Episode 19

"iya mah, Eza sudah bertemu dengan anak kandung Eza.... Namanya Elvis" ucap lelaki yang tengah menempelkan benda pipih di telinga kanannya.

Kini ia tengah berbicara dengan ibundanya melalui panggilan telepon, mengabari berita terbaru terkait sang putra kandung.

Terdengar sorak bahagia dari seberang sana, meski dengan jarak yang jauh Eza bisa merasakan kesenangan yang juga dirasakan oleh orang tuanya, bagaimana pun mereka juga berupaya mencari keberadaan Elvis selama ini. Dan begitu kabar ini disampaikan, reaksi dari orang tuanya sudah bisa menggambarkan bertapa heboh suasana rumah di seberang sana.

"Dua hari lagi aku akan membawanya ke Jakarta, mama dan papa bisa bertemu dengannya lusa. Tolong siapkan semua keperluan Elvis disana, beli semua kebutuhan anak berusia tujuh tahun, aku percayakan pada mama" ujar Eza pada sang ibu.

Dan langsung disetujui oleh wanita paru baya tersebut, dia begitu bersemangat menanti pertemuannya dengan cucu yang selama ini menghilangkan bagai ditelan bumi. Tapi akhirnya semua doa yang telah ia ucapkan dikabulkan oleh Tuhan, dua hari lagi ia akan bertemu dengan anak bernama Elvis.

"Ya sudah, aku tutup dulu teleponnya. Nanti jika ada kabar terbaru akan langsung aku sampaikan"

"Baiklah, selamat malam juga ma" sambung Eza.

Telepon pun berakhir, Eza kembali memasukkan gawai ke dalam saku celana, kemudian kembali memandang serius ke arah luar jendela hotel diketinggian lantai tiga puluh.

Tatapan tajam serta rahang yang tegas membuat siapapun tak berani bertatapan lama dengannya, pria dengan satu anak itu akhirnya menemukan titik terang setelah sekian lama terkurung dalam kegelapan.

Namun hal tersebut tak sepenuhnya membuat pria bernama Eza itu bahagia, ia masih memikirkan upaya guna menebus dosa-dosanya pada sang anak dan cara membuat Elvis bahagia.

Bagaimana caranya? meskipun terlahir dari darah daging sendiri Eza tak memiliki pengalaman sebagai seorang Ayah. Tiba-tiba kini ia harus dihadapkan dengan bocah berusia tujuh tahun yang memerlukan kasih sayang serta bimbingan darinya. Tetapi apa yang harus ia lakukan? Dari mana ia memulai? Eza benar-benar tidak paham, apakah ia akan bisa membuat Elvis dekat dengannya dan menerima kenyataan jika Eza adalah ayah kandung anak itu?

Mendadak perasaan tidak tentu menyelimuti Eza, rasa percaya dirinya perlahan hilang berubah menjadi keresahan.

Tadi saja Elvis sama sekali tak mau menatap dirinya, bahkan terlihat takut ketika mereka bersitatap dan malah menempel pada wanita yang dianggapnya ibu.

Eza mendengus kesal, memang cara terbaik adalah memisahkan Elvis dengan Adira. Meski keduanya terlihat saling menyayangi tetapi jika terus dibiarkan bersama yang ada ia malah tidak bisa dekat dengan putranya sendiri. Pikir Eza.

Berbicara tentang Adira, seketika sesuatu melintas di otaknya. Pertanyaan yang seharusnya muncul sejak awal bertemu.

Kenapa Adira bersedia mengadopsi Elvis? Apa sebab dan tujuan wanita tersebut menjadikan Elvis sebagai putra angkatnya sejak lahir.

Padahal dari yang ia dengar Adira adalah seorang gadis lajang yang mempunyai kehidupan serta karir yang bagus, lantas mengapa harus repot-repot mengadopsi seorang bayi yang terlantar di jalanan? Padahal jika alasannya karena sekedar ingin mempunyai seorang anak Adira bisa menikah pada saat itu, Eza yakin banyak yang ingin menikahi perempuan seperti Adira.

Mungkinkah Adira punya niat terselubung? Dugaan negatif tentang Adira selalu muncul dibenaknya, khawatir jika selama ini putranya berada di sekitar orang-orang yang tidak baik.

Untunglah Eza bisa menemukan Elvis meski kini usia anak itu telah menginjak tujuh tahun, yang terpenting kini Elvis aman dalam lindungannya.

***

Pagi ini Adira mengajak Elvis jalan-jalan menggunakan mobil miliknya, Adira ingin menghabiskan waktu dengan Elvis seharian penuh karena besok, adalah terakhir kali Adira bisa melihat wajah putranya secara langsung.

