Bab 2. Aku Nggak Mau

"Bukan sebagai pelayan, tetapi sebagai istriku," balas Alden tanpa senyum sedikit pun di wajahnya.

"Eh, apa???" Tanpa sadar Floretta menjerit di tengah aula pernikahan tersebut.

"A-anda bercanda, kan? Masa pria mapan dan tampan sepertimu mau menikahi gadis biasa seperti dia? " tanya Olive Green tidak percaya.

"Aku mengerti, A-anda pasti ingin menjaga harga diri Floretta di depan umum begini," imbuh wanita empat puluh tahunan itu.

"Tentu saja saya serius, Bu Olive. Aku ingin meminang Floretta Green putri bungsu Anda, sebagai istriku. Dia wanita yang paling tepat untuk mendampingiku," tegas Alden Black.

Semua orang di ruangan itu ternganga, mendengar lamaran dadakan yang dilakukan oleh pengusaha paling sukses di kota itu. Para gadis menatap Floretta dengan iri.

"Uh, ini nggak adil. Kenapa Floretta malah dipinang sama pria tampan dan kaya raya seperti Alden?" Sang Pengantin Wanita yang cantik jelita pun menatap Floretta dengan tajam.

"Padahal aku udah merebut kekasihnya. Seharusnya aku jauh lebih pantas jadi istri pengusaha kaya raya itu, dibandingkan seorang babu seperti Floretta," sambung Violetta dalam hati, dengan rasa iri dan penuh kebencian.

"Pak Jayden, saya mohon izin untuk membawa putri Anda pergi," kata Alden sambil menunduk hormat. "Aku akan menempatkannya di sebuah apartemen tengah kota bersama pelayan khusus wanita, sampai hari pernikahan kita tiba," imbuh pria itu.

"Aku mengizinkanmu, Nak. Nanti barang-barang Flo akan kami kirimkan menyusul," ucap Jayden penuh semangat, disertai anggukan kepala Olive Green. Mereka merasa bangga karena seorang konglomerat melamar putrinya.

"Tu-tunggu dulu, Tuan Alden. Kenapa Anda harus membawa dia? Floretta itu cuma gadis rendahan lulusan SMP. Dia nggak bisa mendampingi pengusaha sukses seperti dirimu," protes Violetta, yang sejak tadi hanya melihat saja.

"Kamu tadi nggak dengar, ya? Sejak awal aku memang ingin menjemput gadis manis, yang kau bilang wanita rendahan ini," jawab Alden dengan tatapan sinis.

"Nona Floretta Green, kamu mau menjadi istriku, kan?" tanya Alden Black pada Floretta dengan suara lembut dan tatapan manis.

"Tentu saja tidak, Tuan." Tak disangka, rupanya Floretta justru menolak lamaran dari pria yang diinginkan seluruh gadis di kota itu.

"Kenapa nggak?" tanya Alden penasaran, tetapi wajahnya tidak menunjukkan raut marah atau pun kecewa.

"Aku nggak mengenalmu, Tuan. Bagaimana aku bisa menikah denganmu?" jelas Floretta.

"Hei, kenapa kamu bilang gitu? Kesempatan emas kayak gini nggak akan datang dua kali," omel Olive, sambil mencubit pinggang putri bungsunya itu.

"Hahaha, maaf Tuan Alden. Gadis ini kadang emang minim etika, karena dia nggak sekolah," ujar Jayden sambil melirik tajam pada Floretta.

"Ta-tapi ..."

"Sudahlah, Nak. Kapan lagi kamu mau membalas budi pada orang tua yang sudah membesarkanmu ini," bujuk Olive sambil membelai rambut Floretta yang panjang.

Floretta merasa risih dengan perlakuan itu, karena sejak kecil ibunya tidak pernah memperlakukannya dengan kasih sayang seperti itu.

"Benar yang dikatakan ibumu. Kalau kamu menolaknya di tempat umum seperti ini, hanya akan menjadi aib bagi kedua belah pihak," bisik Jayden pula.

"Ayo kita pergi, Nona cantik. Kita nggak punya urusan apa-apalagi di sini," Alden mengulurkan tangannya untuk mengajak Floretta pergi.

Tak punya pilihan lain, Floretta pun terpaksa pergi bersama pria asing itu. Pesta pun menjadi kacau balau. Para tamu sibuk berbisik dan menatap kepergian Floretta dengan iri.

"Kenapa Ayah dan Ibu membiarkan dia pergi begitu saja? Aku nggak rela dia mendapat suami yang lebih kaya dari pada aku," protes Violetta.

