...Kasus sabotase mobil Nara sudah diketahui pelakunya oleh pihak kepolisian lengkap dengan barang buktinya. Namun ternyata pelaku sabotase bukan kelompok kriminal biasa melainkan kelompok kriminal profesional sehingga tidak mudah untuk ditemukan. Ketika pihak kepolisian berhasil menemukan lokasi persembunyian para pelaku terjadi baku tembak yang membuat beberapa anggota polisi terluka dan para pelaku berhasil melarikan diri kembali....
...Setiap proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian diketahui juga oleh Raymond selaku pelapor kasus tersebut termasuk oleh Rocky dan Naga yang berkomunikasi secara langsung dengan pihak kepolisian. Selama proses penyelidikan berlangsung Naga selalu menjadi pengawal Nara dan membuat mereka semakin akrab bahkan perjalanan pulang serta pergi ke kampus mulai terasa hangat diisi dengan obrolan santai dan canda tawa. Naga menjadi satu - satunya pengawal yang bisa diterima dengan baik oleh Nara dan membuat Nara tidak pernah menyetir ataupun pergi sendirian lagi pasti selalu didampingi oleh Naga....
...Beberapa hari terakhir Nara diberitahu oleh beberapa orang bahwa kekasihnya Richard Rais telah berselingkuh tapi Nara tidak langsung percaya hal tersebut dan lebih memilih percaya kepada Richard. Tidak lama berselang Bela dan Berlian menunjukan foto Richard yang sedang bergandengan tangan bersama wanita lain di sebuah mall. Bela dan Berlian tidak langsung menarik kesimpulan bahwa Richard selingkuh, mereka terlebih dahulu memastikan siapa wanita tersebut kepada Nara yang mereka kira Nara mengetahuinya....
“Rais gak banyak memperkenalkan teman perempuannya kepada aku, tapi aku belum pernah melihat wanita itu ketika Rais memperkenalkan beberapa teman perempuannya.” kata Nara yang tetap berusaha tenang.
“Semoga aja wanita ini salah satu bagian dari keluarganya Rais ya Nara.” jawab Bela sambil mengusap pundak Nara dengan penuh kelembutan.
...Di hari yang sama Nara ada urusan yang membuat dirinya tidak bisa menerima tawaran makan malam bersama kekasihnya. Secara kebetulan Nara yang sedang membeli minum di mini market ditemani oleh Naga melihat Rais sedang berjalan sambil menggandeng tangan seorang wanita yang sama percis dengan wanita dalam foto yang ditunjukan Bela dan Berlian. Nara memutuskan mengikuti Rais dari belakang secara diam - diam sambil meminta Rais untuk melakukan video call, tapi Rais berkata bahwa dirinya sedang dalam perjalanan pulang jadi tidak bisa melakukan video call....
...Nara terus mengikuti Rais secara diam - diam hingga melihat Rais masuk ke dalam restoran untuk makan malam bersama wanita tersebut. Dari kejauhan Nara melihat Rais yang begitu perhatian dan lemah lembut kepada wanita tersebut dari mulai mengelus tangan wanita tersebut hingga membelai pipi wanita tersebut dengan penuh cinta. Nara yang sudah tahu bahwa Rais benar - benar selingkuh langsung berjalan masuk untuk menghampirinya sementara Naga hanya mengikuti Nara tanpa banyak bicara....
“Rumah kost kamu sepertinya sudah pindah ya Rais!” kata Nara yang tiba - tiba muncul di hadapan Rais bersama selingkuhannya.
“Nara!” kata Rais terkejut yang langsung berdiri menatap Nara.
“Apa kamu bangga bisa meluluhkan hati dua wanita dan mempermainkannya? Apa salahku sampai kamu memperlakukan aku seperti ini?” tanya Nara yang menahan amarahnya sambil menahan tangisnya.
“Aku ingin kehadiran kamu untuk aku!” jawab Rais sambil menatap Nara.
“Jam 10 malam kamu harus pulang? Hampir setiap akhir pekan kita gak bisa menghabiskan waktu bersama? Sepertinya yang ada di kepala kamu hanya bagaimana caranya meyakinkan kedua orang tuamu bahwa kamu lebih layak daripada kakakmu untuk jadi penerus Schweitzer grup!” lanjut Rais sambil menatap Nara kesal.
“Apa kamu bilang?” tanya Nara terkejut yang langsung menampar Rais.
“Kamu pikir hanya karena kamu seorang penerus Schweitzer grup bisa seenaknya?” tanya Rais yang hendak menampar Nara tapi langsung dihentikan oleh Naga.
“Maaf tuan Rais saya harus mengehentikan anda!” kata Naga ramah sambil melepaskan tangan Rais.
“Anggap saja tamparan nona Nara sebagai balasan dari sikap buruk anda kepada nona Nara.” lanjut Naga ramah.
“Heh dasar anjing penguasa!” kata Rais sambil tersenyum sinis.
...Nara yang sudah tak kuasa menahan emosinya langsung pergi sambil menghapus air matanya sendiri diikuti oleh Naga. Setelah masuk ke dalam mobil Nara langsung menangis dan Naga hanya terdiam memberikan waktu untuk Nara menangis. Setelah Nara selesai menangis Naga langsung memberikan beberapa helai tisu lalu mulai menyetir pergi ke arah jalan pulang....
“Nara apakah Nara ingin langsung pulang atau ingin pergi ke suatu tempat terlebih dahulu untuk melepaskan semua hal yang terjadi hari ini?” tanya Naga ramah sambil melihat Nara dari spion tengah.
