Sudah seminggu naila tinggal dipanti asuhan dan dia belum mendapatkan pekerjaan, dia bingung mau bekerja apa karena hanya memiliki ijazah SMA saja. Naila setiap hari bermain dengan adel dan azhar dan tidur bareng mereka,kadang adel dan azhar yang melihat naila menyusui 2 bayi jadi ingin juga tapi naila hanya memberikan dot saja karena nanti dia akan kelelahan menyusul 4 anak sekaligus beruntung adel dan azhar mengerti jadi tidak masalah cuma diberikan dot.
Naila melamun sambil memangku bayi. Bu tina yang melihat naila melamun menghampiri naila.
"Masih bingung cari kerjaan nak" tanya bu tina.
"Eh, iya bu saya harus kerja, masa seterusnya tinggal disini kan tidak enak" ucap naila.
"Kalau tinggal disini terus tidak apa nak, anak anak juga suka sama kamu" ujar bu tina.
"Tetap saja naila harus kerja bu, naila ingin punya uang dan bisa beli keperluan naila" jelas naila.
"Body kamu bagus nak, coba melamar ke showroom mobil atau motor untuk jadi sales pasti diterima" beritahu bu tina.
Naila diam memikirkan, kenapa dia tidak berpikiran kerja di showroom yah, kan body sangat mendukung untuk kerja itu, kerja jadi sales kan harus punya body yang bagus dan pandai berbicara agar bisa menarik perhatian pelanggan.
"Nanti sore coba lamar ke showroom mobil deh bu" ujar naila.
"Iya, semoga diterima yah nak"
"Aamiinn"
****
Sesuai yang dikatakan naila tadi dia akan melamar pekerjaan di showroom mobil, dan naila memilih melamar di showroom mobil yang terkenal di kota x ini. Naila memperbaiki oenampilan dan mulai masuk ke showroom mobil yang biasanya papanya kesini untuk membeli mobil.
"Selamat siang Pak" sapa naila kepada bapak paruh baya yang berada di depan pintu.
"Siang neng, ada yang bisa saya bantu" ujar bapa tersebut.
"Bisakah saya bertemu atasan anda, saya ingin melamar pekerjaan disini" ucap naila.
Bapa tersebut memperhatikan penampilan naila yang agak tomboy itu, beliau kurang yakin naila akan diterima karena penampilan nya itu.
"Baiklah, tunggu sebentar saya akan panggil pak meneger"ujar bapa tersebut dan naila mengangguk.
Bapa tersebut masuk dan tak lama muncul dengan pria paruh baya yang sama dengan beliau.
" ini pa orang yang mau bekerja disini"ujar bapa tersebut kepada pak meneger tersebut.
Pak meneger melihat penampilan naila, body bagus tapi pakaian tomboy.
"Disini emang butuh sales tapi bisakah kami berpenampilan kamu jangan seperti ini" ujar pak meneger yang bernama pak radit itu.
Naila tersenyum mendengar ada lowongan pekerjaan di showroom ini.
"Saya akan berpenampilan sesuai sales disini jika sudah diterima pa" sahut naila.
"Besok datang lah kesini dan sekaligus kamu temui bos yang punya showroom ini, tapi ingat penampilan harus seperti wanita kantoran" beritahu pak radit.
"Baiklah pa saya akan datang besok, jam berapa ya? " tanya naila.
"Jam 7 kesini, bos akan datang sekitar jam 8 tapi hanya sebentar karena beliau akan kekantor pusat" jelas pak radit.
"Baik, saya permisi pak dan terimakasih" pamit naila.
"Iya" sahut pak radit.
Naila mun menaiki motornya dan melajukan motornya dengan kecepatan sedang, naila senang sekali akhirnya dia dapat pekerjaan walaupun tidak bekerja kantoran.
