14

Duta melepas tangan Atika yang terus memeluknya erat. Bukan rasa takut lagi yang di rasakan Atika. Tapi hasrat yang penuh gairah Atika pada Duta.

Duta langsung menyalakan senter dari ponsel dan menyorot langsung tepat di kedua mata Atika hingga Atika berteriak karena silau.

"Awww ... Cukup Ta. Silau, perih mataku," ucap Atika pelan.

"Aku mau pulang. Lain kali jangan seperti ini Atika. Aku tak suka. Dari pada aku harus membenci kamu," ucap Duta ketus.

Duta pun keluar dari kamar Atika. Seketika lampu kost itu pun menyala. Duta menatap ke arah lampu di atasnya cuma tersenyum kecut. Lalu melanjutkan langkahnya lagi menuju keluar kost.

Atika hanya diam dan bersandar pada papan tempat tidur. Ia menyesali perbuatannya yang terasa mueahan sekali di hadapan Duta.

Atika memang menyukai Duta sejak awal masuk dunia perkuliahan. Atika selalu mencari celah agar bisa selalu dekat dengan Duta. Sampai pada akhirnya ia memberanikan diri untuk melamar menjadi sekertari BEM. Usahanya tak sia -sia dan kini apa yang menjadi tujuannya tercapai. Bisa dekat dengan Duta, sang Idola. Tak hanya dekat tapi juga bisa kenal dengan baik dan tahu kesibukan Duta.

Duta masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan cepat.

Sesekali Duta memukul setir mobilnya dengan keras. Begitu menyebalkan sekali Atika. Begitu rendah dan murah sekali wanita yang sudah lama ia kenal itu.

"Arghhh ... Kenapa sih!! Kamu kenapa se -gila itu Atika!! Kamu tidak tahu apa? Kalau aku sudah memiliki tunangan. Aku sengaja bertunangan agar kalian tahu tentang cincin yang melingkar di jari manis ini!!" teriak Duta kesal.

Mobil Duta berhenti tepat di depan rumah Yumna. Mobil Duta masuk ke dalam halaman rumah Yumna yang besar dan mewah. Ia mematikan mesin mobilnya dan menelepon gadisnya.

Duta menatap kamar Yumna yang sudah gelap. Memnag Yumna kalaibtidur harus dalam keadaan lampu kamar di matikan.

Yumna sudah berada di kasur empuk miliknya dan tubuhnya terlentang tanpa selimut. Kedua matanya sudah di paksa menuntup tapi tak bisa tertidur pulas. Beberapa kali Yumna menatap ponselnya. Sejak pagi, Duta sama sekali tak mengirim pesan singkat.

Perasaan Yumna makin tak enak dan semakin tak karuan. Yumna malah beranggapan kalau Duta marah pada dirinya karena Yumna tak hadir tadi di hari terakhir acara ospek.

Ponselnya berkedip dan berbunyi nyaring. Yumna menoleh ke arah ponselnya dan bangkit dari tidurnya lalu mengangkat telepon itu.

Tumben sekali, sudah lebih dari tengah malam, Duta masih sempat meneleponnya walaupun tidak dalam keadaan video call.

"Hallo Kak Duta? Kak Duta belum tidur?" tanya Yumna dengan cepat.

Duta melongo hebat sambil menatap ke arah kamar Yumna yang kemudian menyala lampunya.

"Engh ..." Duta hanya berdehem pelan saking kagetnya sambungan teleponnya di angkat karena Yumna belum juga tertidur.

"Kak ... Kak Duta?" panggil Yumna pelan.

"Kakak di bawah Yumna," ucap Duta pelan.

Yumna langsung menoleh ke arah jendela dan membuka tirai jendela lalu melongo ke arah bawah.

Benar sekali, Duta ada di bawah dengan mobil putihnya. Yumna melambaikan tangannya dan bergegas turun ke bawah.

