Bab 20. Jangan Nodai Istriku

“Leon? Apa yang terjadi? Di mana Floretta?" seru Alden yang baru saja datang, melalui teleportasi itu.

"Beliau ada di sana, Yang Mulia," jawab Leon Hazel, sambil menunjuk ke arah alun-alun desa yang sedang ramai. Pemuda tampan berambut merah kecoklatan itu duduk santai di dahan sebuah pohon oak raksasa.

"Terus kenapa kamu malah diam saja di sini?" kata Alden dengan nada tinggi.

Leon mendadak menghadang sang raja vampir yang hendak bergerak menolong sang istri, dari serangan brutal para preman itu.

"Sepertinya kita perlu memberi pelajaran padanya, Yang Mulia. Agar Yang Mulia Putri Floretta sedikit jera kabur dari istana,” ucap Leon tanpa melepaskan cengekaraman tangannya di bahu Alden.

"Tetap saja itu berbahaya, Leon. Mana mungkin dia mengalahkan enam pria seorang diri," ucap Alden lagi.

“Siapa bilang ada enam? Lihat, hanya tinggal satu pemuda tampan yang berada di dekatnya,” tunjuk Leon lagi. “Nanti kalau dia benar-benar terdesak, aku akan datang menolongnya,” sambungnya.

Sementara itu di alun-alun desa ...

“Ayo bermain denganku, gadis cantik. Aku akan membuka segel wanitamu. Asal kamu tahu, aku ini lebih hebat dari Yang Mulia Raja,” bisik salah seorang pemuda tampan penuh rayuan. Tangannya menjalar di perut Floretta, dan bergerak semakin ke atas.

Gedubrak! Dengan dua gerakan cepat, Floretta berhasil melumpuhkan pemuda itu.

“Apanya yang hebat? Hanya begini aja kamu udah jatuh,” cibir Florettta, sambil menodongkan pisaunya pada pemuda mesum tadi.

“Sialan!” umpat sang pemuda sambil berusaha untuk berdiri.

Gubrak! Sekali lagi, Floretta melumpuhkan gerakan pria itu.

“Wow! Ternyata dia lebih hebat dari dugaanku,” seru Leon, melihat aksi Floretta yang sangat di luar dugaan. Alden pun tercengang melihat istrinya, yang ternyata sangat jago beladiri.

“Kau pikir kami bakalan mengalah begitu saja?”

Para lelaki bertubuh besar yang tadi menjauhi Floretta, kini kembali lagi sambil membawa beberapa senjata.

“Aku nggak takut!” kata Floretta sambil mengangkat pisau daging itu tinggi-tinggi.

Dengan segenap tenaga yang tersisa, Floretta melawan mereka semua. Gerakannya terlihat sangat profesional. Floretta mampu mengalahkan beberapa vampir tersebut hanya menggunakan sebuah pisau daging, dan gerakan bela diri yang sempurna.

“Sepertinya beliau tidak butuh bantuan kita, Yang Mulia. Kemampuan bela diri dan berpedangnya sangat bagus," ujar Leon. “Apa yang mulia sengaja memilih wanita pemberani seperti dia?” tanya Leon penasaran.

“Nggak, tuh. Aku aja baru tahu kalau dia bisa bela diri dan menggunakan pedang, eh pisau dengan baik,” kata Alden.

Raja vampir tersebut merasa takjub melihat banyaknya kemampuan tersembunyi dari sang istri. Floretta ternyata bukanlah wanita yang lemah dan hanya bisa menangis ketika mendapat sebuah masalah. Wanita cantik bertubuh mungil tersebut memiliki segudang akal, untuk meloloskan dirinya dari segala rintangan yang menghampirinya.

“Kau mau mencoba menghabisi kami semua? Sudah cukup main-mainnya. Kelompok kami terdiri dari ratusan orang, dan kau hanya sendirian.”

Argento menarik rambut panjang Floretta dengan kasar. Beberapa pria lainnya juga mencengkeram tangan Floretta dengan erat, dan merebut pisau yang sedang digenggamnya.

“Kalian yang seharusnya berhenti main-main. Lepaskan istriku, atau kalian berakhir di dalam penjara.”

Tiba-tiba seorang pria memakai baju kebesaran kerajaan, berdiri di depan Floretta yang tengah berjuang meloloskan diri.

“Y-yang Mulia?” Floretta terkejut, ketika melihat Alden Black muncul di sana. “Apa ada seseorang yang melaporkan keberadaanku?” pikir Floretta lagi.

“Itu Yang Mulia raja, kan? Kenapa raja ada di sini?”

