mencari kontrakan

Sibuk dengan pikiran yang sedang memikirkan bosnya itu tiba-tiba ponsel naila berdering.

Drrrrt drrrrt

Naila mengambil ponselnya di tas dan melihat siapa yang memanggilnya, ibu tina yang tertera di layar ponsel tersebut segera naila mengangkatnya.

"Halo bu" ujar naila.

"Naila kamu bisa pulang lebih awal? " tanya bu tina diseberang sana.

Naila mengernyit"kenapa bu, ada sesuatu yang terjadi? ".

"Lala menangis terus sedari tadi, ibu rasa dia ingin bersama mu"ujar bu tina dengan nada khawatir karena bayi yang biasanya naila susui menangis terus.

"Ah iya, naila segera pulang bu, ibu tunggu saja" ucap naila panik karena anak susunya menangis.

"Baiklah, mohon cepat nak" pinta bu tina.

"Baik" ujar naila lalu mematikan ponsel nya dan menaruh kedalam tas.

Naila tergesa keruangan samar untuk meminta izin pulang lebih awal.

Tok tok tok

"Tuan boleh saya masuk" izin naila takut menganggu samar yang sedang sibuk.

Samar yang hanya mengecek berkas itu berdeham saja, naila langsung masuk.

"Tuan saya izin pulang lebih awal boleh" izin naila.

"Kenapa" tanya samar.

"Adek panti saya menangis tuan seperti nya dia ingin bersama saya".

"Tidak bisakah ibu panti saja yang mengurus"

"Tuan dia terbiasa dengan saya jadi kemungkinan dia cuma mau saya"

"Emang kenapa? Kamu yang menyusuinya? " tanya samar heran karena naila terlihat sangat khawatir seperti ibunya saja.

"T-tidak pa-pak" jawab naila gelagapan.

Samar yang melihat naila tanpak gugup jadi curiga.

"Jujur sama saya? Kamu sudah memiliki anak naila? " tanya samar.

"Saya belum pernah menikah bahkan melahirkan anak, ada sesuatu yang sulit saya jelaskan tuan, saya hanya ingin izin pulang lebih awal saja apakah boleh" jawab naila sekaligus meminta izin.

"Baiklah, dan ini gajihmu bukan ini" ujar samar dan menyerah kan gajih pertama naila yang sudah dia siapkan khusus.

Naila mengambil amplop itu dan langsung menyimpan nya di dalam tas.

"Terimakasih tuan, saya pulang dulu" pamit naila.

"Hem"

Naila keluar dengan tergesa terlihat wajahnya ada raut khawatir. Samar yang melihat itu jadi terheran-heran.

"Kenapa dia sangat khawatir padahal itu hanya anak orang saja" gumam samar.

***

Naila sampai dipanti asuhan dan langsung berlari masuk kedalam.

"Bu, bagaimana? " tanya naila khawatir.

"Masih menangis, mari kita kekamar" jawab bu tina.

Mereka pun kekamar terlihat ada pengasuh yang menenangkan lala tapi lala tetap menangis, naila langsung menggendong lala, dan ibu panti serta pengasuh keluar karena naila gak mau saat menyusui dilihat orang.

"Sayang kenapa menangis" ujar naila dan mengelus lembut pipi bayi mungil tersebut.

Naila melepaskan kancing bajunya dan mengeluarkan sebelah gunung kembar nya dari bra. Dia memasukkan ****** susu itu kemulut si bayi mungil.

Naila terkekeh karena si bayi mengisap sangat lahap.

"Anak mama kehausan ya" ujar naila terkekeh. Naila menganggap 2 bayi yang disusui nya itu adalah anaknya.

Naila menepuk-nepuk kecil pantat si bayi yang masih menyusu dengan lahap itu.

Naila hanya menyusui 1 bayi sekarang, karena 1 bayi nya diadopsi seseorang seminggu yang lalu jadi naila hanya fukos menyusui lala saja.

"Mama hari ini gajihan sayang, mama mau ngontrak dan membawa kamu, tapi mama bingung bagaimana merawat mu jika mama sedang bekerja" curhat naila ke si bayi seakan bayi itu paham apa yang dibicarakan naila.

Naila terus menepuk-nepuk pantat si bayi sampai si bayi tertidur.

"Eee gemesin banget sih anak mama" ujar naila lalu menciumi anaknya itu.

Cup

Cup

Setelah mencium pipi kanan kiri si bayi langsung ditaru ditempat nya. Setelah menaru naila memandangi wajah lala.

"Kamu anak mama, semoga tidak ada yang mengadopsi mu sayang, mama akan bicara ke bu tina bahwa mama akan mengadopsi mu" ucap naila yang memandangi wajah gembul lala.

Naila berjalan keluar dan keruangan bu tina, naila mengetuk pintu nya dan dibuka oleh bu tina, bu tina menyuruh naila duduk.

"Dia sudah tidur? " tanya bu tina.