Suara sandal ceplek Yumna begitu berisik hingga membuat Ayah dan Bunda Yumna menoleh ke arah anak gadisnya yang berlari ke arah ruang tamu inhin membuka pintu depan.

"Yumna? Kamu mau kemana?" tanya Bunda Sinta dengan suara keras.

Bunda Sinta takut Yumna terkena sindrom yang gangguan tidur berjalan atau somna bulisme. Ini suatu kondisi dimana seseorang bagun dan berjalan saat sedang tidur.

Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 36
38 37
39 38
40 39
41 40
42 41
43 42
44 43
45 44
46 45
47 46
48 47
49 48
50 49
51 50
52 51
53 52
54 53
55 54
56 55
57 56
58 57
59 58
60 59
61 60
62 61
63 62
64 63
65 64
66 65
67 66
68 67
69 68
70 69
71 70
72 71
73 72
74 73
75 74
76 75
77 76
78 77
79 78
80 79
81 80
82 81
83 82
84 83
85 84
86 85
87 86
88 Pengumuman
89 Kisah Lain.1
90 2
91 3
92 4
93 5
94 6
95 7
96 8
97 9
98 10
99 11
100 12
101 14
102 15
103 16
104 17
105 18
106 19
107 20
108 21
109 22
110 23
111 24
112 25
113 26
114 27
115 28
116 29
117 30
118 31
119 32
120 33
121 34
122 35
123 36
124 37
125 38
126 39
127 40
128 41
129 42
130 43
131 44
132 45
133 46
134 47
135 48
136 49
137 50
138 51
139 52
140 53
141 54
142 55
143 56
144 57
145 58
146 59
147 60
148 61
149 62
150 63
151 64
152 65
153 66
154 67
155 68
156 69
157 70
158 71
159 72
160 73
161 74
162 75
163 76
164 77
165 78
166 79
167 80
168 81
169 82
170 83
171 84
172 85
173 86
174 87
175 88
176 89
177 90
178 91
179 92
180 93
181 94
182 95
183 96
184 97
185 98
186 99
187 100
188 101
189 102
190 103
191 104
192 105
193 106
194 107
195 108
196 109
197 110
198 111
199 112
200 113
201 114
202 115
203 116
204 117
205 118
Episodes

Updated 205 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
36
38
37
39
38
40
39
41
40
42
41
43
42
44
43
45
44
46
45
47
46
48
47
49
48
50
49
51
50
52
51
53
52
54
53
55
54
56
55
57
56
58
57
59
58
60
59
61
60
62
61
63
62
64
63
65
64
66
65
67
66
68
67
69
68
70
69
71
70
72
71
73
72
74
73
75
74
76
75
77
76
78
77
79
78
80
79
81
80
82
81
83
82
84
83
85
84
86
85
87
86
88
Pengumuman
89
Kisah Lain.1
90
2
91
3
92
4
93
5
94
6
95
7
96
8
97
9
98
10
99
11
100
12
101
14
102
15
103
16
104
17
105
18
106
19
107
20
108
21
109
22
110
23
111
24
112
25
113
26
114
27
115
28
116
29
117
30
118
31
119
32
120
33
121
34
122
35
123
36
124
37
125
38
126
39
127
40
128
41
129
42
130
43
131
44
132
45
133
46
134
47
135
48
136
49
137
50
138
51
139
52
140
53
141
54
142
55
143
56
144
57
145
58
146
59
147
60
148
61
149
62
150
63
151
64
152
65
153
66
154
67
155
68
156
69
157
70
158
71
159
72
160
73
161
74
162
75
163
76
164
77
165
78
166
79
167
80
168
81
169
82
170
83
171
84
172
85
173
86
174
87
175
88
176
89
177
90
178
91
179
92
180
93
181
94
182
95
183
96
184
97
185
98
186
99
187
100
188
101
189
102
190
103
191
104
192
105
193
106
194
107
195
108
196
109
197
110
198
111
199
112
200
113
201
114
202
115
203
116
204
117
205
118

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!