BAB 4. MEMERIKSA CCTV

Damar mencoba mengingat lagi apakah ia pernah melakukan atau mengatakan sesuatu yang membuat Kanaya marah namun, ia meyakini tidak pernah melakukannya. Lalu ada apa dengan kekasihnya itu?

"Sebaiknya Aku menemui Kanaya." Setelah beberapa saat berpikir namun, tak menemui jawaban. Damar pun memutuskan untuk mendatangi hotel tempat Kanaya bekerja dan akan meminta penjelasan pada kekasihnya itu.

Sementara itu, Keenan dan Arland telah sampai di hotel. Mereka langsung mendatangi pihak hotel untuk meminta persetujuan melihat rekaman cctv tadi malam.

Setelah mendapat persetujuan, mereka pun langsung menuju ruangan cctv.

"Perhatikan dengan teliti, jangan sampai ada yang terlewat." Ucap Arland setelah petugas pengawas cctv memutar rekaman tadi malam di hotel saat acara berlangsung.

Keenan pun menarik kursi dan duduk di samping petugas pengawas cctv itu dan menatap layar monitor dengan teliti.

Kedua mata Keenan membulat saat rekaman memperlihatkan dirinya saat awal datang bersama Anin dan juga Damar, karena disinilah kejadian semalam bermula.

Keenan menegakkan posisi duduknya kala layar monitor itu menampilkan adegan selanjutnya, dimana seorang wanita yang berpenampilan cukup seksi itu menghampirinya kemudian memberikannya segelas minuman.

"Keenan, apa Kamu yakin tidak mengenal wanita itu?" Tanya Arland, ia juga duduk di samping Keenan memperhatikan wajah wanita itu.

Keenan tak langsung menjawab, ia masih menatap wanita itu dengan intens kemudian ia menggeleng sebagai jawabannya jika ia tak mengenal wanita itu.

Arland pun mengatakan pada petugas pengawas cctv itu agar nanti menyalin rekaman ini dan mengirimkan padanya, untuk ia pergunakan mencari tahu wanita yang ingin menjebak Keenan itu melalui orang suruhannya.

Kemudian rekaman pun kembali berlanjut, duduk Keenan mulai terlihat tak tenang ketika memperlihatkan dirinya yang berjalan tanpa arah saat reaksi obat itu sudah bekerja ditubuhnya.

Keenan langsung memalingkan wajahnya ketika dilayar monitor itu menampilkan dirinya yang masuk ke sebuah kamar kemudian menutupnya dengan kasar. Di dalam kamar itulah kesucian seorang gadis telah ia nodai.

Arland yang mengerti apa yang dirasakan Keenan saat ini langsung mengusap bahu sahabatnya itu.

Petugas pengawas cctv itu menjeda rekaman lalu bertanya, "Bagaimana, Pak apa sudah cukup?"

"Tolong dilanjutkan, Pak, Aku ingin melihat rekaman beberapa jam setelah Saya masuk ke kamar itu." Ujar Keenan, ia ingin melihat bagaimana gadis itu keluar dari kamar setelah kejadian itu.

"Baik, Pak." Petugas pengawas cctv itupun kembali memutar rekaman, dan mempercepat hingga ke beberapa jam ke depan.

"Stop, Pak." Pinta Keenan ketika layar monitor memperlihatkan gadis itu keluar dari kamar.

Rekaman pun kembali di jeda.

Keenan memperhatikan dengan seksama gadis itu, jika dilihat usianya masih sangat muda kira-kira seumuran dengan adiknya-Anin. Dari situ sekarang Keenan tahu kemana jas nya menghilang, ternyata gadis itu yang telah memakainya, dan iapun tahu kenapa gadis itu memakai jas nya adalah karena untuk menutupi pakaiannya yang telah ia robek.

Arland yang turut memperhatikan tanpa sadar menggeleng pelan kepalanya, ia tidak menyangka jika gadis itu masih sangat muda. Sangat disayangkan, namun semuanya sudah terjadi.

"Maaf, bukannya saya ingin ikut campur tapi jika saya boleh tahu ini sebenarnya ada apa? Apa sebenarnya hubungan kalian dengan Nak Kanaya ?"

Arland dan Keenan serentak menoleh mendengar pertanyaan petugas pengawas cctv itu.

"Jadi Bapak mengenal gadis itu?" Tanya Keenan sambil menunjuk ke arah layar monitor.

"Iya, namanya Kanaya." Petugas pengawas cctv itu tentu mengenal Kanaya karena setiap hari ia bertemu gadis itu saat jam makan siang untuk para pegawai hotel. Kanaya yang sudah tidak mempunyai orang tua sering bercerita padanya dan sudah menganggap Kanaya seperti anak sendiri.

