Sementara di sisi lain, Giska yang masih tidak percaya bisa berbicara secara langsung bersama Renaga, berteriak kencang dang memeluk Zavia begitu erat.
"Zavia ... kamu harus tahu satu hal."
"Apa?" tanya Zavia mengerutkan dahi karena mmang Giska kerap kali tak tertebak.
"Kak Aga pulang lusa."
Senyum Giska mengembang, tapi tidak dengan Zavia. Dia hanya mengeratkan pelukan pada Giska karena sahabatnya tampak bahagia sekali.
"Bahagia banget ya? Kamu lupa dia galak, Giska?"
"Dulu mungkin galak, sekarang beda ... ganteng banget sumpah, aku hampir mati rasanya," ucap Giska seraya mengelus dadanya beberapa kali.
Dapat Zavia tatap, Giska memang sebahagia itu. Melihat Giska yang seceria ini, pikiran Zavia berlayar pada kenangan tujuh tahun lalu, saat dimana Giska berteriak dengan jelas dan memproklamirkan Renaga adalah miliknya.
.
.
"Kak Aga!! Aku padamu!! Sarangbeo!!"
Pertandingan belum dimulai, tapi suara Giska sudah terdengar memecah suasana dalam keheningan. Renaga menoleh sekilas, bukan karena ingin membalasnya, melainkan meminta Giska untuk berhenti.
Giska yang ditatap, tapi yang berteriak justru hampir seluruh anak yang duduk di sisi Giska. Siapa yang bisa menampik pesona seorang Renaga Anderson.
Tampan, pintar dan berbakat baik akademik maupun non akademik. Susah payah Giska berusaha hingga bisa masuk ke SMA Garuda, meski ini hanya menyisakan tahun terakhir Renaga, dia tidak masalah.
"Via, kamu lihat sendiri, 'kan?"
"Iya, Giska ... aku lihat."
Zavia tersenyum simpul, melihat Giska sebahagia itu hanya karena tatapan sinis renaga. Entah sampai kapan sahabatnya ini bertahan dengan sikap Renaga.
Demi Giska, Zavia rela menyaksikan mereka yang memperutkan bola demi masuk ke ring itu. Membosankan, bagi Zavia permainan seperti itu melelahkan. Sementara di sisi lain, Fabian yang juga ada di sana adalah alasan dia rela duduk di tempat ini.
Selama permainan berlangsung, teriakan Giska yang membuat telinganya sakit puluhan kali Zavia dengar. Dia tidak bisa menghentikan fans fanatik Renaga ini, mau disadarkan dengan cara apapun Giska akan tetap sama.
Hingga permainan berakhir, Zavia mengikuti langkah Giska menghampiri Renaga. Tanpa terduga, Giska mengelap keringat di wajah Renaga hingga Zavia mengalihkan pandangan. Hal semacam itu biasanya dilakukan oleh pasangan masing-masing, Zavia sejenak berpikir apa mungkin ada hal yang Giska sembunyikan tentang hubungan mereka.
"Mereka jadian?"
"Mungkin, Giska nggak cerita."
Zavia mengedikkan bahu kemudian menatap bingung Fabian yang menyerahkan tisue padanya. Kedua alisnya naik dan secebis emosi mulai merasuk dalam diri Zavia.
"Mau apa?"
"Nggak sweet banget sih, romantis dikit kek."
"Uweek ... sinting!!"
Zavia berlalu pergi dan meninggalkan Fabian yang terbahak di sana. Bahagia sekali, tiada hari tanpa memancing emosi. Jika disimpulkan, Fabian adalah Giska dengan versi yang lain.
Sementara Giska yang kini terlena melihat Renaga diam ketika dia melakukan hal semacam ini jelas saja salah tingkah. Dia tidak menyadari jika diamnya Renaga hanya karena khawatir dia malu karena kini masih banyak yang melihat mereka.
Tanpa mengucapkan apapun, Renaga ikut berlalu hingga tangan Giska bergetar. Apa yang sudah dia lakukan? Tidakkah dia berlebihan? Padahal, sejak dulu dia ketahui Renaga pantang disentuh sekalipun berhasil didekati.
"Sabar, Giska ... bawaan lahir."
Fabian benar, dia sampai lupa jika memang pemarah sejak dahulu. Bahkan, Zavia menjulukinya Granat karena memang meledak-ledak.
"Kapan hatinya luluh ya, Ga?"
"Kamu nggak capek? Dia nyebelin, Ka."
"Iya sih memang, tapi aku suka."
Sama seperti Zavia yang sudah menyerah dengan pendirian Giska, Fabian hanya berharap sabahatnya ini tidak sakit. Dia sangat paham bagaimana risihnya Renaga dengan kehadiran Giska yang terang-terangan memperlihatkan rasa suka.
.
.
- To Be Continue -
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
💙ANGGUN💦
biasanya klo cwo itu ngejar sendiri iya tp klo ad cwe yg ngejar2 lagsg deh kabur apalagi klo TDK sesuai hati
2025-02-18
0
Ida Faridah
betul biasanya cowok gak suka dengan cewek yang terlalu PD
2024-08-20
0
Nanik Kusno
Cowok eneg lihat cewek yg terlalu agresif...
2024-06-17
2