Bab 18. Perempuan Spesial

"Astaga! Dia kabur melalui jendela seperti malam itu? Kenapa alarm pengaman tidak berbunyi?" pikir Alden bingung.

Biasanya alarm pengaman akan berbunyi dan memanggil para pengawal dengan segera, jika ada seseorang yang berusaha merusak dan membuka kamar raja dengan paksa.

"Yang Mulia, ternyata sistem pengaman sudah di nonaktifkan oleh Yang Mulia Putri Floretta. Sidik jarinya ditemukan di sini. Wajahnya juga terekam oleh kamera pengaman."

Salah seorang petugas keamanan istana membongkar rahasia, kenapa sistem keamanan tidak menyala saat Floretta kabur melalui jendela.

"Nggak bisa dipercaya. Seorang gadis tamatan SMP seperti dia mampu mengoperasikan komputer dengan baik, dan menonaktifkan alarm pengaman tanpa ketahuan?" gumam Alden.

"Wanita itu benar-benar spesial. Aku harus mendapatkannya kembali. Dia harta berharga di kerajaan ini," sambung sang raja vampir sambil menghembuskan napas kesalnya.

Alden juga menemukan aksesoris milik floretta di atas meja. Sepertinya wanita itu sudah tahu, jika semua benda itu bisa melacak keberadaannya.

Namun setiap kejahatan pasti meninggalkan jejak. Demikian juga dengan Floretta. Wanita yang menyamarkan diri mengenakan pakaian sehari-hari raja itu, terekam di beberapa kamera CCTV yang mengarah ke dapur.

Sayangnya, tidak ada kamera yang merekam aksi sang putri, ketika dia menaiki mobil truk makanan tersebut.

"Uh, di mana sih dia? Sekarang sudah mulai gelap. Di tambah lagi prakiraan cuaca yang menunjukkan, kalau malam ini akan ada badai salju."

Alden mencemaskan keadaan sang istri yang kabur dari istana. Meski pun seluruh bantuan telah dikerahkan, keberadaan Floretta masih belum ditemukan.

"Ke mana sebenarnya dia pergi? Nggak mudah kabur dari istana yang luas dan penuh penjagaan ini. Apa jangan-jangan dia masih bersembunyi di lingkungan istana?" pikir Alden.

"Leon juga ada di mana, sih? Kenapa dia jadi ikut-ikutan menghilang dan nggak bisa dihubungi?" gerutu Alden kesal.

...🦇🦇🦇...

Aksi melarikan diri sang putri dari istana berjalan lancar. Mobil truk makanan itu melaju kencang, melintasi pegunungan menuju perbatasan dunia manusia dan dunia vampir.

"Tinggal sembilan belas kilometer lagi, aku akan sampai di perbatasan," ucap Floretta, sembari melihat peta dunia vampir, yang terdapat di HP milik Lily tersebut.

Perbatasan dunia manusia dan dunia vampir tersebut terletak di Danau Lachlan, yang merupakan wilayah pegunungan dan wisata alam di dunia manusia. Suasana di sana memang terkenal sangat misterius, terutama saat musim dingin melanda.

"Setidaknya aku sudah lebih aman dari para iblis penghisap darah manusia itu." Floretta tersenyum bahagia.

"Walau pun nanti aku terpaksa menggunakan identitas palsu dan jadi buruh kasar seperti dulu lagi tak apa. Yang paling penting aku udah terbebas dari gelar istri raja vampir." Wanita itu sudah berpikir akan tinggal di kota lain, yang jauh dari tempat kelahirannya.

Hujan salju mulai turun. Suhu udara pun terjun bebas mencapai sepuluh derajat celcius. Floretta yang berada di dalam bak truk tersebut pun meringkuk kedinginan di balik lapisan terpal.

Untunglah dia tadi sempat meminum rebusan air kayu manis dan buah pala, sehingga tubuhnya sedikit lebih hangat.

"Hei, kamu mencium bau busuk, nggak? Bukannya daging busuk tadi sudah kita buang di tempat pembuangan sampah?" Pengemudi supir truk tersebut mulai merasakan keanehan di mobil yang sedang dia bawa.

"Ah, aku sudah menciumnya sejak tadi. Aku pikir karena kita sedang melewati area Rawa Quagmire yang mengeluarkan belerang itu," balas salah seorang pria.

"Hei, mana mungkin. Rawa Quagmire sudah kita lewati sekitar empat kilometer. Tapi bau busuknya masih tercium kuat," lata sang supir lagi.