Nafas yang sedari tadi terasa tercekat, terhembus kan dengan panjang. Keenan merasa sedikit lega karena ternyata petugas pengawas cctv ini mengenal gadis itu.

"Pak, saya minta tolong pertemukan saya dengannya. Saya akan sangat berterima kasih jika Bapak bisa membantu saya bertemu dengannya." Keenan sampai menggenggam kedua tangan yang sudah terlihat kerutan nya itu.

"Tapi maaf, Pak, saya tidak bisa memberitahu apa yang sebenarnya terjadi." Sambung Keenan.

Beberapa saat berpikir, petugas pengawas cctv itupun mengangguk lalu setelah itu ia beranjak untuk menemui Kanaya sementara ia meminta Keenan dan Arland untuk menunggu diruang cctv saja.

Dengan perasaan yang tak menentu, Keenan menunggu sambil terus mondar-mandir didalam ruangan itu, sementara Arland berdiri bersandar pada dinding sembari memperhatikan Keenan yang sudah seperti setrika menurutnya.

.

.

.

Sementara itu, Kanaya yang baru saja keluar dari kamar yang sudah ia bersihkan, wajahnya seketika mengembangkan senyum melihat sosok laki-laki paruh baya yang sudah ia anggap seperti orangtuanya sendiri, berjalan kearahnya.

"Naya, Kamu sudah selesai?" Itulah nama panggilan yang ia sematkan untuk gadis yatim piatu itu.

"Baru saja selesai, Pak. Oh ya tumben Bapak nyamperin Naya?" Tanya Kanaya.

"Ikut Bapak ke ruangan CCTV, ada yang ingin bertemu denganmu."

"Siapa ya, Pak?" Kedua alis Kanaya hampir menyatu, ia mencoba menerka siapakah yang ingin bertemu dengannya, apakah itu Damar? Jika iya, maka ia harus menghindari kekasihnya itu.

"Bang Damar ya, Pak?" Tanyanya lagi.

"Bukan, Bapak juga gak kenal, dia bilang hanya ingin bertemu denganmu."

Helaan nafas lega terhembus kan, Kanaya berpikir yang ingin bertemu dengannya adalah Damar.

Karena juga merasa penasaran, Kanaya pun mengikuti lelaki paruh baya itu menuju ruangan cctv.

.

.

.

Langkah Kanaya terhenti di ambang pintu kala tatapannya tertuju pada sosok laki-laki didalam ruangan, ia masih ingat betul wajah laki-laki itu. Dialah yang sudah merenggut paksa kehormatannya tadi malam.

Kedua tangan Kanaya terkepal, dan itu tak lepas dari pandangan Keenan. Melihat gadis itu berbalik akan pergi, dengan segera Keenan menyusulnya.

"Lepas!" Kanaya menyentak tangannya yang digenggam oleh laki-laki itu.

"Tunggu dulu Aku mohon jangan pergi, Kita harus bicara." Keenan menghadang langkah gadis itu.

Namun, Kanaya tak mau mendengar karena baginya laki-laki dihadapannya ini adalah laki-laki paling brengsek yang pernah ia temui dan ia tidak ingin melihat laki-laki itu lagi. Dengan sekuat tenaga Kanaya mendorong tubuh kekar itu hingga tersungkur ke lantai, kemudian ia berlari pergi dari sana.

Dengan segera Keenan bangkit dari atas lantai kemudian bergegas menyusul gadis itu.

Dari dalam ruangan, Arland menyaksikan dengan ekspresi datar. Untuk ini ia tidak akan mencampuri, biarlah Keenan berusaha sendiri namun, jika sahabatnya itu tetap mendapatkan kesulitan maka mau tidak mau ia akan turut membantu dengan caranya.

Tepat di pelataran hotel, Keenan berhasil mengejar gadis itu. Tangan mungil itu berhasil ia tangkap dan menggenggamnya dengan erat agar tak terlepas lagi.

"Lepaskan, Kau mau apa huh!"

"Dengarkan Aku dulu, Aku tidak akan melakukan apapun. Aku hanya ingin ber...

"Aku tidak mau mendengar apapun, lepaskan Aku!" Kanaya terus memberontak berusaha melepaskan tangannya namun, lagi-lagi tenaga nya kalah kuat sehingga membuatnya kesakitan sendiri.

Melihat tangan gadis itu sudah memerah dibalik genggamnya, akhirnya Keenan pun melepasnya. "Baiklah, aku lepaskan tapi Aku mohon jangan pergi. Dengarkan dulu apa yang akan Aku katakan." Ucapnya berusaha membujuk gadis itu.

.

.

.

