7

Hari kedua ospek ...

Yumna sudah datang lebih awal di kampus. Pukul setengah tujuh, Yumna sudah duduk di salah saru kursi kayu dekat ruang auditorium. Ia menunggu Yuri, sejak malam mereka sudah berjanji akan saling menunggu.

Tak lama menunggu, Yuri pun datang sambil melambaikan tangannya lalu memberikan satu kotak makan kepada Yumna.

"Buat Yumna?" tanya Yumna pelan lepada Yuri yangbmasih terengah -engah menaiki tangga darurat lima lantai. Posisi lift itu begitu ramai dan antri. Yuri mengeluarkan satu botol air mineral dari tasnya dan meneguk hingga habis setengah botol. Lalu mengatur napasnya dengan baik agar terkontrol.

"Iya buat loe lah. Kan gue kasih ke elo, Yumna," ucap Yuri sambil memasukkan botol mineral ke dalam tas kembali.

Yumna membuka kotak makanan itu teryata berisi roti sandwich lengkap dengan nugget goreng dan susu kotak serta tiga buah strawberry kesukaannya. Yumna pikir itu dari Yuri. Tapi Yumna tahu, siapa pengirim kotak bekal pagi ini.

"Ciee ... Yang dapat kiriman kotak bekal. Itu dari Kak Duta. Tadi ketemu di depan, terus nitip buat loe. Takut gak bisa ngasih katanya. Ekhemm loe tahu Kak Atika kan? Cewek yang selalu ngintil sama Kak Duta. Kayaknya dia ada rasa deh sama Kak Duta," ucap Yuri kepada Yumna.

Yumna menatap sandwich yang ada di sana ada tulisan dari saos mayo dan saos tomat. Semangat. Begitu tulisannya.

"Yumna percaya sama Kak Duta. Kamu tahu, Kak Duta mau lamar Yumna dan kita mau tunangan malam minggu besok," ucap Yumna bahagia. Kedua matanya berbinar jndah bagai boneka barbie.

Yuri berteriak keras dan bertepuk tangan bahagia. Ia senang mendengarnya.

"Gue di undang ya, Na. Gue kan saksi hubungan loe dari kelas satu SMA," ucap Yuri bahagia.

"Gimana nanti ya, Ri. Soalnya Yumna bum tahu acaranua mau gimana. Takutnya cuma keluarga kecil aja," ucap Yumna menjelaskan.

"Siap. Nyonya Duta," ucap Yuri terkekeh.

Dari kejauhan Duta dan Atika, sekertarisnya sudah berjalan menuju ruang auditorium. Semua panitia juga sudah siap pada posisinya. Seluruh maba juga sudah berkumpul dan berbaris.

"Yuk Na. Itu lihat Kak Duta sudah datang, ajak Yuri cepat.

Yumna langsung menutup kembali kotak makanan itu dan di amsukkan ke dalam tasnya.

Yumna mengumpulkan hasil pekerjaan dari hukuman kemarin. Lalu ikut berbaris sesuai dengan kelompok baru per fakultasnya.

Jadwal ospek hari ini adalah pengenalan kampus secara fisik. Tata letak ruangan dan fungsi ruangan dengan cara permainan estafet.

Ya, games ini di lakukan setiap kelompok dimana mereka harus mengikuti alur warna pita yang sudah mereka pilih di awal acara.

Kebetulan kelompok Yumna terdiri dari lima orang dan di sarankan dari fakultas yang sama. Ada Yuri, sahabatnya, Lukas, teman barunya, Dirga, dan Faisal.

Cara bermain permainan ini adalah mereka akan mengikuti arah pita warna sesuai untuk kelompok mereka dan mereka akan mendapatkan cloe dari setiap pos untuk menuju pos selanjutnya.

Semua maba bersemangat sekali dengan di adakannya games yang membuat mereka tahu keadaan kampus mereka berikut dengan fungsinya.

"Siapa ketuanya?" tanya Dirga pada keempat temannya.

"Siapa saja. Kita kan belum saling mengenal," ucap Yumna asal.

