Di pagi hari tampak dua orang perempuan saling berpelukan,namun mereka berdua tidak menyadari sesuatu berada di tubuh mereka,sesuatu yang terasa dingin namun terasa geli.
"Hmmmmm,Vi bangun Vi.Ini sudah pagi"ucap Dira sambil mengoyang-goyangkan tubuh Vivi.
"Emm bentar lima menit lagi Dir."
"Baiklah aku juga tidur lagi"ucap Dira yang masih belum sadar sepenuhnya dari tidurnya nya.
"Dir,kenapa badan ku terasa geli sih dan terasa dingin begini."
"Emm aku kira cuman aku doang Vi"ucap Dira berkata sambil mata terpejam.
Lama-kelamaan mereka berdua merasakan tubuh mereka semakin terasa geli dan dingin,perlahan-lahan Vivi dan Dira bangun dan duduk bersandar,hingga membuka matanya masing-masing.
"Akhhhhhhhhhhh"kedua itu perempuan berteriak histeris dengan serentak dan langsung berlari terbirit-birit menuju ke arah kamar mandi.
"Huekk...huekk"Vivi dan Dira pun muntah karena tidak tahan,melihat cacing hidup menempel di tubuh mereka berdua,sedangkan Vivi jangan di tanya lagi keadaan nya sekarang sudah pucat pasi,seperti mayat hidup saking takut dan jijik nya.
"Vi kamu ngak apa-apa kan...??"namun Vivi kali ini hanya diam saja,ia sangat syok sekarang.Sudah tiga kali ini cacing itu berada di antara mereka berdua dan yang ketiga adalah paling parah yang Vivi alami karena cacing-cacing itu menempel di tubuhnya.
"Sebaiknya aku pindah aparteman saja,seperti nya disini tidak aman"gumam Dira dalam hati.Setelah membersihkan diri Dira dan Vivi pun berangkat ke kantor dengan wajah yang lesu.
"Good morning"sapa Anton rekan kerja Dira dan Vivi,namun tidak ada sahutan di antara mereka berdua.
"Kenapa sih kedua manusia itu..??"Anton pun pergi berlalu begitu saja tanpa memperdulikan ke dua perempuan itu lagi.
"Vi sepertinya aku pindah aja deh dari apartemen itu"
"Aku setuju Dir,akhir-akhir ini kenapa sering sekali ada cacing di aparteman kamu dan parahnya lagi tadi pagi hiiiiii..."sambil memegang kedua bahu nya.
"Iya malam ini,kita berdua nginep di hotel saja dulu ya,eh tapi kamu kenapa ngk pulang-pulang sih,kok tidur di tempat aku mulu."
"Heheh,kamu tau kan papah,mamah ku ngak ada di rumah sekarang.Jadi boleh dong aku nginep ke tempat kamu,lagian dari rumah ke kantor kan jauh Dir.Masa kamu tega sih,belum lagi lembur pulang jam 8 malam atau lewat,hiii aku sih ogak Dir,entar terjadi apa-apa sama aku gimana..? emang kamu mau tanggung jawab."
"Heleehh,kamu itu siapa nya aku sih sebenarnya,anak bukan,keluarga bukan.Kok segala aku yang tanggung jawab,ngawur amat sih jadi orang"Dira memutar bola matanya malas mendengar teman nya itu yang banyak alasan.
"Dir sudah jam makan siang,ke kantin yuk aku sudah lapar,tadi malam sampai sekarang perut kita berdua belum di isi,hanya serapan sereal doang"Vivi sambil memegang perutnya.
"Ya sudah yuk."
Setelah sampai di kantin,Vivi dan Dira pun langsung memesankan makanan,seperti nasi campur dan minuman.Setelah selesai memesan Vivi dan Dira pun duduk di kursi bersama karyawan yang lainnya.
"Eh Vi malam ini kamu ada waktu ngak..?"tanya Anton yang sedang duduk bersama Dira dan Vivi.
"Emmm..memang kenapa..?"tanya Vivi sambil makan,sedangkan Dira pikiran nya entah kemana sekarang.
"Ke klub yuk,cuci mata biar otak ngak tegang-tegang amat bekerja."