Mampir ke novel teman othor juga ya 🙏

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Ternyata petugas CCTV juga mengenal Naya,Mungkin ini sudah bisa membuatkan Kenan nemuin Naya..

2024-09-03

0

A Yes

A Yes

good 👍👍

2024-03-28

0

Erna Fadhilah

Erna Fadhilah

ni pas damar ke sana dan liat naya sama keenan

2023-06-20

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. TERNODA
2 BAB 2. MENGHILANGKAN NODA
3 BAB 3. AKAN MENCARI
4 BAB 4. MEMERIKSA CCTV
5 BAB 5. BAGAIMANA JIKA DIA HAMIL?
6 BAB 6. IZIN MENIKAHI
7 BAB 7. PERMINTAAN KANAYA
8 BAB 8. PERNIKAHAN
9 BAB 9. PERMOHONAN ANIN
10 BAB 10. BUKAN RANJANG KU
11 BAB 11. MINTA PINDAH
12 BAB 12. PERSIAPAN PINDAH
13 BAB 13. SERBA BARU
14 BAB 14. AKU BUKAN PEMBANTUMU!
15 BAB 15. MINTA TOLONG MAMA
16 BAB 16. MEMASTIKAN
17 BAB 17. PINGSAN
18 BAB 18. SINDROM CAUVADE
19 BAB 19. PERTAHANKAN BAYI ITU!
20 BAB 20. SEPAKAT BERPISAH
21 BAB 21. MENCARI TAHU
22 BAB 22. AKAN MENJAGA KALIAN
23 BAB 23. SEBENARNYA
24 BAB 24. MENCURI C!UMAN
25 BAB 25. AW?
26 BAB 26. APA DIA LAKI-LAKI NORMAL?
27 BAB 27. BERTEMU
28 BAB 28. OGAH!
29 BAB 29. JANGAN PAKSA AKU!
30 BAB 30. MERASA KEHILANGAN
31 BAB 31. JANGAN MENDIAMI AKU
32 BAB 32. ZARA
33 BAB 33. TERUNGKAP
34 BAB 34. MAAF
35 BAB 35. TENTANG VINO, TANIA DAN ELZA
36 BAB 36. KHILAF
37 BAB 37. HANYA BERTEMAN.
38 BAB 38. VERA
39 BAB 39. MAU KULIAH?
40 BAB 40. AJARI AKU MENCINTAIMU
41 BAB 41. MAU LAHIRAN
42 BAB 42. MELAHIRKAN
43 BAB 43. BAYI CANTIK
44 BAB 44. PULANG
45 BAB 45. BUAT NYA GAK SENGAJA
46 BAB 46. VANIA HILANG?
47 BAB 47. KE KANTOR POLISI
48 BAB 48. MERASA DEKAT
49 BAB 49. DI SEKAP
50 BAB 50. SUARA ITU
51 BAB 51. UNGKAPAN VANIA
52 BAB 52. LEPASKAN AKU!
53 BAB 53. KANAYA...
54 BAB 54. DONOR DARAH
55 BAB 55. SAYANG, DOAKAN MAMA
56 BAB 56. I LOVE YOU, ISTRIKU
57 BAB 57. I LOVE YOU TOO, SUAMIKU
58 BAB 58. PEMANDANGAN MENYEJUKKAN MATA
59 BAB 59. MALU
60 BAB 60. PEMAKAMAN ZARA
61 BAB 61. PULANG
62 BAB 62. SIAPA ALISYA?
63 BAB 63. ALISYA ERLANGGA
64 BAB 64. AKAN MENCOBA LAGI
65 BAB 65. MENEMUI KANAYA
66 BAB 66. INGIN TES DNA
67 BAB 67. TES DNA
68 BAB 68. HASIL DNA
69 BAB 69. MENOLAK PERCAYA
70 BAB 70. BUKAN ANAK AYAH IBU
71 BAB 71. PAPA
72 BAB 72. KORBAN CINTA BUTA
73 BAB 73. PADAHAL ENAK LOH
74 BAB 74. SUKA BUKAN BERARTI NAKSIR
75 BAB 75. PENGAKUAN
76 BAB 76. MAU MAKANAN PEMBUKA
77 BAB 77. KABAR BAHAGIA
78 BAB 78. LAMARAN
79 BAB 79. PERASAAN YANG SAMA
80 BAB 80. PERNIKAHAN
81 BAB 81. MALAM PANJANG
82 KARYA BARU!
83 PROMOSI= REVENGE MARRIAGE
84 UPDATE KARYA BARU
85 DIKHIANATI SUAMI, DICINTAI BOS
86 KARYA BARU [ MUTIARA HITAM]
87 KARYA BARU
88 RAHASIA HATI
89 KARYA BARU==>[Bukan] Muhalil
90 KARYA BARU [RAHASIA HATI 2]
91 KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
92 Janji CINTA
Episodes