***
Keesokan harinya nya naila bangun dengan cepat dan segera mandi, dia sangat bersemangat karena ini hari pertama dia bekerja. Selesai mandi naila memompa asi nya dulu untuk bersediaan dua bayi selama dia bekerja. Setelah memompa asi naila berpakaian beruntung dia mempunyai pakaian kantor seperti kemeja dan rok. Naila memakai kemeja putih yang sangat pas pada tubuhnya, gunung kembar yang besar sangat menonjol, sebenarnya naila agak risih tapi karena demi pekerjaan dia terpaksa memakai baju itu, untuk sementara naila memakai celana jeans dulu karena dia akan mengendarai motor dan tidak mungkin memakai rok.
Naila benar-benar tidak mengikuti balapan lagi dia lebih sering bermain dengan adel dan azhar. Dan dia tidak ingin membuat ayahnya marahnya lagi.
Naila bersiap keluar, sebelum keluar dia mencium 2bayi perempuan tersebut lalu mencium adel dan azhar yang masih tertidur karena jam baru menujukkan pukul setengah 7 jadi anak anak belum bangun biasanya.
"Pagi bu, naila berangkat ya" sapa naila ke ibu tina.
"Pagi, ini ibu udah siapin bekal, jangn lupa sarapan nak agar punya tenaga" ujar bu tina dan menyerah kan bekal kepada naila, naila menyambut nya.
"Terimakasih bu, bye" ucap naila dan mencium punggung tangan bu tina setelahnya dia pergi bekerja.
____
Sesampainya naila di showroom dia langsung masuk dan menyapa satpam kemarin yang berjaga didepan pintu showroom.
"Pagi pak" sapa naila ramah.
"Pagi neng, silakan masuk" ujar pak satpam.
"Iya Pak, maaf Pak toilet dimana ya naila mau ganti celana dulu soalnya" tanya naila.
"Arah kiri neng" tunjuk pak satpam.
"Terimakasih pa" naila berjalan kearah toilet, sesampainya di toilet naila melepaskan celana jeans nya dan menggantinya dengan rok sebatas lutut.
"Sempurna" ucap naila yang memperhatikan penampilan nya dikaca besar.
Naila keluar toilet dan menghampiri pak meneger di ruangannya.
"Permisi pak radit boleh saya masuk" pamit naila.
"Masuklah" titahnya.
Naila pun masuk dan berdiri dengan sopan.
"Saya beri tahu kamu, bos akan kesini sebentar untuk melihat sales baru yaitu kamu, saya belum bisa memastikan kamu diterima atau belum karena beliau lah yang bisa menentukan jadi bersikap dengan baiklah kepada bos. Bos jarang kesini paling seminggu sekali baru kesini karena bos lebih suka kekantor pusat" jelas pak radit.
"Baik Pak, terimakasih sudah memberi tahu" ujar naila sopan.
"Kamu tunggu saja disini dan duduk, kita tunggu kedatangan bos" titah pak radit dan naila pun duduk disofa yang ada diruangan tersebut.
Pak radit kembali memeriksa berkas berkas yang terdapat catatan penjualan mobil bulan ini, karena bos mereka datang untuk mengecek berkas tersebut sekaligus melihat naila. Sedangkan naila hanya diam saja menunggu kedatangan pemilik showroom mobil tersebut, naila sebenarnya agak risih dengan penampilan yang memperlihatkan lekuk tubuh naila dengn jelas. Beruntung pak radit bukan tipe pria hidung belang jadi dia merasa aman.
Hampir satu jam naila diam akhirnya yang ditunggu pun datang. Pak radit langsung berdiri dan menunduk hormat kearah pemilik showroom mobil tersebut naila mengikuti perlakuan pak radit kepada bos nya itu.
****
Halllo guyss selamat datang dicerita author yang baru, untuk menambah semangat author menulis cerita ini bantu kasih ulasan dan komentar nya dong, dan author akan sangat berterimakasih jika mau membantu dengan kasih ulasan dan komennya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Rina ratnasari
semangat kak 💪💪💪😘
2023-02-25
1