"Oke. Biar cepat. Saya saja yang jadi ketuanya. Kita ambil pita warna putih ya," ucap Lukas langsung memimpin barisan.

"Siap," jawab keempatnya serempak.

Permainan pencarian cloe kampus secara estafet segera akan di mulai.

Kelompok Yumna mendapatkan giliran pertama dan Lukas susah memilih pita berwarna putih sebagai awal estafet dengan di beri amplop putih berisi cloe kemana tujuan mereka selanjutnya.

Yumna dan Yuri bertugas untuk menulis jawaban setiap tempat pos persinggahan dan fungsi dari tempat tersebut.

Saat memulai permainan, kebetulan Duta sebagai tutor kelompok Yumna. Setiap penjelasan Duta selalu membuat Yumna paham.

"Yumna, kamu jalannya harus dekat sama aku," ucap Lukas berbisik.

"Gak ah. Yumna bareng sama Yuri," jawab Yumna menolak tegas.

Dari dulu Yumna memang laling tidak suka berkawan dengan lawan jenis, kecuali memang terpaksa karena kerja kelompok atau partner kerja laboratorium dan selebihnya tidak. Yumna mending menunggu kedua kakaknya menjemlut dirinya dari pada ikut bersama teman laki- lakinya yang membawa motor atau mobil.

"Ada apa? Kenapa kamu?" tanya Duta sambil menatap Yumna sepertinya sedang kesal.

Raut wajah Yumna mudah sekali di tebak jika sedang kesal karena ia tidak suka pada sesuatu.

"Ekhem ... Tidak ada apa -apa Kak," jawba Yumna pelan dan menunduk.

Ia tidak mau membuat Duta khawatir. Apalagi lemarin pesan Duta agar Yumna berhati -hati pada teman barunya. Duta sama sekali tidak melarang tapi perlu hati -hati dan waspada.

"Kalau ada sesuatu bilang saja," ucap Duta tegas.

"Tidak Kak," jawab Yumna berusaha menutupi apa yang terjadi.

Akhirnya kelompok Yumna pun memulai permainan estafet ini.

Pita pertama dengan amplop putih bertuliskan - 'Aku membuatmu menjadi manusia modern dan menggagalkan gaptek.'

Bahasanya isyarat dengan kata -kata di luar nalar.

Dua lelaki yang lain membuka peta dan mencari tempat yang pas untuk cloe tersebut.

"Apa ini ya?" tanya Lukas pelan.

"Perpustakaan bisa," jawab Yuri si kutu buku.

"Laboratorium komputer juga bisa," jawab Yumna pelan.

"Hah ... Benar sekali. Laboratorium komluter adalah temlat kita bisa menambah wawasan secara modern dan anti gaptek. Aku setuju sama jawaban Yumna, gimana yang lain? Kalau ada jawaban lain kita sharingkan," ucap Lukas pada teman -teman lainnya.

"Setuju," jawba lainnya serempak.

Dari pada berdebat dan belum tentu benar lebih baik mengiyakan saja. Lagi pula ino hanya sebuah permainan untuk mengenal kampus secara fisik.

Puncak acara sudah hampir selesai di jam dua belas siang. Selesai tidak selesai semua kelompok harus kembali ke auditorium untuk makan siang dan panitia akan menilai.

Yumna dan Yuri juga sudah kembali ke auditorium. Satu kelompok mereka mendapatkan nasi kota lima dan boleh memilih tempat di mana pun untuk makan siang bersama sekaligus membuat yel -yel untuk permainan berikutnya.

Ospek ini hanya berlangsung tiga hari saja. Besok adalah hari terakhir dan acara padat sampai malam sekaligus acara makrab yang akan di adakan di taman kampus.

"Kita makan siang di lorong koridor aja. Disana ada kursi kayu bisa untuk duduk," ucap Yuri memberi saran.

"Boleh juga. Di sana juga enak buat santai dan anginnya sepoi -sepoi. Lelah dua jam mencari jejak begini," ucap Yumna yang mengeluh lelah.

Baru berjalan beberapa langkah saja Yumna terjatuh. Kakinya tiba -tiba saja keram dan nasi kotak miliknya ikut jatuh dan tumpah di lantai.

