GIDR 18

Dengan pertimbangan yang matang dengan berat hati azzam akhirnya menyetujui permintaan rangga. Ya dia akan menikahkan adik tercintanya dengan pemuda yang baru saja kehilangan istrinya itu. Dia berharap adiknya sembuh dan lebih-lebih mendapatkan cinta laki-laki itu.

" Baiklah ... Aku menyetujui saranmu dokter. Tapi aku mohon jangan menyakitinya," pinta azzam pada rangga. Rangga menghela nafas.

" aku tak dapat menjanjikan apapun. Tapi aku akan berusaha menyembuhkan traumanya itu," jawab rangga dengan ketus. Namun jawaban tegas azzam pun menyiratkan bahwa dia ingin rangga benar-benar menjaga adiknya.

" Aku pegang janjimu. Jika kamu laki-laki maka kamu akan bertanggung jawab dengan segala konsekuensinya," jawab azzam sedikit pedas.

Perbincangan rangga dan azzam seperti menyulutkan emosi keduanya.

Di rumah sakit ...

" Nasya?" tanya Azzam merayu adiknya. Sungguh dia belum mengatakan bahwa dirinya akan menikahkan nasya-rangga dalam waktu dekat.

" Kenapa kak?" tanya nasya balik.

" Sya bolehkan kakak mengutarakan sesuatu tentang kesembuhanmu?" tanya azzam perlahan. Nasya pun menganggukkan kepalanya.

" Dek ... Terkadang hal dalam kehidupan kita terdengar sangat tidak masuk akal. Tapi terkadang ini pula yang harus kita tempuh untuk sampai pada tujuan," ucap azzam sebagai prolog. Dia tidak ingin terburu-buru dalam menyampaikan suatu hal.

" Katakan intinya sekarang kak! Jangan membuat teka teki denganku. Nasya sedang malas berfikir," jawab nasya jujur.

" Dek ... Dokter bilang kesembuhan akan berangsur membaik jika kamu berada di dekat seseorang yang menjadikan traumamu kambuh," ucap sang kakak. Tapi nasya menggeleng cepat.

" Nasya ndak berani kak. Ini saja menatap kakak nasya tak berani. Khawatir wajah itu datang kembali," jawab nasya langsung memutuskan.

" Sya ... Cobalah pertimbangkan ucapan kakak ya. serta cobalah bertanya pada mbak fatimah jika dia berkunjung ke sini," ucap azzam lagi. Namuj nasya tak menanggapinya lagi. Azzam mengheka nafas dan segera keluar begitu saja.

Ketika di ruang tunggu pasien ...

" Loh ... Mas azzam kok di luar?" tanya fatimah ketika berada di depan. Ternyata azzam sedang menitikkan air mata. Fatimah pun duduk di sebelahnya.

" Ada apa mas?" tanya fatimah lagi.

" Bahkan dia menolak untuk dekat dengan rangga. Aku harus bagaimana ? Tidak mungkin aku membiarkan anak itu dalam keadaan seperti ini terlalu lama fatimah. Hatiku rasanya sesak," protes azzam pada dirinya sendiri. Fatimah mengangguk paham akan apa yang di ucapkan oleh azzam.

" Maka kali ini biarkan kami mengobrol berdua lagi mas. Mungkin memang berat baginya tapi dia harus berusaha untuk menyembuhkan dirinya juga," jawab fatimah meyakinkan azzam. Pemuda itu mengangguk pasrah.

" Lakukanlah yang bisa kamu lakukan untuknya," jawab azzam dengan serius. Fatimah mengangguk.

" aku masuk dulu mas! Pulanglah dan pergilah ke perusahaanmu," ucap fatimah.

Azzam pun tersenyum bias. Kemudian dia mempercayakan adiknya pada fatimah. Dia pun pergi begitu saja tanpa menoleh kembali.

Fatimah pun memasuki kamar nasya. Sebelum memasukinya fatimah menyempatkan diri untuk menghela nafas.

" semoga gadis itu sedang tahap tidak sensitif," batin Fatimah.

Sesampainya di samping brankar nasya.

" Hai ... Cantik!" sapa fatimah basa basi. Nasya yang mendengar suara fatimah langsung menoleh.

" Kakak !" serunya sambil memeluk fatimah.

" Hai ... Kenapa kok cemberut? Kan bukan anak-anak lagi kan cantik. Coba katakan pada kakak!" rayu fatimah pada nasya.

" Kak ... Apakah benar aku harus berada di dekat orang yang membuatku trauma?" tanya nasya dengan menatap lekat pada arah nasya.

" Apakah nasya takut?" tanya fatimah menciba menarik ulur adik azzam itu. Namun nasya kembali terdiam sambil duduk menghadap ke bawah dengan sedih.

.

.

.

Kira-kira takut gak ya ini si Nasya???? Likee ya maksihhhh.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!