susu

Sebulan sudah naila bekerja dan hari ini dia akan gajian, gaji pertama yang iya dapat dari keringat nya selain balapan. Sudah sebulan juga naila tidak balapan karena dia lebih suka bersama anak anak panti apalagi juga dia tidak bisa keluar malam karena 2 bayi perempuan itu bisa bangun saat malam hanya untuk menyusu.

Selama sebulan itu juga Samar lebih sering ke showroom nya hanya untuk bisa dekat dengan naila, tak bisa dipungkiri pesona naila sungguh kuat dan bisa membuat hati nya bergetar, Samar sering menyuruh naila membuat kan nya minum dengan hati yang jengkel naila tetap membuatkan nya minum padahal itu bukan kerjaannya, kerjaannya cuma sales mobil yang akan menawarkan mobil kepada para pelanggan, Samar sendiri hanya acuh saat naila menggerutu justru dia meresa gemes karena membuat naila kesal.

"Nai buatkan saya jus mangga" titah Samar.

Naila menatap tajam bosnya itu, "tuan apakah kerjaan saya hanya membuat minum untuk anda, saya harus berjaga didepan tuan nanti kalau ada yang mau mobil gimana" kesal naila.

"Kamu disini saja biar sales yang lain mengurus nya" ujar Samar.

"Gak bisa gitu dong tuan, masa saya disini aja gak ngapa ngapain berasa jadi istri yang nemenin suaminya kerja" cibir naila.

"Kalau kamu mau saya akan mewujudkan nya" ucap Samar tanpa melihat kearah naila.

Naila menatap bosnya itu sengit"jangan bercanda tuan saya tidak suka ber canda"ketus naila.

"Saya serius, cepet bikinin saya minum" titahnya.

Naila berdiri dan menghentakkan kakinya sambil berjalan keluar. Samar terkekeh melihat wajah kesal naila.

"Ishh dikira serius ternyata cuma modus agar dibuatkan jus, dasar bos kulkas" gerutu naila dan ya samar mendengar nya karena naila belum terlalu jauh.

"Kamu berhasil membuat saya jatuh cinta naila" gumamnya dan melanjutkan kerjaannya.

***

Naila membuatkan jus mangga dengan perasaan dongkol, seenak jidat saja bos nya itu menyuruhnya mau melawan takut kalau dipecat, walaupun dia jengkel tapi dia tetap membuat kan minuman untuk Samar.

"Sshhh sesak lagi"ringis naila merasakan sesak didadanya.

" harus segera dipompa ini"gumamnya dan berjalan keruangan Samar setelah jus selesai dibuatnya.

Naila berjalan dengan tergesa karena sudah tidak tahan dengan rasa nyeri digunung kembarnya. Naila langsung masuk keruangan Samar tanpa mengetuk pintu.

"Ini tuan jus nya" ujar naila dan Samar hanya berdeham.

"Ishh kebiasaan sikulkas, tuan saya boleh masuk ke toilet sini? " izin naila.

"Silakan" ujar Samar, naila bergegas mengambil tas nya dan ke toilet. Samar melihat naila yang membawa tas ke toilet mengernyit bingung.

"Ngapain dia membawa tas ke toilet, apakah dia datang bulan dan ingin memakai pembalut? " gumam Samar.

Samar berdiri dan berjalan mendekati toilet dan dia mencoba menempelkan kan telinga ny di toilet

Lah kenapa didengerin sih si bos , penasaran aja degan yang naila lakukan si bos ini xixixi.

Naila didalam toilet segera mengeluarkan pompa asi dan mulai membuka kancing kemejanya lalu mengeluarkan gunung kembarnya yang besar itu.

"Sshhh ngilu sekali ahh" desah naila karena merasa ngilu saat memompa asi nya.

Samar yang mendengar naila meringis dan mendesah jadi penasaran apa yang dilakukan oleh naila.

Hampir setengah jam naila memompa asi nya akhirnya selesai juga dan dia merasa nyaman karena tidak merasakan ngeri lagi.

"Ahh akhirnya selesai juga" ujar naila setengah mendesah.

Samar yang mendengar itu segara duduk di kursi nya karena dia yakin naila akan keluar sebentar lagi.