"Apa maksudmu, Violetta? Belum ada sehari kita menjadi suami istri, tapi kamu udah membandingkan aku dengan pria lain?" marah David.

"Uh, bukan begitu maksudku ..." Violetta merasa serba salah.

"Biarkan saja dia pergi. Pria itu kan kaya raya. Kalau dia menikahi adikmu, pasti akan memberikan hadiah pernikahan yang sangat besar untuk keluarga kita," sahut Olive, disertai anggukan kepala Jayden.

...🦇🦇🦇...

"Namamu Floretta Green, kan?" ucap Alden, sembari memandang Flo dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Benar, Tuan. Itu namaku," jawab Floretta dengan kaku.

"Tadi pria ini bilang sengaja ingin menemuiku, kan? Tapi kenapa dia masih memastikan namaku lagi? Lagipula, untuk apa dia mencariku? Aku ini bukan siapa-siapa dan sama sekali nggak populer di kota ini." Floretta menatap pria tampan di hadapannya dengan curiga.

"Namamu cantik dan unik," kata Alden. Seulas senyum terukir di wajahnya yang tampan.

"E-eh? Terima kasih," jawab Floretta.

Seluruh panca indra gadis itu tidak bisa berhenti waspada. Dia masih menaruh curiga, pada pria yang mengaku ingin menikahinya.

"Mana mungkin seorang pengusaha sukses seperti dia mau repot-repot menjemput seorang upik abu kayak aku? Apa jangan-jangan dia ingin menjadikanku pelayan tanpa bayaran? Atau dia ingin menjual organ tubuhku? Jadi karena itu dia kaya raya?" Pikiran Floretta semakin liar.

"Kamu yakin itu namamu?" tanya Alden sambil menyeringai kecil.

"Hah? Y-ya tentu saja itu namaku, Tuan," kata Flo meyakinkan pria di hadapannya. "Sebenarnya dia mau apa, sih? Menghipnotisku sebelum mengambil ginjalku?" pikir Floretta dengan resah.

"Tapi kayaknya kamu lebih cocok dipanggil 'sayangku', 'ratuku' atau 'bidadariku', deh. Terutama setelah kita menikah nanti," ungkap Alden dengan wajah ekspresi datar, namun terkesan serius.

"Eh, menikah?" Tanpa sadar, Floretta meninggikan suaranya.

"Iya, tentu saja. Kamu kan udah mendengarnya tadi," ujar Alden.

"Tunggu! Jadi Anda benar-benar mau memperistri aku, Tuan?" tanya Floretta masih belum percaya.

"Apa wajahku terlihat sedang bercanda? Duh, aku jadi sedih mendengarnya," kata Alden seraya memasang wajah sedih. Kedua ujung alisnya pun terlihat sedikit menurun.

"Ya mana mungkin kita bisa menikah begitu aja. Kita kan ..."

"Baru kenal?" ucap Alden, memotong ucapan Floretta.

"Iya."

"Memangnya kenapa kalau baru kenal? Orang yang sudah bertahun-tahun kamu kenal aja bisa mengkhianatimu. Jadi saling kenal sejak lama, bukan berarti bisa dipercaya," tandas Alden, menyindir Floretta.

"Iya, sih ..."

Meski terdengar mengesalkan, tetapi Floretta tidak bisa memungkiri kalimat itu. Dia dan David sudah saling mengenal selama lima tahun, Dan dua tahun terakhir mereka pun menjalin hubungan spesial.

"Sebentar! Kok Tuan bisa tahu, kalau aku dikhianati orang terdekatku?" tanya Floretta penasaran.

“Hhmm? Anggap saja aku punya banyak mata dan telinga,” jawab Alden sambil tertawa kecil.

"Tapi tetap saja ini kedengaran aneh. Kenapa Tuan Muda kaya raya seperti Anda mau menikahi saya?" selidik Flo.

"Ku dengar kamu udah diperlakukan berbeda oleh keluargamu sejak kecil. Kamu pun banting tulang sebagai pelayan dan pekerja kasar di kebun," ujar Alden seraya mengangkat wajahnya, untuk menatap Floretta lebih seksama.

"Harusnya kamu senang karena dinikahi oleh orang kaya raya seperti aku. Kamu nggak perlu bekerja keras lagi untuk mencari sesuap nasi. Segala kemewahan sebagai perempuan sosialita bisa kamu dapatkan hanya dengan menikah denganku. Kamu pasti nggak mau melewatkan kesempatan berharga ini, kan?" sambung Alden lagi.