"Sudah, ternyata dia kehausan dan merindukan ku" seru naila terkekeh.

"Dia sudah menganggap mu sebagai ibunya sendiri naila" ucap bu tina tersenyum.

"Ya aku juga menganggap nya sebagai anak sendiri, bolehkah naila mengadopsi nya bu" ujar naila.

"Tentu boleh, karena dia juga merasakan nyaman didekatmu" ucap bu tina.

Naila tersenyum senang karena diperbolehkan mengadopsi lala.

"Naila ingin mengontrak bu, tapi bingung bagaimana naila akan mengurus lala saat naila bekerja nanti" bingung naila.

"Kalau kamu mau mengontrak dan membawa lala tidak papa kan sekarang naila anakmu, jika kamu bekerja kamu bisa menitipkan lala kesini" ucap bu tina.

"Benarkah" ujar naila dengan wajah yng berseri.

"Iya, ibu senang kamu bisa bertanggung jawab akan lala padahal dia bukan anak kandungmu, jadi ibu mendukung jika kamu ingin tinggal berdua saja dengan lala".

"Naila akan pindah sore ini bu, naila mau mencari kontrakan yang dekat dengan kerjaan dan dekat dengan panti ini".

"Iya, hati-hati dijalan nak"

"Iya bu" naila menyalami bu tina dan langsung keluar panti untuk mencari kontrakan yang sederhana.

Gajih yang naila dapat lumayan banyak dari gajih yang tertera dikontrak kerja nya karena ayah naila diam diam memberikan uang kepada samar untuk putrinya itu, padahal samar sudah menolak dia yang akan memberikan uang untuk naila tapi panraj tetap bersikeras, dan samar pun mengalah saja.

****

Naila menyusuri jalan dan melihat lihat kontrakan yang sederhana untuk ia tinggali dengan putrinya itu. Naila menemukan kontrakan yang dia inginkan dengan harga terjangkau padahal kontrakan nya bagus. Naila bersyukur karena kontrakan tersebut tidak terlalu jauh dari panti dan kerjaannya.

"Naila akan mulai mandiri pa, naila harus bisa mandiri" gumam naila yang masih melihat lihat isi kontrakan tersebut.

"Apa gue jual motor yah buat kebutuhan sampai beberapa bulan, karena tidak mungkin gue membawa lala degan motor gede, kalau dijual kan duitnya lumayan" monolog naila.

Motor sport naila lumayan mahal jika dijual akan mendapatkan 100jt lebih, jadi uang itu akan naila tabung dan digunakan untuk kebutuhan nya selama sebulan ini, karena uang gajih nya semua dia bayar kekontrakan selamat satu tahun full jadi dia tidak akan memikirkan kontrakan dulu.

Naila pergi untuk menemui temannya untuk menjual motornya itu, naila janjian bertemu di cafe.

Sesampainya naila dicafe dia langsung mencari temannya itu, setelah melihat temannya itu naila langsung menghampiri nya.

"Bagaimana kabar lo tob"tanya naila kepada tobby.

" seharusnya gue yang nanya bagaimana kabar lo setelah sebulan tidak pernah ikut balapan lagi"ujar tobby kesal.

"Gue kerja, gue diusir dari rumah karena balapan waktu itu" cerita naila.

"Astaga, terus lo tinggal dimana dan kenapa lo gak minta bantuan ke gue aja" ujar tobby khawatir.

Naila terkekeh"gue mau mandiri tob, gue gak mau terus buat papa pusing karena ulah gue"ujar naila.

"Sekarang lo tinggal dimana? " tanya tobby.

"Gue akan pindah kekontrakan sore ini, gue mau jual motor gue ton, lo mau beli? " ujar naila.

Tobby kasihan dengan nasib temannya itu "gue punya duit 150jt lo pake aja".

"Tidak tob,gue ambil duitnya lo bawa motor gue bagaimana" ujar naila serius.

Tobby tau naila ini orangnya baik dia tidak akan mau dibantu jika dia tidak memberi apa-apa.

"Baiklah, ini kartu nya terdapat duit 150jt dan pin nya tanggal lahir gue, lo ingatkan? " tanya tobby.

"Gue ingat, dan ini kunci motor gue" naila tersenyum dan mengambil kartu debit tersebut dan menyerahkan kunci motor ke tobby.

"Semoga lo bisa mandiri dan sukses nai"ucap tobby.

" aaaminn, gue pamit yah mau beres beres buat pindah ke kontrakan"pamit naila.

"Mau gue bantu? " tawar tobby.

"Tidak perlu, barang gue hanya sedikit dan sekali lagi gue ucapkan terimakasih" ujar naila lalu pergi dari cafe tersebut.

Tobby melihat punggung naila yang mulai menghilang dan tobby menghela nafas pelan.

"Semoga lo tidak kesusahan nai"gumam tobby.

Terpopuler

Comments

ay

ay

jual motor mcem jual cireng ja😁😁😁 cpet kli

2023-02-27

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!