Bab 8. Royal Wedding

Flo menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Alden, aku menerima lamaranmu. Aku bersedia jadi istrimu," ucap Flo tiba-tiba.

"Kamu bilang apa?" Albert merasa tidak yakin, dengan apa yang barusan di dengarnya.

"Aku bersedia jadi istrimu. Jadi pendampingmu selamanya," bisik Flo sambil menahan rasa malu. Ini pertama kalinya dia mengucapkan kata-kata itu.

"Beneran? Syukurlah. Terima kasih, Floretta. Aku senang sekali." Tanpa aba-aba, Alden langsung memeluk gadis di hadapannya.

"Hei, kamu lupa dengan perjanjian kita sebelumnya? Dilarang sentuh-sentuh, sebelum kita resmi menikah," ujar Floretta tegas.

"Maaf, reflek. Habisnya aku senang banget," kata Alden seraya menjauh dari Flo.

Gadis itu heran, kenapa Alden bisa sesenang ini hanya karena menikahi gadis biasa seperti dirinya?

"Kalau begitu, setelah sarapan kita bahas rencana pernikahan, ya," ucap Alden lagi.

"Loh, terus pekerjaan kamu?" tanya Flo.

"Aku kan bos, bisa datang kapan aja. Nggak ke kantor juga nggak apa-apa. Toh, duit tetap ngalir," kata Alden.

"Agak kesal sih dengarnya. Tapi benar juga," ujar Flo seraya tertawa kecil. "Fyuh! Semoga ini keputusan yang tepat," sambung Flo dalam hati.

Setelah sarapan pagi, Alden pun memenuhi janjinya untuk membahas persiapan pernikahan mereka.

"Flo, kenalkan. Ini Madam Emerald, dia akan melakukan perawatan pada tubuhmu, sekaligus mempersiapkan gaun pernikahan untukmu," ucap Alden sembari mengenalkan seorang wanita paruh baya pada Floretta.

"Kamu bisa request apa saja padanya, sesuai dengan keinginanmu. Jangan pikirkan soal biaya," sambung pria itu.

"Perawatan tubuh?" Flo tercengang mendengarnya. Selama sembilan belas tahun hidup di dunia, Flo belum pernah melakukan perawatan khusus untuk tubuhnya.

"Tentu saja, aku ingin calon istriku tampil paripurna bagai bidadari di hari pernikahan nanti," kata Alden seraya mengedipkan matanya.

"O-oh, be-gitu." Flo mendadak canggung.

...🦇🦇🦇...

"Apa? Floretta jadi menikah dengan pengusaha muda itu?" Violetta menjerit kaget, ketika mendengar kabar dari ibunya.

"Iya, dia menikah di awal musim dingin nanti," sahut Olive, sambil meraih sebuah jaket yang tergantung di lemari.

"Nggak! Nggak bisa begini. Floretta itu dilahirkan hanya sebagai pelayan miskin. Dia nggak pantas menikah. Aku nggak rela dia punya suami yang lebih kaya dari aku," batin Violetta merasa geram.

Violetta mondar mandir di ruang tamu, seraya menggigit kukunya. Hatinya gusar. Dia tidak suka melihat sang adik hidup bahagia seperti ini.

"Kalau Flo jadi menikah dengan Alden, artinya dia jadi istri dari bos suamiku? Ah, brengsek! Kenapa bisa begini? Apa yang disembunyikan Flo selama ini?" Pikiran Violetta semakin berkecamuk.

"Harusnya waktu itu aku biarkan saja dia menikah dengan David. Jadi pasti aku yang akan dilamar oleh Alden Black."

Sejak kedatangan Alden di hari pernikahannya, detik itu juga Violetta merasa menyesal telah merebut pacar sang adik.

"Violetta! Apa lagi yang kamu pikirkan? Ayo cepat bersiap, kita harus pergi ke rumah Madam Lavender untuk mengukur gaun kita sebelum gelap. Alden sudah memberikan bahan dan biaya untuk menjahit gaun pesta kita," kata Olive dengan senyum sumringah di wajahnya.

"Ck! Aku lagi malas keluar. Sebentar lagi suamiku pulang," tolak Violetta. Dia nggak bersemangat untuk menghadiri pesta pernikahan sang adik.

"Hei, kau ini! Ayo cepatlah temani Ibu. Ah, senangnya punya menantu kaya raya," ujar Olive sambil bersenandung kecil.

"Bu, menantu pertamamu juga kaya raya," seru Violet tersinggung.

"Tapi dia hanya seorang pegawai, kan? Bukan pemilik perusahaan. Membayar hutang pada Tuan Cyano aja nggak bisa," cibir Olive.

"Ya sudah, kalau gitu akan aku ambil lagi semua hadiah pernikahannya! Ibu kan sebentar lagi bakal punya menantu konglomerat," ancam Violetta sambil mendengus kesal.

"Hei, bocah sialan! Bisa-bisanya kau berbuat seperti itu pada Ibumu. Dasar anak durhaka! Lihatlah adikmu, dia bisa membalas budi dengan baik, dengan segera menikahi pria kaya."

Jayden mendadak muncul dari pintu, dan menepuk punggung putri sulungnya berkali-kali.

"Duh, Ayah! Aku ini lagi hamil calon cucumu. Gimana kalau nanti aku keguguran?" seru Violetta sambil menghindari ayahnya.

"Kau hamil? Padahal pernikahanmu baru satu minggu yang lalu. Jadi kamu sudah mengandung, bahkan sebelum menikah dengan David?" Jayden kembali menepuk punggung putri sulungnya tersebut.

...🦇🦇🦇...

Dua minggu kemudian. Pesta pernikahan super mewah pun dilakukan di sebuah gedun termegah di kota itu. Bangunan bernuansa modern itu disulap bagaikan sebuah istana negeri dongeng.

Sepanjang lorong menuju ke ruang pesta dihiasi bunga segar aneka warna yang sangat harum. Lampu-lampu indah pun dipasang, layaknya kunang-kunang yang tengah bermain di taman. Atapnya yang terbuat dari kaca, membuat panorama langit dan pepohonan di sekitar gedung dapat terlihat dengan jelas.

Musik mengalun pelan, memanjakan telinga para tamu yang mulai berdatangan. Puluhan pelayan dengan sigap melayani seluruh tamu dengan beragam hidangan mewah. Penghangat ruangan pun mulai dinyalakan dengan suhu yang pas, agar para tamu tidak kedinginan di awal musim dingin ini.

Sang calon pengantin wanita duduk di sebuah ruangan, menanti waktunya upacara pernikahan tiba. Kedua tangannya saling mengepal, untuk menghilangkan rasa dingin yang menguasai tubuhnya. Ini bukan dingin karena cuaca di luar, tetapi karena rasa gugup yang menderanya.

"Ah, aku nggak mengerti. Untuk apa mengundang tamu sebanyak itu, kalau aku nggak memiliki seorang pun yang ingin diundang?" batin Flo sambil menatap keramaian di luar sana.

"Rasanya aku masih nggak percaya, sebentar lagi bakal menjadi istri dari orang asing," sambung wanita bergaun indah itu lagi.

Calon pengantin itu merasa sangat kesepian, di tengah keramaian seperti ini. Dia merasa hampa, tanpa tahu apa yang dia pikirkan saat ini. Dari balik dinding kaca yang hanya tembus satu arah, Floretta melihat kedua orang tuanya datang, bersama kakak dan saudara iparnya.

Rasa marah pun kembali muncul di dalam dadanya. Alasannya untuk menikah dengan Alden semakin jelas. Dia ingin menunjukkan pada kakak dan mantan kekasihnya, kalau dia bisa mendapatkan pria yang jauh lebih baik. Selain itu, Flo juga ingin melepaskan diri dari kekangan kedua orang tuanya.

"Alden, kenapa kami nggak diizinkan untuk bertemu dengan Floretta? Padahal kami kan orang tuanya," protes Olive pada calon menantunya.

"Benar, aku nanti juga akan mengantar putriku padamu," ujar Jayden menambahkan kalimat istrinya.

"Ini permintaan Floretta, Yah. Tapi jangan khawatir, nanti Ayah dan Ibu akan tetap bisa bertemu Flo dan mengantarnya padaku," ucap Alden sang calon pengantin pria.

"Haaah, aku sedih sekali. Padahal ini adalah saat terakhir melihat putriku sebelum melepaskan masa lajangnya," kata Olive memasang wajah sedih. "Ah, tapi apa aku boleh tahu, hadiah apa yang akan kamu berikan pada kami?" tanya Olive penasaran.

Alden hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu. "Ah, sepertinya sudah waktunya, Bu. Aku harus bersiap-siap," ujar Alden menghindar dari kedua calon mertuanya tersebut.

Upacara pernikahan yang hidmat pun akhirnya dimulai. Calon pengantin wanita berjalan memasuki ruangan bersama sang ayah. Semua pasang mata terpaku melihatnya.

Kulit Flo tampak seputih salju, sangat kontras dengan gaunnya yang berwarna biru bertabur berlian dan rambut hitamnya yang ditata dengan anggun. Bola matanya yang indah bagaikan batu permata. Bibirnya yang mungil itu terlihat merona. Dia adalah pengantin tercantik yang dilihat para tamu.

"Aku nggak mengangka, gadis pelayan itu bisa menjadi secantik ini. Kenapa kemarin aku melepaskannya, ya?" David menatap mantan kekasihnya tanpa berkedip. Hal itu membuat Violetta mendesis pelan, karena cemburu.

Alden menyambut calon istrinya dengan senyuman. Kedua tangannya menggenggam jemari mungil gadis itu.

"Aku, Alden Black menerima Floretta Blue sebagai istriku selamanya," ujar Alden dengan lantang.

"Apa? Floretta Blue?" Para tamu undangan saling berpandangan. "Bukankah namanya Floretta Green? Mana mungkin Alden salah menyebut nama istrinya? Karena hanya ada satu keluarga Blue di kota ini, dan itu sudah belasan tahun yang lalu."

Sementara itu, Floretta reflek melepaskan genggaman tangan Alden. "Kenapa dia bisa tahu nama asliku? Siapa dia sebenarnya?" pikir Flo resah.

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

tuh kan.. nama keluarga Flo berbeda dgn Vio dan ortunya.. pantas mereka selama ini begitu menindas Flo..

2024-06-15

1

Astri

Astri

spertix makin seru nihh

2023-06-03

1

Susi Pratiwi

Susi Pratiwi

semangat up.nya thor

2023-02-09

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!