Kedua petugas kurir makanan itu semakin mencium keanehan dari mobil mereka. Tetapi hujan salju yang semakin lebat, membuat mereka tetap melanjutkan perjalanan, agar cepat sampai ke tempat tujuan.

...🦇🦇🦇...

"Loh, ini bukan jalan ke arah perbatasan lagi. Kenapa mereka tiba-tiba mengarah ke wilayah selatan?"

Floretta yang sempat tertidur sejenak, terkejut melihat kendaraan yang dia tumpangi secara ilegal itu berubah haluan. Berdasarkan peta yang dilihat oleh Floretta, mobil truk makanan itu menuju ke provinsi yang terkenal sebagai wilayah paling miskin di kerajaan tersebut.

"Aduh! Mereka semakin menjauh dari perbatasan, bahkan pusat ibukota. Aku harus bagaimana ini?" batin Floretta panik.

Dia mulai merasakan, bahwa pelarian dia kali ini akan berakhir sia-sia. Percuma saja dia lari dari istana, kalau tetap berada di wilayah kerajaan vampir.

Brak! Mobil yang dia tumpangi tiba-tiba berhenti mendadak. Terdengar suara pintu mobil terbuka. Floretta yang nerasa cemas, menyembunyikan dirinya di balik kotak paling belakang.

"Kenapa kamu sembunyi di sana, Nona? Kita sudah sampai tempat tujuan," ucap salah seorang pria berambut merah dan gigi taring yang mencuat keluar.

"Astaga! Jadi mereka sudah mengetahui keberadaanku? Apa karena itu mereka urung ke dunia manusia?" Floretta yang tertangkap basah, masih bersembunyi di dalam bak truk makanan tersebut.

"Hei, ayo cepat keluar. Para pembeli sudah tak sabar ingin melihatmu," desak pria tadi dengan arogan. "Jangan buat aku bersikap kasar sama istri raja, Nona," sambungnya.

"Jadi mereka mau menjualku? Pada siapa?" pikir Floretta dengan hati gentar.

Diam-diam Floretta mengambil dua buah pisau daging yang terselip diantara kotak-kotak tersebut, dan menyimpannya di balik mantel.

"Kau punya telinga apa nggak sih, brengsek!" Pria itu akhirnya menarik paksa Floretta untuk turun dari mobil.

Bruk! Wanita berkulit seputih salju dan bertubuh mungil itu terjatuh ke atas tanah. Tubuhnya menggigil kedinginan, saat kulitnya menentuh salju yang membentang di atas lapisan tanah tersebut.

Segerombolan vampir berdiri mengelilingi Floretta, bagaikan serigala kelaparan. Air liur mereka meleleh. Gigi taring mereka yang tajam, seolah-olah mampu merobekkan kulitnya hingga ke tulang. Floretta bisa merasakan tatapan tajam dari para vampir itu.

"Kalian mau menjualku?" Floretta berdiri dan berusaha melawan rasa takutnya. Tidak ada gunanya dia bersikap pasrah di saat begini.

"Tentu saja. Langka banget ada manusia yang sengaja menyelinap ke dalam mobil kami. Dan karena kamu adalah istri dari raja, hargamu juga sangat mahal," ucap sang pengemudi mobil truk.

"Percuma saja kalian menjualku. Darahku tidak enak. Aromanya juga bikin kalian mual dan muntah. Darahku hanya racun bagi kalian. Bahkan raja vampir sendiri tidak mau menyentuhku sampai hari ini," kata Floretta meyakinkan mereka semua.

"Hahaha, kau pikir hal itu berpengaruh sama para vampir miskin seperti mereka? Kamu salah, Nona." Supir truk beserta temannya itu tertawa terbahak-bahak sambil memandang Floretta dengan rendah.

"Mereka jarang sekali mendapatkan darah manusia. Bahkan mereka rela membayar mahal hanya demi mendapatkan setetes darahmu yang pahit dan bau itu," jelas supir truk itu lagi.

"Kalian pasti akan mendapatkan hukuman karena telah menjual dan membunuh istri dari raja kalian," ancam Floretta lagi.

"Maksudnya istri yang telah melarikan diri dari istana dan menyelinap ke dalam truk makanan? Apa kamu tahu, seseorang yang kabur dari istana itu sama dengan pengkhianat? Hukumannya jauh lebih berat daripada seorang pencuri," jelas pria itu lagi.

"Gawat! Sekarang aku harus apa?" pikiran Floretta pun semakin kalut. Sementara kedua vampir yang menjualnya itu, menyeretnya dan menyerahkannya pada para vampir yang kelaparan tersebut.

(Bersambung)

Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!