Para penduduk desa yang tadi hanya menonton Floretta disiksa, saling berbisik dan perlahan menjauh dari sana. Mereka takut ikut terseret masalah hukum, karena sang raja telah datang.

“Maaf, Yang Mulia. Tetapi wanita ini sendiri yang memilih kabur dari istana, jadi wanita ini milik kami. Berdasarkan hukum di kerajaan kita, bila seseorang kabur dari istana … ”

“Ku bilang hentikan!" Bentak Alden sekali lagi. “Aku nggak sekejam Pangeran Raven Black. Tetapi jika seseorang berani mengganggu dan menyakiti istriku, aku akan lebih kejam dari Pangeran Raven,” ucap Raven memotong kalimat Argento.

Rahang Alden tampak mengeras. Kedua matanya memerah, dan taringnya yang tajam terlihat jelas dari sisi bibirnya. Ekspresi Alden sama persis dengan beberapa hari yang lalu, saat Floretta baru saja datang ke istana.

Tetapi entah kenapa kali ini Floretta tidak takut melihatnya. Dia justru merasa aman dengan kehadiran sang suami di sisinya. Tanpa sadar, air matanya mengalir deras di pipinya yang pucat.

Entah perasaan Floretta saja, atau udara di sekitarnya memang semakin panas hingga membuatnya berkeringat. Para vampir yang mengganggu Floretta tadi tampak kesakitan. Kulit mereka melepuh. Tetapi mereka belum menyerah untuk mendapatkan darah manusia tersebut.

Alden merentangkan kedua tangannya, lalu membuat gerakan seperti meninju ke depan. Kedua kakinya membentuk kuda-kuda yang kuat. Dari telapak tangan Alden keluar cahaya yang sangat terang dan menyilaukan.

Duarrr! Terjadi sebuah ledakan, hingga memercikkan salju di tanah ke mana-mana. Para vampir pun terhempas hingga jauh ke belakang. Mereka juga terlihat terluka parah. Anehnya, Floretta yang berada paling dekat dengan Alden justru baik-baik saja.

Leon Hazel beserta para prajurit kerajaan bergegas menangkap para vampir tersebut. Sementara prajurit lainnya mengamankan para vampir wanita dan anak-anak yang tidak terlibat.

“Melarikan diri dari istana memang dianggap mengkhianati kerajaan. Kecuali dia melarikan diri untuk menyelamatkan dirinya, tanpa melukai siapa pun dan merampas apa pun dari istana,” ucap Alden setelah semua pembuat onar tersebut diborgol.

“Tetapi kalian juga harus ingat, melukai anggota keluarga kerajaan dapat dihukum seumur hidup bahkan hukuman mati,” lanjut Alden lagi.

“Tetapi semua ini salah dari anggota kerajaan juga. Kami hidup miskin dan kelaparan karena jarang mendapatkan makanan yang layak, serta kesulitan mendapatkan pekerjaan,” ujar pemuda tampan yang tadi hampir saja menodai Floretta.

Alden menarik napas cukup dalam, lalu menghembuskannya secara perlahan. Kedua alisnya bertaut melihat para vampir cilik terlihat kurus dan mengenakan pakaian compang-camping. Para vampir lanjut usia juga terlihat sayu dan lemas, seperti berhari-hari tidak makan.

Raja vampire tersebut mengakui, belum semua provinsi di kerajaannya makmur. Ditambah lagi beberapa pejabat daerah yang korupsi dan membiarkan rakyatnya terlantar.

“Maafkan aku, jika aku belum menjadi raja yang baik seperti ayahku. Tetapi aku datang ke sini tidak dengan tangan kosong. Aku membawa sedikit bantuan pakaian untuk musim dingin. Puluhan liter susu dan darah premium, serta puluhan ekor sapi untuk diternakkan di sini,” ujar Alden dengan nada rendah.

Raja vampir itu juga sedikit menundukkan tubuhnya sebagai permohonan maaf. Sontak semua vampir saling berbisik, karena itu adalah kejadian sangat langka. Anggota kerajaan yang sangat dihormati justru membungkukkan tubuhnya di hadapan rakyat jelata.

“Ah, aku juga ingin memperkenalkan seseorang secara resmi. Dia adalah Yang Mulia Putri Floretta Black, calon ratu kerajaan ini. Mohon hormati dia, seperti kalian menghormati anggota kerajaan lainnya,” titah Alden Black pada seluruh vampir di sana.

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

salah satu keistimewaan Flo mulai terlihat..

2024-06-15

1

Susi Pratiwi

Susi Pratiwi

tambah seru, tambah bikin greget cerita thor. semangat thor up.nya

2023-02-16

5

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!