Ceklek

Bertepatan Samar baru duduk pintu toilet terbuka dan keluar lah naila dengan kemeja yang basah karena asi nya sempat keluar tadi.

"Ngapain" tanya Samar.

"Ngapain apa tuan" heran naila.

"Didalam"

"Dih tuan kepo, terserah saya dong"ketus naila.

"Saya hanya bertanya karena kamu lama didalam sana"

"Gak ngapa ngapain kok tuan" jawab naila..

"Kenapa lama? Dan juga kenapa baju bagian depan kamu basah" tanya Samar.

Naila menunduk dan melihat kearah kemeja dia melotot karena tidak sadar bahwa asi nya keluar dan terkena bajunya.

"Dihh jangan kepo deh tuan" ujar naila mencoba untuk tenang.

Samar hanya diam dan kembali dengan berkas berkasnya. Naila menjadi kesal karena merasa bosen diruangan tersebut tanpa ngapa ngapain.

"Tuan saya keluar saja karena bosen disini" ucap naila.

"Hm"

Naila senang karena bos nya itu membiarkan nya keluar, dia segera mengambil tasnya tapi karena pegangan pada tas tidak terlalu kuat tasnya pun terjatuh dan sebotol susu keluar. Samar yang melihat susu jadi berbinar karena Samar sangat menyukai berbagai jenis susu. Naila langsung memungutnya karena takut Samar akan melihat padahal Samar sudah melihat nya, saat naila akan keluar Samar menegur nya.

"Kamu bawa susu buat kerja?"Tanya Samar.

Naila tanpak gugup, " i-iya tu-tuan"ucap naila terbata.

Samar heran mendengar suara naila yang terbata tapi dia acuhkan dia mau meminta susu itu.

"Boleh saya minta susu itu" pinta Samar.

"Hah" kaget naila karena bos nya mau susu yang langsung dari gunung kembar nya.

"Ck, saya mau minta susu itu boleh? " decak Samar.

Naila mengeluarkan kembali sebotol susu itu"i-ini tuan"ujar naila.

Samar mengambil sebotol susu itu dan langsung meminumnya, naila yang melihat itu hanya diam.

"Susunya kok beda dari yang lain rasanya? " bingung Samar.

"Ha ha beda apasih tuan, itu susu sapi kok" ujar naila tertawa garing.

"Saya tau semua rasa susu naila, saya sangat menyukai susu" ujar Samar.

"Benarkah? Mungkin ini agak lain rasanya" ujar naila.

"Tidak mungkin nai"

"Dih, tuan tau apa, udah ah saya mau keluar" ketusnya.

"Hm, dan terimakasih untuk susunya, enak dan manis" ucap Samar.

Naila merona karena Samar memuji rasa asi nya. Lalu dia pergi tanpa menjawab perkataan Samar.

Samar hanya melihat naila keluar dan dia langsung menghabiskan susu itu.

"Saya yakin ini bukan susu dari hewan" ujar Samar disela minumnya, "apakah dia sudah bisa mengeluarkan asi? Apakah mungkin? Kan dia belum pernah menikah? Atau jangan jangan dia pernah hamil di luar nikah? " Samar bertanya-tanya karena dia yakin itu susu dari sumber asi langsung bukan susu hewan.

___

Naila didepan berjalan mondar mandir karena gelisah apakah bosnya itu akan curiga bahwa susu itu dari asinya?

"Duhh gimana nih, misal dia curiga itu susu gue apakah dia berpikiran yang tidak tidak tentang gue"gumam naila dengan menggigit ujung jari telunjuk nya sambil berjalan mondar mandir.

Para pekerja yang melihat naila mondar mandir bingung tapi mereka acuh saja.

****

visual

Naila Callista Albirru(visual)

Panraj Albirru/ayah Naila(visual)

Alana Kurana/Lala anak angkat Naila(visual)

Samar Prince Adelard/pacar Naila(visual)

Tobby palopi/sahabat Naila(visual)

Terpopuler

Comments

Rosela

Rosela

keren visualnya /Good//Good//Good/thorr semanat

2024-10-08

0

Anisa Zahra

Anisa Zahra

anjay s tobby tuh Jung hae in

2023-02-12

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!