom mimu

mom mimu

kayanya sih Wisnu deh... haduh sof... jangan cari penyakit sendiri deh, kalo itu beneran Wisnu yang rebut hp kamu, pasti rumah tangga kalian rusuh lagi... 😞

2023-03-27

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!