Episode 18

Seperginya ketiga pria itu, Adira langsung menangis tersedu-sedu. Menumpahkan seluruh kepedihannya di ruang tamu sendirian, berharap semua ini hanyalah mimpi semata, andaikan waktu bisa diputar maka ia akan membawa pergi Elvis ke tempat yang jauh supaya mereka tak pernah bertemu dengan seorang Eza.

Tetapi lagi-lagi Adira harus ditampar oleh kenyataan manakala setumpuk berkas tergeletak di atas meja. Surat-surat yang menjadi bukti jika Elvis benar-benar anak kandung dari lelaki itu.

"Hiksss....... Aku harus bagaimana??!" Tangisnya sembari menutup wajah dengan kedua telapak tangan.

Kenapa hari ini harus tiba?? Kenapa Tuhan harus membawa manusia-manusia itu kesini dan bertemu dengan Elvis, kenapa harus Elvis yang diambil? Kenapa tidak harta atau hal berharga lainnya?? Adira pasti akan jauh lebih ikhlas.

Elvis tidak bisa diganti oleh apapun! Bahkan nyawa pun akan Adira beri jika itu menyangkut tentang Elvis, asalkan selama ia hidup Elvis tetap disampingnya menjadi penyemangat dan tujuan Adira untuk melanjutkan perjalanan ini.

Cobaan apalagi yang harus ia tempuh??? Kenapa musibah yang Adira alami selalu menyangkut orang-orang tersayangnya? Untuk ketiga kalinya Adira kehilangan sebagian nafasnya.

Cukup lama Adira menangis disana, Adira lantas memutuskan untuk mendatangi kamar Elvis setelah Adira merasa dirinya sudah cukup tenang.

Tok Tok Tok!

Adira mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum ia memutar handel dan membuka pintu.

Ketika pintu terbuka Adira bisa melihat jika putranya tengah memeluk Mira dengan erat, ekspresi bocah kecil itu nampak murung persis ketika tadi Adira menyuruhnya masuk ke kamar.

Adira kemudian melangkah masuk, duduk di tepi ranjang. Elvis langsung beralih memeluk ibunya, Adira mencoba tetap tersenyum sambil mengelus lembut rambut hitam tebal milik Elvis.

"Mama.... Orang tadi siapa?" Cicit Elvis bertanya sangat hati-hati.

Ya Tuhan.... Ini yang aku takutkan, aku tak sanggup menjawabnya! Ini terlalu berat.

Adira merapatkan kedua matanya, sembari menarik nafas terlebih dahulu. Menyusun kata-kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan Elvis, agar anak ini tidak kebingungan ketika mengetahui siapa orang tadi.

"Emm... Kalau Bapak tua tadi mantan RT Mama dulu saat masih di tinggal di Jakar..."

"Bukan yang itu!!" Elak Elvis memotong penjelasan Adira, Elvis paham siapa bapak tua itu karena mendengar panggilan sang mama padanya.

"El ingin tau Om yang tadi memarahi Mama, siapa dia?" ungkapnya sedikit kesal.

Adira menelan ludah kasar, sudah saatnya kah ia menjelaskan ini? Kira-kira apa respon anak itu nanti?? Ya Tuhan... Kuatkanlah dirinya, jerit Adira dalam hati.

"D-dia......."

Elvis mendongak menatap wajah Ibunya, menunggu dengan sabar jawaban Adira. Begitupun Adira yang menunduk memandang lekat wajah mungil lelaki tercintanya.

"Dia Ayah kamu El....."

Tes!

Detik itu juga tetesan cairan bening lolos dari kelompok mata Adira, tak bisa dijelaskan bagaimana hancurnya wanita itu ketika mengatakan fakta tersebut, kini Adira benar-benar merasa akan kehilangan buah hatinya.

"Ayah? El gak punya Ayah!!" Elaknya tak mengakui jika Eza adalah orang tuanya.

Adira hanya bisa menangis sambil menatap terus Elvis, Adira merasa sudah membohongi anak baik ini, Adira merasa hancur berkeping-keping.

"Mama bilang Ayah sudah tidak ada! Om itu bukan Ayah Elvis..." Bantahnya lagi enggan menerima semua yang Adira katakan, karena sedari dulu ia lahir tanpa sosok Ayah di sampingnya.

Adira seketika memeluk Elvis dan menangis sejadi-jadinya, menumpahkan semua kepedihan yang ia rasakan, Elvis pasti kecewa dan merasa telah dibohongi olehnya selama ini.

"Maafkan Mama nak...... Hiksss...!! Maaf..... Maafkan Mama..... Hiksss...." Celotehan Adira membuat Elvis bingung karena tiba-tiba Adira meminta maaf padanya, anak berusia tujuh tahun itu tidak mengerti, seingatnya Adira tak melakukan kesalahan apapun tapi kenapa terus mengucapkan kata maaf?

"Mama kenapa? Kenapa minta maaf sama El?" Tanyanya tak ingin terus melihat Ibundanya terisak.

