Degup Jantung

Chanan melepaskan Gandasuli dan langsung menangkapnya lagi saat Gandasuli masih belum seimbang badannya dan hampir terjengkang ke belakang.

Chanan mendengus kesal dan langsung membopong Gandasuli ke kamar.

Gandasuli menatap wajah Chanan dari arah samping dengan hati yang berdesir aneh.

Dia ternyata sangat tampan dan baik. Batin Gandasuli.

"Aku tahu kau memandangi wajahku terus saat ini. Kenapa? Baru sadar kalau aku sangat tampan? Bahkan jauh lebih tampan dari dewa petir kamu yang punya nama sangat aneh itu?" Ucap Chanan tanpa menoleh ke Gandasuli karena pria itu sadar betul, kalau ia nekat menoleh, maka bibirnya akan bersentuhan dengan bibir Gandasuli

"Si .....siapa yang memandangimu terus, hah?! Aku dari tadi melihat ke bawah. Lagian apa yang bisa dilihat dari kamu. Tentu saja dewa Adrakhs jauh lebih tampan dari kamu dilihat dari sudut mana pun"

Chanan merebahkan Gandasuli dengan sedikit kesal di atas kasur dan setelah menegakkan badannya, ia memasukkan kedua tangannya ke saku celana, memandangi Gandasuli dan tampak berpikir serius.

"Kenapa? Ada apa? Kenapa kau menautkan alis kamu?" Gandasuli menatap Chanan dengan wajah panik.

"Aku cuti saja hari ini"

"Apa itu cuti?"

"Ijin nggak masuk kerja"

Sial! Kalau dia nggak masuk kerja, dia bakalan seharian berada di rumah dan aku nggak bisa bebas bergerak. Batin Gandasuli.

"Kerja aja. Aku nggak apa-apa, kok. Aku bisa jalan sambil menyeret kaki dan ........"

Chanan membungkuk dan mendekatkan wajahnya ke wajah Gandasuli, " Kamu itu ceroboh dan bodoh, kalau jatuh lagi gimana? Kamu juga ngeyelan. Disuruh tetap di kasur, malah turun dari kasur dan malah keluar terus dari kamar. Kalau kaki kamu tambah parah dan kamu jatuh lagi, aku bisa dicincang habis sama Mama" Chanan tanpa sadar terus memajukan wajahnya dan saat pucuk hidungnya menyentuh pucuk hidungnya Gandasuli, blub! Gandasuli langsung berubah menjadi kelinci dan sembunyi di balik dressnya.

Chanan mendengus kesal lalu menggeram, "Kalau diomelin nggak mau. Kalau diomelin langsung berubah jadi kelinci, tapi ngeyelan. semua gue, ceroboh dan bodoh, kamu pelihara terus, cih! Sembunyi sekarang, hah?!"

Gandasuli merasa tersinggung dan secara refleks ia melompat keluar dari tunjukan dressnya.

Cup! Bibir Gandasuli yang masih berwujud kelinci putih, menabrak bibir Chanan dan saat Gandasuli hampir terjatuh di kasur, Chanan merengkuh gadis itu yang masih berwujud kelinci dan dia terjatuh dalam posisi terlentang dibatas kasur, lalu kelinci putih ia dekap di atas dadanya.

Gandasuli yang masih berwujud kelinci putih menatap kedua bola mata Chanan dan seketika kedua pipinya memerah. Kelinci putih itu langsung meronta dan saat Chanan melepaskan dekapannya, kelinci putih itu langsung melompat dan kembali bersembunyi di dalam tumpukan dress.

Chanan menatap langit-langit kamarnya dan membeku. Setelah mengerjapkan mata beberapa kali, pria tampan itu bangun, bangkit berdiri dan berlari keluar dari dalam kamar tanpa pamit. Pria itu bahkan menutup pintu kamar dengan cukup keras dan bersandar di daun pintu untuk segera mengelus-elus dadanya.

Gandasuli yang masih berwujud kelinci dan bersembunyi di bawah tumpukan dress, menyentuh bibirnya dan bergumam lirih, "Aku menyentuh bibirnya? Aaaaaa! Itu berarti dia udah dapatkan ciuman pertamaku? Aaaaaaa! Kenapa harus dia?! Kenapa bukan dewa Adrakhs? Aaaaaaa!!!!!!"

"Gila! Apa kolesterolku naik lagi? Kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini? Sial Kalau iya, berarti aku terkena gejala penyakit jantung koroner, nih. Aku harus periksa ke Dokter Fendy, besok. Kenapa jantungku akhir-akhir ini sering berdegup kencang nggak jelas seperti ini"

"Bro! Elo, kok, ada di rumah? Lalu, kenapa kamu menempel di pintu kayak cicak, gitu? Terus wajah kamu pucat dan kamu mengelus dada kamu terus? Kamu sakit? Ayo aku antar ke rumah sakit!"Leo menatap heran sahabatnya.

Chanan menegakkan badan, memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana dan langsung mendelik ke Leo, "Aku baik-baik sas. Cuma, emm, lupakan saja! Elo kenapa pagi-pagi ke sini? Elo juga nggak kerja hari ini? Nggak buka klinik hari ini?"

"Aku buka agak siangan. Aku mau cari moodbooster dulu di sini, hehehehehe" Leo berucap dengan santai sambil menggaruk-garuk kepalanya yang sebenarnya tidak terasa gatal. "Lalu, kenapa Elo masih di rumah? Nggak kerja?"

