Bab 11. Balada Bawang Putih

"Flo, kamu memakai kalung bawang putih?" seru Alden.

Floretta mendadak melihat ke bawah. Dia menaikkan kerah bajunya agar untaian bawang putih itu tidak terlihat.

"Dari mana kamu mendapatkan benda itu? Dan untuk apa?" tanya Alden sambil tertawa terbahak-bahak.

"Kamu mau menggunakan bawang putih itu sebagai senjata? Atau untuk nembuat masakan spesial?" sambung Alden lagi.

"Ah, dari mana aku mendapatkannya, i-itu rahasia. Dan aku melakukan ini untuk berjaga-jaga," jawab Floretta dengan wajah memerah karena malu. Senjata rahasianya sudah terlihat oleh musuh.

"Pasti setelah ini dia memaksaku untuk membuang bawang putih ini, dan mengenyahkan bumbu masakan ini dari seluruh bagian istana," pikir Floretta cemas.

Alden tertawa terpingkal-pingkal mendengar kalimat sang istri. Sang raja vampir itu pun memperlihatkan gigi taringnya yang tajam.

"Kok malah ngetawain aku, sih?" Floretta cemberut.

"Habisnya tingkahmu lucu banget. Kamu dapat info dari mana sih, kalau vampir itu takut bawang putih?" tanya Alden.

"Loh, bukannya memang begitu? Semua film tentang vampir di TV, pasti menunjukkan bahwa bangsa kalian takut pada bawang putih," jawab Floretta.

Floretta mengira kalau itu hanya trik Alden, supaya dia bisa menyingkirkan bawang putih itu dengan mudah.

"Hah? Beneran? Aku nggak pernah menonton film vampir, sih. Tapi yang jelas info itu sesat banget," kata Alden tanpa bisa menghentikan tawanya.

"Tapi itu beneran, kan? Jangan coba-coba mengelabui aku, cuma biar kamu bisa menyingkirkan bawang putih ini dengan mudah." Floretta tidak percaya begitu saja, pada orang yang telah membohonginya berkali-kali.

"Tapi menurutku, lebih baik cepat-cepat kamu lepasin tuh kalung, sebelum diketawain sama para vampir di sini." Alden tidak bisa menahan tawanya.

"Aku nggak mau! Nanti kalau aku melepaskan ini, kamu langsung menghisap darahku untuk sarapan pagi. Dan aku pasti bukan manusia pertama yang jadi korban di sini," kata Floretta menolak untuk membuka kalung bawang putih tersebut.

"Flo, dengarkan aku baik-baik. Para vampir itu nggak takut sama bawang putih. Dari zaman nenek moyang dulu, kami malah udah menggunakan bawang putih untuk bumbu masakan," jelas Alden.

Pria itu mengaduk isi piringnya, lalu menusuk sebuah bawang putih yang terselip di antara daging, dan mengunyahnya bulat-bulat. Tidak hanya sekali, Alden melakukan hal yang sama hingga tiga kali.

"Hah? Jadi beneran?" Floretta tercengang melihat Alden mengunyah bawang putih itu dengan santai.

"Jadi kalian makan seperti manusia juga?" tanya Flo masih merasa heran.

"Ya, tentu aja," kata Alden. "Sudah beberapa abad kami hidup berdampingan dengan manusia, dan bangsa kami sudah mulai beradaptasi," jelas Alden lagi.

"Tapi masih sering meminum darah manusia juga?" tanya Floretta masih penasaran.

"Ayo, cepat makan. Tunggu apa lagi?" ucap Alden, mendesak Floretta untuk segera makan. Dia tidak menjawab pertanyaan istrinya barusan.

Floretta mengerti kalau Alden berusaha mengelak dari pertanyaannya. Dia pun sudah lelah untuk mendesak pria itu untuk jujur.

"Aku bisa minta buah apel saja, nggak? Perutku agak mual, nih," pinta Floretta. Dia masih belum bisa mempercayai setiap makanan yang terhidang di meja.

"Baiklah, akan aku minta para pelayan membawakannya," ucap Alden. Beberapa saat kemudian, seorang pelayan pun datang, dan membawa apel, anggur dan aprikot.

"Pffft! Dia memakai kalung bawang putih?" Floretta bisa nendengar suara tawa pelayan tadi dari luar.

"Makanlah," ujar Alden kemudian. "Aku nggak mau kamu pingsan, gara-gara melewatkan sarapan pagi," imbuhnya lagi.

"Alden, apakah besok pagi aku masih hidup?" tanya Floretta dengan suara bergetar. Dia sudah susah payah mengumpulkan keberanian, untuk mempertanyakan hal ini.

"Makanlah dulu. Nanti kita bicarakan lagi," ucap Alden sambil mengunyah daging barbeque.

"Tolong jawab aku! Selama ini aku menahan semua tekanan dari paman dan bibiku, hanya demi bertahan hidup. Aku nggak mau mati konyol di sini!" Floretta menjerit tanpa bisa mengontrol dirinya.

Alden menatap Floretta dengan tajam, lalu meletakkan sendok dan garpunya di piring. Taringnya yang panjang terlihat dengan jelas di sisi kanan dan kiri bibirnya.