"Sorry ya,hari ini seperti nya ngak bisa deh,soalnya aku kelelahan butuh istirahat dan tidur,kamu ajak Dira aja ya,ya kan Dir"sambil menyengol lengan Dira,namun seketika Dira terkejut.
"Apaan sih Vi,bikin kaget aja"kesal Dira.
"Ya elah melamun mulu sih kamu."
"Emangnya kenapa sih..??"tanya Dira.
"Ini Anton nawarin ke klub,mau apa ngak nih..?"
"Iiissh kamu kan tau aku lagi sibuk Vi,belum lagi beresin barang buat pindah nanti."
"Oh iya ya hehe"sambil menepuk jidad nya sendiri.
"Memangnya mau pindah kemana sih..?"tanya Anton.
"Entahlah yang pasti nya sekitaran dekat kantor sini aja"jawab Dira.
"Oh gitu ya,perlu bantuan ngak nih...?"tawar Anton.
"Ngak usah deh,aku ngak mau ngerepotin kamu Ton."
"Ya sudah kalau begitu."
"Aishhh dasar Anton ngak peka amat sih,aku kan mau nya dia yang mekmasa untuk bantuin tanpa disuruh,huh"gumam Dira dalam hati.
"Tapi kalau mau bantuin sih juga ngak apa-apa"ucap Dira lagi karena sangat berharap Anton membantunya.
"Oh iya ya ,maaf ya Dir aku sudah lupa soalnya kan aku ada acara arisan sama teman-teman aku"ucap Anton dengan cepat,karena sebenarnya Anton juga malas untuk bantu-bantu Dira.
"Dasar alasan nya saja"gerutu Dira dalam hati.
Tidak terasa haripun sudah sore,Dira dan Vivi pun memutuskan untuk lembur lagi,karena pekerjaan yang belum selesai-selesai juga,sedangkan yang lain nya juga lembur. Namun hanya ada beberapa orang saja di dalam kantor tetapi berbeda ruangan.Dira dan Vivi berada di lantai dua puluh.
"Tek...tek..tek"suara ketikan di keyboar komputer.
"Tet...tet..tet"suara mesin printer,karena sekarang Vivi sesang ngeprint tugas untuk rapat besok pagi.
Banyak berkas yang mereka kerjakan malam ini hingga tidak terasa sudah pukul 10 malam.
"Vi pulang yuk,aku sudah capek nih."
"Ayo Dir,kita langsung ke hotel aja kan..?"tanya Vivi memastikan nya.
"Emm iya,yuk."
Mereka berduapun menuju ke arah parkiran.
"Vi kamu kenapa ngak bawa mobil sendiri sih..?"
"Aku lagi malas aja Dir,kan enak berduan biar tambah mesra sama kamu"goda Vivi.
"Ciih dasar parasit."
"Biarin dong bleeeee"ledek Vivi.
Saat Vivi dan Dira masuk mobil tiba-tiba saja perasaan aneh itu muncul.
"Dir kok mobilnya ngak nyala sih"
"Coba lagi Vi"Vivi pun menyalakan kembali mobil tersebut namun tetap saja tidak.
"ngak bisa vi"
"Ya sudah aku keluar dulu cek mesin nya."
"Tak" suara pintu mobil terkunci.
"Kok malah dikunciin sih vivi *****"Kesal Dira yang hendak membuka pintu mobilnya yang tidak bisa.
"Perasaan ngak ada deh Dir,aku bukain ya"berulang kali Vivi mencoba untuk membukanya,namun tetap saja tidak bisa.
"kok bisa sih Vi,trus gimana dong.Bisa mati kepanasan kita berdua berada dalam mobil ini Vi"
"Aduuuhhh,telpon Anton aja ya Dir."
"Ngak usah Vi, dia mah mana mau kali."
"Trus gimana dong"Vivi pun mulai panik.
"Ya sudah coba telpon aja"Vivi pun menelpon Anton namun akan tetapi.
"Nomor yang ada tujuh sedang tidak aktif,atau sedang berada di luar jangkauan"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Putri Minwa
ngeri kali ceritanya Thor
2023-03-03
0
Bunga Jasmine
zerem...maljum...
stop dulu akh, horor😁🙈
2020-07-09
1
Aisy Hilyah
terornya cacing geli
2020-07-08
1