Chanan duduk di sofa sambil berkata, "Aku kerja, nih"

Leo duduk di samping Chanan sambil berkata dengan wajah sedikit kesal, "Elo duduk dan nggak ngapa-ngapain sekarang ini. Mana ada kerja"

"Menurut KBBI, duduk itu adalah kata kerja. Jadi, aku kerja, kan saat ini" Sahut Chanan sambil bersandar di sofa dan bersedekap.

"Dasar gila! Mana moodboosterku?" Leo beratnya sambil celingukan.

"Ada di kulkas. Ambil aja sendiri" Sahut Chanan acuh tak acuh.

"Hah?! Kejam banget, sih, kamu! Kenapa kamu masukkan Gandasuli, eh, Snowy ke dalam kulkas?!" Leo berteriak kaget dan sontak menepuk keras bahunya Chanan sampai Chanan jatuh ke samping kanan.

Chanan langsung menegakkan badannya dan menoleh tajam ke Leo, "Sial! Jadi, moodbooster kamu, tuh, Istriku? Bukannya susu cokelat kotak yang selalu kau minta tiap sore setiap kali kau main kesini, hah?!"

"Hehehehehe. Kalau, iya, emang nggak boleh? Pagi-pagi gerimis begini, lihat wajah cantik, putih, bening tuh, bisa bikin lebih semangat menyambut hidup. Lagian lihat aja, masak nggak boleh, hehehehehe. Di mana Snowy?"

"Nggak ada! Dasar gila! Nggak akan aku biarkan kamu melihat Snowy pagi-pagi begini! Balik sana ke habitat kamu, cih!"

Leo menatap Chanan dengan meringis dan bergeming.

"Balik sekarang atau aku akan bilang ke Papa kamu kalau kamu ada di kota ini dan jadi dokter hewan alih-alih meneruskan bisnis Papa kamu dan.........."

Leo langsung bangkit berdiri dan ngacir.

Chanan mendengus kesal dan kembali mengelus dadanya, "Kenapa pagi ini banyak sekali kejadian yang menuntut kesabaran tingkat tinggi. Huuufftttt!!!!!"

Gandasuli berubah jadi manusia kembali dan setelah memakai dressnya, ia mengelus dadanya dan bergumam, "Kenapa dadaku akhir-akhir ini sering terasa sesak dan hatiku sering berdesir nggak karuan" Lalu, gadis cantik itu mengelus perut rampingnya dan bergumam, "Di sini juga terasa seperti ada debaran sayap kupu. Ada apa dengan diriku? Yang sakit kakiku, tapi kenapa semua anggota badanku ikutan terasa aneh kayak gini?"

Sementara itu, gadis cantik yang bernama Bella, mantan tunangannya Chanan, harus gigit jari saat ia tidak menemukan Chanan di jam makan siang.

"Dokter Chanan Rahardian, cuti hari ini, Nona. Anda bisa kembali besok" Sahut perawat yang sering mendampingi Chanan dalam bertugas.

"Cuti? Apa Dokter Chanan Rahardian, sakit? Tidak biasanya dia cuti"

"Beliau tidak mengatakan alasan dia cuti, Nona" Sahut perawat itu.

"Baiklah. Terima kasih"

Bella kemudian berbalik badan dengan cepat dan langsung melangkah lebar sambil bergumam, "Aku ke rumahnya Chan saja. Aku akan bawa makanan kesukaannya ini ke sana dan aku bisa makan siang bareng dengannya di sana"

Chanan duduk di tepi ranjang dan berkata, "Aku masak bubur untuk kamu. Kamu harus minum obat, jadi jangan makan sup sayur thok"

"Apa aku boleh minta salad buah yang kemarin?" Tanya Gandasuli.

"Hmm. Aku akan belikan kalau hujannya sudah reda. Hujannya seperti sinetron, bersambung terus dan nggak kelar-kelar" Sahut Chanan.

"Apa itu sinetron?" Tanya Gandasuli.

"Nggak penting dan lebih baik kamu nggak usah tahu apa itu sinetron. Bikin hidup kita tambah ruwet nanti. Sekarang ayo makan, aku suapin. Aaaaaaaa!"

"A......aku bisa makan sendiri" Sahut Gandasuli sambil berusaha mengambil mangkuk berisi bubur panas dari tangan Chanan.

Chanan menepis tangan Gandasuli sambil berkata, "Bubur ini panas banget. Kamu mau bubur ini tumpah dan mengenai wajah kamu terus wajah kamu melepuh, terbakar, dan jadi bopeng-bopeng?"

Gandasuli langsung menggeleng cepat dan membuka mulutnya, "Aaaaaaa!"

Chanan tersenyum senang melihat Gandasuli membuka mulut. Lalu, dengan penuh kesabaran Chanan menyuapi Gandasuli.

Terpopuler

Comments

꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂

꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂

Chanan sedang terserang penyakit asmara 🤭

2023-03-08

0

Be___Mei "Hiatus"

Be___Mei "Hiatus"

lanjut kak el 🥰

2023-03-08

0

Nabil abshor

Nabil abshor

jatuh cinta ce itu ky nya,,,, hati² loh ya,,,, sakit nya tih disini klau sudah jatuh patah poklek lagi,,,,

2023-03-03

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!