"Yumna ... Kamu kenapa?" teriak Yuri terkejut saat melihat Yumna jatuh.

Lukas langsung meletakkan nasi kotak miliknya ke atas tumpukan nasi kotak milik Yuri dan segera menolong Yumna dengan membopongnya ke arah koridor untuk di dudukkan di kursi kayu.

Tentu saja ada sepasang mata yang melihat itu dengan perasaan cemburu.

Terpopuler

Comments

💗vanilla💗🎶

💗vanilla💗🎶

dliat duta ya

2023-12-24

1

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 36
38 37
39 38
40 39
41 40
42 41
43 42
44 43
45 44
46 45
47 46
48 47
49 48
50 49
51 50
52 51
53 52
54 53
55 54
56 55
57 56
58 57
59 58
60 59
61 60
62 61
63 62
64 63
65 64
66 65
67 66
68 67
69 68
70 69
71 70
72 71
73 72
74 73
75 74
76 75
77 76
78 77
79 78
80 79
81 80
82 81
83 82
84 83
85 84
86 85
87 86
88 Pengumuman
89 Kisah Lain.1
90 2
91 3
92 4
93 5
94 6
95 7
96 8
97 9
98 10
99 11
100 12
101 14
102 15
103 16
104 17
105 18
106 19
107 20
108 21
109 22
110 23
111 24
112 25
113 26
114 27
115 28
116 29
117 30
118 31
119 32
120 33
121 34
122 35
123 36
124 37
125 38
126 39
127 40
128 41
129 42
130 43
131 44
132 45
133 46
134 47
135 48
136 49
137 50
138 51
139 52
140 53
141 54
142 55
143 56
144 57
145 58
146 59
147 60
148 61
149 62
150 63
151 64
152 65
153 66
154 67
155 68
156 69
157 70
158 71
159 72
160 73
161 74
162 75
163 76
164 77
165 78
166 79
167 80
168 81
169 82
170 83
171 84
172 85
173 86
174 87
175 88
176 89
177 90
178 91
179 92
180 93
181 94
182 95
183 96
184 97
185 98
186 99
187 100
188 101
189 102
190 103
191 104
192 105
193 106
194 107
195 108
196 109
197 110
198 111
199 112
200 113
201 114
202 115
203 116
204 117
205 118
Episodes

Updated 205 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
36
38
37
39
38
40
39
41
40
42
41
43
42
44
43
45
44
46
45
47
46
48
47
49
48
50
49
51
50
52
51
53
52
54
53
55
54
56
55
57
56
58
57
59
58
60
59
61
60
62
61
63
62
64
63
65
64
66
65
67
66
68
67
69
68
70
69
71
70
72
71
73
72
74
73
75
74
76
75
77
76
78
77
79
78
80
79
81
80
82
81
83
82
84
83
85
84
86
85
87
86
88
Pengumuman
89
Kisah Lain.1
90
2
91
3
92
4
93
5
94
6
95
7
96
8
97
9
98
10
99
11
100
12
101
14
102
15
103
16
104
17
105
18
106
19
107
20
108
21
109
22
110
23
111
24
112
25
113
26
114
27
115
28
116
29
117
30
118
31
119
32
120
33
121
34
122
35
123
36
124
37
125
38
126
39
127
40
128
41
129
42
130
43
131
44
132
45
133
46
134
47
135
48
136
49
137
50
138
51
139
52
140
53
141
54
142
55
143
56
144
57
145
58
146
59
147
60
148
61
149
62
150
63
151
64
152
65
153
66
154
67
155
68
156
69
157
70
158
71
159
72
160
73
161
74
162
75
163
76
164
77
165
78
166
79
167
80
168
81
169
82
170
83
171
84
172
85
173
86
174
87
175
88
176
89
177
90
178
91
179
92
180
93
181
94
182
95
183
96
184
97
185
98
186
99
187
100
188
101
189
102
190
103
191
104
192
105
193
106
194
107
195
108
196
109
197
110
198
111
199
112
200
113
201
114
202
115
203
116
204
117
205
118

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!