Rangga berjalan gontai menuju kendaraannya. Fokusnya teralih pada perempuan yang dimaksud farish. Dia bersumpah akan membuat hidup gadis itu menderita karena sudah membuat istrinya pergi selama-lamanya. Sedangkan farish terduduk di makam rubi dengan sebuah penyesalan mendalam.
" Rubi ... Apa yang kamu lakukan dengan menikahi kakakku. Lihatlah kini kamu pergi untuk selama-lamanya. Aku bahkan belum melihatmu bahagia. Aku menyesal kamu tidak mencintai. Kedekatan sangat intens namun kamu memganggapnya itu hanya omong kosong belaka saja," ujar farish menunduk.
Beberapa hari pun berlalu begitu saja. Baik farish maupun rangga tak saling bertegur sapa. Mereka hanya saling berpapasan. Putri rangga pun hari ini diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
" Bagaimana caraku merawatnya sendiri? Ini begitu sulit bagiku," lirih rangga.
Saat itu fatimah melewati bangsal anak dimana putri rangga di rawat. Dia mendekati pemuda labil itu berharap saat ini emosinya sudah stabil.
" Ngga ... " lirihnya.
" Iya dokter fatimah ... " jawabnya dengan sopan.
" Dokter aku ingin menyampaikan pesan dari nasya serta keadaannya," ucap fatimah.
" Apa hubungannya denganku?" tanya rangga ketus.
" Dia mengalami phobia darah sehingga membuatnya menangis dan ketakutan berkepanjangan. Sehingga dia butuh perawatan. Sebelum itu beberapa hari lalu dia sempat mengatakan bahwa dia hanya berusaha menyelamatkan istrimu bukan ingin membunuhnya ada orang lain yang tak sengaja mendorong dokter rubi," jelas fatimah. Dengan ekspresi flatnya rangga menjawabnya.
" Apapun itu realitanya rubi sudah pergi untuk selamanya. Bahkan dia tak bisa membuat rubi kembali padaku," jawabannya benar-benar ambigu seakan-akan dia menyalahkan nasya atas semuanya.
" Tapi dokter .... " ucapan fatimah terpotong.
" jika dia benar-benar ingin meminta maaf padaku maka suruh menikah denganku," jawabannya membuat fatimah kaget.
" Kok menikah?" pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulutnya.
" Karena aku tidak berniat tinggal satu rumah bahkan menjadikannya pembantu. Dia hanya perlu merawat putriku seumur hidupnya," jawaban itu membuat fatimah juga kaget. Rangga kemudian pergi begitu saja.
Pertemuannya salah rupanya hari ini. Emosinya saat ini rupanya belum stabil bahkan tidak stabil. Fatimah merasa menyesal telah menyapanya. Dia merasa kasihan pada adik azzam itu. Niat baiknya di persalahkan oleh rangga.
" Pemuda ini labil sekali. Istrinya yang meninggal Nasya yang kena getahnya. Mana mungkin nasya mau menikah dengan dirinya yang seperti ini. Laki-laki mengesalkan. Meskipun bukan aku yang diminta menikah dengannya tapi aku ikut jengkel. Hadeh," monolog fatimah yang ikut-ikut terbawa emosi pada rangga.
Di ruangan rangga ...
" Maafkan aku rubi. Jika pernikahan itu benar-benar terjadi aku akan membuat perhitungan dengannya takkan kubiarkan dia bahagia. Aku saat ini butuh baby sitter untuk merawat putri kita sayang," ucap rangga yang sedang menatap jalanan jendela.
Beberapa saat kemudian asisten rangga hadir. Untuk memberikan informasi kebenaran Nasya yang di rawat.
" Bagaimana?" tanya rangga dengan flat.
" Iya dokter ... Nona Nasya di rawat karena traumanya terlalu berlebihan dia selalu ketakutan. Dia di rawat intensif supaya kejiwaannya kembali normal," jawabnya dengan tegas.
" Baiklah kamu boleh keluar," ucap rangga sambil mengalihkan pandangannya kembali. Ketika asistennya sudah keluar rangga kembali sibuk dengan dunia pemikirannya.
" Aku tidak paham kamu pura-pura atau tidak idiot. Tapi kamu harus bertanggung jawab. Aku tak tahu harus percaya padamu atau tidak. Bahkan tak ada orang yang menjamin bahwa dirimu datang untuk menyelamatkan istriku," Monolog rangga dengan hatinya yang tak karu-karuan. Namun kata-kata farish itu terlanjur membekas. Dia seolah-olah mengatakan bahwa nasya adalah penyebab semua ini. Sehingga rangga menjadi semakin marah pada gadis yang selama ini dia bantu itu.
.
.
like like like
Vote vote vote
gift gift gift
Komen komen komen
Hayiooo dongggg reader heheheh. Dukunganmu support terpenting bagi author. Maksihhhhhh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Nurwana
terlalu idiot ini Rangga, kan ditempat istrimu kecelakaan pasti ada cctv-nya. hadehhh....
2024-08-22
0
Deklami Agta Musvaria
kak d cds(cinta dlam sujudku) Nasya mau menikah dg dr. Rangga karna permintaan Rubi,tp kok dsnia gak ada part-nya ya?Rubi udah gak ada aja, n blm ktmu SMA Nasya LG!tp tangga mau menikah dg Nasya karna mau menyiksanya krna dia di anggap menyelakai Rubi!gmna tuh kak
2023-06-29
0