“Tolong bawa aku ke suatu tempat sebelum pulang Naga.” jawab Nara lesu sambil melihat keluar jendela yang masih meneteskan air mata.
...Naga langsung mengemudikan mobil ke arah Pantai Pasir Putih yang berada di daerah Pantai Indah Kapuk agar tidak terlalu jauh dari rumah. Setibanya di Pantai Pasir Putih Nara langsung keluar dan duduk di atas pasir pantai sambil menatap lautan luas dengan sesekali menghapus air matanya yang masih mengalir. Naga yang memandangi Nara dari belakang langsung melepas jas yang dia gunakan dan mengenakannya ke punggung Nara hingga menutupi tubuhnya....
“Udaranya semakin dingin Nara.” kata Naga ramah.
“Naga!” panggil Nara yang membuat Naga tidak jadi melangkah ketika hendak menjaga jarak memberikan kesempatan Nara menyendiri.
“Iya Nara!” jawab Naga sambil sedikit menunduk penuh hormat.
“Maukah kamu duduk disini menemaniku?” tanya Nara dalam tangisnya.
“Tentu Naga!” jawab Naga yang langsung duduk di samping Nara sambil tetap menjaga jarak dengan Nara.
“Mendekatlah kenapa kamu harus memberikan jarak denganku!” pinta Nara yang sedikit tersenyum ketika melihat Naga sambil menghapus air matanya.
“Baik Nara.” jawab Naga ramah penuh hormat yang bergeser jadi duduk tepat di samping Nara.
“Naga bagaimana kisah cintamu?” tanya Nara penasaran sambil melihat ke arah Naga.
“Aku belum pernah pacaran Nara.” jawab Naga gugup.
“Benarkah? Kenapa?” tanya Nara semakin penasaran.
“Sejak kecil aku ditelantarkan oleh kedua orang tuaku, jadi aku harus bekerja untuk bisa makan. Aku juga tidak pernah bersekolah karena fokus mencari uang untuk bisa makan hingga akhirnya aku sadar aku tidak punya waktu untuk memiliki pacar dan sepertinya tidak akan ada wanita yang mau berpacaran dengan keadaanku seperti itu.” jawab Naga sambil tertunduk malu yang membuat Nara merasa terpukul setelah mendengar cerita Naga.
“Maaf aku menanyakan hal itu Naga.” kata Nara merasa bersalah.
“Tidak apa Nara.” jawab Naga sambil tersenyum melihat Nara.
“Apakah kamu berpikir aku sangat lemah Naga? Baru dikhinatai oleh seorang laki - laki saja aku sudah nangis sampai seperti ini padahal kondisiku jauh lebih beruntung daripada kamu seharusnya aku bisa lebih kuat dari kamu.” kata Nara yang terpikirkan betapa beratnya hidup Naga saat ini.
“Tidak sama sekali Nara, ketika seorang wanita menangis bukan berarti lemah. Itu hanya sebuah ungkapan emosi yang dia keluarkan sesaat untuk bisa bangkit menjadi seseorang yang lebih kuat lagi. Aku percaya Nara juga pasti akan seperti itu.” jawab Naga sambil tersenyum penuh percaya diri sambil menatap Nara.
“Bahkan jika saat ini Nara ingin menangis sekeras - kerasnya, menangislah! Tapi pastikan Nara tahu kapan waktunya untuk bangkit.” lanjut Naga sambil tersenyum menatap Nara yang membuat Nara terdiam membisu sambil menatap Naga.
“Terima kasih ya Naga!” jawab Nara yang langsung menyandarkan kepalanya ke bahu kanan Naga.
...Tidak lama setelah itu Nara dan Naga langsung pergi pulang dengan kondisi Nara yang sudah jauh lebih baik. Setibanya di rumah Nara langsung pergi ke kamarnya untuk beristirahat sementara Naga langsung pergi menemui Rocky. Ekspresi Nara ketika Rais berkata bahwa Nara sibuk membuktikan kepada kedua orang tuanya bahwa dirinya lebih layak untuk jadi penerus Schweitzer Grup membuat Naga curiga kepada Rais....
“Pak Rocky bisakah kita mencari tahu kembali tentang empat pria yang aku ceritakan, tapi kali ini kita coba satukan dengan nama Richard Rais?” tanya Naga memastikan.
“Richard Rais? Bukankah itu kekasihnya nona Nara?” tanya Rocky memastikan.
“Benar Pak, malam ini nona Nara memergoki kekasihnya berselingkuh dan Rais berkata bahwa nona Nara sibuk membuktikan kepada kedua orang tuanya bahwa dirinya lebih layak untuk jadi penerus Schweitzer Grup. Mungkin itu terdengar normal mengingat Rais adalah kekasih nona Nara, tapi ekspresi yang dikeluaran nona Nara tampaknya itu bukan sesuatu yang wajar keluar dari mulut kekasihnya.” jawab Naga penuh percaya diri.
“Ayo kita pastikan!” jawab Rocky yang sudah sangat mempercayai insting Naga.
“Permisi Pak!” kata salah satu ahli komputer SS.
“Silahkan masuk!” kata Rocky yang membuat sang ahli komputer masuk ke dalam ruangan Rocky yang sudah ada Naga juga.
“File tentang empat pria yang saya minta tempo hari masih ada kan?” tanya Rocky memastikan.
“Masih Pak.” jawab sang ahli komputer sigap.
“Tolong cari hubungan antara keempat pria tersebut dengan seorang pria bernama Richard Rais!” pinta Rocky penuh harap.
“Baik Pak!” jawab sang ahli komputer sigap.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments