... Ketika Naga menyinggung Creator Genetic, Laxus langsung memberi tahu Naga tentang seorang detektif bernama Sherlock Holmes. Mereka saling bertukar pendapat tentang detektif tersebut hingga mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa Sherlock Holmes merupakan detektif yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Sherlock Holmes sendiri sudah lama mengejar Creator Genetic karena beberapa kasus yang pernah ditangani sebelumnya dan berhubungan dengan Creator Genetic selalu menemui jalan buntu dengan korban yang selalu ditemukan secara tragis....
... Suatu hari ketika Sherlock sedang berlibur bersama keluarganya di pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi dia menemukan sebuah puing dengan potongan logo Creator Genetic. Penasaran Sherlock bertanya kepada masyarakat setempat dan beberapa nelayan menjawab bahwa mereka suka melihat kapal kargo milik Creator Genetic berlayar. Mereka mengetahui hal tersebut dari beberapa barang yang terdapat logo Creator Genetic di kapal kargo karena Creator Genetic merupakan salah satu produsen obat ternama di Indonesia....
... Tidak sampai disitu beberapa masyarakat juga berkata bahwa sekitar 4 tahun lalu ada beberapa remaja yang bukan warga kampung tersebut terlihat muncul dari pantai. Mereka muncul dengan pakaian yang tidak lazim padahal sebelumnya tidak ada satupun masyarakat yang melihat remaja tersebut, kemudia mereka pergi ke kota. Mendengar hal tersebut Sherlock langsung mencari tahu tentang remaja - remaja tersebut hingga 2 minggu yang lalu Sherlock datang menemui Laxus....
“Selamat malam, ada yang bisa di bantu Pak?” tanya Laxus sambil tersenyum ramah yang berpikir Sherlock merupakan customernya ketika dirinya sudah menjadi pemilik tempat jual, beli, dan servis komputer.
“Bisakah kita berbicara di tempat yang lebih pribadi?” tanya Sherlock memastikan.
“Ada apa ya Pak?” tanya Laxus yang mulai curiga.
“Saya Sherlock seorang detektif dan saya perlu informasi tentang Creator Genetic dari anda yang pernah menjadi bagian dari Creator Genetic.” kata Sherlock memperkenalkan diri sambil menunjukan kartu identitasnya.
“Maaf pak sepertinya bapak salah orang.” kata Laxus berbohong dengan ramah.
“Aku tahu anda tidak ingin kembali berurusan dengan Creator Genetic, tapi harus ada seseorang yang menghentikan mereka dan aku membutuhkan bantuan anda.” kata Sherlock sambil menatap Laxus penuh tekad.
“Aku beruntung bisa mendapatkan fotomu ketika sedang remaja dan sepertinya kamu berhasil melarikan diri dari Creator Genetic.” lanjut Sherlock sambil menunjukan foto tangkapan CCTV yang menunjukan Laxus sedang berjalan dengan pakaian berlogo Creator Genetic.
... Akhirnya Laxus mau mendengarkan penjelasan Sherlock tentang penyelidikannya selama ini tentang Creator Genetic sekaligus memperkenalkan dirinya. Setelah mendengar penjelasan Sherlock tentang penyelidikannya Laxus memutuskan berbicara tentang beberapa hal yang dia ketahui termasuk beberapa hal tentang Hana dan Naga. Laxus juga akhirnya memutuskan untuk membantu Sherlock untuk menghancurkan Creator Genetic dengan pengetahuan dan pengalaman yang dia miliki saat ini....
“Tolong gunakan handphone ini!” pinta Sherlock sambil memberikan sebuah ponsel kepada Laxus.
“Ponsel ini sudah dirancang hanya bisa menerima dan menghubungiku saja untuk berjaga - jaga mengingat lawan kita adalah Creator Genetic.” lanjut Sherlock sambil tersenyum ramah menatap Laxus.
“Baiklah akan aku hubungi jika mendapatkan sesuatu tentang Creator Genetic.” jawab Laxus penuh percaya diri.
... Satu Minggu kemudian berbekal informasi dari Laxus, Sherlock membuat janji pertemuan dengan Hana di RSUD Pademangan, Jakarta Utara tempat dia bekerja. Hana menyambut Sherlock dengan hangat ketika dia masuk ke dalam ruang kerja Hana untuk berkonsultasi dengan dokter. Namun ekspresi Hana tiba - tiba berubah ketika Sherlock menyinggung Creator Genetic dan anak bernomor....
“Tolong jangan salah paham, saya seorang detektif yang berusaha mengungkapkan kebusukan Creator Genetic!” kata Sherlock gugup ketika Naga menatap dirinya dengan tatapan dingin nan menakutkan.
“Aku mendapatkan informasi ini dari Laxus!” lanjut Sherlock berusaha mencairkan suasana kembali.
“Apa yang kamu inginkan?” tanya Hana sambil menatap Sherlock dingin.
“Aku membutuhkan bantuanmu karena jika hanya Laxus seorang tampaknya akan tetap sulit untuk menghentikan Creator Genetic.” jawab Sherlock gugup.
“Baiklah aku akan melakukannya semampuku!” jawab Hana dingin.
“Terima kasih dokter Hana, saya permisi!” pamit Sherlock yang masih gugup dan diabaikan oleh Hana.
... Sejak saat itu Hana dan Laxus mencari orang - orang yang memiliki hubungan dengan Creator Genetic lalu mengumpulkan informasi tentang orang - orang tersebut. Hana yang sempat bertemu dengan Naga dan Nara ketika sedang berbelanja tidak memberi tahu Naga tentang penyelidikan Creator Genetic yang sedang dilakukannya. Bagi Hana, Naga sudah seperti adik kandungnya sendiri dan dia tidak ingin melibatkan Naga dengan urusan Creator Genetic lagi....
... Meskipun mereka sudah mendapatkan banyak informasi baru tentang Creator Genetic mereka tidak bisa bergerak lebih jauh karena bukti - bukti konkrit baru bisa di temukan di tanah pribadi milik Creator Genetic yakni di pulau Nusa Kambangan dan Pulai Panaitan. Ketika Laxus melakukan penyelidikan yang diminta Naga tentang hubungan Bodkin Mengele dengan Creator Genetic Laxus mendapatkan beberapa informasi yang bisa menjadi jalan untuk melanjutkan penyelidikan mereka. Laxus memberikan hasil penyelidikannya kepada Naga dan dia juga langsung memberitahu bahwa dirinya sedang melakukan penyelidikan tentan Creator Genetic bersama Hana dan Sherlock serta memberitahu semua informasi yang di dapat kepada Naga....
“Ketika kamu memintaku menyelidiki hubungan Bodkin Mengele adik dari majikanmu dengan Creator Genetic aku sudah menduga ini pasti ada hubungannya dengan kasus sabotase kepada wanita bernama Nara. Jadi aku melakukan beberapa trik yang membuatku mendapatkan bukti bahwa dia benar orang yang meminta kelompokku dulu untuk mensabotase mobil Nara.” kata Laxus melalui telepon.
“Penyelidikanku bersama kak Hana dan Sherlock menemukan jalan buntu karena bukti konkrit yang harus kami dapat berada di tanah pribadi Creator Genetic yang terletak di pulau Nusa Kambangan dan Pulau Panaitan. Setelah mencari informasi ini kita bisa mendapatkan bukti yang bisa meruntuhkan Creator Genetic secara perlahan, bahkan bisa menghancurkan Creator Genetic.” lanjut Laxus penuh semangat.
“Kita berdua sama - sama tahu bahwa Creator Genetic tidak akan bisa dihukum dengan hukum buatan manusia pada umumnya. Kita harus menghancurkan aset mereka terlebih dahulu, memastikan tidak ada monster seperti kita lagi, baru kita bisa menunjukan hukum kepada mereka.” jawab Naga tegas.
“Aku mengerti Naga.” jawab Laxus sambil mengangguk setuju.
“Bolehkah aku memberitahu kak Hana dan Sherlock tentang keterlibatan mu ini?” tanya Laxus memastikan.
“Tidak masalah, aku juga pasti akan membutuhkan bantuan kalian.” jawab Naga santai yang membuat Laxus tersenyum senang.
“Apa kamu sudah memiliki rencana Naga?” tanya Laxus memastikan.
“Untuk saat ini belum karena aku akan fokus melindungi Nara dari omnya. Kita baru tahu bahwa Bodkin Mengele bekerja sama dengan Creator Genetic tapi belum tahu motif sebenarnya untuk membunuh Nara.” jawab Naga tegas.
“Aku mengerti Naga.” kata Laxus sambil mengangguk.
...
... Ketika Nara sedang melakukan pemeriksaan dirinya sendiri setelah kejadian di acara malam keakraban Masuth pergi menemui Damian. Damia yang hanya tahu bahwa Creator Genetic merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia menyambut hangat ajakan Masuth untuk mengobrol. Pada awalnya mereka mengobrol santai hingga akhirnya Masuth menunjukan rekaman pertarungan Naga dengan manusia rekayasa di Pulau H, Kepulauan Seribu hasil rekaman dari mata - mata Creator Genetic di pulau tersebut....
“Tidak ada manusia yang mampu meregenerasi tubuhnya, Naga hanyalah monster yang diciptakan untuk membunuh. Dulu Creator Genetic pernah diajak bergabung dalam proyek tersebut tapi karena tidak sesuai dengan nilai - nilai kemanusiaan kami menolaknya. Beberapa tahun kemudian mereka mengirim Naga dan beberapa makhluk seperti Naga untuk membantai para peneliti dan tim keamanan kami.” kata Masuth sambil menunjukan rekaman dimana Naga memberontak membunuh para peneliti dan tim keamanan Creator Genetic.
“Kalau begitu bukankah Nara dalam bahaya?” tanya Damian cemas.
“Benar tapi kita tidak bisa berkata seperti itu kepada Nara dan tiba - tiba menarik Nara berusaha memisahkannya dengan Naga ketika Naga terus menempel bersama Nara. Dokter Bodkin adik tuan Raymond menghubungi kami meminta bantuan untuk menyelamatkan Nara dari Naga dia bilang ketika pemeriksaan Minggu depan bisa kita gunakan untuk memisahkan Nara dan menyelamatkannya dari Naga.” jawab Masuth penuh percaya diri berusaha mempengaruhi Damian.
“Tidak dan sebaiknya tidak tahu, karena jika tuan Raymond tahu ada kemungkinan nyawa Nara yang jadi taruhannya.” jawab Masuth penuh percaya diri.
“Aku akan membantu demi melindungi Nara!” kata Damian penuh percaya diri.
“Terima kasih tuan Damian, anda bisa menghubungi dokter Bodkin untuk mengetahui rencana dia menyelamatkan Nara.” jawab Masuth sambil menatap Damian bangga.
“Baik, aku mengerti.” jawab Damian sambil mengangguk paham.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments