Bab 3. Patuh atau Mati

"Kenapa lagi, sih? Kau tinggal terima semua yang aku berikan aja kok nggak mau? Kamu tahu nggak, berapa banyak wanita yang menginginkan posisimu itu?" ujar Alden. Kedua matanya tampak berkilat-kilat menahan emosi.

"Aku ingatkan satu hal padamu, jangan pernah coba-coba meninggalkan tempat ini tanpa izin dariku, atau kau akan mati," ancam Alden.

Seluruh tubuh Floretta bergetar ketakutan, mendengar ancaman dari Alden barusan. "Gawat! Sepertinya aku baru saja lepas dari kandang buaya, tetapi malah masuk ke kandang harimau," pikir Floretta cemas.

"Nggak ada yang perlu kamu tanyakan lagi, kan? Kalau begitu urusan kita sudah beres. Tinggal mempersiapkan semua kebutuhan pernikahan," kata Alden menyudahi pembicaraan itu secara sepihak.

"Tunggu dulu. Coba katakan, aku istri ke berapa Tuan? Walau pun aku ini miskin dan nggak punya tempat tinggal, tetapi aku bukanlah cewek murahan yang bisa dibeli dengan harta," ucap Floretta tegas.

"Istri? Kamu menuduhku membuat harem di kota ini?" Alden tertawa mendengar tuduhan Floretta barusan. "Kalau aku katakan kamu adalah yang pertama, apa kamu akan percaya?" sambung Alden lagi.

"Aku tetap nggak percaya. Mana mungkin pria tampan seperti Anda belum punya pasangan," balas Floretta dengan wajah serius.

"Oh, jadi kamu mengakui kalau aku ini tampan?" ujar Alden sambil tertawa kecil.

Deg! Deg! Deg! Jantung Floretta berdebar dengan cepat. Seharusnya dia merasa risih, karena Alden terus menggodanya. Bukannya berdebar-debar seperti ini.

"Uh, pertanyaan menjebak," ujar Flo dalam hati.

Alden masih memandang Floretta dengan senyuman manisnya yang bergitu menggoda. Dia menantikan jawaban dari gadis mungil di hadapannya.

"Rasanya aku berbohong, kalau mengatakan Anda nggak tampan, Tuan. Tapi bukan berarti saya menyukai Anda," kata Flo, setelah mengendalikan perasaannya.

"Ya, tentu aja. Semua wanita pasti mengakui kalau aku ini tampan," kata Alden dengan bangga.

"Astaga, sombongnya ..." batin Flo. Dia mendadak menyesal mengatakan kalau Alden tampan.

"Jadi, harusnya kamu bangga karena aku yang tampan ini memilihmu," kata Alden lagi.

"Jadi Anda pikir, karena aku ini jelek dan miskin, aku nggak punya pilihan untuk menolaknya?" kata Flo dengan ketus.

"Sejak awal aku nggak pernah bilang kalau kamu jelek, tuh,” sahut Alden seraya megangkat cangkir minumannya. Pria itu menjeda kalimatnya sejenak, lalu meneguk isi cangkir tersebut.

“Kamu yakin mau menolakku? Seperti kata ibumu tadi, kesempatan emas gak akan datang dua kali," kata Alden berusaha meyakinkan Floretta.

"Maaf Tuan, jawabanku tetap sama," sahut Flo dengan cepat.

Alden tidak segera merespon kalimat Floretta barusan. Dia justru menawarkan sepiring biskuit dan segelas cokelat hangat yang sejak tadi tidak disentuh oleh Floretta.

"Aku mohon, tinggallah di sini untuk sementara waktu. Sebentar lagi musim dingin akan datang, dan sulit mencari rumah dengan biaya sewa yang murah," pinta Alden.

"Lalu tolong jangan panggil aku 'Tuan'. Kita nggak hidup di abad ke delapan belas yang harus bicara formal setiap saat. Panggil saja aku Alden," imbuhnya pria itu.

Floretta menatap wajah pria itu lekat-lekat. Dia tidak lagi melihat gaya arogan, yang tadi ditunjukkan oleh pria itu. Nada suaranya juga menjadi lebih rendah.

"Kenapa bersikap seperti ini, Tuan? Ah, maksudku Alden. Kita baru bertemu hari ini, tetapi kamu udah banyak membantuku, bahkan hendak menikahiku. Siapa kamu sebenarnya?" ujar Floretta.

"Namaku Alden Black. Aku putra kedua dari pasangan Adellard Black dan Selene Blanche. Aku lulusan University of Heidelberg, dari jurusan teknologi pangan," jelas Alden.

"Wow, ternyata kedua orang tuanya bukan orang sembarangan," batin Flo takjub.

Adellard Black dan Selene Blanche adalah konglomerat nomor satu, menurut versi salah satu majalah bisnis beberapa tahun yang lalu. Mereka juga dikenal sebagai konglomerat yang sangat dermawan, karena sering memberi santunan di beberapa panti asuhan dan panti jompo.

"Lalu soal larangan pergi dari sini tadi, itu bukanlah ancaman. Kamu memang bisa saja mati, jika keluar dari tempat ini seorang diri," jelas Alden lagi.

"Kenapa begitu?" tanya Flo bingung.

"Sejak aku mengumumkan akan menikahimu, maka sejak itu pula kamu jadi incaran semua wanita di kota ini. Kalau mereka sudah nekat, nggak segan-segan pasti akan membunuhmu," ujar Alden.

"Lalu gimana dengan pekerjaanku? Mereka pasti marah, kalau aku pergi begitu saja," kata Flo lagi.

"Aku sudah mengurusnya. Nanti majikanmu dari kebun kentang dan restoran kecil itu akan mentransfer gajimu, selama sebulan terakhir. Jadi kamu nggak perlu bekerja di sana lagi," jelas Alden lagi.

"Semakin dilihat, pria ini semakin mengerikan. Ternyata dia sudah menyusun rencana dengan sangat baik, sebelum datang menemuiku. Apa tujuan sebenarnya mendekatiku?" ucap Flo dalam hati.

"Apa kita sebelumnya pernah bertemu?" tanya Flo penasaran.

"Iya, kita sering bertemu," jawab Alden sembari melemparkan senyuman manisnya.

...🦇🦇🦇...

"Alden Black terpilih menjadi kapten tim basket, di SMA. Alden Black mendapat beasiswa di universitas ternama. Alden Black menghadiri konferensi ekonomi tingkat Uni Eropa."

"Haaah, apa nggak ada berita lain tentang pria itu? Kenapa semua beritanya bagus-bagus, sih? Apa dia nggak pernah melakukan hal konyol sekali pun?"

Floretta meletakkan HP-nya ke atas kasur. Matanya lelah karena menatap layar HP selama dua jam lebih, hanya untuk mencari informasi lebih tentang Alden Black.

Sampai paket internet yang dimilikinya habis, Floretta hanya menemukan satu informasi penting. Kedua orang tua Alden Black sudah meninggal dalam kecelakaan misterius, sejak dia masih kuliah.

Alden Black pun menjadi pewaris utama perusahaan keluarganya, berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkan oleh orang tuanya.

"Kenapa dia yang menjadi pewaris utama, ya? Padahal katanya dia punya saudara laki-laki? Dan di internet juga nggak ada berita tentang kakaknya sama sekali," pikir Flo bingung.

"Pokoknya aku tidak mau menikah dengan pria asing itu" ucap Floretta pada dirinya sendiri.

"Meskipun dia kaya, belum tentu aku bisa hidup bahagia dengannya. Apalagi dengan caranya yang merendahkan aku tadi."

"Walaupun dia baik dan mengizinkan aku untuk tinggal di sini, aku tetap nggak bisa mempercayainya. Entah kenapa dia seperti menyembunyikan sesuatu. Bisa saja dia memang pelaku perdagangan manusia, yang menggunakan wajah tampannya untuk menarik perhatian orang."

Pikiran Floretta terhadap pria yang melamarnya semakin liar.

“Aku nggak bisa diam di sini saja.”

Floretta tidak menghiraukan peringatan dari Alden, bahwa semua wanita di kota itu sedang mengincarnya. Gadis itu menyambar sebuah mantel berwarna hitam, dan berjalan berjingkat-jingkat menuju keluar kamar.

Dengan sangat hati-hati, Floretta membuka pintu apartemen tersebut, lalu menuruni tangga darurat dengan cepat. Dia sengaja lewat sana, untuk menghindari pertemuan dengan orang lain.

Sayangnya kamar Floretta berada di lantai atas, sehingga butuh waktu lama untuk mencapai lantai bawah.

Tuk! Tuk! Tuk!

Floretta mendadak sembunyi, ketika mendengar suara ketukan sepatu di lantai basement. Beberapa saat kemudian suara langkah kaki itu menghilang. Flo pun menggunakan kesempatan ini untuk segera kabur.

"Hahaha ... Kena kau! Malam ini juga kau pasti bakal mati, Floretta!"

Tanpa sempat mengelak, Flo akhirnya ditangkap oleh beberapa orang perempuan yang tidak dia kenal. Salah satu diantaranya langsung membekap mulut Floretta, dan melucuti mantel yang dikenakan gadis mungil itu.

"Ternyata dugaan kita nggak salah. Alden menyembunyikan gadis itu di apartemen ini. Dan karena kebodohannya sendiri, pekerjaan kita untuk melenyapkannya semakin mudah," kata salah seorang di antara mereka.

"Hei, kalian! Jangan coba-coba mendekati wanitaku!" Alden tiba-tiba muncul dari tengah kegelapan, dan langsung bergerak cepat nenyelamatkan Floretta.

"Hah, aku pasti udah gila. Masa pria itu menggigit leher cewek-cewek itu dan menghisap darah mereka?" pikir Floretta, sebelum akhirnya pingsan.

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

dablek nya Flo.. mungkin Alden tau tentang Flo dr si burung hantu

2024-06-15

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!