"Seperti yang Tuan bilang tadi, orang yang sudah lama dikenal saja belum tentu bisa dipercaya. Apalagi orang yang baru dikenal? Aku nggak mau terjatuh di lubang yang sama dua kali," ucap Floretta dengan nada ketus.

"Saling mengenal itu mudah. Kita bisa melakukannya setelah menikah," kata Alden seraya berusaha menyentuh jemari Floretta.

"Nggak bisa! Aku nggak mau melakukannya!" jerit Floretta, sambil menarik kedua tangannya dengan cepat.

"Lalu izinkan aku pergi dari apartemen ini. Rasanya aneh menerima semua pemberian ini, sementara kita nggak punya hubungan apa-apa," kata Floretta tegas.

"Kenapa lagi, sih? Kau tinggal terima semua yang aku berikan aja kok nggak mau?" ucap Alden setengah membentak.

"Aku ingatkan satu hal padamu, jangan pernah coba-coba meninggalkan tempat ini tanpa izin dariku, atau kau akan mati!" ancam Alden.

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

kalea rizuky

kalea rizuky

kayaknya dia brung hantu itu bukan

2024-12-26

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Lamaran Mendadak
2 Bab 2. Aku Nggak Mau
3 Bab 3. Patuh atau Mati
4 Bab 4. Gigitan Maut
5 Bab 5. Dipaksa Menikah
6 Bab 6. Kehilangan Dirinya
7 Bab 7. Keluarga Durhaka
8 Bab 8. Royal Wedding
9 Bab 9. Bukan Keluarga
10 Bab 10. Sang Raja Vampir
11 Bab 11. Balada Bawang Putih
12 Bab 12. Dia Berbahaya
13 Bab 13. Perhatian Sang Raja
14 Bab 14. Tidur Sekamar
15 Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16 Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17 Bab 17. Mencuri Kesempatan
18 Bab 18. Perempuan Spesial
19 Bab 19. Menjual Istri Raja
20 Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21 Bab 21. Karena Aku Suamimu
22 Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23 Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24 Bab 24. Raja Cacat
25 Bab 25. Mendadak Berubah
26 Bab 26. Demi Suamiku
27 Bab 27. Hadiah dari Raja
28 Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29 Bab 29. Hilang Lagi
30 Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31 Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32 Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33 Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34 Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35 Bab 35. Membunuhmu
36 Bab 36. Membunuhmu (2)
37 Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38 Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39 Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40 Bab 40 - Keputusan Floretta
41 Bab 41. Calon Selir
42 Bab 42. Merajuk
43 Bab 43. Malam Pertama?
44 Bab 44. Malam Pertama? (2)
45 Bab 45. Rahasia Alden
46 Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47 Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48 Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49 Bab 49. Ratu Dihatiku
50 Bab 50. Tempat Terlarang
51 Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52 Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53 Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54 Bab 54. Adegan XX
55 Bab 55. Masih Manusia?
56 Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57 Bab 57. Sang Pelayan
58 Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59 Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60 Bab 60. Ruangan Misterius
61 Bab 61. Jangan, Pangeran!
62 Bab 62. Perhatian Sang Raja
63 Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64 Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65 Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66 Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67 Bab 67. Jebakan
68 Bab 68. Mati
69 Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70 Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71 Bab 71. Wanita Spesial
72 Bab 72. Akal Licik Erlina
73 Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74 Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75 Bab 75. Teman Tapi ...