Sesak sudah pasti, bahkan mata sembab tak bisa membohongi jika kini Adira tidak baik-baik saja. Semalaman ia menangisi Elvis sampai pagi.

Tapi hari ini Adira berusaha menahan kesedihannya sejenak, karena sekarang Adira ingin memberi momen menyenangkan untuk Elvis meski dengan bentuk sesederhana mungkin dan waktu yang sesingkat ini.

"Mama baik-baik saja?" Tanya Elvis melihat kondisi Adira setelah kejadian kemarin sore, rasanya sangat aneh ketika Adira mendadak menyuruh Elvis cuti sekolah karena ingin membawanya ke suatu tempat.

Adira tersenyum penuh guna menunjukkan keadaannya sebaik mungkin, tak mau membuat Elvis curiga. Adira ingin hari ini mereka tertawa puas kerena besok, hanya akan ada air mata yang menghujani hari bersejarah tersebut.

"Tentu! Hari ini mama ingin mengajak El ke tempat-tempat yang seru. Pokoknya kita akan menghabiskan waktu seharian, mama sudah siapkan daftar tempat-tempatnya termasuk tempat yang ingin El kunjungi. Hari ini kita harus bersenang-senang, El siap?!!" Ujar Adira penuh semangat.

Berbanding terbaik dengan Elvis yang masih terdiam sembari menatap bingung Adira, bukannya Adira bilang jika akhir-akhir ini sibuk bekerja? Kenapa tiba-tiba ingin jalan-jalan seharian? Elvis masih dikerumuni tanda tanya.

"Kenapa mendadak ma?"

Adira menjawab dengan asal namun tetap terdengar masuk akal bagi bocah tujuh tahun di sampingnya ini.

"Emm.... Karena hari ini mama baru dapat bonus gajian, jadi mama ingin mengajak El bermain mumpung uangnya masih ada" jelasnya berdusta, mengandalkan kebohongan demi kebahagiaan sehari.

"Beneran ma?!" Elvis nampak antuasias, namun tak lama raut wajahnya berubah mendung.

"Tapi sayang uangnya, mending mama simpan dulu" cetus Elvis, mengingat ia sangat tahu kondisi perekonomian mereka.

Adira tampak menggeleng, "Jangan khawatir, mama sudah pastikan semuanya aman terkendali. Kita bisa bebas liburan seharian dan El bisa beli apapun yang El mau, mama janji akan mengabulkannya. Memangnya El tidak senang ya mama mengajak liburan?"

"Senang kok, ma! El cuma gak mau merepotkan mama saja" elaknya.

Adira tersenyum lembut, ia mengacak-acak rambut putranya gemas.

"Sama sekali tidak, sayang. Mama justru akan senang kalau El mau mengatakan apapun yang El inginkan, jangan ada rasa tidak enak karena khusus hari ini mama akan belikan semuanya! Kesempatan tidak datang dua kali, sayang. Jadi lakukan yang terbaik, Oke?!"

Dan Elvis pun mengangguk dengan cepat, dan hari itupun keduanya menghabiskan hari-hari dengan kegembiraan.

Elvis maupun Adira tak henti-hentinya menebar senyum ceria, melupakan sejenak kesedihan yang melanda. Mereka benar-benar ingin menjadikan hari ini moment bersejarah yang tak akan pernah terlupakan.

Berjalan bergandengan dengan erat seolah ada lem yang menempel di telapak tangan, mengelilingi tempat yang sedari dulu ingin mereka kunjungi, membeli semua yang mereka harapkan, semua Adira beri untuk buah cintanya.

Menandai setiap jalanan yang mereka lalui dengan moment indah Elvis dan Adira, langit pun menyinari dunia dengan amat cerah seakan mendukung kebahagiaan dua orang berbeda generasi itu.

Hingga malam pun keduanya lewati dengan keseruan tiada henti, sampai lupa jika badai kian menanti....

Terpopuler

Comments

Yuliana Purnomo

Yuliana Purnomo

😢😢😢😢😢

2024-10-03

0

Raufaya Raisa Putri

Raufaya Raisa Putri

🆂🅴🆃🅴🅻🅰🅷 🅱🅰🅳🅰🅸 🅿🅰🆂🆃🅸 🅰🅺🅰🅽 🅰🅳 🅿🅴🅻🅰🅽🅶🅸

2024-04-21

0

hìķàwäþî

hìķàwäþî

msh kuat bw mobil jeng?

2023-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 KARYA BARU
102 Satu Atap dengan Bandar Narko-CINTA
103 My Perfect (Bad) Marriage
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
KARYA BARU
102
Satu Atap dengan Bandar Narko-CINTA
103
My Perfect (Bad) Marriage

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!