"Maaf...... Hiksss.....!!! Maafkan Mama El, Mama harus jujur pada kamu.... Maafkan Mama El, sebenarnya Mama bukanlah Ibu kandung kamu.... Hikssss"

Deg!

Saat itu juga kedua mata Elvis melotot mendengar pengakuan Adira, terkejut bukan main! Elvis langsung melonggarkan pelukan dan menatap Adira dengan air mata yang menggenang.

Begitupun dengan Mira yang terbelalak sembari menutup mulut kala mendengarkan berita mencengangkan ini! Selama menjadi pengasuhnya Mira kira jika Elvis dan Adira adalah anak dan Ibu kandung. Sumpah demi apapun, ia tak percaya dengan apa yang ia dengar ini.

"Enggak!! El anak Mama.... El anak kandung Mama! El lahir dari perut Mama, kan??" Desaknya berharap Adira mengangguk membenarkan.

Tetapi sayang, Adira hanya diam sambil terus menangis.

"El akan tetap jadi anak Mama, meski tidak lahir dari perut Mama" lirih Adira.

Elvis langsung memeluk Adira dengan erat dan menangis dalam dekapan wanita itu.

"Hikssss..... Elvis mau tetap dengan Mama!" Seolah paham jika kejujuran Adira akan mendatangkan hal yang tidak ia inginkan.

Kedua orang berbeda generasi itupun saling berpelukan sambil menumpahkan air mata sebanyak-banyaknya, saling mengeluarkan kesedihan yang menyelimuti anak dan Ibu tersebut.

Kedua orang yang saling mengasihi pada akhirnya harus merasakan kesakitan yang teramat dalam di hidupnya, dunia yang sudah mereka bangun kini harus hancur kembali karena kedatangan seseorang yang tak pernah mereka undang.

"El harus bisa menerima Om Eza sebagai Ayah El mulai sekarang..." Ucap Adira ditengah Isak tangisnya.

"Enggak mau!!" Tolak Elvis cepat.

Adira mencoba meraih wajah Elvis agar mereka bisa bersitatap, Adira harus mulai berbicara serius karena ia tak punya waktu banyak.

"El.... Mama tau kamu anak yang baik, tapi bagaimana pun sekarang dia adalah Ayah kamu yang harus kamu hormati, jadi.... El harus ikut dengannya.... El- mau kan? S-siapa tau El bisa bertemu dengan.... D-dengan Ibu kandung El" Kata Adira tercekat seakan ada beban yang teramat berat ketika mengeluarkan kalimat tersebut.

"Enggak...!! El mau sama Mama, titik! Hiksss.... Jangan tinggalin El...." Pintanya memohon, anak mana yang mau ditinggalkan dengan orang yang sejak lahir merawatnya, menjaganya, dan mencintainya dengan segenap hati. Tidak peduli jika Adira bukanlah Ibu kandungnya, bagi Elvis Adira tetap Ibu satu-satunya.

"Mama sudah gak sayang El lagi?" Ucapnya bertanya sampai kesana.

Adira tercengang, mana mungkin ia tidak sayang? Justru karena itu Adira ingin yang terbaik untuk masa depan Elvis.

"Mana mungkin, Mama sangat sayang dan akan selalu menyayangi El. El adalah semangat Mama untuk tetap hidup, El akan selalu menjadi malaikat kecil Mama, El tidak akan pernah tergantikan. Tapi......"

Adira menarik nafas dalam, mencoba bisa mengontrol jiwa emosionalnya saat ini, karena bagaimana pun ia harus bisa menenangkan Elvis, jangan membuat anak itu semakin dilanda kepanikan dan gelisah.

"Tapi ini semua demi kebaikan El, hidup El akan lebih baik ketika El ikut dengan mereka. El harus punya masa depan yang cerah sayang, Mama akan selalu mendoakan El... Sampai kapanpun, El akan tetap menjadi anak kebanggaan Mama... Percaya itu"

Terpopuler

Comments

Raufaya Raisa Putri

Raufaya Raisa Putri

🅿🅰🅶🅸" 🆄🅳🅰🅷 🅼🅴🆆🅴🅺

2024-04-21

2

fitriani

fitriani

😭😭😭😭😭😭😭

2024-02-21

0

赤狐

赤狐

mnyesek banget thor baca cerita ini, jadi keinget pengalaman hidup saya sendiri, saya pun sama mengadopsi seorang anak perempuan dari sejak umur 2 hari, sekarang anak saya itu udah 19 th, kecemasan selalu ada seandainya suatu saat dia tahu saya bukan ibu kandungnya, dan saya pun tidak tahu d mna mereka, saya sampai nangis ini bacanya, saya dan suami juga bingung bagaimn suatu saat nanti kami menjelaskan status dia yang sebenarnya, kami pun takut kalau pasangannya nanti ngga mau nerima statusnya

2023-11-04

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 KARYA BARU
102 Satu Atap dengan Bandar Narko-CINTA
103 My Perfect (Bad) Marriage
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
KARYA BARU
102
Satu Atap dengan Bandar Narko-CINTA
103
My Perfect (Bad) Marriage

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!