Updated 92 Episodes

1
BAB 1. TERNODA
2
BAB 2. MENGHILANGKAN NODA
3
BAB 3. AKAN MENCARI
4
BAB 4. MEMERIKSA CCTV
5
BAB 5. BAGAIMANA JIKA DIA HAMIL?
6
BAB 6. IZIN MENIKAHI
7
BAB 7. PERMINTAAN KANAYA
8
BAB 8. PERNIKAHAN
9
BAB 9. PERMOHONAN ANIN
10
BAB 10. BUKAN RANJANG KU
11
BAB 11. MINTA PINDAH
12
BAB 12. PERSIAPAN PINDAH
13
BAB 13. SERBA BARU
14
BAB 14. AKU BUKAN PEMBANTUMU!
15
BAB 15. MINTA TOLONG MAMA
16
BAB 16. MEMASTIKAN
17
BAB 17. PINGSAN
18
BAB 18. SINDROM CAUVADE
19
BAB 19. PERTAHANKAN BAYI ITU!
20
BAB 20. SEPAKAT BERPISAH
21
BAB 21. MENCARI TAHU
22
BAB 22. AKAN MENJAGA KALIAN
23
BAB 23. SEBENARNYA
24
BAB 24. MENCURI C!UMAN
25
BAB 25. AW?
26
BAB 26. APA DIA LAKI-LAKI NORMAL?
27
BAB 27. BERTEMU
28
BAB 28. OGAH!
29
BAB 29. JANGAN PAKSA AKU!
30
BAB 30. MERASA KEHILANGAN
31
BAB 31. JANGAN MENDIAMI AKU
32
BAB 32. ZARA
33
BAB 33. TERUNGKAP
34
BAB 34. MAAF
35
BAB 35. TENTANG VINO, TANIA DAN ELZA
36
BAB 36. KHILAF
37
BAB 37. HANYA BERTEMAN.
38
BAB 38. VERA
39
BAB 39. MAU KULIAH?
40
BAB 40. AJARI AKU MENCINTAIMU
41
BAB 41. MAU LAHIRAN
42
BAB 42. MELAHIRKAN
43
BAB 43. BAYI CANTIK
44
BAB 44. PULANG
45
BAB 45. BUAT NYA GAK SENGAJA
46
BAB 46. VANIA HILANG?
47
BAB 47. KE KANTOR POLISI
48
BAB 48. MERASA DEKAT
49
BAB 49. DI SEKAP
50
BAB 50. SUARA ITU
51
BAB 51. UNGKAPAN VANIA
52
BAB 52. LEPASKAN AKU!
53
BAB 53. KANAYA...
54
BAB 54. DONOR DARAH
55
BAB 55. SAYANG, DOAKAN MAMA
56
BAB 56. I LOVE YOU, ISTRIKU
57
BAB 57. I LOVE YOU TOO, SUAMIKU
58
BAB 58. PEMANDANGAN MENYEJUKKAN MATA
59
BAB 59. MALU
60
BAB 60. PEMAKAMAN ZARA
61
BAB 61. PULANG
62
BAB 62. SIAPA ALISYA?
63
BAB 63. ALISYA ERLANGGA
64
BAB 64. AKAN MENCOBA LAGI
65
BAB 65. MENEMUI KANAYA
66
BAB 66. INGIN TES DNA
67
BAB 67. TES DNA
68
BAB 68. HASIL DNA
69
BAB 69. MENOLAK PERCAYA
70
BAB 70. BUKAN ANAK AYAH IBU
71
BAB 71. PAPA
72
BAB 72. KORBAN CINTA BUTA
73
BAB 73. PADAHAL ENAK LOH
74
BAB 74. SUKA BUKAN BERARTI NAKSIR
75
BAB 75. PENGAKUAN
76
BAB 76. MAU MAKANAN PEMBUKA
77
BAB 77. KABAR BAHAGIA
78
BAB 78. LAMARAN
79
BAB 79. PERASAAN YANG SAMA
80
BAB 80. PERNIKAHAN
81
BAB 81. MALAM PANJANG
82
KARYA BARU!
83
PROMOSI= REVENGE MARRIAGE
84
UPDATE KARYA BARU
85
DIKHIANATI SUAMI, DICINTAI BOS
86
KARYA BARU [ MUTIARA HITAM]
87
KARYA BARU
88
RAHASIA HATI
89
KARYA BARU==>[Bukan] Muhalil
90
KARYA BARU [RAHASIA HATI 2]
91
KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
92
Janji CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!