"Permisi, Yang Mulia Raja. Ada hal penting yang harus saya sampaikan." Seorang asisten mendadak muncul di depan pintu, dan menginterupsi waktu makan raja vampir tersebut.

"Ya, katakan," sahut Alden.

"Kunjungan ke wilayah selatan hari ini dibatalkan, karena provinsi di sebelah barat mengalami kebanjiran. Para penduduk sangat kekurangan makanan. Beberapa Anggota Dewan sudah berada di sana. Dan mereka ingin Yang Mulia mengunjunginya langsung," lapor asisten tersebut.

"Begitu, ya?" Tak langsung mempercayai berita itu, Alden pun mengambil ponselnya, dan mencari berita terbaru.

"Baiklah. Segera siapkan kendaraan untuk ke sana beserta bantuan untuk para korban. Bawakan juga perbekalan untuk di perjalanan, agar istriku nggak kelaparan di jalan," perintah Alden setelah memastikan kebenaran itu.

"Maaf, Yang Mulia. Tapi anggota dewan melarang Yang Mulia Putri Floretta untuk pergi. Takutnya bisa membuat kekacauan di sana," ucap asisten raja tersebut sambil melirik ke arah Floretta.

"Gawat! Ini pasti rencana mereka agar aku dan Floretta bisa terpisah. Terutama malam ini dia akan pulang," pikir Alden Black dengan resah.

"Tapi aku juga nggak mau mengabaikan bencana ini. Kalau aku sembunyikan Floretta di dalam mobil, justru lebih berbahaya karena mereka bisa mencium aromanya," kata Alden dalam hati.

"Baiklah, sebentar lagi aku akan turun. Kalian bersiap-siaplah dulu," ujar Alden kemudian.

"Baik, Yang Mulia."

Setelah asisten raja itu pergi, Alden langsung berbalik menghadap ke arah sang istri. Raut wajahnya masih menunjukkan rasa gelisah.

"Sayang, dengarkan aku. Soal pertanyaanmu tadi, semuanya tergantung dirimu. Kau pasti nggak akan percaya, sama yang akan kamu lihat nanti di malam hari. Ku harap kamu nggak bakalan keluar kamar setelah matahari terbenam," ucap Alden dengan tatapan serius.

"Tanpa disuruh pun, aku nggak bakalan berkeliaran di malam hari," jawab Flo dingin. "Jadi benar kau menikah denganku demi setetes darah?" imbuhnya lagi.

"Flo, aku belum selesai bicara. Aku berharap kita bisa tidur dalam satu kamar, agar aku bisa menjagamu setiap waktu. Akan ada hal aneh yang mengintaimu di malam hari," ucap Alden. Kedua alisnya bertaut, menunjukkan raut wajah sedih.

"Sekamar dengan raja vampir sepertimu? Justru aku merasa lega, karena kita menggunakan kamar yang terpisah," sahut Floretta dengan cepat.

"Ah, kalau ini adalah cerita novel, aku pasti tokoh paling bodoh karena sudah mengantar nyawa pada mangsaku sendiri," ucap Flo seraya menghela napas panjang.

"Sayang, dengarkan aku dulu. Sejak awal aku nggak pernah berniat membunuh atau memangsamu. Tapi sayangnya aku nggak bisa menjagamu sepanjang waktu," ungkap Alden.

Pria itu menjeda kalimatnya sebentar, lalu meneguk air di dalam gelas untuk membasahi tenggorokannya.

"Ku rasa dia akan datang malam ini. Kalau dia mulai menyerangmu, segeralah masuk ke dalam kamar, lalu nyalakan lilin yang berada di sudut ruangan," sambung sang raja vampir tersebut.

"Akan aku suruh Leon Hazel, pengawal kepercayaanku untuk menjagamu. Lily Ivory dan Bu Magenta juga akan datang malam ini," ujar Alden lagi.

"Dia? Siapa maksudmu?" tanya Floretta semakin tidak mengerti. Terlalu banyak teka-teki yang menyelimuti lelaki itu.

"Dia ..."

"Maaf mengganggu waktunya, Yang Mulia. Ini sudah waktunya kita pergi, sebelum jalan tertutup salju."

Seorang pria berpakaian serba hitam mendadak muncul di balik pintu, dan memutus obrolan Alden dengan Floretta.

"Ya, baiklah," sahut Alden. "Maaf, Flo. Aku harus pergi sekarang. Jaga dirimu." Alden bangkit dari kursinya, lalu mengecup kening Floretta.

"Tunggu! Kamu belum selesai cerita," desak Flo.

"Kalau kamu terdesak, telepon saja aku. Aku akan segera pulang," ucap Alden seraya mengecup kening sang istri. Akan tetapi Floretta mengelak dengan cepat.

Alden hanya menautkan kedua alisnya, melihat sang istri yang terus menjaga jarak padanya. Pria itu lalu beranjak dari meja makan, dan bergegas melangkahkan kaki ke arah pintu.

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

tragis amat nasib Flo.. ikut keluarga Green di jadikan budak dan di siksa lahir batin, setelah menikah malah lebih para.. nyawanya yg terancam.. poor Floretta

2024-06-15

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!