76 Bab 76. Bulan Madu
77 Bab 77. Bulan Madu (2)
78 Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79 79. Serangan Mendadak
80 Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81 Bab 81. Terlambat
82 Bab 82. Bukan Darah Blue
83 Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84 Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85 Bab 85. Misteri Darah Floretta
86 Bab 86. Sihir Amore
87 Bab 87. Golden Blood
88 Bab 88. Rahasia Besar Istana
89 Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90 Bab 90. Berikan Darahmu
91 Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92 Bab 92. Penyesalan Alden
93 Bab 93. Benda Terkutuk
94 Bab 94. Dia Siapa?
95 Bab 95. Penyihir Agung
96 Bab 96. Pengkhianat
97 Bab 97. Ujian Calon Ratu
98 Bab 98. Gagal
99 Bab 99. Coronation
100 Bab 100. Akhir Kisah Mereka
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1. Lamaran Mendadak
2
Bab 2. Aku Nggak Mau
3
Bab 3. Patuh atau Mati
4
Bab 4. Gigitan Maut
5
Bab 5. Dipaksa Menikah
6
Bab 6. Kehilangan Dirinya
7
Bab 7. Keluarga Durhaka
8
Bab 8. Royal Wedding
9
Bab 9. Bukan Keluarga
10
Bab 10. Sang Raja Vampir
11
Bab 11. Balada Bawang Putih
12
Bab 12. Dia Berbahaya
13
Bab 13. Perhatian Sang Raja
14
Bab 14. Tidur Sekamar
15
Bab 15. Malam Pertama yang Tertunda
16
Bab 16. Rencana Rahasia Sang Raja
17
Bab 17. Mencuri Kesempatan
18
Bab 18. Perempuan Spesial
19
Bab 19. Menjual Istri Raja
20
Bab 20. Jangan Nodai Istriku
21
Bab 21. Karena Aku Suamimu
22
Bab 22. Aku Siap Jadi Tumbal
23
Bab 23. Benar, Kami Meminum Darah Manusia
24
Bab 24. Raja Cacat
25
Bab 25. Mendadak Berubah
26
Bab 26. Demi Suamiku
27
Bab 27. Hadiah dari Raja
28
Bab 28. Hanya Untuk Kamu
29
Bab 29. Hilang Lagi
30
Bab 30. Alasan Kamu Memilihku
31
Bab 31. Pertemuan Anggota Dewan
32
Bab 32. Pembatalan Pernikahan
33
Bab 33. Alasan Menjadi Ratu
34
Bab 34. Pendamping Ideal Sang Raja
35
Bab 35. Membunuhmu
36
Bab 36. Membunuhmu (2)
37
Bab 37. Mantan Tunangan Raja
38
Bab 38. Rahasia Sang Ratu
39
Bab 39. Tandatangan Pembatalan Pernikahan
40
Bab 40 - Keputusan Floretta
41
Bab 41. Calon Selir
42
Bab 42. Merajuk
43
Bab 43. Malam Pertama?
44
Bab 44. Malam Pertama? (2)
45
Bab 45. Rahasia Alden
46
Bab 46. Perintah Sang Pangeran
47
Bab 47. Sang Mantan Tunangan
48
Bab 48. Floretta Sang Pelakor
49
Bab 49. Ratu Dihatiku
50
Bab 50. Tempat Terlarang
51
Bab 51. Sang Putri dan Pangeran
52
Bab 52. Makan Malam Mengerikan
53
Bab 53. Ke Mana Semua Bajuku?
54
Bab 54. Adegan XX
55
Bab 55. Masih Manusia?
56
Bab 56. Keputusan Sang Pangeran
57
Bab 57. Sang Pelayan
58
Bab 58. Rencana Licik Sang Pangeran
59
Bab 59. Melayani Sang Pangeran Vampir
60
Bab 60. Ruangan Misterius
61
Bab 61. Jangan, Pangeran!
62
Bab 62. Perhatian Sang Raja
63
Bab 63. Rahasia Kelam Sang Pangeran
64
Bab 64. Sihir Ajaib Sang Putri
65
Bab 65. Rahasia Kematian Orang Tua Floretta
66
Bab 66. Tragedi Ulang Tahun Raja
67
Bab 67. Jebakan
68
Bab 68. Mati
69
Bab 69. Mencintai Istri Sang Adik
70
Bab 70. Godaan Pangeran Raven
71
Bab 71. Wanita Spesial
72
Bab 72. Akal Licik Erlina
73
Bab 73. Cinta Pertama Sang Pangeran
74
Bab 74. Sang Ratu Pelakor
75
Bab 75. Teman Tapi ...
76
Bab 76. Bulan Madu
77
Bab 77. Bulan Madu (2)
78
Bab 78. Rahasia Kastil Welwitschia
79
79. Serangan Mendadak
80
Bab 80. Serangan Mendadak (2)
81
Bab 81. Terlambat
82
Bab 82. Bukan Darah Blue
83
Bab 83. Diselamatkan oleh Racun
84
Bab 84. Gufo si Burung Hantu
85
Bab 85. Misteri Darah Floretta
86
Bab 86. Sihir Amore
87
Bab 87. Golden Blood
88
Bab 88. Rahasia Besar Istana
89
Bab 89. Wujud Asli Pria Itu
90
Bab 90. Berikan Darahmu
91
Bab 91. Rencana Keji Raven Black
92
Bab 92. Penyesalan Alden
93
Bab 93. Benda Terkutuk
94
Bab 94. Dia Siapa?
95
Bab 95. Penyihir Agung
96
Bab 96. Pengkhianat
97
Bab 97. Ujian Calon Ratu
98
Bab 98. Gagal
99
Bab 99. Coronation
100
Bab 100. Akhir Kisah Mereka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!